Home >Documents >PENGANTAR ILMU SEJARAH[1].ppt

PENGANTAR ILMU SEJARAH[1].ppt

Date post:14-Nov-2015
Category:
View:249 times
Download:7 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • Pengantar Ilmu Sejarah

  • TUJUANSetelah menempuh mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu :Memahami dan menjelaskan pengertian sejarah sebagai ilmu menurut persyaratan dan asas-asas serta sifat-sifat ilmuMemahami dan menjelaskan metode ilmiah sejarah serta teknik penggunaannya dalam proses pembelajaran sejarahMemahami dan mengidentifikasi serta penggunaan sumber sejarah dan ilmu bantu sejarahMemahami dan menjelaskan perkembangan serta permasalahan sejarah sebagai ilmu sehingga mengenal karakteristik ilmu sejarahMemahami dan menghargai nilai sejarah maupun fungsi dan kegunaan sejarah, khususnya sebagai wahana pendidikan.

  • DESKRIPSI MATA KULIAHMata kuliah ini akan menyajikan dan mendiskusikan beberapa pokok bahasan: (1) pengertian dan permasalahan tentang sejarah sebagai ilmu, metode sejarah, sumber sejarah ,dan ilmu bantu sejarah; (2) kausalitas dan eksplanasi sejarah; (3) pembabakan sejarah, perkembangan dan permasalahan sejarah sebagai ilmu serta karakteristik ilmu sejarah; (4) nilai, fungsi, dan kegunaan sejarah serta sejarah sebagai wahana pendidikan.

  • ASAL KATA SEJARAHRiwayat/hikayat : cerita yang diambil dari kehidupanKisah : cerita tentang kejadian yang benar-benar terjadi pada masa lampauTarikh (Turki) : menunjukkan tradisi dalam sejarah Islam EropaGeschiedenis (Belanda) : sesuatu yang telah terjadi ; geschieden = terjadiGeschichte (Jerman) : sesuatu yang telah terjadi ; geschehen = terjadiHistory (Inggris) aktivitas manusia yang berhubungan dengan peristiwa-peristiwa tertentu yang disusun dalam hubungan yang kronologis Kata history berasal dari bahasa Yunani historia yang artinya pengetahuan yang diperoleh melalui penyelidikan (= ilmu) / inkuiriDilihat dari asal katanya sejarah berasal dari bahasa Arab : SYAJARATUNyang artinya pohon, kayu, keturunan, asal-usul, atau silsilah.

  • Somehow history is knowledge. It also means the past : past events, past actuality; all things said and done. And it also means the record of the past (Lucey, 1984 : 9).DEFINISI SEJARAHHistory is past human behavior, recorded and unrecorded, in its many varieties (CTPL, 1974 :1).History is a mountain top of human knowledge from whence the doings of our generation may be scanned and fitted into proper dimensions (Gustafson, 1955 : 2).History is a continuous process of interaction between the historian and his facts, an unending dialog between the present and the past (Carr, 1965 : 35).History can mean any events or episodes that happened in the past, no matter to whom they happened and no matter whether the episodes were in any way related. More often, the term is restricted to things that happened to people (Nugent, 1967 : 11).History is what one age finds worthy of note in another (Burckhardt, 1958 : 158).

  • DEFINISI SEJARAHSejarah adalah ilmu pengetahuan umumnya yang berhubungan dengan cerita bertarikh sebagai hasil penfsiran kejadian-kejadian dalam masyarakat manusia pada waktu yang telah lampau atau tanda-tanda yang lain. (Muhammad Yamin)History is the memory of human experience (Robert V. Daniels)All past event is history (history as actuality). History can help student to understand human behaviour in the past, present and future (new goals for historical studies). (J.Banks)

  • Sesuatu peristiwa, suatu kejadian, sesuatu yang telah berlaluRiwayat dari peristiwa / kejadian yang telah berlaluSemua pengetahuan tentang masa lalu (khususnya tentang masyarakat tertentu)Ilmu yang berusaha menentukan dan mewariskan pengetahuan Kata HISTORY yang dipadankan dengan SEJARAH memiliki 4 pengertian :

  • SEJARAH SEBAGAI PERISTIWA, KISAH, ILMUSEJARAH SEBAGAI PERISTIWA(Kejadian di masa lalu)SEJARAWAN(ingin tahu tentang masa lalu)MENYUSUN FAKTA-FAKTA YANG DIMILIKI(dengan mengajukan pertanyaan/mencari pendapat untuk mendekati kebenaran)Objektivitas sejarahSEJARAH SEPERTI YANG TERTULIS

  • PERISTIWAKejadian, Kenyataan,Aktualitas masa laluILMU Metode khas sejarawan untuk merekonstruksi secara kritis, analitis,imajinatif masa lampau manusia berdasarkan data, peninggalan, bukti tulisan, rekaman Pernyataan, pendapat + pandanganILMU : sejumlah pengetahuan yang tersusun (a body of knowledge) dengan syarat - Ada objek (peristiwa penting yang berkaitan dengan manusia dan terjadi)- Ada metode- Ada pokok permasalahan (subject matter)

  • Gambaran tentang peristiwa-peristiwa masa lampau yang dialami manusia, disusun secara ilmiah, meliputi kurun waktu tertentu, diberi tafsiran, dan dianalisis kritis sehingga mudah dipahami dan dimengertiGambaran masa lalu tentang manusia baik sebagai individu maupun sebagai mahluk sosial, yang disusun secara ilmiah meliputi urutan fakta masa tersebut, dengan diberi tafsiran serta penjelasan yang memberi pengertian tentang apa yang telah berlalu ituSebagai suatu studi yang berusaha untuk mendapatkan pengertian tentang segala sesuatu yang telah dialami (diucapkan, dipikirkan, dan dilaksanakan) oleh manusia di masa lampau yang bukti-buktinya masih bisa ditelusuri/diketemukan masa sekarangSebagai suatu studi keilmuan tentang segala sesuatu yang telah dialami manusia di waktu lampau dan yang telah meninggalkan jejak-jejaknya di waktu sekarang, di mana tekanan perhatian terutama diletakkan pada aspek peristiwanya sendiri, dalam hal ini terutama yang bersifat khusus dan segi-segi urutan perkembangannya, yang kemudian disusun dalam suatu cerita sejarahSEJARAH

  • Peristiwa(Aktual, sudah berlalu dan tidak terlihat lagi)EvidensiInterpretasi / DeskripsiCeriteraPeristiwa / perilaku manusiaWaktu :- tempo- duree- periodisasi Ruang / tempatPenafsiran :- kausalitas- arahKeunikan(Terlihat jejaknya, tidak lengkap)(Dalam pemikiran sejarawan, tidak terlihat)(Dalam bentuk buku / tulisan sejarah, terlihat)Struktur Sejarah Sebagai Ilmu

  • OBJEK STUDI SEJARAHObjekAlamiah / naturalInsaniah / kulturalDalam arti yang luas : manusia & alamnyaDalam arti sempit / terbatas :Kejadian atau kegiatan manusiaNirleka(masa sebelum ada tulisan)Sejarah(masa setelah mengenal tulisan)

  • KRITERIA ILMU / ASAS-ASAS ILMUSistematisKoheren (taat asas)Valid (dapat dipercaya)Akurat (tepat)ObjektifMempunyai hukum, dalil, dan generalisasiDapat memprediksiBagaimana dengan sejarah ?

  • PERBEDAAN ILMU ALAM DENGAN SEJARAHHukum Sejarah :tidak lain keteraturan yang dapat diserap pada sejumlah kejadian yang memberikan rupa / wujud persamaan pada perubahan-perubahan keadaan tertentu dalam sejarah

    ILMU ALAMSEJARAHPerulangan2 / recurrencePeristiwa sejarah bersifat unik / partikularistikPercobaan/eksperimen di laboratorium atau lapangan, yaitu mewujudkan kembali bentuk semula dari gejala-gejala semulaUnsur paralelisme/kesejajaran di samping unsur kekhususanMengidentifikasi keajegan/keteraturan dari gejala-gejala tersebutKecenderungan2 umum / general tendenciesKeumuman/dalil/hukum bisa dirumuskanHukum-hukum sejarah bisa dirumuskan

  • PREDIKSI ILMU ALAM & SEJARAHKARAKTERISTIK

    ILMU ALAMSEJARAHHukum / dalil yang pastiSulit melakukan prediksi karena keterbatasan perulanganKetepatannya lebih besarMemproyeksikan pengalaman masa lampau ke situasi masa kini, bahkan situasi yad meski tidak dengan landasan yang kokoh

    SEJARAHILMU SOSIAL LAINNYAILMU ALAMTemporal-spasialA temporal-spasialA temporal-spasialDiakronik Sinkronik SinkronikIdeografik Nomotetik NomotetikPartikularistik Generalistik GeneralistikEinmalig Berulangkali BerulangkaliSumber terbatasEksperimen dan tesEksperimen / laboratoriumTidak dapat diukurDapat diukurDapat diukurNon-prediksiPrediksi Prediksi

  • METODOLOGIAsas-asas Ilmu harus objektifIlmu harus reliableIlmu harus koherenIlmu harus validIlmu harus akuratProsedurPendekatan (approach) Metode TeknikGeneralisasiDapat diprediksi

  • METODOLOGI SEJARAHHISTORIOGRAFIIVPemahaman atau Penafsiran terhadapSubyek yang telahdikritikMenulis Sejarah

  • 2. KRITIKDilakukan terhadap sumber yang diperoleh untuk mendapatkan FAKTA (harus objektif)Kritik EksternalKritik InternalKritik yang dikenakan pada fisik sumber : asli / tidak asli turunanKritik yang dikenakan pada isi (content) sumberDalam tahapan Heuristik dan Kritik inilah sejarah dipandang sebagai ilmu sebab objektif sifatnya.

    4. HISTORIOGRAFI3. INTERPRETASIDalam tahap ini 2 langkah dikerjakan secara serentak yakni :

    Eksplanasi ; mendeskripsikan (memberi penjelasan) Ekspose (penyajian) ; dalam bentuk tulisanPemahaman atau Penafsiran terhadap subyek (sumber) yang telah dikritik

  • 1. HEURISTIKMencari dan menemukan sumbermanusia (pelaku, saksi yang sejaman)Masalah yang muncul : sumber sudah sangat tua sumber tidak boleh sembarangan dibaca (pada daerah tertentu yang boleh membaca hanya orang-orang tertentu)Kesulitan dalam memahami bahasa yang digunakanLebih banyak menggunakan tulisan tangan (sumber-sumber tua)Sumber masih tertutup (batas dibukanya sumber sekitar 25 tahun) Tempat sumber sejarah :Sumber tertulis museumarsipperpustakaaninternetkoranSumber lisan

  • INTERPRETASIFAKTA-FAKTAHal yang paling penting dalam metode sejarah, karena disinilah dipertatuhkan kemampuan peneliti sejarahSUBJEKTIVITASPENDEKATANPENGGERAKSEJARAHARAH GERAKSEJARAHMANUSIAGEOGRAFIKULTURALSUPERNATURALLINEARSIKLUSSPIRALHISTORICAL THINKINGHISTORICAL EXPLANATION

  • METODE PENELITIAN SEJARAHMemilih topik penulisan yang tepat/sesuaiMencari dan memilih bukti-bukti sejarah yang sesuai dengan topikMembuat berbagai catatan penting (teknik membuat catatan)Kritik sumber : mengevaluasi secara kritis semua bukti yang adaMenyusun hasil-hasil penelitian dalam suatu sistematika tertentu yang telah disiapkan sebelumnyaMenyajikan dalam suatu cara yang dapat menarik perhatian dan mengkomunikasikan kepada para pembaca Beberapa kriteria dalam pemilihan topik : harus bernilai harus orisinal harus praktis memiliki kesatuan / unity

  • TEKNIK PENELITIAN SEJARAHSTUDI KEPUSTAKAANWA

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended