Home >Documents >PHKI 22 Juni 2013.docx

PHKI 22 Juni 2013.docx

Date post:21-Jan-2016
Category:
View:51 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

`

PHKI-TEMA3

USULAN PENELITIAN KEPENDIDIKAN

PENERAPAN JOBSHEET PRAKTIKUM SPILLWAYPADA KEMAMPUAN TERAMPIL MAHASISWA TEKNIK SIPIL 2011 DI LABORATORIUM KEAIRAN UNESA

Tim Peneliti:Ketua :Drs. Djoni Irianto, MT. Drs. Soeparno, MTDr. Nurmi Frida DBP. MPd.

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKATUNIVERSITAS NEGERI SURABAYAJULI, 2013

HALAMAN PENGESAHAN1.Judul Penelitian:Penerapan Jobsheet Praktikum Spillway Pada Kemampuan Terampil Mahasiswa Teknik Sipil 2011 Di Laboratorium Keairan Unesa

2.Bidang Penelitian: PHKI Tahun Ke-3

3.Ketua Peneliti:

a. Nama Lengkap : Drs. Djoni Irianto, MT.

b. NIP/NIK: 196206291998021001

c. NIDN: 00-2906-6201

d. Jabatan Fungsional: Lektor Kepala

e. Jabatan Struktural: Kasublab Plumbing

f. Fakultas/Jurusan: Teknik/Teknik Sipil

g. Pusat Penelitian: LPPM UNESA

h. Alamat Kantor: Kampus Unesa Jl.Ketintang - Surabaya

i. Telp/Fax/E-mail: 031-8299342

4.Waktu Penelitian: Tahun ke 3 dari rencana 3 tahun

5.Biaya yang diusulkan ke LPPM Unesaa. Jumlah Danab. Biaya dari Instansi lain: Rp. 10.000.000,-: Rp. -

Menyetujui:Dekan Fakultas Teknik,

Drs. Tri Wrahatnolo, M.Pd,, MT.NIP. 196201271987031001Surabaya, 22 Juli 2013Ketua Peneliti

Drs.Djoni Irianto, MT,NIP. 196206291998021001

Menyetujui: Kepala LPPM Unesa,

Prof. Dr. Ir. I Wayan Susila, MT.NIP. 195312151980021002

DAFTAR ISI

Abstrak 4Bab I Pendahuluan 5Bab II Tinjauan Pustaka 7Bab III Metode Penelitian 10Bab IV Jadwal Penelitian 12Bab V Rekapitulasi Anggaran 13Daftar Pustaka 14LampiranLampiran 1 Justifikasi Anggaran Penelitian 16Lampiran 2 Susunan Organisasi Tim Peneliti dan Pembagian Tugas 17Lampiran 3 Ketersediaan Sarana dan Prasarana 18Lampiran 4 Biodata Tim Peneliti 19Lampiran 5 Surat Pernyataan Ketua 40

ABSTRAK

Kegiatan pratikum di Jurusan Teknik Sipil Unesa merupakan kegiatan wajib yang harus ditempuh mahasiswa, sebagai upaya mendekatkan pemahaman dari teori yang telah diberikan oleh dosen di setiap mata kuliah. Salah satunya adalah mata kuliah Mekanika Fluida dan Hidrolika. Pada pratikum ini menitikberatkan pada keterampilan untuk menjalankan alat laboratorium berupa tilling flume beserta bahan ambang yang berupa spillway, untuk kemudian air yang ada di tandon di pompa melalui pipa-pipa yang disalurkan pada saluran kaca tersebut untuk diamati pola aliran yang melintas sebelum dan setelah melewati proses spillway.Proses pengaliran dilakukan dengan variasi bukaan katup , , , 1 selanjutnya pengamatan dilakukan dengan melihat pertambahan air di dalam saluran dengan bantuan penggaris ukur yang terletak di dalam saluran air tersebut.Dengan melibatkan tenaga mahasiswa yang berasal dari lulusan SMK dan SMA untuk menjalankan percobaan ini.Dari hasil pengamatan yang bervariasi pada percobaan tersebut didapatkan data tentang hubungan antara kedalaman, waktu sehingga dapat dihitung data kecepatan yang terjadi pada aliran tersebut. Untuk selanjutnya dari data tersebut dengan bantuan program exel dihasilkan grafik-grafik tentang pola yang terjadi pada saluran tersebut untuk kemudian dapat disimpulkan termasuk aliran apa yang terjadi dengan spesifikasi peralatan yang dipakai. Selanjutmya dapat diukur kamampuan terampil mahasiswa peserta praktikum saat itu.

