Home >Documents >PLK Juni 2015.cdr

PLK Juni 2015.cdr

Date post:31-Dec-2016
Category:
View:222 times
Download:1 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • Edisi Juni 2015

    www.ipb.ac.idPesona Lingkar Kampus

    diperuntukkan bagi 17 Desa Lingkar Kampus di Sekitar IPB Darmaga melalui Kantor Desa atau Kelurahan.

    Kel. Balumbang Jaya, Kel. Setu Gede, Kel. Margajaya, Desa Babakan, Cikarawang, Cihideung Udik, Cihideung Ilir, Benteng, Cibanteng, Petir, Ciherang,

    Neglasari, Sinarsari, Sukawening, Purwasari, Sukadamai dan Dramaga.

    Penanggung Jawab: Yatri Indah Kusumastuti

    Pimpinan Redaksi: Siti Nuryati, Redaktur Pelaksana: Siti Zulaedah

    Editor : Nunung Munawaroh, Reporter Rio Fatahilah, Siti Zulaedah, Dedeh H, M.Awaluddin

    Layout : Bambang Andriyanto, Fotografer: Cecep AW Sirkulasi: M. Awaluddin

    Alamat Redaksi: Sekretariat Bidang Humas, Gd. Rektorat Lt. 1 Kampus IPB Darmaga.

    Telp. : (0251) 8425635, Email: humas@apps.ipb.ac.id

    DepartemenBDPFPIKIPB TingkatkanFungsiStasiunLapangKolamPercobaanIPB

    SiapaMauBeternakTikus?UntungJutaanloh...

    PakarGiziIPB:PerhatikanAsupanMakananSaatPuasa

    MahasiswaLingkarKampusDzikra,WargaBalebakpunJadiMahasiswaIPB

    KamirRBrata,PenemuTeknologiBioporiIPB

    TerimaPenghargaanKalpataru2015

    Prof.DrEuisSunarti:Indonesia,NegeriLaboratoriumBencana

    IPBMASUK150KAMPUSTERBAIKDUNIA

    DepartemenBDPFPIKIPB TingkatkanFungsi

    StasiunLapangKolamPercobaanIPB

    RatusanAlumniIPBDampingiPetanidalamProgramUpsusPajale

  • 2

    TOPIK UTAMA

    Edisi Juni / 2015

    kan adalah makanan sehat yang harus dikonsumsi. IKandungan protein omega sangat bagus untuk pertumbuhan dan menjaga kesehatan badan. Pada Selasa (26/5), Departemen Budidaya Perairan (BDP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB) menyelenggarakan kegiatan makan ikan bersama di Stasiun Lapang Kolam Percobaan Departemen BDP Kampus IPB Dramaga, Bogor.

    Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan dan mempererat tali silaturahmi antar keluarga besar di lingkungan IPB. Rektor IPB, Prof.Dr. Herry Suhardiyanto menyatakan, Penghargaan harus diberikan kepada Departemen Budidaya Perairan FPIK IPB, atas dedikasi, konsistensi, dan kerja kerasnya untuk membuktikan bahwa Departemen Budidaya Perairan bisa melak lauk.

    Rektor IPB berpesan bahwa kolam ikan yang ada di BDP FPIK ini harus terus dikembangkan dan ditingkatkan fungsinya. Kolam ini juga diperuntukkan bagi kepentingan pendidikan dan penelitian para mahasiswa, bahkan sampai Taman Kanak-kanak (TK), sehingga apabila ada kolam yang rusak harus cepat diperbaiki, agar tidak mengganggu budidaya ikan yang terus berkembang.

    Luas total kolam BDP ini sekitar 1,5 hektar dengan 29 kolam, masing-masing berukuran 200 meter persegi. BDP juga memfasilitasi kunjungan siswa-siswi mulai dari TK, SD, SMP, SMA, sampai mahasiswa, ujar Ketua Departemen BDP, Dr. Sukenda.

    Wakil Dekan FPIK Bidang Sumberdaya, Kerjasama dan Pengembangan , Dr. Sugeng Heri Suseno menyampaikan, pada kesempatan tersebut ditebar bibit ikan nila sebanyak lima ribu ekor. Harapannya ikan nila ini bisa digunakan untuk persiapan kebutuhan Hari Raya Idul Fitri.

    Hadir pada acara silaturahmi dan makan bersama di kolam BDP FPIK IPB ini, diantaranya Sekretaris Institut Dr. Ibnu Qayim, Dekan Fakultas Ekologi Manusia (Fema) Dr. Arif Satria, Wakil Dekan Fakultas Peternakan (Fapet) Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Moh Yamin, Wakil Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Kiagus Dahlan, dan Direktur Pengembangan Bisnis Dr. Agus Oman Sudrajat. (RF)

    DepartemenBDPFPIKIPB TingkatkanFungsiStasiunLapangKolamPercobaanIPB

  • 3

    idak ada yang menyangka, hewan tikus yang Tdianggap menjijikkan bagi sebagian orang ternyata dapat menghasilkan uang hingga jutaan rupiah. Hal inilah yang dialami oleh Abdurahman (36), pemuda asal kampung Carang Pulang Rt.03/05 Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor.

    Menurutnya, budidaya tikus putih (Mus musculus) mudah perawatannya serta modal yang dibutuhkan sedikit. Tikus gampang beranak pinak serta tiap bulan bisa panen. Waktu yang dibutuhkan untuk mengurus indukan tikus putih pun cukup singkat setiap harinya.

    Ia memulai budidaya tikus sejak tahun 2014. Ilmu untuk beternak ini ia peroleh setelah enam tahun sempat bekerja di Laboratorium Kandang Fakultas Peternakan IPB. Tikus yang diternaknya ini merupakan hewan model untuk keperluan penelitian di bidang kedokteran dan sebagainya. Selain itu, banyak pula pembeli tikus untuk pakan ular.

    Modal awal untuk pembuatan kandang dan pembelian alat-alat makan tikus sekitar Rp 1,5 juta. Beternak tikus tidak sulit. Apalagi tikus merupakan hewan yang jarang terkena penyakit, ujarnya.

    Ia menjelaskan, kandang tikus adalah yang paling penting untuk diperhatikan dalam teknik budidaya sebelum membeli bibit tikus. Kandang harus selalu terjaga kebersihannya. Gunakan kandang dengan ukuran 60 cm x 50 cm, berupa kotak plastik. Kandang perlu diberi alas, seperti kertas, sekam, serbuk gergaji maupun zeolit aktif.

    Proses pengembangbiakan tikus amatlah mudah. Sebelumnya dipersiapkan wadah plastik dan diberi sekam. Selanjutnya dipilihlah tikus jantan dan betina dengan perbandingan satu banding lima. Artinya, pejantan satu akan dicampur dengan lima tikus betina. Proses perkawinan tikus sendiri membutuhkan waktu satu bulan. Dalam satu bulan tikus betina akan beranak empat hingga enam anak tikus.

    Rahman mengatakan, Kendala yang dijumpai dalam pemeliharaannya adalah tikus suka terjangkit jamur, dan yang paling fatal ada gejala sesak lalu mati. Tetapi itu tidak banyak. Ternak tikus harus jauh dari perumahan warga dikarenakan kotorannya sangat bau.

    Untuk pakan, ia menggunakan sejenis pelet atau pakan alternatif yang ada di sekitar desa yang dibeli lebih murah, yaitu ketela dan jagung. Ketela cukup dipotong-potong, tetapi untuk jagung harus dibuat bubur. Dari 100 tikus, hanya membutuhkan Rp 35 ribu untuk membeli jagung giling dan bisa digunakan selama satu minggu.

    Tikus hasil beternaknya dihargai Rp 5 ribu - Rp 30 ribu, tergantung ukuran tikus. Ia sangat bersyukur dapat menghasilkan Rp 5 juta per bulan dari usaha ternak tikus yang ditekuninya ini. Alhamdulillah, cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, pungkas bapak satu anak ini.(Awl)

    Edisi Juni / 2015

    SiapaMauBeternakTikus?UntungJutaanloh...

