Home >Documents >PETUNJUK PRAKTIKUM FHA.docx

PETUNJUK PRAKTIKUM FHA.docx

Date post:09-Oct-2015
Category:
View:16 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:

Petunjuk Praktikum FHA

FATKHURROCHMAN230210130007ILMU KELAUTAN 2013M O D U L

PETUNJUK PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWAN AIR

Disusun Oleh :

WALIM LILIIKE RUSTIKAWATIIBNU DWI BUWONOTITIN HERAWATIKIKI HAETAMI

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTANUNIVERSITAS PADJADJARAN2014

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke Hadirat Allah SWT, atas limpahan rakhmat dan karunia Nya, maka Modul Petunjuk Praktikum FISIOLOGI HEWAN AIR ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya.Tujuan penyusunan Modul Petunjuk Praktikum ini untuk melengkapi bahan pengajaran terutama kegiatan praktikum di laboratorium, sehingga akan memudahkan dan memperlancar kegiatan praktikum bagi para Mahasiswa yang mengikutinya. Kami menyadari bahwa tujuan ini tidak dapat dipenuhi sekaligus, melainkan harus bertahap. Oleh karena itu penyususan Modul ini masih jauh dari sempurna, sehingga perbaikan dan perubahan materi secara konsisten dan bertahap serta berkesinambungan akan selalu dilaksanakan sejalan dengan GBPP dan SAP yang disesuaikan dengan perkembangan kemajuan ilmu pengetahuan & teknologi.Besar harapan kami, Modul petunjuk praktikum ini dapat dipergunakan sebagaimana mestinya sehingga dapat memperlancar tugas praktikum para mahasiswa. Kami akan sangat menghargai adanya saran dan kritik perbaikan untuk penyempurnaan buku ini.

Bandung, Februari 2013

Penyusun

DAFTAR ISIHalamanLEMBAR PENGESAHAN . iKATA PENGANTAR. iiRENCANA KEGIATAN PROSES PEMBELAJARAN SEMESTER MK iiiDAFTAR ISI ... ivPENDAHULUAN .. 1TATA TERTIB PRAKTIKUM .. 2Praktikum 1 : Pengaruh Perubahan Suhu Panas Media Air Terhadap Membuka dan Menutup Operculum Ikan Mas.. 3Praktikum 2 : Pengaruh Perubahan Suhu Dingin Media Air Terhadap Membuka dan Menutup Operculum Ikan Mas. 6Praktikum 3 : Penghitungan Nilai Hematokrit Pada Ikan Mas. 9Praktikum 4 : Penghitungan Nilai Hematokrit Pada Ikan Lele 12Praktikum 5 : Pengaruh Nikotin & Alkohol Pada Laju Alir Darah Benih Ikan Mas 15Praktikum 6 : Konsumsi Oksigen Pada ikan Mas .. 18Praktikum 7 : Konsumsi Oksigen Pada Ikan Lele . 20Praktikum 8 : Penghitungan Sel Darah Merah & Sel Darah Putih Pada ikan Mas . ... 23Praktikum 9 : Penghitungan Sel darah Merah & Sel darah Putih Pada Ikan Lele . 26

PENDAHULUAN

Fisiologi Hewan Air merupakan salah satu ilmu dasar yang penting untuk menjelaskan fungsi faal tubuh ikan dan hewan akuatik lain pada umumnya. Untuk meningkatkan pengertian ilmu ini, perlu dipelajari terlebih dahulu Biologi, Biokimia dan Ikhtiologi. Ilmu ini berperan sebagai persiapan untuk mengikuti mata kuliah lain, seperti Nutrisi ikan dan Teknologi Produksi Benih Ikan. Mata kuliah ini merupakan mata kuliah wajib bagi Mahasiswa di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan agar bisa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang fisiologi hewan air yang dapat diterapkan baik di laboratorium maupun di lapangan.Pelaksanaan praktikum di laboratorium dimaksudkan agar para Mahasiswa lebih memahami secara faktual proses kerja faal tubuh ikan dan hewan akuatik lainnya yang akan dibandingkan dan dibahas dengan teori yang telah dipelajari sebelumnya.Materi praktikum disesuaikan dengan Satuan Acara Perkuliahan (SAP) dan GBPP dan akan selalu dilakukan perubahan dari waktu ke waktu disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta peralatan laboratorium yang tersedia.

TATA TERTIB PRAKTIKUM

1. Datang tepat pada waktu yang telah ditetapkan, agar dapat mengikuti petunjuk dari dosen atau asisten pada setiap praktikum akan dimulai.2. Selama kegiatan praktikum berlangsung, setiap praktikan diwajibkan menggunakan Jas Laboratorium. Tas, Jaket dan Topi harus disimpan pada tempat yang telah ditentukan.3. Selama kegiatan praktikum berlangsung, dilarang mengerjakan pekerjaan lain yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan praktikum.4. Harap diperhatikan bagaimana menggunakan peralatan yang akan digunakan. Apabila merasa belum cukup jelas, disarankan untuk menanyakan lebih lanjut kepada dosen / asisten.5. Bila terjadi kerusakan peralatan (rusak/pecah) yang diakibatkan oleh kesalahan dan kecerobohan, praktikan wajib mengganti saling lambat seminggu sebelum UAS berlangsung6. Setelah selesai melaksanakan kegiatan praktikum, semua peralatan yang digunakan diserahkan kembali dalam keadaan bersih kepada laboran yang bertugas.7. Ruang Laboratorium harus dalam keadaan bersih setelah praktikum selesai dengan menunjuk kelompok yang bertugas (diatur secara bergilir) untuk membersihkan ruangan dan memeriksa jendela, kran air, dan listrik.8. Kegiatan praktikum dianggap selesai apabila telah mengumpulkan laporan seminggu setelah pelaksanaan praktikum (atau ditentukan kemudian waktunya dan apakah dibuat perorangan atau kelompok) diserahkan kepada asisten yang ditunjuk.9. Laporan dibuat perorangan / kelompok dengan format sebagai berikut :

Judul Pendahuluan berisi latar belakang, tujuan dan landasan teori Bahan dan alat yang digunakan Cara kerja Hasil Pengamatan & Pembahasan Kesimpulan Daftar Pustaka

Jatinangor, Februari 2013

Laboratorium Fisiologi Hewan AirProgram Studi Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu KelautanUniversitas Padjadjaran

PRAKTIKUM 1PENGARUH PERUBAHAN SUHU PANAS MEDIA AIR TERHADAP MEMBUKA & MENUTUP OPERCULUM BENIH IKAN MAS

I. PENDAHULUAN

Ikan merupakan hewan yang bersifat poikilotermik, suhu tubuhnya mengikuti suhu lingkungan. Bagi hewan akuatik, suhu media air merupakan faktor pembatas , oleh karena itu perubahan suhu media air akan mempengaruhi kandungan Oksigen terlarut, yang akan berakibat pada laju pernafasan dan laju metabolisme hewan akuatik tersebutTujuan dari praktikum ini adalah untuk mengetahui perubahan suhu panas media air terhadap membuka & menutup operculum benih ikan mas yang secara tidak langsung ingin mengetahui laju pernafasan ikan tersebut.

II. ALAT & BAHAN Dalam pelaksanaan praktikumini digunakan alat-alat dan bahan sebagai berikut :2.1. Alat : Beaker glass sebagai ikan untuk ikan yang akan diamati Wadah plastic sebagi tempat ikan sebelum dan setelah diamati Water bath sebagai penangas air Termometer Hg / alcohol untuk mengukur suhu air Hand counter untuk menghitung bukaan operculum Timer / stopwatch untuk mengamati waktu

2.2. Bahan : Benih ikan mas sebanyak 10 ekor Stok air panas untuk mengubah suhu air sesuai perlakuan

III. CARA KERJADalam percobaan ini langkah-langkah yang harus diperhatikan antara lain :1. Siapkan sebuah beaker glass 1000 ml sebagai wadah perlakuan dan dua wadah plastik sebagai tempat ikan yang belum dan yang sudah diamati2. Ambil sebanyak 10 ekor benih ikan mas dari akuarium stok, lalu masukkan ke dalam salah satu wadah plastic yang telah diberi media air.3. Isi beaker glass dengan air secukupnya ( volumenya ), lalu ukur suhunya dengan thermometer dan catat hasilnya.4. Pengamatan akan dilakukan dengan tiga perlakuan yaitu :a. T1 = untuk suhu kamar ( . 0,5 C)b. T2 = untuk suhu 3 C di atas suhu kamarc. T3 = untuk suhu 6 C di atas suhu kamar5. Masukkan satu persatu ikan uji ke dalam beaker glass yang sudah diketahui suhunya (perlakuan a) kemudian hitung banyaknya membuka & menutup operculum ikan tersebut selama satu menit dengan menggunakan hand counter dan stop watch sebagai penunjuk waktu dan diulang sebanyak tiga kali untuk masing masing ikan. Data yang diperoleh dicatat pada kertas lembar kerja yang telah tersedia.6. Setelah selesai dengan ikan uji pertama dilanjutkan dengan ikan uji berikutnya sampai ke sepuluh ikan tersebut teramati. Ikan yang telah diamati dimasukkan ke dalam wadah plastik lain yang telah disediakan7. Setelah selesai dengan perlakuan a, dilanjutkan dengan perlakuan b dengan mengatur suhu air pada beaker glass agar sesuai dengan suhu yang diinginkan dengan cara menambah air panas dari water bath sedikit demi sedikit. Usahakan pada saat pengamatan berlangsung suhu air turun pada kisaran toleransi 0,5 C. Pengamatan selanjutnya sama seperti pada point 5.8. Setelah selesai dengan perlakuan b, dilanjutkan dengan perlakuan c dengan mengatur suhu air pada beaker glass agar sesuai dengan suhu yang diinginkan dengan cara menambah air panas dari water bath sedikit demi sedikit. Usahakan pada saat pengamatan berlangsung suhu air turun pada kisaran toleransi 0,5 C. Pengamatan selanjutnya sama seperti pada point 5.9. Data hasil pengamatan ditabulasi seperti tabel di bawah ini :

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN :4.1. Hasil Pengamatan Tabel 1. : Banyaknya bukaan operculum benih ikan mas Pada suhu KamarIkan ke :UlanganRata-rata

IIIIII

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

Tabel 2. : Banyaknya bukaan operculum benih ikan mas Pada suhu 3 C di atas Suhu KamarIkan ke :UlanganRata-rata

IIIIII

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

Tabel 3. : Banyaknya bukaan operculum benih ikan mas Pada suhu 6 C di atas Suhu KamarIkan ke :UlanganRata-rata

IIIIII

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

4.2. Pembahasan :diharapkan mahasiswa setelah melakukan percobaan ini, bisa membahas hasil yang diperoleh membandingkannya dengan landasan teori yang telah diberikan sebelumnya. Bagaimanapun hasilnya (nilai angka yang diperoleh) merupakan nilai angka yang valid, asalkan mengikuti kaidah-kaidah yang telah ditentukan.

V. KESIMPULANBerikan kesimpulan dari hasil pengamatan yang didapat

VI. DAFTAR PUSTAKATuliskan refernsi yang menunjang kegiatan praktikum ini

PRAKTIKUM 2PENGARUH PERUBAHAN SUHU DINGIN MEDIA AIR TERHADAP MEMBUKA & MENUTUP OPERCULUM BENIH IKAN MAS

I. PENDAHULUAN

of 41

Embed Size (px)
Recommended