Home >Documents >Peraturan & regulasi 2

Peraturan & regulasi 2

Date post:14-Aug-2015
Category:
View:224 times
Download:5 times
Share this document with a friend
Transcript:
  1. 1. PERATURAN &REGULASI 21. Azka Maulana Dwiputra2. Fajar Sultani3. M. Najiulloh Alamuddin
  2. 2. UU No.19 Tentang Hak Cipta Ketentuan Umum Lingkungan Hak Cipta Perlindungan Hak Cipta Pembatasan Hak Cipta Prosedur Pendaftaran HAKI
  3. 3. Ketentuan Umum Hak cipta merupakan salah satu jenis hak kekayaan intelektual, namun hak ciptaberbeda secara mencolok dari hak kekayaan intelektual lainnya (seperti paten, yangmemberikan hak monopoli atas penggunaan invensi), karena hak cipta bukanmerupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu, melainkan hak untukmencegah orang lain yang melakukannya. Di Indonesia, masalah hak cipta diatur dalam Undang-undang Hak Cipta, yaitu,yang berlaku saat ini, Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002. Dalam undang-undang tersebut, pengertian hak cipta adalah "hak eksklusif bagi pencipta ataupenerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya ataumemberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasanmenurut peraturan perundang-undangan yang berlaku" (pasal 1 butir 1)
  4. 4. Lingkungan Hak CiptaLingkup hak cipta diatur didalam bab 2 mengenai LINGKUP HAK CIPTA pasal 2-28 : Ciptaan yang dilindungi (pasal 12), Ciptaan yang dilindungi adalah Ciptaan dalam bidangilmu pengetahuan, seni, dan sastra, yang mencakup: buku, Program Komputer, pamflet,perwajahan (lay out) karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lain, ceramah,kuliah, pidato, dan Ciptaan lain yang sejenis dengan itu, alat peraga yang dibuat untukkepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan, lagu atau musik dengan atau tanpa teks,drama atau drama musikal, tari, koreografi, pewayangan, dan pantomim, seni rupa dalamsegala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, seni pahat, seni patung,kolase, dan seni terapan, arsitektur, peta, seni batik, fotografi, sinematografi, terjemahan,tafsir, saduran, bunga rampai, database, dan karya lain dari hasil pengalihwujudan. Ciptaan yang tidak ada Hak Cipta (pasal 13), hasil rapat terbuka lembaga-lembaga Negara,peraturan perundang-undangan, pidato kenegaraan atau pidato pejabat Pemerintah, putusanpengadilan atau penetapan hakim atau keputusan badan arbitrase atau keputusan badan-badan sejenis lainnya.
  5. 5. Perlindungan Hak CiptaPerlindungan hak cipta pada umumnya berarti bahwa penggunaan ataupemakaian dari hasil karya tertentu hanya dapat dilakukan dengan ijin daripemilik hak tersebut. Yang dimaksud menggunakan atau memakai di sini adalahmengumumkan, memperbanyak ciptaan atau memberikan ijin untuk itu.
  6. 6. Pembatasan Hak Cipta Pembatasan Hak cipta, Pembatasan mengenai hak cipta diatur dalam pasal 14, 15, 16 (ayat 1-6), 17, dan 18. Pemakaian ciptaan tidak dianggap sebagai pelanggaran hak cipta apabilasumbernya disebut atau dicantumkan dengan jelas dan hal itu dilakukan terbatas untukkegiatan yang bersifat non-komersial termasuk untuk kegiatan sosial, misalnya, kegiatandalam lingkup pendidikan dan ilmu pengetahuan, kegiatan penelitian dan pengembangan,dengan ketentuan tidak merugikan kepentingan yang wajar dari penciptanya. Selain itu, Undang-undang Hak Cipta juga mengatur hak pemerintah Indonesia untukmemanfaatkan atau mewajibkan pihak tertentu memperbanyak ciptaan berhak cipta demikepentingan umum atau kepentingan nasional (pasal 16 dan 18), ataupun melarangpenyebaran ciptaan yang apabila diumumkan dapat merendahkan nilai-nilai keagamaan,ataupun menimbulkan masalah kesukuan atau ras, dapat menimbulkan gangguan atau bahayaterhadap pertahanan keamanan negara, bertentangan dengan norma kesusilaan umum yangberlaku dalam masyarakat, dan ketertiban umum (pasal 17). Ketika orang mengambil hakcipta seseorang maka orang tersebut akan mendapat hukuman yang sesuai pada kejahatanyang dilakukan.
  7. 7. Prosedur Pendaftaran HAKISesuai yang diatur pada bab IV Undang-undang Hak Cipta pasal 35, pendaftaran hakcipta diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI),yang kini berada di bawah [Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia]. Penciptaatau pemilik hak cipta dapat mendaftarkan langsung ciptaannya maupun melaluikonsultan HKI. Permohonan pendaftaran hak cipta dikenakan biaya (UU 19/2002pasal 37 ayat 2). Penjelasan prosedur dan formulir pendaftaran hak cipta dapatdiperoleh di kantor maupun situs webDitjen HKI. "Daftar Umum Ciptaan" yangmencatat ciptaan-ciptaan terdaftar dikelola oleh Ditjen HKI dandapat dilihat olehsetiap orang tanpa dikenai biaya. Prosedur mengenai pendaftaran HAKI diatur dalambab 4, pasal 35-44.
Embed Size (px)
Recommended