Home >Science >Pengukuran Beban Listrik

Pengukuran Beban Listrik

Date post:30-Jun-2015
Category:
View:480 times
Download:5 times
Share this document with a friend
Description:
Pengukuran Beban Listrik
Transcript:
  • 1. PENGUKURAN ELEKTRONIK DR. JAJA KUSTIJA, M.SC

2. PENGUKURAN ELEKTRONIK Pengukuran Alat ukur Ketelitian (accuracy) Ketepatan (precision) Sensitivitas (sensitivity) Resolusi (resolution) Errors 3. Pengukuran Membandingkan suatu besaran yang tidak diketahui harganya dengan besaran lain yang telah diketahui harganya. Alat ukur digunakan untuk keperluan pengukuran. Alat Ukur Instrumen untuk mengetahui harga suatu besaran atau suatu variabel.Prinsip kerja alat ukur harus dipahami agar alat ukur dapat digunakan dengan cermat dan sesuai dengan pemakaian yang telah direncanakan. Ketelitian (Accuracy) Harga terdekat suatu pembacaan instrumen dari variabel yang diukur terhadap harga sebenarnya sehingga tingkat kesalahan pengukuran menjadi lebih kecil. Ketelitian berkaitan dengan alat ukur yang digunakan pada saat pengukuran. Ketepatan (Precision) Tingkat kesamaan nilai pada sekelompok pengukuran atau sejumlah nilai dimana pengukuran dilakukan secara berulang-ulang dengan instrumen yang sama. Dalam hal ini yang harus diperhatikan adalah cara melakukan pengukuran. Contoh- contoh Masalah dalam ketepatan dan Ketelitian kesalahan paralax kesesuaian (conformity) jumlah angka berarti jumlah angka dibelakang koma untuk menyatakan hasil pengukuran Sensitivitas (sensitivity) Perbandingan antara sinyal keluaran/respon instrumen terhadap perubahan variabel masukan yang diukur. Resolusi (resolution) Perubahan terkecil pada nilai yang diukur dari respon suatu instrumen. Errors Penyimpangan variabel yang diukur dari nilai sebenarnya. 4. Sistem instrumentasi yang digunakan untuk melakukan pengukuran memiliki masukan berupa nilai sebenarnya dari variabel yang sedang diukur, dan keluaran berupa nilai variabel yang terukur seperti gambar berikut. 5. Prosesor sinyal merupakan elemen sistem instrumentasi yang akan mengambil keluaran dari sensor dan mengubahnya menjadi suatu bentuk besaran yang cocok untuk tampilan dan transmisi selanjutnya dalam beberapa sistem kontrol. Seperti pengondisi sinyal (signal conditioner) merupakan salah satu bentuk prosesor sinyal. 6. Secara umum sistem pengukuran dapat digambarkan sebagai berikut 7. Sensor Thermocouple Thermocouple adalah sepasang logam yang jenisnya berb yang kedua ujungnya disatukan (dengan solder) yang ak menghasilkan gaya gerak listrik (dalam satuan mV) jika ada perbedaan temperatur pada kedua titik sambungan tadi. 8. Fotovoltaic (Solar Cell/Fotocell) Berfungsi untuk mengubah sinar matahari menjadi arus listrik DC. Tegangan yang dihasilkan sebanding dengan intensitas cahaya yang mengenai permukaan solar cell. Semakin kuat sinar matahari tegangan dan arus listrik DC yang dihasilkan semakin besar. Simbol Solar Cell: Bahan pembuat solar cell adalah silicon, cadmium sullphide, gallium arsenide dan selenium. 9. Sensor LDR (Fotoconductiv families) 10. LDR (Light Dependent Reisistor) LDR (Light Dependent Resistor) Nilai resistansi pada LDR : Ada cahaya resistansinya = rendah Tidak ada cahaya resistansinya = besar 11. Aplikasi Sensor Cahaya LDR Q1 : Transistor BC107 atau BC 547 VR1 : Potensio 100 Kohm RL1 : Relay 9 Volt R2 : 47 Kohm BL1 : Lampu taman R1 : 1K Aplication in Robotic 12. Pengkondisian Sinya Pengkondisi Sinyal Ada 6 pengkondisi sinyal Penguat Filter Konverter Konverter Kompensator Diferensiator dan Integrator Elemen transmisi data 13. Macam-macam Penguat : 1. Penguat listrik (penguat operasi) : inverting, noninverting dll 2. Penguat mekanik (pengungkit atau tuas) 2. Penguat mekanik (pengungkit atau tuas) 3. Penguat hidrolik / pneumatik 4. Penguat optik Penguat Sinya 14. Macam-macam filter Low pass filter High pass filter Band pass filter Band pass filter Notch Filter Filter 15. Terima Kasih

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended