Home > Documents > PETUNJUK PRAKTIKUM ANATOMI

PETUNJUK PRAKTIKUM ANATOMI

Date post: 10-Oct-2015
Category:
Author: lina-kurnia
View: 94 times
Download: 1 times
Share this document with a friend
Description:
JKGJGJGGH
Embed Size (px)

of 18

Transcript
  • PETUNJUK PRAKTIKUM ANATOMIPROGRAM STUDI ILMLT KEPERAWATAN

    I. TUJUANPembelajaran anatomi melalui Prallikur Anatomi bagi mahasiswa PSIK mempunyaitujuan sebagai be.ikutA. KOMPETENSI : MEDICAL KNOWLEDCE

    Di akhir praLlikurn, mahasiswa mampu nenjelaskan :1- Struktur tubuh nanusia, baik dengan pendekatat sistem mauputr regional.2. Struktur dan hubungan antar sistem organ3. Relevansi analorni tubuh dengan kesehatan dan penyakit4. Peknda pennukaaa dan proyeksi penting pada pemeriksaan klinis.

    B. KOMPETENSI : PROFESIONALISMMengkombinasikan pengetaluan, kecakapan dan perilaku yang baik dalam berperansebagai paramedis1. Mampu bekedasama dalam tim.2. Memiliki komitrnen idealisme profesi.

    Hal-hal yang perlu diperhatikan dalarr melakukan prakiikum yaitu ;L Tulang-tulang atau cadavr yang digunakal untuk rnempelajari ilmu anatomi ini

    adalah bagian tubuh manusia , YANG TIDA( BOLEH DIPERI,!,{INI{-AN.Dalam mernpelajari cadaver dan tulang kita harus selalu ingat bahwa sebelunnyamerekajuga pemah hidup, bemafas dan merasakan apa yang kita rasaftan, di dalamtubuh merekajuga mengalir darah yang sama dengan kita.

    2. Saat melakukan pnktikum kita harus membandingkatr apa yang kita lihat dan rabapada manusia hidup.

    3. Penamaan struktu anatomi mempunyai arti tentang bentuk, fungsi ataulokalisasinya, sehingga harus dimengerti arti dari masing-masing nama struLlurtersebut

    4. Peiaja nama nama struktur tersebut dengan tepat, baik dalam menyebutkannyamaupun cara penulisa.nnya, sesuai nomenklalur anatomi.

    IL TATA TERTIB1. Berpakaian rapi dan sopan, dan menggunatanjas lab.2. Dilarang makan, minum dan merokok di dalam ruangan prallikum3. Benikap sopan dan metjaga ketenangan serta ketertiban selama pkhtikum4. Dilarang mengambil gamtrar dan dokumentasi dalam bentuk apapun di dalam

    ruangan prallikum5. Mlakukan pmllikum atratomi selama waktu yang telah ditelapkan6. Dilarang meninggalkar labontoriurn aratomi selama waklu plalnikum kecuali ada ijin

    dari pinpinan program studi atau fakultas, dan dengan sepengetahuan dosenpembimbing.

    7. Dalam hal tedadi pelanggamn tata tertib kunjungan ini pengelola berhak memberikanpentrgatan sampai dengan mengeluarkan dari mang praktiktun.

  • PENDAHULUAN

    Anatomi Makroskopis manusia, menurut cara mempelajadnya dapat dibagi dalam :1. Aratomi sistematik

    Mempelajan struktur tubuh manusia berdasarkan sistem, sperti :' Sistemmusculoskeletal. Sistem saraf' Sistemcardiovascular' Sistem endok in' Siste1n rcproduksir Sistem pencamaan

    2. Anatomi topografikMempelajari struktur tubuh manusia, hubungan, dan letak o.gan satu sama lain.Dikenal beberapa pengertian dalam anatomi topografik, yaitu ;. Syntopi i letak alat- alat tubuh terhadap yang lain. Skeletopi rletak alat tubuh terhadap kerangka. Holotopi : letak alat tubuh terhadap permukaan

    Sedangkan ruang lingkup yang dipeiajari dalam Atatomi makoskopis manusia meliputi :l. Alr.tomi segmentalis (Embryologi)MempelaJari anatomj mudigah danjanin se.ta perkmbangannva sejak fertilisasi2. AnthropologiMempelajari ciri-ciri bentuk dan struktul tubu.h manusia yang te.masuk dalan satugolongan, dibandingkan dengan golongan lain yang tersebar di seluruh dunia. Jugamempelajari golongan manusia ]ang telah punah (fossil)3. AnatQmi komparatifMempelaja anatomi dengan membandingkan dengan golongan vertebrata lain.

