Home >Documents >Petunjuk Praktikum Perbengkelan

Petunjuk Praktikum Perbengkelan

Date post:02-Jan-2016
Category:
View:148 times
Download:8 times
Share this document with a friend
Transcript:

PETUNJUK PRAKTIKUMPERBENGKELAN

Disusun Oleh :

PROGRAM STUDI TEKNIK PERTANIANUNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN2011

PRAKTIKUM 1. PENGENALAN ALAT ALAT PERBENGKELAN

Tujuan

Mengetahui peralatan bengkel sederhana.Mengetahui fungsi peralatan sederhana.Mengetahui cara kerja peralatan perbengkelan sederhana.

Dasar Teori

Bengkel merupakan tempat untuk pembuatan, perakitan maupun perbaikan alat dan mesin mesin tertentu. Selain itu bengkel juga dapat diartikan sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar ketrampilan, untuk menjamin efektifitas dan efiseirnsi kegiatan perbengkelan diperlukan adanya managemen bengkel yang baik terhadap keseluruhan sumber daya yang ada. Selain pengelolaan terhadap sumber daya manusia, pengelolaan peralatan bengkel sangat penting sehingga setiap peralatan yang ada selalu dalam keadaan terawat dan siap pakai. Dengan kelengkapan dan kesiapan peralatan bengkel yang memadai, serta ditunjang pengetahuan cara yang baik dan benar dalam penggunaan alat akan membuat pekerjaan perbengkelan menjadi lebih mudah dan aman.Alat merupakan salah satu faktor yang dapat membantu pekerjaan manusia dalam kehidupan sehari hari. Seperti halnya alat perbengkelan dalam membantu menyelesaikan pekerjaan yang berhubungan dengan bengkel. Teknik dan teknologi perakitan, pembuatan dan penggunaan alat maupun mesin bengkel tersebut sangat berpengaruh dalam menyelesaikan suatu pekerjaan.Perkakas atau peralatan tangan adalah komponen yang sangat penting dalam membuat suatu benda atau barang. Jika salah satu dari perkakas tadi rusak atau bahkan hilang maka proses pembuatan akan terhambat. Sehingga hasilnya tidak akan sempurna dan bisa saja tidak terselesaikan. Peralatan tangan yang dimaksud adalah segala macam perkakas atau alat yang digunakan secara manual (tangan) untuk pekerjaan pekerjaan mekanik di bengkel listrik (elektro).Perkakas bengkel hampir selalu tersedia pada setiap satuan kehidupan. Pekerjaan perbengkelan selalu dibutuhkan oleh setiap unit kehidupan. Hal tersebut disebabkan oleh sifat alami barang barang perlengkapan kehidupan yang selalu membuat perawatan serta mengalami kerusakan dari waktu ke waktu. Pada suatu perusahaan yang banyak menggunakan mesin, adanya bengkel adalah hal yang penting. Jika mesin tidak dirawat dengan semestinya, maka mesin cepat rusak dan umur pemakaian akan berkurang sehingga merugikan perusahaan. Pada suatu usaha tani, seberapapun ukuran usaha taninya, pastilah digunakan alat dan mesin pertanian.Supaya penggunaan peralatan tersebut aman dan tahan lama, hendaknya alat tersebut memiliki kriteria sebagai berikut:a. Membeli dan mempergunakan alat dan mesin yang bermutu baik.b. Selalu merawat dengan baik.c. Menggunakan jenis alat yang sesuai dengan fungsinya.Mesin Perkakas Bengkela. Mesin BubutMesin ini mempunyai gerak utama berputar pada sumbunya, dimana gerakan putar mesin itu