Home >Education >Poer Point Entrepreneur

Poer Point Entrepreneur

Date post:12-Apr-2017
Category:
View:257 times
Download:2 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • Membangunjiwa usahaentrepreneurOleh :NURHIKMAH MULYANI3504140042AN 1A REGULER

  • Pengertian Etrepreneur Tujuan Entrepreneur Teori entrepreneur

    D. Modal Utama EntrepreneurE. Aspek Skill EntrepreneurF. Membangun Jiwa UsahaEntrepreneur

    Materi

  • A. Pengertian Entrepreneur / WirausahaDalam bahasa Inggris wirausaha adalah enterpenuer, istilah ini pertama kali diperkenalkan olehRichard Cantillon, seorang ekonom Prancis. Menurutnya, entrepreneur adalah agent who buys means of production at certain prices in order to combine them.Dalam waktu yang tidak terlalu lama, ekonom Perancis lainnya- Jean Baptista Say menambahkan definisi Cantillon dengan konsep entrepreneur sebagai pemimpin. Secara umum banyak sekali definisi yang dikemukakan oleh para ahli, mengenai kewirausahaan, dibawah ini akan saya kemukakan beberapa pendapat tersebut, yang diambil dari berbagai sumber :

  • Harvey Leibenstein (1968-1979) : mengemukakan, kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatann yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya.Penrose (1963) : mencakup indentifikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi.Kapasitas atau kemampuan manajerial berbeda dengan kapasitas kewirausahaan.Frank Knight (1921) : Wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar.Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Seorang worausahawan disyaratkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajerial mendasar seperti pengarahan dan pengawasan.

  • B. Tujuan Entrepreneur / WirausahaDengan ditumbuh kembangkanya pengetahuan seputar kewirausahaan, akan membangkitkan semangat masyarakat Indonesia khusunya generasi muda atau mahasiswa, untuk ikut menciptakan lapangan kerja dengan berwirausaha, tidak hanya menjadi pencari kerja (job seeking). Dengan dilandasi semangat nasionalisme bahwa bangsa Indonesia harus mampu bersaing dikancah percaturan perekonomian dunia, maka akan banyak mahasiswa yang termotivasi untuk meningktakan kualitas dirinya dan mencetuskan ide-ide kretaif dalam bidang kewirausahaan yang berdaya saing tinggi.

  • Dari beberapa dampak positif kewirausahaan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan secara umum meningkatkan harkat dan martabat pribadi wirausahawan serta bangsa dan negara, dengan pengetahuan tersebut diharapkan akan semakin banyak warga negara Indonesia khusunya mahasiswa yang terjun dalam dunia usaha, namun perlu diperhatikan dalam berusaha harus mengedepankan kejujuran, sehingga apa yang dihasilkan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

  • C. Teori Entrepreneur / WirausahaSeiring berjalanya waktu, kewirausahaan semakin berkembang, maka lahirlah berbagai macam teori tentang kewirausahaan, akan coba saya uraikan berbagai teori kewirausahaan, diantaranya adalah sebagai berikut :1.Neo Klasik

    Teori ini memandang perusahaan sebagai sebuah istilah teknologis, dimana manajemen (individu-individu) hanya mengetahui biaya dan penerimaan perusahaan dan sekedar melakukan kalkulasi matematis untuk menentukan nilai optimal dari variabel keputusan. Jadi pendekatan neoklasik tidak cukup mampu untuk menjelaskan isu mengenai kewirausahaan. Dalam teori ini kemandirian sangat tidak terlihat, wajar saja, karena ini memang pada masa lampau dimana belum begitu urgen masalah kemandirian, namun cukup bisa menjadi teori awal untuk melahirkan teori-teori berikutnya.

    *

  • 2.Kirzerian Entrepreneur

    Dalam teori Kirzer menyoroti tentang kinerja manusia, keuletanya, keseriusanya, kesungguhanya, untuk swa(mandiri), dalam berusaha, sehingga maju mundurnya suatu usaha tergantung pada upaya dan keuletan sang pengusaha.Dari berbagai disiplin ilmu, lahirlah teori kewirausahaan yang dipandang dari sudut pandang mereka masing-masing, teori Ekonomi memandang bahwa lahirnya wirausaha disebabkan karena adanya peluang, dan ketidakpastian masa depanlah yang akan melahirkan peluang untuk dimaksimalkan, hal ini berkaitan dengan keberanian mengambil peluang, berspekulasi, menata organisasi, dan melahirkan berbagai macam inovasi.

  • D. Modal Utama EntrepreneurPentingnya mental sebagai salah satu modal utama seorang Entrepreneur. Mental lahir dan terbentuk dalam diri seseorang sepanjang hidupnya tentang bagaimana menghadapi kondisi yang terjadi.

    Fondasi menahan bangunan yang ada agar tetap berdiri kokoh dan tidak rubuh, seperti itu pula mental seorang entrepreneur yang tetap bisa menahan segala tekanan yang agar bisa terus berdiri membangun usahanya hingga sukses. Banyak design rumah yang begitu bagus, namun dari semua itu dasarnya adalah fondasi yang kuat, banyak yang punya ide cemerlang namun hanya seseorang yang mempunyai mental seorang entrepreneur. Mental seperti apa yang dimaksudnya sebelumnya adalah mental yang berani untuk mengambil keputusan, mencari celah-celah pada kesempatan yang ada, serta tidak mampu putus asa.

  • Seorang entrepreneur harus berani jatuh dan bangkit lagi, disaat jauh 10 kali kita harus bangun 11 kali, asalkan jatuhnya tidak pada lubang yang sama seorang entrepreneur harus bisa membayar kejatuhan itu dengan lebih besar berkali-kali lipat dengan kesuksesan yang sudah dicapai. Jadi siapkah kita semua mempersiapkaan modal utama untuk menjadi seorang entrepeneur? Hanya diri kita sendiri yang bisa menjawab itu.

  • E. Aspek Skill Entrepreneur Kecakapan hidup merupakan kecakapan yang dimiliki seseorang untuk berani menghadapi problem hidup dan kehidupan dengan wajar tanpa merasa tertekan, kemudian secara proaktif dan kreatif mencari serta menemukan solusi sehingga mampu mengatasinya. Pembelajaran kecakapan hidup dan entrepreneurship ini tidak dikemas dalam bentuk mata pelajaran baru, tidak dikemas dalam materi tambahan yang disisipkan dalam mata pelajaran tetapi dapat diimplementasikan dalam pembelajaran. Yang dimaksudkan entrepreneurship adalah jiwa kewirausahaan yang dibangun untuk menjembatani antara ilmu dengan kemampuan dasar.

  • Secara umum ada dua macam life skill, yaitu General Life Skill (GLS) dan Specific Life Skill (SLS). General life skill dibagi menjadi dua yaitu personal life skill (kecakapan personal) dan social skill (kecakapan social). Kecakapan personal itu sendiri terdiri dari :Self Awarness Skill (kecakapan mengenal diri), meliputi kesadaran sebagai makhluk Tuhan, kesadaran akan eksistensi diri, dan kesadaran akan potensi diri.Thinking Skill (kecakapan berpikir), meliputi kecakapan menggali informasi, mengolah informasi, mengambil keputusan dan kecakapan memecahkan masalah.

  • Social Skill (Kecakapan sosial) itu sendiri meliputi kecakapan komunikasi lisan, komunikasi tulisan, dan kecakapan bekerjasama.

    Spesific Life Skill juga dibagi menjadi dua yaitu :

    Academic skill (kecakapan akademik), meliputi kecakapan mengidentifikasi variabel, menghubungkan variabel, merumuskan hipotesis dan kecakapan melaksanakan penelitian. Vocational Skill (kecakapan vokasional/kejuruan), terkait dengan bidang pekerjaan tertentu (Depdiknas, 2003:8).

  • Sebelum hal tersebut dipaparkan berikut ini yang termasuk karakteristik jiwa kewirausahaan :

    Mempunyai visi dan misiKreatif dan inovatifBerani menanggung resikoBerjiwa kompetisiMampu melihat peluangCepat tanggap dan gerak cepatBerjiwa sosial dan menjadi dermawan.

  • F. Membangun Jiwa Usaha Entrepreneur Terkadang seseorang yang ingin menjadi seorang pengusaha atau entrepreneur memiliki pemikiran tentang hal-hal negatif dan positif tentang masa depan entrpreneur. Namun banyak pemikiran negatif yang membuat seseorang menjadi putus asa dan lemah dalam membangun diri menjadi pengusaha sukses. Berikut ini kampus pengusaha memberikan beberapa tips untuk membangun jiwa usaha seorang entrepreneur :1. Sugesti diri pribadi. Berkatalah selalu aku bisa aku bisa..!! sekuat dan sekencang mungkin, apalagi ketika kita berada pada kondisi ketakutan dan ketidakmampuan. Sugesti ini akan menimbulkan energi positif dalam pribadi dan membuat kita menjadi berpikir positif dan berani menghadapi tantangan. Akan lebih baik lagi jika teriakan ini diikuti oleh gesture tubuh yang menunjang.

  • 2. Berkumpulah bersama pengusaha untuk mengatahui seperti apa dunia kewirausahaan itu.Tak kenal maka tak tahu, tak tahu maka tak sayang. Ungkapan ini tepat untuk menggambarkan tips yang dijelaskan di atas. Dengan berkumpul dengan pengusaha website murah, maka kita akan tahu seperti apa dunia usaha yang sebenarnya, sehingga argumen-argumen yang menggejolak di dalam diri kita akan terkoreksi ketika mengetahui seperti apa dunia wirausaha yang sebenarnya.

    3. Kebanyakan orang takut berwirausaha karena mereka takut akan menjadi miskin, atau mereka akan dijerat mafia dunia bisnis, atau waktu mereka akan banyak tersita, dan alasan-alasan lainnya. Seandainya kita lebih takut kehilangan reputasi ketimbang kehilangan uang. Lakukanlah hal-hal yang membuat kita beresiko kehilangan reputasi, seperti berperilaku bagai orang gila, dll.

  • 4. Perbanyak bahan referensi entrepreneurship.Agar kita lebih yakin untuk melangkah, kita butuh buku panduan . Dengan buku panduan, selain kita lebih yakin, kita juga menjadi lebih berani dalam mengambil keputusan dalam dunia usaha kosmetik wajah. Ketakutan kita juga akan semakin berkurang dikarenakan kita telah menguasai buku panduan kita dalam mengarungi samudera entrepreneurship.5. Jangan cuma diam dan membaca, Lakukan sekarang!! Ada pepatah yang bilang, seseorang pasti bisa kalau dipaksa. Sebenarnya segala ketakutan anda mengenai dunia usaha perlahan pasti akan luntur seandainya anda langsung mencoba terjun untuk berwirausaha cth menjadi penerbit majalah. Perlahan tapi pasti anda akan mengerti bagaimana cara me-manage segala ketakutan dalam dunia usaha sehingga kita lebih berani.

  • TERIMA KASIH !!

    *