    TERMINOLOGTPenamaan struldur anatomi manusia menggunakan istilah latin yang telah disepakati, yaitusesua Nomina Anatomica.Pelajari istilah-istilal di bawah ini dengan lengkap :

    . Cranialis . Caudalis

    . Proximalis . Distalis

    . Medialis . Lateralis

    . Anterior . PosteriorI Dextra . Sinistra' Frontalis . Sagitalis. Supe.ior . Inferior. Extemus r Intemus. Superficialis . Profundus. Median . Paramedianr Transversalis ' Longitudinalis

  • OSTEOLOGI

    I. COLTIMNAVERTEBRALIS

    Struktur Umum pada 0s Vertebme :. Corpus vefiebrae! PfocssusTransvet$rs. Procassus Spinosus

    A. Vertebrae cenicalesStru(tur Khusus pada vert. ceryicalis I Foramen TmnsveasumStruLtur Khusus pada V.cervicalis U : Dens epishopheus

    B. Ve rle brae t horacales. Fovea costalis transve$alis. Fovea costalis corporis

    C. Vefiebrae lambales. Processus mammilaris

    D. Vertebrae sacrules. Forafiina sacralis anterior & posteriorI Crista sacralis media & lateralis. Canalis & hyatus sacmlis' Facies audcularis

    lI. cosrAxr Capit lum costar Sulcus costae. Costae I

    ITL STERNUM1. Marubdum stemi2. Co.pus sterni

    IV. SKELETON EXTREMITAS CRANIALIS

    A. Cing um 6bemilas sapefior1. Scapula:

    r Cavitas gleroidalis. Spilra scapulaer Acronuon. Prccessrs corccoideus

    2. Clavicula:. Extremitas stemalis. Extermitasacromialis

  • B. Skeletun qbemita$ $utrEriot liberae1. Humer'us :

    . Caput humei

    . Collum anatomicum' Epicondylus medialis. Epicondyluslateralis. Fossa olecrani' Capitulum humerit Trochlea humeri. Fossa coronoidea

    Radius :. Capitrlum radii. Fovea capituli mdii. Procssus styloideus

    Ulna :. Olecralon. Incissuraseailunaris. Incissura mdialis. Capitulun uloae. Processus sqr'loideus

    Ossa carpalia :

    V. EXTREMTIAS CAUDALIS

    A. Cingulum stremitis infeliar1. Os coxae

    . Actabulum' Foramen obtuatorium

    2, 0s ilium :. Crista iliaca' Facies auricularisr Lina arcuata. Spina triaca Anterior Supedor (SIAS)

    3. Os ischi[m i. Incissura ishiadica major. lncissura ishiadica minor

    4. Os pubicum :. Tuberculum pubicum

    B. Skeletan extemi as iaJeior fiberae1. Os femur:

    . Caput femorisr Troclanter major. Trochanter minor. Condylus medialis. Condylus lateBlisr Facies patellaris

    2. Os tibia I. Cordylus medialis. Coadylus lateralis

    3.

  • . Tuberositas tibiaer Malleolus medialis

    Os fibula. Capihdum fibulae. N{alleolus latenlis

    Os tarsatiar Os talus. Os calcaneus

    CRANruM1. Os.occipitale :

    2.3 .

    4 .5.

    6.7.

    8.9.

    8.

    r Fommen magtrum. Condyl$ occipitalisOs.tempomle :Os.sphenoidale:. Sela tursicaOs.ftontale :Os.ethmoidale:. Lamina cribrosaOs.parietaleOs.maxilla :

    Os.mandibula :. Ccrpus mandibulae. Angulus mandibulae. Ramus mandibulae :

    o hocessus coroindeuso Processuscondyloideus

    Os.nasaleos.zygomaticum

  • SISTf,MMUSCULAR

    I. OTOT EXTREMITAS CRANLA.LIS

    A . Regio Hameri & BrachiiRegio Humeri :

    . \4. delroidea I l)Regio kachii :

    l.Venhal :. M. biceps brachii (2). M. brachialis (3)

    2.Do$al iM. triceps hachii (4)

    B, Regio AnIeb4,chii Aaterior1. Kelompok superfcialis :

    . M. flexor carpi uharis (5)

    . M. pallaaris longus (6)r M. flexor carpi radialis (7). M. flexor digitonm superficialis (8). M. pronator teres*

    2. Kelompok profutrdus : *. M. flexor digitonm prolirndus. M. flexor pollicis longus. M. pro4ator quadrafus

    C. Regio Antebrachii PosteriorL Kelompok superficialis

    . M.brachioradiatis(9)

    . M. erlensor carpi mdialis loqus

    . M. extensor carpi radialis brevis

    . M. exrensor digilorun communis

    . M. e)derrsor digiti miaimio M. extensor carpi ulnaris. M. ancotreus

    2. Kelompok proiindus *. M. $rpioator. M. abductor pollicis longus. M. extensor pollicis longus. M. extellsor indicis

    D. Regio Manns1. Otot-otot thenar *

    . M. abductor pollicis brevis

    . M flexor pollicis hevis

    . M. opponens pollicis *

    . M. adductor pollicis *2. Otot-otot h'?othenar *

    . M. palmaris brevis

    . M. abductor digiti minimi

    . M. opponens digiti minimir M. flexor digiti minirni brevis

  • II. OTOT EXTREMITAS CAUDALIS

    A. Regio Glatear M. gluteus maxinus ( I 0)' M. gluteus medius (l l). M. Piriformis *r Mm. Gemmeli t. M. tensor fascia lata

    B. Regia fenurris a terior. M. vastus lateralis (12). M. vastus medialis(l3). M vastus intermedius (14). M. rcctus femoris (15)r M. sarlorius (16)' M. psoas (17). M. pectheus (18). M. adductor loqus (19). M. adductor magnus (20). M. gracillis (21)

    C Regio Fetais Po$tefiot. M. semitendirosus (22). M. serlimembrarosus (23). M. biceps femoris (24)

    D. Regio Cturis. Kompartemen Aaterior :

    l. M. tibialis a0tedor (25)2. M. extensor digitorum longus3. M- extensor hallucis longus

    r Kompafiemen Peroneal/ lateral : +l M. perooeus longus2. M. peroneus brevis

    r KompartemenPosterior:o Superficial:

    L M. gasfocnemiDs (26)2. M. soleus3. M. plantaris

    o Proflurdus: *4. M. flexor hallucis lotrgus5. M. flexor digitorum longus6. M. tibialis posterior

    E, ,Regio Pedi.s *. M. digitoftm brcvis. M. abductor halhrcis. M. abductor miqimi. M. flexor digito.um brevis

  • III. OTOT WAJAH DAN LEHER

    L Otot lYajah. M. liontalis *r M. orbicularis oculi (27)o M. nasalis (28). M. orbicularis oris (29)r M. masseter (30)

    2. Otot Leher. M. stemocleidomastoideus (31). Musculus infrahyoid :+

    o M. stemohyoido M. stemothlroido M. tb].rohyoido M. omohyoid

    . Musculus suprahyoid :*o M. digastricuso M. mylohyoido M. stylohyoid

    W. OTOT TIIORA-X, ABDOMEN, PTINGGI]NC1. Otu t Thorax

    . M. intercostalis extema et intema (32)

    . M. pectoralis major (33)

    . M pectomlis minor *

    . M. seratus anterior (34)2. Otat Abdohen

    . M. rectus abdominis (35)

    . M. obliqurls extemus abdomiris (36)

    . M. obliquus intemus abdominis (37)

    . M. obliquus transversus abdomirfs (38)3. Otot Punggang

    . M. tapezius (39)o M. latissimus dorsi (40). M. rhonboideus major et minor *. M. levator scapulae *. N{ supraspinatus *. M. illfraspirlatus *. M tercs minor *. N4 teres major *

  • SISTEM SYARAF

    l Csbang Plexus Brachialis : carilaho N. musculocutaneus (41). N Axillaris 4(2). N. Radialis (43). N. MediaDus (44). N. Ltrnaris (45)

    II. Cabang Plexus Lumbalis : carilah. N. Femoralis (46). N. Obtu"lorius (47)

    III. Cabang Plenus Sacralis : carilah. N. ischiadicus (48) : N. tibialis (49)

    N. peroneus communis :. N. peroDeus superficialis. N. peroneus proflrndus

    SISTEM KARDIOVASKULAR

    1. JANTT]NG,4 Slruhttrr laar Janar g :x pericardium (1). basis cordis (2), apex codis (3). at ium sinisha et dextra (4). audculun sidsha et dsftra (5). ventdculus sinisfta et de!t".(6)B. Atrium derter :

    . mm.pectindi (7)

    . vahula afioventdcularis dexter ( tdcuspidalis ) (8)C. Venbicuh.s derter :

    . trabeculae camae (9)o mm. Papillares (10). val\,,ula semilunaris pulmona.lis (11) :

    D. Atrium sixistet :. imn.pectinati. vah,ula aaiovetrtricularis sinister ( va.lwla mitalis ) (12)

    E. Venticulu$ siaister :. \tslvula semilmaris aortae (13):. trabeculae carnaer chorda tendinae (14). N,kn. Papillarcs

  • F. Pembuluh darah jantung :o A. Coronaria dextra (15). A. Coronaria sinisha (16)

    2. Cabatrg Arcus Aortaa. 1 runkus brachiocephalicus

    . A. subclavia dextra (17)

    . A- carotis communis dexta (18). A. carctis htema (19). A. carotis extema (20)

    b. A. carctis commuds sinistra (21)c. A. subclavia siflistra (22)

    f,. Arteri Axillaris {23)4. Arteri hachialis (24)5, Arteri Ulnaris (2O6. Arteri Radialis (26)7. Aorta Thoracalis (27)S.Aorta Abdominatis (28)

    Cabang aorla Abdominalis I A, Iliaca comrrstnb (der.tq et ltirrifira) | (29)- A. Iliaca extema (dextra et sinista) (30)- A. Iliaca htema (dextra et si4istra) (31)

    9. Arteri Femoralis (32)10. Arteri Poplitea (33)11, Arfri Tibialis anterior (34)+ berlaqiut meDjadi A. DoNalis pedis12. Ateri Tibialis posterior (35)13. SISTEM VENA :

    . V. cephalica (36): bermuara pada V. subclavia

    . V. basilica (3?) : bemuara pada V. d{illadsr V. Mediana cubiti (38). V. Saphena nagtra (nedial) (39l. V. Saphena parva 0aterat) (40)r V. Cava irferior (41)r V. Cava superior (42). V. Azygos (43). V. jugularis extema (44). V. jugularis intema (45)

    l0

  • SISTEM RESPIRASI

    I. LARYNX

    1- Ruangan pada laryG :. Ca\'um larlalgis supelior/ Vestibulum larlngis. Carum laryngis media,r VentriculLrs laryngis. Calun larytrgis inferio/ Cavun iatraglotidis

    2. Pintu pada larylx :. Aditus lar],rigeus. Rima vestibuli. tuma glotidis

    3. Plica vestibuli / pita suam palsu4. Plica vocalis/pita suara sesunggub-oyi5. Cartilago Larlo-r :

    r Epiglottis. Cart. thlroid. Cart. cricoid

    II. PARU-PARU

    A. STRUKTUR LUAR PARU :. Plerna parietalis : melekat pada dinding thomx. Pleua visceralis : mglekat padajarhgan parnchlm paru. Bifi[catio trachea. Facies costalis. Faciesdiaphragmatica. Facies mediastioalis. Pulmo dexter I

    A. Lobus supriorB. Lobus mediusC. Lobus inferiorD. Facies costalis :

    . Fissma horizontalis : antara lobus superior dan medius

    . Fissua obliqua : antaxa lobus medius datr infriorE. Facies mediastimlis

    r Pulmo sinister !A. Lobus supe orB. Lobus inferiorC. Facies costalis i

    . Fissura iltarlobaris :

    . Fissura obliqua : adara lobus superior dan inferiorD. Facies mediastina.lis :

    B. HILLUS PIJLMONUM

    r Pulmo dexter:. Bronchus lobaris superior (broncus eparterial). a. Pulmonalis. v. pulmonalis

    11

  • . bronchus loba.ris medius

    . brcnchus lobaris inferior. Pulno sinislgr :

    . a. PuLnomlis

    . v Pulmonalis

    . brotrchus lobaris superior

    . bronchus lobads inferior

    C. BRONCIIIAL TREE1. Trachea2. Bronchus pdmarius dexter

    . Bronchus lobads supdoro Bronchus lobaris medius. Brcnchus lobads infedor

    3. Ihonchus primarilrs sinistero Bmnchus lobaris supedorr Bronchus lobaris iuferior

    t2

  • SISTEM DIGESTIVUS

    I. PHARYNX

    .d Ruangan pada pharynx :a Nasopharynr

    i. Tonsila pharyngeus : pada atap nasophaDDxii. Aditus tuba auditiva : pada dinding lateml nasopharlnx

    a Oropharyft:i. Isthmus faucium:

    a. ArcuspharytrgopalatimEnb. Arcus glossopalatinumc. Fossa tonsillaris : To1$ila palatim

    ii. Palatum molle : urulaiii. Radix lingua:

    . Papillae lingua: Papilla circum valatae

    . Foramen caecumr Tonsila lingualis

    o Laryngopharyr* : Aditus laryageus

    D. Nerius. N. vagus (N.E. N. glossopharyngeus (N.DO

    II. CASTf,R O'ENTRICULUS). Cardiac I berbatasan dengan oesophagus, mencegah refluks isi lambung ke

    oesophagus. Fundus. Corpus. $'lorus ) M. sphincter pyloricus : metgendalikan pengosongan isi

    lambung ke duodenum. curvatora lrajof. CuJvatom minor

    III. INTESTINUM TENUEr Duodenum ) bermuara ductus choledochus dan ductus pa.lcreaticus major

    yang bersama-sama masuk duodenu! lewat papilla duodenummajods (Vatery) dergar suatu sphiocter yang disebut phincteroddi

    Villl intestinales dar plica semictcrlaris. Jeienlun -l

    . lleum J

    * Jelaskan tentang perbedaan jeje$nn dar ileum I

    t3

  • IV. INTESTINUM CRASSUMo Caecum ) appendil vermifonniso ColoD ascerdeIlso Colon traNversumo Colon descendenso Signoido Recftuno Canalis analis ) M. sphinqer ad

    V. HEPAR. LobBS deder. Lobus sinister. Lobus caudatus. Lobus quadratus. Poft hepatis (berisi ductus hepatic, vera port4 a- hepatis)

    !'I, I'ESICA FELEADuctus cysticus (membawa emped! dari vesica feltea) beabung dengan ductushepaticus menjadi ductus biliaris communis/ductus choledocus masuk keduodenum

    VII. PANCREASDuctus panqeaticus major (Wirsugi) dar minor ) rnasuk ke duodenum

    VIII. LIENPelajad tepi-tepinya, pennukaamy4 dan pofia liena.lis

    * Pelajarilah pembagian regio pada Abdomen :1 Pembagiatr 4 regio

    Pembatas : garis tegak lurus yang melewati umbilicus sebagai pusahyaa. Regio kuadral kanan atasb. Regio hndran kaoan bawahc- Regio l-uadran kiri atasd. Regio kuadmn kid bawah

    2. Pembagian 9 regioPembatas : 4 garis imajiner dengan 2 garis sagital yang membagi dindingabdomen menjadi 3 bagian secam vertical, dan 2 garis horizontal yatgditarik dari kedua ujurlg cartilage costae X dan kedua tuberculum ciistailiacaa. Reglo hlpochonddca sinisterb. Regio epigastdcac. Regio hlpochonddca dexterd. Regio lumbalis sinistere. Regio umbilicalisf Rgio lumbalis dexterg Regio iliaca sinisterh. Regio srLprapubica,ft)?ogasnicai. Regio iliaca dexter

    l 4

  • SISTEM UROPOETIKA

    I. CAVT]M PELVISMerupakao kelanjutan calum abdomen.Carilah alat-alat yang tedapat pada carum pelvis :L. Ureter2. Vesica urinaria3. Rectun

    II. PERINEUMOrieftasi :1. Slprnphisis pubis2. Os. Coccygeus3. Tr$er ischiadicum4. ADus5. Os. Saqum

    Perhatikan batas-batas dan isi dari :L Trigonrun Urogenitalis di sebelah ventral2. Trigonum analis di sebelah donal

    IV. TRAKTUS TIRINARIUS

    A. Ren I. Fasciarenalis. Capsr a adiposa / perirenal fat. Capsula fihosa

    Strultrr ren :. Hillus renalis. Pelvis renalis. Cabx major. Cal)t( mitror. P]ramida renalis. Colhmtna reftlis. Medulla renalis. Codex rcnalis

    B. Ureter i peftatikatr pedalanannyaSebutkan 3 Lernpar lerjadirya penyempiran ureter :b

    15

  • C. Vesica urinaria :. APex. Basis. Pe1mrikaan superio.. Permukaan inferolateral. Pennukaan dalam I

    . Rdggae : menghilang dalam keadaan distensi 'r Trigonum Leutadi i dibentuk oleh 2 ostiulD urete. da]I I ostiun uetlua

    intema, dengan pennukaan iralus tanpa ruggae

    D. Urethrr

    t6

  • SISTEM GENETALlA

    I. GENITALIA MASCULINA

    1, Scrotum. Lapisan :kulit & tunica dartos. Isi i testis, epidydimis, & sebagian ludculus spermaticus

    * Isi iuiculus spermaticus:ductus deferens, A. testicularis (A. spennatica intema), pl. pampinifornis, A.cremaste.ica (A. spermatica exterla), pembuluh l)mphe, R genitalis n.genitofemoralis.

    2. Testis. Polus supe.ior dan inferior. Facies latemlis dan 1nedialis. Margo antedoi dan posterior () pedoman posterior: epidydimis & bagiat

    caudal fimiculus spermaticus). Epidydimis ) caput, corpus, cauda. Tunica lagimlis (lamim parietalis & lamina visceralis). Tunica albuginea

    3. Ductus deferens > diil-uti mulai epidydirnis sampai pemtukaan posterior vesicaurinaria ) bergabuog denga kontalateralnya, dan [kurann]" rnenge{il.

    4. Vesicula seminalis ) donal \tI. Ductus vesicula seminalis bergabung detgan ductus

    deferens membenfirk ductus ejaculatorius dall bemuarapada dinding posterior urethra pafi prostaticus.

    5. Glandula prostata ) antara VU datr diaphragma UG. Ductuli prostatici (>20 buah) bemuara pada dinding posterior

    urethm pars postaticus6, Penis

    Terdiri dari 3 bagiar:l. Radix penis2. Corpus penis

    a. Corpora cavemosa penisb. Corpora spongiosa penis / Corpo.a cavernosa uretbrae

    3. GlaN penisa. Collumb. Corona

    Carilah : A/V,rN. dorsalis penisOrifi cium uretbme extmuln

    17

  • II. GENITAILA FEMININA

    1. Genitalia Extrna. Labia majora. Labia minora ) kedua paxs lateralis bertemu di cralial ) preputium ditoridis. Clitoris. Vestibulun vaginae. Orificium ueduae extemun. htloitus vaginae. Bulb$s vestibuli ) sisi iateral introitus vaginae

    r Glandula vestibularis major (Bartholini)2. Genitalia Interna

    a. Ovarium. Ekstremitas tubarius. Ekstremitas uterina. Mesovariurn ) dilalui A- ovarica dan R. ovadi a. uterina. Lig. ovarii propria. Lig suspe[sodum ovarii ) dilalui A/V. ovarica dan plexus nervosus or,aricusb. Tuba uterinao Pars uterina ) bagian tuba yary be{alan di dinding uterus. Isthmus. Anpulla. Infimdibulum ) lubang: ostiurn abdominalis (,alar masuk olum ke dalan

    tubae). Mesosalphldx

    o R tubarius a. uteri[ao R tubadurn a. ovarica

    c. Utaus. Fundus. Isttmus I

    ^a. Lorpus ). Portio vaginalis uteri. Orificium uteri extemum. Cervix uteri. Fomix vaginae. Lig. latum uteri

    d. Vagina ) dindingnya terdapat rugae (keculai pada multipara &postmenapause)

    Pada wanita hamil metryatu membentuksegmen bawah rahim (SBR)

    18


Recommended