didapatkan dari motor listrik yang dijalankan oleh arus listrik atau oleh gerak mekanik dari perputaran sumbu roda dengan perantaraan sabuk puli. Bentuk dan ukuran mesin bubut itu bermacam-macam, dari ukuran yang sederhana sampai pada ukuran yang besar dan lengkap.b. Mesin FraisMesin frais adalah yang pling mampu melakukan banyak tugas dari segala mesin perkakas, pemotongan sudut, celah, roda gigi dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai pahat pemotong, bentuk pahat mesin frais ini berupa lingkaran disekelilingnya terdapat gigi-gigi pemotong. Keuntungan yang lain dari mesin ini adalah ketersediaan dari pemotong yang sangat beraneka ragam membuat mesin frais sangat penting dalam bengkel dan ruang perkakas. Jenis-jenis mesin frais: Mesin Frais Universal, Mesin Frais Vertikal, Mesin Frais Penyerut, dan Mesin Frais Portal.c. Mesin Ketam/SerutMesin ini adalah mesin dengan gerak utama yang berjalan mondar-mandir secara horizontal atau vertikal, bentuk dari pahat penyayatannya hampir mirip dengan pahat mesin bubut, menurut bentuknya mesin ketam atau mesin serut ini dapat dibagi atas kelompok: Mesin Ketam Horizontal, Mesin Ketam Vertikal dan Mesin Ketam Jenis Khusus (pemotongan roda gigi).d. Mesin Bor/GurdiMesin bor adalah satu peralatan mesin perkakas yang secara umum digunakan untuk mengebor/membuat lubang pada benda kerja selain itu juga melakukan pekerjaan: mereamer (meluaskan), pengeboran bentuk tirus, pengeboran pembenaman (counter sink). Jenis-jenisnya: Mesin Bor Tegak, Mesin Bor Radial, Mesin Pengebor Horizontal, Mesin Bor Berporos Majemuk, dan Mesin Bor Koordinat.e. Mesin Gerinda/AsahMesin gerinda adalah untuk mengasah pahat dengan perantaraan roda batu gerinda sehingga pahat-pahat dan benda kerja dapat digerinda dengan halus dan rata. Bentuk mesin ini bermacam-macam tetapi yang sering digunakan adalah mesin gerinda duduk yang dipasang pada bangku kerja. Menggerinda berarti menggosok, mengauskan dengan gesekan atau mengasah, roda gerinda terdiri dari banyak butiran kecil yang dilekatkan bersama, masing-masing butiran berlaku sebagai mata potong miniatur.f. Mesin gergajiFungsi utama mesin gergaji adalah untuk memotong benda kerja, dengan mesin ini kita dapat memotong benda kerja dalam jumlah banyak. Baik dipotong dengan cara bertahap (satu demi satu) maupun dengan cara disatukan, sehingga pengerjaannya lebih cepat dan efisien daripada menggunakan gergaji tangan.g. Mesin TempaPada bengkel tempa yang bentuknya sederhana atau kecil maka pemukulan benda kerja yang ditempa dilakukan dengan palu oleh tenaga manusia, hasil penempaan demikian banyak memerlukan waktu dan tenaga karena benda tersebut harus sering dipanaskan berulang kali, pada bengkel tempa yang lebih besar maka pemukulan menggunakan palu tempa yang dijalankan oleh mesin, palu ini akan bekerja sendiri secara otomatis serta dapat diatur. Jenis-jenisnya: Mesin Tempa Udara, Mesin Tempa Uap, dan Mesin Tempa Hidrolik.h. Mesin PembentukMesin pembentuk adalah mesin yang bertujuan untuk membentuk plat atau logam dalam keadaan dingin melalui suatu tekanan (Daryanto, 1992).

Setting Eksperimen

Alat Dan Bahan1. 2. Obeng3. Palu4. Tang5. Kunci6. Pahat7. Penitik8. Kikir9. Gergaji10. Canggam11. Klem12. Mata bor13. Tap14. Snei

Prosedur Kerja1. Mengidentifikasi peralatan perbengkelan yang ada.2. Menggambar peralatan perbengkelan yang ada.3. Menjelaskan cara kerja dan fungsi peralatan perbengkelan yang ada.

Daftar Pustaka

PRAKTIKUM 2. MEMBUAT ULIR DALAM DAN ULIR LUAR

Tujuan

Mengetahui peralatan yang digunakan untuk pembuatan ulir dalam dan ulir luar.Mengetahui cara kerja tap dan snei.Dapat membuat ulir dalam dan ulir luar.

Dasar Teori

Pembuatan ulir dalam dipergunakan tap pada suatu logam benda kerja. Tap terdapat dalam berbagai jenis dan ukuran, dan dalam 1 set tap yang umum digunakan terdiri dari 4 jenis yaitu: lancip/ tirus, plug, bottoming, dan skrup mesin. Penggunaan tap dilengkapi dengan batang penghubung dan pegangan untuk memutarnya. Benda kerja yang di tap biasanya dijepit dengan tanggam dan selama pengerjaan hendaknya tap selalu dibubuhi pelumas untuk mengurangi gesekan dan panas yang berlebihan.Pembuatan ulir luar dipergunakan snei pada suatu logam benda kerja. Snei juga memiliki berbagai jenis dan ukuran, serta ada jenis snei yang dapat diperbesar maupun diperkecil diameternya. Penggunaan snei dapat langsung diputar tanpa ada penghubung atau pegangan tambahan, namun demikian terdapat jenis snei tertentu yang harus diputar dengan bantuan kunci-kunci (Morgan dan Setiawan, 1987)Peralatan tangan adalah segala macam perkakas atau alat yang digunakan secara manual (tangan) untuk pekerjaan pekerjaan mekanik di bengkel listrik (elektro). Secara umum peralatan tangan mempunyai ciri ciri antara lain adalah:1. Bentuknya sederhana.2. Ringan.3. Mudah dibawa (portable).4. Menggunakan sumber listrik yang tidak terlalu besar.5. Digunakan secara manual.6. Relatif mudah penggunaannya.Ukuran ulir standar ISO yang biasa dipakai ada 2 macam sebagai berikut:1. Ulir metrik dengan simbol (M)Misalnya: M8 x 1,25, artinya : M = simbol ulir8 = diameter benda kerja dalam millimeter.1,25 = jarak puncak ulir atau kisar (K)2. Ulir Withworth dengan simbol (W)Misalnya: W 5/8 x 16, artinya :W = simbol ulir5/8 = diameter benda kerja dalam inchi16 = jumlah gang per-inchi sudut puncak ulir 55

Gambar 1. Bentuk ulir dengan standar ISOBentuk ulir yang paling umum digunakan adalah berbentuk V yaitu dipakai pada pekerjaan konstruksi dan permesinan dimana banyak bagian yang dirakit dengan sekrup atau mur dipasang batang ulir atau baut.

Gambar 2. Bentuk konstruksi ulirAlat yang dipakai untuk membuat ulir dalam dengan tangan dimanakan TAP dalam hal ini disebut saja tap tangan untuk membedakan penggunaannya dengan yang dipakai mesin. Bahannya terbut dari baja karbon atau baja suat cepat (HSS) yang dikeraskan (Morgan dan Setiawan, 1987). Tap adalah suatu alat yang digunakan untuk membuat ulir dalam dengan tangan atau mesin. Tap ini dibuat berbentuk ulir luar yang digerinda dengan tiga atau lebih lekukan memanjang, yang disebut alur. Alur inilah yang membentuk sisi-sisi pemotongnya. Tap dibuat dari bahan baja dengan kecepatan tinggi. Ada juga yang terbuat dari bahan baja karbon yang dikeraskan (Morgan dan Setiawan, 1987)..Master yang dibuat secara presisi, untuk membentuk sisi pemotong pada ulir dibuat alur atau flutes dan dilengkapi dengan ruang pembuangan beram saat dipakai. Dalam satu set ukuran tap mempunyai 3 macam bentuk, antara lain:1. Tap tirus.2. Tap tirus lebih kecil.3. Tap akhir.

Gambar 3. Bentuk TapTaps tirus digunakan untuk membuat drad pada seluruh dinding suatu lubang. Taps jenis bottoming untuk membuat drad pada seluruh dinding lubang buntu. Untuk memulai mentap lubang buntu hendaknya mengunakan taps jenis plug karena taps jenis bottoming biasanya kurang lancar. Taps jenis sekrup mesin untuk membuat drad halus pada lubang yang berdiameter kecil.Dalam penggunaan, taps dilengkapi dengan batang penghubung dan pegangan. Benda k

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended