Home >Documents >PKP PGSD IPA

PKP PGSD IPA

Date post:03-Aug-2015
Category:
View:2,590 times
Download:51 times
Share this document with a friend
Transcript:

PEMANTAPAN KEMAMPUAN PROFESIONAL (PKP) PENERAPAN METODE INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA (SAINS) DI KELAS III SDN 2 BATANGHARJO KECAMATAN BATANGHARI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN PELAJARAN 2009/2010 DAN UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI METODE KELOMPOK DI KELAS V SDN 2 BATANGHARJO KECAMATAN BATANGHARI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR TAHUN PELAJARAN 2009/2010

OLEH NAMA : MARWATI NIM : 817409903 PROGRAM STUDI : SI PGSD

UNIT PROGRAM BELAJAR JARAK JAUH UNIVERSITAS TERBUKA TAHUN 2009/2010

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya sehingga Laporan Mata Kuliah pemantapan Kemauan Profesional yang berjudul Penerapan Metode Inquiry Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pembelajaran IPA (SAINS) Kelas III Dan Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Narasi Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Melalui Metode Kerja Kelompok Di kelas V SDN 2 Batangharjo Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur ini dapat selesai. Penulisan Laporan ini berdasarkan dengan pengalaman yang dialami oleh penulis. Selama penulis melakukan kegiatan perbaikan pembelajaran di SDN 2 Batangharjo dalam rangka menyelesaikan tugas akhir sebagai Mahasiswa S1 PGSD di Universitas Terbuka. Di dalam laporan Pemantapan Kemampuan Profesional ini masih banyak terdapat kesalahan dan kekeurangan, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk perbaikan di masa yang akan dating. Tidak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1 2 3 4 5 6 Kepala SDN 2 Batangharjo yang telah memberikan saran dan prasarana sehingga laporan ini dapat selesai. Drs. Suprianto, selaku Pengelola Universitas Terbuka Pokjar Batanghari Drs. Wiyono, M.Pd., selaku Pembimbing Mata Kuliah Pemantapan Kemampuan Profesional. Rusmini, A.M.Pd selaku teman sejawat. Suami tercinta dan keluarga yang telah memberikan motivasi untuk menyelesaikan penulisan laporan ini. Temen-teman Mahasiswa S-1 PGSD dan para pemabaca.

LEMBAR PENGESAHAN JUDUL : PENERAPAN METODE INQKUIRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA (SAINS) DI KELAS III SDN 2 BATANGHARJO LAMUNG UPAYA KECAMATAN TAHUN BATANGHARI PELAJARAN KABUPATEN 2009/2010 DAN TIMUR

MENINGKATKAN

KETERAMPILAN MENULIS NARASI PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI METODE KERJA KELOMPOK DI KELAS V SDN 2 BATANGHARJO LAMPUNG KECAMATAN TAHUN BATANGHARI KEBUPATEN TIMUR

PELAJARAN 2009/2010.

Telah Disahkan dan Disetujui oleh Komisi Pembimbing

Mengetahui Kepala UPBJJ Bandar Lampung Pembimbing

Drs. SULTAN JASMI, M.Pd NIP. 19520504 197903 1 002

Drs. WITONO, M.Pd NIP.19570111 198303 1 002

I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Peningkatan mutu pendidikan dewasa ini merupakan kebutuhan yang sangat mendesak dan harus dicari jalan keluarnya. Karena pendidikan merupan sarana yang sangat penting bagi setiap kehidupan manusia untuk meningkatkan daya saing dalam percaturan politik, ekonomi, hokum, budaya dan pertahanan pada tatanan kehidupan masyarakat dunia global. Sadar akan hal itu, negara maju sekalipun selalu membangun dunia pendidikannya tanpa henti. Bahkan ada kecenderungan yang amat jelas bahwa, Negara maju semakin meningkat investasinya dalam dunia pendidikan. Semakin intensif maelakukan investasi dalam dunia pendidikan semungkin meningkatkan daya saing memerlukan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya guna. Sumber daya manusia yang berkualitas harus tercapai melalui pendidikan seperti tertuang dalam tujuan Pendidikan Nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi luhur memiliki pengetahuan dan keterampilan sehat jasmani dan rohani berkepribadian yang mantap dan mandiri serta memiliki rasa tanggung jawab kemasyrakatan dan kebangsaan. Khusus pada proses belajar mengajar, peran serta guru sangat besar dalam pengelolan kelas, karena guru sebagai penanggung jawab kegiatan belajar mengajar sehingga guru dituntutpenuh kreatifitas dalam mengelola kelas. Dalam menjalankan tugasnya seorang guru setidaknya harus mempunyai kemampuan menguasai berbagai metode mengajar, serta mampu memilih metode yang tepat sesuai materi pelajaran, tingkat kecerdasan murid dan lingkungan serta kondisi setempat.

Menurut penulis pada pelajaran IPA aktifitas kelas sangat didominasi guru dengan metode yang monoton yang aktif variatif sehingga kurang menarik minat murid dan menyebabkan rendahnya pencapaian hasil belajar. Pelajaran IPA menjadi kumpulan data dan fakta yang harus dihafal, pelajaran yang tidak melibatkan emosi murid, padahal pelajaran IPA adalah pelajaran tentang manusia dan peristiwa. Untuk mengatasi kendala tersebut hendaknya murid diaktifkan dengan mendorong murid untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban atas masalahmasalah yang dihadapi. Serta dapat mengumpulkan sendiri masalah tersebut melalui proses berfikir, logis dan sistematis. Berdasarkan hasil temuan penulis dapat diketahui kurangnya perhatian murid pada pelajaran IPA adalah karena sebagian siswa ada yang bermain, melamun, ngobrol, sehingga kelas tidak antusias menjawab dengan pasti tetapi mengambang bahkan menjawab tetapi menyimpang, dapat dikatakan pelajaran IPA tidak menarik karena menonton guru tidak memvariasikan metode. Hal tersebut akan berakibat pada rendahnya perolehan murid pada sebelum menggunakan metode inquiry. Agar penerapan metode inquiry berfungsi efektif, guru hendaknya memberikan pujian kepada siswa seperti keantusiasan, keaktifan, kebermaknaan, menghindari respon yang negatif, juga harus diingat dalam pemberian pujian dan perhatian guru hendaknya memperhatikan hal-hal sasaran pujian, waktu pujian dan variasi penggunaannya. B. Identifikasi Masalah Dalam melaksanakan perbaikan, penulis dibantu teman sejawat untuk pelaksanaanya. Penulis merasakan dalam proses pembelajaran dengan mencoba beberapa metode yang ada. Pembelajaran kurang antusias dalam pembelajaran, ada yang ngobrol, melamun dan diam saja. Dari tes formatif yang dilakukan penulis pada akhir pembelajaran terlihat perolehan hasilnya. Dalam melaksanakan perbaikan, penulis diantu teman sejawat untuk

pelaksanaanya. Penulis merasakan dalam proses pembelajaran dengan mencoba beberapa metode yang ada. Pelajaran kurang efektif. Hal ini terkait adanya beberapa siswa yang kurang antusias dalam pembelajaran , ada yang ngobrol,

melamun dan diam saja. Dari tes formatif yang dilakukan penulis pada akhir pembelajaran terlihat perolehan hasilnya sangat rendah ini dibuktikan dari 20 siswa ternyata yang dapat mengerjakan atau menjawab dengan benar hanya 10 atau 50%. Berdasarkan hal tersebut, atas bantuan teman sejawat dan kepala sekolah dalam hasil diskusi teridentifikasi masalah yang antara lain : 1. Kurangnya media dan alat peraga yang relevan dengan materi pembelajaran. 2. Kurangnya guru dalam menerapkan metode inquiry 3. Kurangnya guru dalam menggunakan metode alternatif. C. Analisis Masalah Berdasarkan identifikasi masalah tersebut di atas, agar penulis tidak terlalu luas dalam merumuskan masalah diperlukan adanya pembatasan masalah. Melalui diskusi dengan teman sejawat dan supervisor maka dapat diketahui penyebab rendahnya hasil belajar siswa pada setiap pembelajaran adalah sebagai berikut : 1. Rendahnya kreatifitas dan minat belajar kurang. 2. Tingkat penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran kurang. 3. Siswa kurang tertarik terhadap materi yang berbelit-belit. 4. Guru berpenampilan kaku. 5. Metode pembelajaran yang monoton. 6. Orang tua kurang memotivasi belajar anaknya. 7. Kurangnya motivasi dan pemberian pujian kepada siswa. Dari beberapa motivasi dan analisa malasah di atas, masalah akan difokuskan pada penerapan metode inquiry dalam meningkatkan perhatian siswa terhadap mata pelajaran IPA Kelas III SDN 2 Batangharjo Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur Tahun Pelajaran 2009/2010.

D. Rumusan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah dan analisis masalah, penulis tertarik untuk mengangkat sebuah metode pembelajaran yang dikenal dengan metode inquiry, sebagai objek peneliti pada penulisan ini. Permasalahan yang timbul dapat dirumuskan sebagai berikut : Apakah penggunan metode inquiry mampu meningkatkan perhatian siswa terhadap mata pelajaran IPA Kelas III SDN 2 Batangharjo Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur Tahun Pelajaran 2009/2010. E. Tujuan Perbaikan Tujuan yang hendak dicapai dan diharapkan dalam penulisan laporan pemantapan kemapuan profesional melalui perbaikan pembelajaran ini adalah : 1. Meningkatkan kreatifitas dan minat belajar dalam mengikuti pembelajaran 2. Meningkatkan perhatian siswa dalam pembelajaran. 3. Guru sedikit demi sedikit mengetahui strategi pembelajaran yang bervariasi, sehingga permasalahan-permasalahan yang dihadapidapat diminimalkan. 4. Meningkatkan prestasi belajar. 5. Meningkatkan kualitas pembelajaran dan membantu mewujudkan visi dan misi dari SD Negeri 2 Batangharjo Kecamatan Batanghari Kabupaten Lampung Timur Tahun Pelajaran 2009/2010. 6. Menumbuhkan rasa percaya diri pada siswa 7. Mengontrol tingkah laku siswa serta mendorong perilaku yang positif 8. Memenuhi tugas perkuliahan dalam program S.1 PGSD Universitas Terbuka. F. Manfaat Perbaikan Dari hasil pelaksanaan pemantapan kemampuan professional melalui perbaikan pembelajaran ini akan bermanfaat : 1. Bagi Guru a. Dapat memperluas wawasan b. Dapat meningkatkan keprofesionalan c. Dapat meningkatkan rasa percaya diri d. Dapat mengetahui strategi pembelajaran yang bervariasi e. Memberikan motivasi kepada guru lainnya

f.

Dapat mengatur waktu

2. Bagi siswa a. Siswa dapat tertarik dan bergairah dan kreatif dalam mengikuti pembelajaran. b. Siswa akan lebih mudah mengikuti pembelajaran c. Tingkah laku positif siswa akan terkontrol d. Selama proses pembelajara

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended