Home >Documents >PENGARUH DEWAN KOMISARIS, KOMISARIS INDEPENDEN, .Struktur kepemilikan perusahaan memiliki pengaruh

PENGARUH DEWAN KOMISARIS, KOMISARIS INDEPENDEN, .Struktur kepemilikan perusahaan memiliki pengaruh

Date post:10-Apr-2019
Category:
View:217 times
Download:1 times
Share this document with a friend
Transcript:

Jurnal Akuntansi FE UMRAH Page 1

PENGARUH DEWAN KOMISARIS, KOMISARIS INDEPENDEN, KOMITE

AUDIT, KEPEMILIKAN MANAJERIAL DAN KEPEMILIKAN

INSTITUSIONAL TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA) PADA

PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGE YANG TERDAFTAR DI BURSA

EFEK INDONESIA PERIODE TAHUN 2013 - 2016

Ramiyati

Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH)

Jln. Politeknik Senggarang, Tanjungpinang Kepulauan Riau 29115

Email : ramiyati42@yahoo.co.id

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Dewan Komisaris, Komisaris

Independen, Komite Audit, Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan Institusional

Terhadap Return On Asset Pada Perusahaan Food And Beverage Yang Terdaftar Di

Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2013-2016.Teknik pengambilan sampel

padapenelitian ini menggunakan purposive sampling.Metode analisa data yang

digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Adapun jumlah observasi pada

penelitian ini berjumlah 32 data dengan jumlah sampel terdapat 8 perusahaan dengan

tahun pengamatan selama 4 tahun.

Hasil ini menjelaskan secara bersama-sama (simultan) variabel Dewan Komisaris,

Komisaris Independen, Komite Audit, Kepemilikan Manajerial dan Kepemilikan

Institusionalberpengaruh dan signifikan terhadapReturn On Asset (ROA) yang

ditunjukan dengan nilai F hitung sebesar 5.153 lebih besar dari F tabel 2.590(5.153 >

2.590) dan nilai signifikan 0.002blebih kecil dari nilai signifikan 0.05 (0.002

b>0.05).

Sedangkan hasil penelitian secara parsial menunjukan Komisaris Independen (KI)

menunjukan nilai t hitung sebesar 2.741 > 2.059dengan nilai signifikan 0.011 < 0.05,

Kepemilikan Manajerial (KM) menunjukan nilai t hitung sebesar 3.183 > 2.059dengan

nilai signifikan0.004 > 0.05, Kepemilikan Institusional (KIN) menunjukan nilai t hitung

sebesar 3.123 < 2.059dengan nilai signifikan0.004 > 0.05. Hasil ini menjelaskan bahwa

variabel Komisaris Independen (KI), Kepemilikan Manajerial (KM) dan Kepemilikan

Institusional (KIN) berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA).

Kata kunci : Dewan Komisaris, Komisaris Independen, Komite Audit, Kepemilikan

Manajerial, Kepemilikan Institusional, dan Return On Asset (ROA).

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Corporate Governance merupakan tata kelola perusahaan yang menjelaskan

hubungan antara berbagai partisipan dalam perusahaan untuk menentukan arah

kinerja perusahaan.Pembahasan mengenai corporate governance mulai mengemuka,

khususnya di Indonesia pada tahun 1998 ketika Indonesia mengalami krisis yang

berkepanjangan. Banyak pihak yang mengatakan lamanya proses perbaikan di

mailto:ramiyati42@yahoo.co.id

Jurnal Akuntansi FE UMRAH Page 2

Indonesia disebabkan karena lemahnya CorporateGovernance yang diterapkan

dalam perusahaan di Indonesia. Sejak saat itu, baik pemerintahmaupun investor

mulai memberikan perhatian yang cukup signifikan dalam praktek

CorporateGovernance.

Struktur kepemilikan perusahaan memiliki pengaruh terhadap perusahaan.

Tujuan perusahaan sangat ditentukan oleh struktur kepemilikan, motivasi pemilik

dan kreditur corporate governance dalam proses insentif yang membentuk motivasi

manajer. Struktur kepemilikan saham dalam perusahaan go public umumnya

meliputi kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, serta kepemilikan saham

oleh individual atau publik.

Rasio profitabilitas merupakan salah satu rasio dalam analisis laporan keuangan

perusahaan. Dalam penelitian ini rasio yang digunakan adalah Return On Asset

(ROA). Retusn On Aset (ROA) merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur

kemampuan suatu perusahaan dalam memanfaatkan aktiva untuk memperoleh laba,

sehingga apabila nilai ROA semakin tinggi maka dapat dikatakan semakin bagus

pula tingkat kinerja suatu perusahaan (Syamsudin (2009) dalam Putra dan Nuzula

(2017).

Muhammad Iman Taufiq (2017) meneliti tentang Pengaruh Struktur Kepemilikan TerhadapProfitabilitas Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2011-

2015, menyatakan bahwa kepemilikan Institusional berpengaruh negatif signifikan

terhadapProfitabilitas (ROA), Kepemilikan Manajerial tidak berpengaruh terhadap

Profitabilitas (ROA).

Agung Santoso Putra dan Nila Firdausi Nuzulla (2017) meneliti tentang

Pengaruh Corporate Governance Terhadap Profitabilitas(Studi Pada Perusahaan

Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode (2013-2015), menyatakan

bahwa secara simultan variabel proporsi dewan komisaris independen, komite audit,

kepemilikan manajeril, dan kepemilikan institusional berpengaruh signifikan

terhadap ROA namun tidak terhadap ROE.Proporsi dewan komisaris independen,

Komite audit, dan Kepemilikan manajerial tidak memiliki pengaruh signifikan

terhadap ROE dan ROA. Kepemilikan institusional memiliki pengaruh yang

signifikan terhadap ROE dan ROA.

Helfina Rimardhani, R. Rustam Hidayat dan Dwiatmanto(2016) meneliti tentang

Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance Terhadap Profitabilitas

Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Bumn Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2012-

2014), menyatakan bahwa Kepemilikan institusional, dewan komisaris independen,

dewan direksi, dan komite audit secara simultan berpengaruh signifikan terhadap

profitabilitas perusahaan yang diukur dengan Return On Asset (ROA). Kepemilikan

institusional secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap ROA. Dewan

komisaris independen secara parsial berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA.

Dewan direksi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Komite

audit secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA.

Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka peneliti ingin menjadikan

hubungan antara Dewan Komisaris, Komisaris Independen, Komite Audit,

Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional dan Retusn On Asset (ROA)yang

akan dituangkan dalam skripsi yang berjudul Pengaruh Dewan Komisaris,

Komisaris Independen, Komite Audit, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan

Jurnal Akuntansi FE UMRAH Page 3

Institusional Terhadap Return On Asset (ROA)Pada Perusahaan Food and

Beverage Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2013 2016 .

Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dari penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Apakah Dewan Komisaris berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA)pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode

tahun 2013 2016 ?

2. Apakah Komisaris Independenberpengaruh terhadap Return On Asset (ROA)pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek

Indonesia periode tahun 2013 2016 ?

3. Apakah Komite Audit berpengaruhterhadap Return On Asset (ROA)pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode

tahun 2013 2016 ?

4. Apakah Kepemilikan Manajerialberpengaruh terhadap Return On Asset (ROA)pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek

Indonesia periode tahun 2013 2016?

5. Apakah Kepemilikan Institusionalberpengaruh terhadap Return On Asset (ROA)pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek

Indonesia periode tahun 2013 2016 ?

6. Apakah Dewan Komisaris, Komisaris Independen, Komite Audit, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional Berpengaruh Terhadap Return On Asset

(ROA) pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek

Indonesia periode tahun 2013 2016 ?

Tujuan Penelitian

Berdasarkan perumusan masalah diatas, tujuan dilakukannya penelitian ini

adalah sebagai berikut :

1. Untuk mengetahui Dewan Komisaris berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA)pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek

Indonesia periode tahun 2013 2016.

2. Untuk mengetahui Komisaris Independen berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA)pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek

Indonesia periode tahun 2013 2016.

3. Untuk mengetahuiKomite Audit berpengaruhterhadap Return On Asset (ROA)pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek

Indonesia periode tahun 2013 2016.

4. Untuk mengetahui Kepemilikan Manajerialberpengaruh terhadap Return On Asset (ROA)pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek

Indonesia periode tahun 2013 2016.

5. Untuk mengetahui Kepemilikan Institusionalberpengaruh terhadap Return On Asset (ROA)pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di Bursa

EfekIndonesia periode tahun 2013 2016.

Jurnal Akuntansi FE UMRAH Page 4

6. Untuk mengetahui Dewan Komisaris, Komisaris Independen, Komite Audit, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional Berpengaruh Terhadap

Return On Asset (ROA) pada perusahaan food and beverage yang terdaftar di

Bursa Efek Indonesia periode tahun 2013 2016.

KAJIAN PUSTAKA,

KERANGKA PEMIKIRAN, HIPOTESIS

Teori Agensi (Agency Theory)

Teori agensi menjelaskan adanya hubungan kontraktual antara manajer (agent)

dengan pemilik perusahaan (principal), dimana pemilik perusahaan memberikan

tanggung jawab kepada manajer dalam pengambilan keputusan. Pem

Embed Size (px)
Recommended