Kata Kunci: Tilling Flume, Spillway, Bukaan Katub

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang.

Mata kuliah pratikum akhir-akhir ini sangat dibutuhkan didalam mengukur tingkat keterampilan yang dimiliki oleh mahasiswa guna mempersiapkan diri setelah lulus dalam memasuki dunia kerja, karna disinyalir ada beberapa lulusan teknik sipil yang belum siap terjun ke lapangan dalam menghadapi dunia kerja yang sebenarnya. Sehingga instansi atau perusahaan pemakai tenaga lulusan teknik sipil tersebut harus mengadakan pendidikan lanjut maupun kursus yang membutuhkan biaya tambahan sangat besar dengan waktu yang sangat lama. Sehingga instansi maupun perusahaan tersebut merasa keberatan bila lulusan belum siap pakai. Untuk itu Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan Program Studi Teknik Sipil harus berbenah diri untuk mempersiapkan dengan cara melakukan intensitas yang lebih tinggi pada mata kuliah mata kuliah pratikum, salah satunya adalah Mata Kuliah Pratikum Mekanika Fluida dan Hidrolika 2.Adapun yang melatarbelakangi dari penelitian ini adalah bagaimana persiapan lembar kerja (jobsheet) yang ada untuk di evaluasi keberadaannya pada saat-saat dijalankannya pratikum dengan jadwal yang telah terstruktur dan mahasiswa yang bervariasi dengan lulusan yang berasal dari SMK dan SMA untuk diamati cara menjalankan pratikum selama mata kuliah itu berlangsung di laboratorium mulai dari mengisi air di tandon, melihat kecukupan air, mengatur bukaan katup, menjalankan pompa, berkoordinasi dengan anggota kelompok, mengamati titik-titik letak dari naiknya tinggi muka air di dalam saluran.Tujuan khusus dari penelitian ini adalah melihat dan membedakan waktu yang dibutuhkan oleh mahasiswa yang berasal dari SMK dan SMA untuk menyelesaikan saat pratikum dilaboratorium, menyusun data, membuat keputusan, memulai menjalankan pompa sampai mengakhiri kegiatan fisik pratikum. Bagaimana cara membuat laporan data mahasiswa yang berasal dari SMK dan SMA serta mengaplikasikan data hasil pengamatan menjadi data grafik dengan bantuan program exel.Keutamaan penelitian ini adalah untuk mencari angka signifikan yang sesuai untuk satu mahasiswa dalam menjalankan pratikum tersebut membutuhkan waktu berapa lama.Temuan yang ditargetkan dalam penelitian ini nantinya mahasiswa yang memenuhi kriteria dapat menjalankan alat, mengamati, menganalisis, membuat grafik dengan tepat waktu maka dapat dimagangkan pada instansi pemerintah, BUMN, perusahaan swasta besar yang nantinya 1) berkontribusi untuk dapat diterima sebagai karyawan untuk pengelolaan sungai-sungai, waduk, perusahaan air minum yang dikelola oleh instansi pemerintah. 2) meningkatkan peluang pencitraan lulusan Teknik Sipil Unesa agar lebih mudah untuk meraih pekerjaan sesuai kompetensinya. 3) meningkatkan peluang kerjasama di bidang teknologi maupun peningkatan sumber daya manusia bagi karyawan Perum Jasa Tirta maupun karyawan Dinas Pekerjaan Umum.2. Rumusan Masalah.

2.1. Apakah setelah mengikuti perkuliahan dan mempelajari jobsheet, mahasiswa dapat Menjalankan pengaliran air pada saluran kaca ?

2.2. Apakah mahasiswa dapat melakukan praktikum sesuai dengan langkah-langkah yang ada pada jobsheet nomor 5. ?

2.3. Apakah mahasisswa mencatat data yang dihasilkan selama proses pengaliran ?

3. Tujuan Penelitian.

3.1. Dengan penelitian ini diharapkan mahasiswa mengetahui pola aliran yang terjadi didalam saluran kaca, sebelum dan setelah dipasang ambang, spillway.

3.2. Setelah penelitian ini diharapkan mahasiswa dapat menggambarkan grafik pola aliran yang terjadi dengan berbagai bukaan katub.

4. Manfaat penelitian.

4.1. Dapat menjadikan jobsheet sebagai langkah lanjut pembenaran teori yang telah diberikan pada mata kuliah hidrolika.

4.2. Memperkaya khasanah perilaku aliran yang terjadi pada saluran, sungai, serta akibat yang ditimbulkan oleh faktor-faktor dari pembangunan disaat mendatang.

4.3. Memberi kontribusi pengembangan sekolah kejuruan dan industri melalui KBK, Maupun KTSP.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Konsep dasar hidrolika banyak dilibatkan dalam berbagai situasi pengelolaan sumber daya air khususnya di sungai. Konsep dasar hidrolika diberikan pada mahasiswa semester 3 dan 4pada mata kuliah Mekanika Fluida dan Hidrolika untuk perguruan tinggi,dengan kemampuan yang diuji meliputi: (1) pemahaman tentang 3 macam hukum konserfasi; (2) pola aliran steady/unsteady, uniform/ununiform, laminer/turbulen, subkritis, kritis, superkritis serta aliran dengan kemiringan saluran tertentu; (3) menghitung kecepatan aliran; dan (4)menghitung debit aliran. Kemampuan yangdiuji tersebut baru sampai pada tingkat pemahaman konsep dan merupakan tingkatan paling rendah dalam berfikir hidrolik tingkat tinggi.Hal ini dicirikan oleh: mengingat, menerapkan rumus secara rutin dalam kasus sederhana atau serupa, dan menghitung secara sederhana. Walaupun kemampuan yang diujikan masih dalam tingkat rendah, namun hasil belajar mahasiswa juga rendah. Hasil penelitian Orton (2001) menunjukkan bahwa, Orton mengklasifikasi kesalahan dalam tiga kategori yaitu: (1) Structural errors; (2) Arbitrary errors; (3) Executive errors. Kesulitan mahasiswa dalammemahami perhitungan terletak pada penggunaanpenyajian grafik yang relevan dan sangat minimnyamemahami simbol yang digunakan. Hasil uji cobasiswa SMAmenunjukkan bahwa rata-rata kemampuan siswauntuk konsep hitungan berada di bawah 50%,dibandingkan dengan konsep menghitung SMAlainnya.Berdasarkan kondisi di atas, maka untukmeningkatkan kemampuan berfikir hidrolika tingkat tinggi khususnya kemampuan komunikasi,penalaran, dan koneksi matematis, pembelajaranharus lebih ditekankan pada: (1) pengertian kelassebagai komunitas menghitung daripada hanyasebagai sekumpulan individu; (2) pengertian logikadan kejadian matematika sebagai verifikasi daripadaguru sebagai penguasa tunggal dalam memperolehjawaban benar; (3) pandangan terhadap penalaranhidrolik daripada sekadar mengingat proseduratau algoritma; (4) penyusunan konjektur, penemuandan pemecahan masalah daripada penemuanjawaban secara mekanik; dan (5) mencari hubunganantara ide-ide menghitung dan penerapannyasebagai sekumpulan konsepyang saling terpisah (Utari, 2009). Selain itu,diperlukan jobsheet yang memadai karena jobsheetmerupakan bagian yang sangat pe

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended