Home >Documents >pertumbuhan jombang

pertumbuhan jombang

Date post:07-Jan-2016
Category:
View:14 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
pertumbuhan ekonomi kabupaten jombang
Transcript:
  • PENENTUAN STRATEGI PENGEMBANGAN SUB SEKTOR EKONOMI UNGGULAN DI KABUPATEN JOMBANG DENGAN PENDEKATAN METHODE LOCATIEN QUOTIEN DAN

    ANLYTICAL HIRARCHY PROCESS ( AHP ).

    Hindar Wibowo, Udi Subakti Ciptomulyono, dan Moses Laksono Singgih

    Program Magister Teknik Studi Pembangunan Arsitek

    Institut Teknologi Sepuluh Nopember ITS Surabaya

    Kampus, ITS Sukolilo, Surabaya Indonesia 6011

    Email : [email protected]

    Abstrak

    Salah satu tujuan kebijakan regional Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang adalah

    meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat secara adil dan

    merata.Oleh sebab itu perlu adanya perencanaan pembangunan yang optimal dengan fokus pada sub

    sektor ekonomi unggulan, sektor tersebut harus didukung dengan PDRB cukup tinggi serta mampu

    menyerap tenaga kerja yang banyak. Dengan menetapkan strategi pembangunan berdasarkan sektor

    ekonomi unggulan, strategi pengembangan sub sektor ekonomi unggulan diharapkan mengembangkan

    pertumbuhan ekonomi lebih optimal sehingga tecapai tujuan pembangunan daerah.

    Dalam penelitian ini akan dikaji bagaimana menentukan sektor basis ekonomi, sub sektor ekonomi yang diunggulkan dari sektor basis ekonomi terpilih berdasarkan kriteria pembangunan secara umum. Selanjutnya ditentukan strategi prioritas pengembangan sub sektor ekonomi yang diunggulkan yang bisa dikembangkan di Kabupaten Jombang.

    Penelitian ini mengusulkan sub sektor unggulan terpilih berdasarkan kriteria ekonomi, strategiks, sosial, dan pembangunan yang berwawasan lingkungan. Wilayah penelitian ini di Kabupaten Jombang, dengan menggunakan data kuantitatif PDRB Jawa Timur dan PDRB Kabupaten Jombang, dan data kualitatif dengan menggunakan informasi dari pengambil kebijakan dari instansi pemerintah terkait. Metode penelitian yang digunakan adalah Location Quotion, Analytical Hirarchy Process ( AHP ) dan Analisis SWOT.

    Dari penelitian ini akan diperoleh perumusan strategi pengembangan sub sektor ekonomi unggulan di Kabupaten Jombang.

    Kata kunci: Penentuan Strategi Pengembanagn Sub Sektor Ekonomi

    Unggulan, LQ, AHP, dan SWOT.

  • PENDAHULUAN Latar Belakang Penelitian Pembangunan bertujuan untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan secara adil dan merata juga meningkatkan pelayanan kesempatan kerja serta kestabilan ekonomi. Sasaran kemakmuran yaitu kemakmuran wilayah maupun kemakmuran masyarakat.

    Walaupun pertumbuhan ekonomi cenderung naik akan tetapi selama sepuluh tahun struktur ekonomi belum banyak bcrubah. Dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jombang masih mengalami keterbatasan dan kendala kendala antara lain membutuhkan dana cukup besar sementara dana yang tersedia terbatas, sumber daya terbatas, penyebaran sektor yang belum merata dan baik dalam perencanaan ekonomi masih belum jelas ditinjau dari metodologi yang benar seperti mengembangkan sektor yang, kurang tepat dan tidak terukur sehingga arah pembangunan sektoralnya meleset.

    Tujuan Penelitian

    Menentukan sektor ekonomi basis dalam mengembangkan ekonomi daerah kabupaten jombang.

    Menentukan prioritas sub sektor ekonomi yang diunggulkan dengan memperhatikan kriteria-kriteria pembangunan ekonomis secara umum.

    Menentukan strategi pengembangan sub sektor ekonomi yang diunggulkan kabupaten Jombang.

    Manfaat Penelitian

    Sebagai kajian untuk membantu Pemerintah Daerah dalam rangka kebijakan pengembangan sektor ekonomi di Kabupaten Jombang.

    Memberikan arahan / rekomendasi bagi Pemerintah Daerah pengembangan sektor ekonomi di Kabupaten Jombang.

    Memberikan arahan konsep dan metodologi untuk mencari dan strategi sektor ekonomi unggulan basis potensi di Kabupaten Jombang.

    Lingkup Penelitian

    a) lingkup wilayah Lingkup wilayah penelitian ini hanya dibatasi pada kebijakan pengembangan sektor

    ekonomi di Kabupaten Jombang. b) Lingkup bahasan

    Substansi penelitianini hanya dibatasi pada kebijakan pengembangan sektor ekonomi di kabupaten Jombang.

    Pemilihan prioritas pengambilan sektor-sektor usaha potensial dilakukan dengan mempertimbangkan kebijaksanaan Pemda Kabupaten Jombang.

    Kerangka Penelitian

  • Kerangka Penelitian adalah alur pengerjaan dari suatu penelitian dari

    awal hingga akhir.

    PENENTUAN STRATEGI KEBIJAKAN SUB SEKTOR EKONOMI UNGGULAN DI KABUPATEN JOMBANG

    DENGAN PENDEKATAN METHODE LOCATION QUOTION DAN ANALYTICAL HIRARCHY PROCESS

    Latar Belakang

    Penentuan Kebijakan pengembangan prioritas sub sektor belum mendalam Dana pemerintah terbatas Diperlukan Pengembangan sub sektor unggulan Perumusan Masalah

    Bagaimana menentukan sub sektor ekonomi unggulan basis sebagai prioritas pengembangan Bagaimana Menentukan strategi Kebijakan pengembangan sub sektor ekonomi unggulan basis yang bisa sesuai dengan kondisi

    Jombang

    Tujuan Penelitian

    Menentukan sektor prioritas dalam mengembangkan ekonomi daerah Kab.Jombang dengan dasar evaluasi pilihan sektor basis.

    Kepustakaan:

    Buku buku literatur Jurnal

    Pengumpulan Data

    Data sekunder : PDRB, Susenas, Renstra Kab. Jombang, RPJPD 2005-2025 Kab. Jombang

    Data Primer : Data Survey Responden

    Analisis SWOT

    Elemen-elemennya : S( Strengths/ kekuatan ), W (Weaknesses/kelemahan/ masalah), O(Opportunities/kesempatan/peluang),

    T( Threats/ ancaman/ hambatan)

    Pendekatan / Model Analisis :

    a) Melakukan review terhadap teori LQ >1 sektor basis , LQ < 1 sektor non basis dan LQ=1 b)Mengumpulkan data sekunder berupa data tercukupi sektor tertentu PDRB Kab.Jombang dan PDRB Propinsi d) Setelah didapatkan sector basis dengan LQ > 1 Jawa Timur terbesar kemudian dicari sub sector unggulan c)Mencari sektor Basis dengan menggunakan e) Untuk mencari sub sector unggulan dengan AHP LQ sebagai berikut :

    LQ = rii

    r EExEE // i) Penyusunan Hierarki dengan menentukan kriteria, sub kriteria

    irE = PDRB sektor i di daerah r dan alternatif

    iE = PDRB sektor i di wilayah penelitian ii) Penetapan Prioritas , dengan nilai peringkat tertinggi E = PDRB wilayah penelitian iii) Konsistensi , dengan syarat Nilai Konsistensinya harus 10 %

    Er = PDRB total daerah r atau kurang

    Pengembangan Strategi Sub Sektor ekonomi Unggulan

  • Hasil dan Pembahasan

    Tabel Location quotion ( LQ ) Sektor ekonomi Tahun 2009 di Kabupaten Jombang

    Sektor PDRB Jatim PDRB Jombang

    LQ Keterangan

    1. Pertanian

    2.Pertambangan&Penggalian

    3.Industri Penglahan

    4. Listrik Gas dan Air bersih

    5.Bangunan

    6.Perdagangan,Hotel&Restoran

    7.Pengangkutan&Komunikasi

    8.Keuangan,Persewaan&Jasa

    Perusahaan

    9.Jasa Jasa

    112,163,509.09

    14,834,942.32

    191,878,803.44

    12,463,640.10

    23,292,444.27

    201,415,137.48

    38,932,217.82

    32,559,698.60

    56,690,541.12

    3,704,314.69

    177,216.67

    1,487,150.16

    128,756.65

    319,771.82

    4,293,503.71

    470,676.32

    466,926.40

    1,403,182.20

    1.81

    0.66

    0.43

    0.57

    0.75

    1.17

    0.66

    0.79

    1.36

    Basis

    Non Basis

    Non Basis

    Non Basis

    Non Basis

    Basis

    Non Basis

    Non Basis

    Basis

    Total 684,230,934.24 12,451,498.62

    Dari Tabel Terlihat nilai LQ lebih besar 1 ( LQ > 1 ) tertinggi di Sektor Pertanian sebesar 1.81 dan terendah sektor Industri sebesar 0,43. Dilihat dari tabel persentase penduduk laki- laki dan perempuan usia 10 tahun keatas yang bekerja menurut sektor ekonomi di Kabupaten Jombang Tahun 2009 (sumber: BPS) penyerapan tenaga kerja Penyerapan tenaga kerja tertinggi sektor pertanian sebesar 30,21 % , urutan kedua sektor perdagangan sebesar 25,79 %, urutan ketiga sektor jasa sebesar 13,39 % dan terendah sektor listrik, gas dan air sebesar 0,24 %.

    Terlihat nilai koefisisen location quotion tertinggi pada sektor pertanian sebesar 1,81 dan persentase penyerapan tenaga kerja juga pada sektor Pertanian sebesar 30,21 % sehingga prioritas sektor ekonomi unggulan basis dipilih sektor pertanian untuk dianalisa selanjutnya sesuai dengan tujuan untuk mendapatkan sub sektor pertanian dengan metode Analytical Hirarchy Process.

    Penghitungan/ Penetapan Sub Sektor Ekonomi dengan Methode Analytical Hierarchy Process( AHP )

    Setelah mendapatkan sub sector basis yaitu sektor pertanian maka dilanjutkan mencari sub sektor ekonomi yang diunggulkan. Untuk mendapatkan sektor ekonomi yang diunggulkan , maka selanjutnya menentukan responden untuk diwawancarai dengan menggunakan kuesioner pada lampiran. sehingga mendapatkan data yang benar dan representative. Responden diambil dari pengambil kebijakan di Kabupaten Jombang yang faham tentang pembangunan Jombang.

  • Penyusunan Hierarki

    Diperoleh dari hasil perhitungan LQ yang menjadi faktor basis unggulan adalah sektor pertanian ( LQ=1.81). Dengan demikian perlu dicari sub sektor dari pertanian yang akan dikembangkan. Untuk itu berikut ini diperlukan penetapan prioritas sub sek

Embed Size (px)
Recommended