  • 4

    erbuka dan sahur saat menjalankan ibadah puasa Bmenjadi momen penting bagi yang menjalankan puasa Ramadhan. Asupan makanan dan minuman saat berbuka dan makan sahur akan membuat tubuh bisa terus aktif. Agar tidak mendapatkan masalah ketika menjalankan ibadah puasa, Pakar Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof.Dr Hardinsyah menyarankan komposisi menu puasa yang disajikan harus memperhatikan hal sebagai berikut

    1.Konsumsi beragam makanan Penuhi kebutuhan nutrisi untuk tubuh dengan mengonsumsi karbohidrat, lauk, sayur, dan buah.

    2. Rasa makanan tidak terlalu pedas, asam, asin, pahitBoleh saja mengonsumsi makanan pedas, asam, atau asin sesuai kebiasaan, tapi jangan melebihi biasanya karena berpotensi menimbulkan problem kesehatan. Misalnya, jika sahur dengan makanan yang terlalu pedas nanti bisa membuat kejutan di perut. Atau jika menu makanannya pahit, nanti anak-anak malas sahur.

    3. Berhenti makan sebelum kenyang Ini dilakukan agar masih ada ruang tersisa di perut untuk minum air putih. Disarankan saat sahur konsumsi dua gelas air putih. Orang cenderung bisa menahan lapar dibandingkan haus. Mengkonsumsi buah-buahan yang banyak mengandung air dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah dehidrasi saat berpuasa. Selain minum air putih pada saat berbuka dan sahur juga harus banyak mengkonsumsi buah-buahan yang memiliki kadar air tinggi. Kebiasaan buka puasa dengan buah-buahan yang populer saat bulan puasa seperti semangka, buah kelapa, blewah dan ketimun suri merupakan hal yang bagus. Buah semangka bagus untuk dikonsumsi karena mengandung air yang tinggi mencapai 92 persen. Tidak heran bahwa semangka disebut buah yang paling banyak mengandung air.

    Edisi Juni / 2015

    Pada air kelapa kandungan yang terdapat di dalamnya adalah sodium dan karbohidrat, sehingga saat berbuka dapat menyegarkan tubuh. Sedangkan buah blewah memiliki tingkat hidrasi sekitar 89 persen. Agar tidak bosan mengkonsumsi buah, bisa dilakukan dengan berbagai cara, tidak harus selalu dikonsumsi secara utuh. Dengan demikian seseorang yang puasa jadi tidak lemas, fokus, konsentrasi, dan suhu tubuh terjaga," terang Prof Hardinsyah. (dh, dari berbagai sumber)

    Prof.Dr Hardinsyah

    PakarGiziIPB:PerhatikanAsupanMakananSaatPuasa

  • 5

    MahasiswaLingkarKampusDzikra,WargaBalebakyangJadiMahasiswaIPB

    Putri sulung dari Suparman dan Ernawati, warga Kampung Balebak, Desa Babakan, Kecamatan Dramaga ini merasa sangat bahagia bisa kuliah di IPB. Perjuangan yang dilakukannya tidak hanya rajin ikut bimbingan belajar atau rajin bertanya ke mahasiswa IPB yang kost di dekat rumahnya, tetapi Dzikra juga mengamalkan shalat tahajud setiap hari dan baca Quran setiap selesai shalat lima waktu.

    Guru dan teman-teman tidak percaya, kok saya bisa diterima di IPB, karena saya termasuk siswa yang kurang menonjol dalam bidang akademik. Yang saya lakukan adalah saya ikut les privat sebelum ujian nasional. Tapi itu pun tidak terlalu saya seriusin. Yang saya andalkan adalah bimbingan dari mahasiswa yang kost di dekat rumah. Saya pinjam semua bukunya dan minta arahan kira-kira soal seperti apa yang akan diujikan. Selain rajin berdoa, mungkin karena doa orangtua sehingga saya bisa diterima di IPB, ujarnya saat ditemui reporter Pesona Lingkar Kampus di Asrama Putri A3, Kampus IPB Dramaga Bogor.

    Kecintaannya di bidang sosial menjadi alasan memilih jurusan komunikasi IPB. Selain itu, rasa bangga yang tersirat di wajah kedua orang tuanya atas keberhasilannya ini semakin memantapkan hatinya bahwa pilihannya kuliah d

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended