Home >Education >Pentingnya santun berbahasa ( Teks Negosiasi Bahasa Indonesia kelas x )

Pentingnya santun berbahasa ( Teks Negosiasi Bahasa Indonesia kelas x )

Date post:15-Apr-2017
Category:
View:1,154 times
Download:7 times
Share this document with a friend
Transcript:

PENTINGNYA SANTUN BERBAHASA

PENTINGNYA SANTUN BERBAHASA

DEFINISI SANTUN BERBAHASA

Berbahasa indonesia yang santun adalah menggunakan bahasa Indonesia dengan budi bahasa yang halus, nilai rasa yang baik, dan penuh kesopanan serta menghindari konflik dengan lawan bicara

Contoh kalimat tidak santun dalam negosiasiorang itu bodoh, mau dinasihati bagaimana pun juga tidak akan mengerti.

jika terus begini, lama-lama bisa membuat karyawan mampus.

jangan sampai bermasalah dengan polisi, apalagi sampai dibui.

karena dia sedang bunting, tidak apa-apa lah saya berikan keringanan.

bagaimana dengan karyawan yang lain? Tidak minggat kan?

Santun Berbahasa di Kalangan RemajaMengapa santun berbahasa di kalangan remaja itu penting ?

Banyaknya ditemukan kasus terjadinya ketidakharmonisan dan kesalahpahaman antara remaja dengan orang di sekitarnya (terutama orang yang lebih tua), seharusnya membuat kita sadar bahwa berbahasa dengan santun itu penting. Sebagai makhluk sosial, remaja tidak hanya akan bersosialisasi dengan teman sebayanya tetapi juga dengan orang yang lebih tua, maka dari itu sebagai remaja juga harus belajar berbahasa yang santun.Jika remaja bisa menggunakan bahasa yang santun maka akan tercipta saling pengertian antarindividu. Maka kesalahpahaman dan ketidakharmonisan dalam bersosialisasi bisa dihindari.

Contoh Bahasa yang Tidak Santun dalam Kalangan Remajamenggunakan intonasi yang keras kepada lawan bicaranya terutama yang lebih tuamenggunakan kata yang tidak tepat (seperti menggunakan kata kamu kepada orang yang usia atau kedudukannya lebih tinggi)menggunakan kata-kata slank. menggunakan bahasa alay. Bahasa alay ini melanggar semua aturan penggunaan huruf besar dan kecil, mencampuradukan penggunaan huruf dan kata dalam penulisan kata, dan menyingkat-nyingkat kata tanpa memperhatikan kelaziman.

Penyebab ketidaksantunan berbahasa

a.Kritik secara langsung dengan kata-kata kasarKritik langsung dengan kata-kata kasar menyebabkan sebuah penuturan jauh dari skala peringkat kesantunan. Seperti pada kata payah sebaiknya diganti dengan belum bekerja maksimal.b.Dorongan rasa emosi penuturPada sebuah penuturan hendaknya penutur menjauhkan dari rasa emosi sehingga berkesan bahwa penutur marah kepada lawan tuturnya. c.Protektif terhadap pendapatProtektif terhadap pendapat sendiri dilakukan agar tuturan lawan tutur tidak dipercaya oleh pihak lain.d.Sengaja menuduh lawan tuturTuduhan yang dilayangkan kepada lawan tutur hanya berdasarkan kecurigaanya belaka tanpa disertai bukti yang nyata, maka akan membut tuturan menadi tidak santun. e.Sengaja memojokan mitra tuturPenutur biasanya melakukan ini agar lawan tutur menjadi tidak berdaya atas apa yang dikatakan penutur.

Pentingnya Santun Berbahasa

Mengapa seseorang harus membiasakan dirinya santun berbahasa, baik secara lisan maupun tulisan kepada orang lain?

Penghormatan kepada orang lain Dengan menggunakan bahasa yang santun, berarti seseorang telah menunjukkan sikap penghargaannya kepada orang lain serta memperlakukan manusia sebagaimana seharusnya manusia.HarmonisKehidupan yang harmonis antarindividu dalam masyarakat akan sulit tercapai jika anggota-anggota masyarakat tersebut tidak memiliki etika dan sopan santun berbahasa. Saling ejek, saling melontarkan kata-kata kasar, menghina, dan merendahkan lawan bicara dapat memancing emosi yang berujung pada perkelahian. Saling pengertianSantun berbahasa juga dapat menghindarkan terjadinya kesalahpahaman antara orang-orang yang melakukan kegiatan komunikasi tersebut.

Hal-Hal yang harusdihindaridalam bernegosiasi

Jangan memalukan, menghina, dan merendahkan lawan bicaraJangan menyombongkan, membanggakan, dan memuji diri sendiriJangan menunjukkan perasaan senang terhadap penderitaan , kemalangan, dan musibah orang lainJanganlah menyatakan ketidaksetujuan / ketidaksepakatan dengan lawan bicara

Hal-Hal yang harusdilakukandalam bernegosiasi

Berusaha membuat lawan berbicara senangBerusaha memberi pujian kepada lawan berbicaraMenunjukkan persetujuan kepada lawan berbicaraMenggunakan kosakata yang secara sosial budaya terasa lebih santun dan sopanMenggunakan kata mohon atau maaf untuk meminta bantuan, memerintah, atau melarangnyaMenggunakan kalimat tidak langsung dalam menyuruh

REALITA SANTUN BERBAHASA

Realita di masyarakat menunjukkan fakta generasi muda dan anak-anak ikut terkontaminasi pola tutur yang tidak santun. Ketidaksantunan bahasa seseorang sangat dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan, ekonomi, lingkungan sosial, teknologi dan juga keluarga.Dalam bahasa lisan, seorang remaja bisa dinilai tidak santun berbahasa jika menggunakan intonasi yang keras pada lawan bicara yang lebih tua, menggunakan pilihan kata yang tidak tepat atau menggunakan kata-kata yang kasar. Dalam bahasa tulisan, remaja bisa dinilai tidak santun berbahasa gara-gara menggunakan bahasa alay. Bahasa ini melanggar semua aturan penggunaan huruf besar dan kecil, mencampuradukkan penggunaan huruf dan angka dalam penulisan kata, dan menyingkat-nyingkat kata tanpa memperhatikan kelaziman

Pada zaman teknologi yang semakin maju, mulailah bahasa lisan ataupun bahasa tulisan menjadi semakin naik daun terutama dalam hal gaya berbahasa di jejaring sosial. Untuk itu bagaimana cara atau solusi mrengatasi lunturnya kesopanan dikalangan remaja?Menghindari salah pergaulanMemperluas wawasan dan pengetahuan untuk menyaring pengauh buruk dari lingkunganMengikuti pembinaan moral dan akhlakMeningkatkan iman dan takwaMelakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat positifPeran orang tua sebagai pembentukan karakter anak

PERTANYAAN1. Jika dalam suatu negosiasi,pihak anda tidak memenangkan negosiasi, yang tidak selayaknya anda lakukan adalaha. Menerima dengan sikap positifb. Memperjuangkannya lagi dilain kesempatanc. menghargai keputusan yang telah disepakatid. menyadari bahwa pihak anda memang masih banyak kekurangane. Mengusahakan jalan pintas yang licik

2. Berikut pernyataan yang tidak benar dalam bernegosiasi adalaha. Sebelum bernegosiasi orang yang bernegosiasi harus melakukan persiapanb. Pakailah segala cara untuk memenangkan negosiasic. orang yang bernegosiasi harus saling menghormatid. orang yang bernegosiasi harus mematuhi aturane. Usaha berdiskusi, tidak berdebat, dan menghindari konvrontasi percekcokan dan perseteruan

3. Dalam menyampaikan alasan negosiasa, diperlukan sikap-sikap berikut kecuali.......a. Arifb. Sabarc. tak mau kalahd. semangate. Pengertian

4. Hal-hal yang di hindari dan sebaiknya jangan dilanggar ketika berbicara santun kecuali......a. Jangan memalukan, menghina, dan merendahkan lawan biacara sehingga tersinggung dan sakit hatib. Jangan menyombongkan, membanggakan, dan memuji diri sendiri di hadapan lawan bicarac. jangan menggunakan kalimat tidak langsung dalam menyuruhd. jangan menunnjukkan kesaraan senang terhadap penderitaan, kemalangan, dan musibah yang dialami orang laine. Jangan menyatakan ketidak setujuan atau ketidak sepakatan dengan lawan bicar

5. Pernyataan yang tidak tepat dalam penyampaian pendapat dalam negosiasi adalaha. Menyampaikan pendapat yang dapat meyakinkan mitra bicarab. Meyampaikan pendapat dengan kalimat yang menarikc. menyampaikan pendapat dengan kalimat yang santund. menyampaikan pendapat dengan ucapan ucapan licike. Menyampaikan pendapat dengan argumentasi yang benar

TERIMA KASIH !Ada pertanyaan ?

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended