Home >Documents >Penatalaksanaan Nursing Mouth Caries

Penatalaksanaan Nursing Mouth Caries

Date post:30-Dec-2015
Category:
View:28 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • PENATALAKSANAAN PERAWATAN NURSING MOUTH CARIES

    Eriska Riyanti Bagian Kedokteran Gigi Anak Universitas Padjadjaran

    ABSTRAK Nursing mouth caries adalah karies dengan pola yang khas dan seringkali terlihat

    pada anak-anak di bawah usia 6 tahun yang mempunyai kebiasaan minum Air Susu Ibu (ASI), susu botol atau cairan manis sampai tertidur atau diisap terus menerus sepanjang hari. Karies ini terjadi oleh karena orang tua terus-menerus memberikan ASI, susu botol ataupun cairan bergula yang berlangsung 2-4 kali sehari selama beberapa jam sampai tertidur dan kadang-kadang sepanjang malam.

    Perawatan terhadap NMC tergantung pada tingkat keparahan karies. Tindakan pencegahan terhadap NMC harus dilakukan karena semakin parah karies maka semakin kompleks pula perawatan yang harus dilakukan sehingga memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk dikeluarkan.

    Pencegahan NMC, penentuan diagnosa yang tepat pada gigi yang terkena karies, pengetahuan mengenai bahan dan pemilihan teknik perawatan yang sesuai merupakan faktor-faktor yang menentukan keberhasilan penatalaksanaan perawatan nursing mouth caries. Para dokter gigi hendaknya mengetahui cara-cara sederhana dalam menangani nursing mouth caries mengingat penderita nursing mouth caries banyak ditemukan pada praktek sehari-hari.

    Kata kunci : NMC, perawatan NMC

    Abstract Nursing mouth caries is caries of specific pattern and is often found in children under six years of age who have the habit of consuming mothers milk, bottled milk or sweet liquids, until they fall asleep, or who continuously suck during the day. Caries comes about because parents continuously provide the child with mothers milk, bottled milk, or sweet liquids, which goes on 2-4 times a day, for several hours, until the child falls asleep. Providing the child with these liquids sometimes goes on the whole night. Treating nursing mouth caries depends on caries severity. Preventive measures against nursing mouth caries should be taken, because the severer the caries gets, the more comples will be the treatment to be applied, resulting in high medical expenses. Nursing mouth caries prevention, determining the correct diagnosis of the caries affected tooth, knowledge of appropriate material and choice of appropriate treatment are the factors determining the successful outcome of nursing mouth caries treatment administration. Dentists should be conversant with simple methods in handling mouth caries, bearing in mind the large number of nursing mouth caries to be found in everyday life.

    Keywords : NMC, treatment of NMC

  • PENDAHULUAN

    Karies merupakan salah satu penyakit gigi dan mulut yang banyak ditemukan di

    masyarakat, dimana tidak hanya terjadi pada orang dewasa tetapi dapat pula terjadi pada

    anak. Karies yang terjadi pada anak-anak ini biasa disebut Nursing Mouth Caries (NMC),

    Nursing Bottle Syndrome, Bottle Milk Caries, Baby Bottle Tooth Decay, Sugar Bottle

    Caries, dan Breast Milk Caries 1.

    Nursing mouth caries adalah karies dengan pola yang khas dan seringkali terlihat

    pada anak-anak di bawah usia 6 tahun yang mempunyai kebiasaan minum Air Susu Ibu

    (ASI), susu botol atau cairan manis sampai tertidur atau diisap terus-menerus sepanjang

    hari2. Karies ini terjadi oleh karena orang tua terus-menerus memberikan ASI, susu botol

    ataupun cairan bergula yang berlangsung 2-4 kali sehari selama beberapa jam sampai

    tertidur dan kadang-kadang sepanjang malam3.

    Apabila nursing mouth caries dibiarkan proses karies ini dapat cepat meluas

    mengenai seluruh gigi sehingga keadaan menjadi lebih parah dengan akibat lanjut yaitu

    pulpa nekrosis dan kelainan jaringan periapikal serta kerusakan pada gigi permanen. Pada

    saat itu penderita akan kesulitan makan dan akan mempengaruhi kesehatan umum4.

    Terjadinya nursing mouth caries tersebut dapat dicegah lebih awal melalui

    pemahaman dan peran serta orang tua terutama ibu dalam memelihara kesehatan gigi anak.

    Salah satu tindakan pencegahan yang mudah dan banyak dilakukan adalah tindakan

    penyikatan gigi anak setiap hari, dengan tujuan menjaga kebersihan gigi dan mulutnya.

    Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang

    kedokteran gigi maka telah banyak hasil penelitian yang membahas mengenai NMC secara

    lebih rinci serta berkembangnya teknik-teknik yang mudah dan sederhana dalam

  • melakukan perawatan. Menurut teori terdahulu telah diketahui faktor penyebab terjadinya

    karies ini adalah kebiasaan minum susu atau cairan manis lainnya dari botol, oleh karena

    itu karies ini dikenal dengan nama Nursing Bottle Caries. Saat ini selain faktor tersebut di

    atas diyakini bahwa kebiasaan pemberian air susu ibu (ASI) yang tidak benar pun dapat

    menyebabkan terjadinya NMC. NMC tidak hanya disebabkan oleh pemberian susu melalui

    botol tetapi dapat juga disebabkan oleh cara pemberian ASI yang kurang tepat. Bayi yang

    dibiarkan tertidur sambil menyusu pada ibunya sepanjang malam diyakini mempunyai

    resiko yang tinggi untuk terkena NMC, bahkan NMC ditemukan pada bayi yang mendapat

    ASI secara eksklusif tanpa pernah diberi susu melalui botol5.

    Perawatan terhadap NMC tergantung pada tingkat keparahan karies. Tindakan

    pencegahan terhadap NMC harus dilakukan karena semakin parah karies maka semakin

    kompleks pula perawatan yang harus dilakukan sehingga memerlukan biaya yang tidak

    sedikit untuk dikeluarkan.

    TELAAH PUSTAKA

    1. Pengertian Nursing Mouth Caries

    NMC merupakan suatu keadaan yang menggambarkan karies pada anak dimana

    dihubungkan dengan kebiasaan minum susu menggunakan botol susu yang berisi cairan

    karbohidrat yang dapat diragikan maupun cairan manis lainnya seperti susu dan jus buah

    sepanjang hari dan saat tidur siang maupun malam hari 4,6,7,8.

    Pendapat lain NMC adalah suatu bentuk karies rampan yang bersifat agresif yang

    biasanya dihubungkan dengan pemberian susu yang tidak tepat bukan hanya melalui botol

  • yang mengandung cairan manis tapi juga melalui pemberian air susu ibu (ASI) dalam

    jangka waktu yang lama 6,9,10,11.

    Istilah NMC dipakai untuk menunjukkan kerusakan karies yang sangat luas pada bayi

    dan anak-anak. Kondisi ini dikenal sebagai karies gigi sulung yang umumnya terjadi

    setelah beberapa bulan erupsi yang mengenai gigi anterior rahang atas dan molar sulung

    khususnya pada anak-anak usia 0-3 tahun 10,12,13,14.

    Gambaran klinis dari NMC mempunyai pola dan tipe yang khusus 11,15. Gambaran

    pola kariesnya terlihat jelas, dengan lesi terutama pada bagian labial gigi insisif atas, dan

    atau pada palatal molar atas16. Tipe kariesnya sejalan dengan lengkung gusi gigi insisif

    rahang atas. Proses kariesnya cenderung aktif, gigi lainnya akan terpengaruh sejalan dengan

    erupsinya yaitu akan mengenai molar kesatu rahang atas, kaninus rahang bawah dan molar

    kedua, namun jarang mengenai insisif rahang bawah, hal ini mungkin terjadi karena

    posisinya yang terlindung oleh lidah 14,15,17. Proses terjadinya karies pada maksila dan

    mandibula di atas tergantung dari tiga faktor yaitu urutan erupsi, lamanya melakukan

    kebiasaan, dan pola otot saat bayi menghisap6.

    Gambar 1 Lesi pada Permukaan Labial Gigi Insisif Rahang Atas dan Gigi Anterior Rahang Bawah Tidak Mengalami Karies18

  • 2. Perawatan Nursing Mouth Caries

    Pemilihan bahan dan teknik perawatan secara tepat perlu dipertimbangkan sejak

    awal. Telah banyak alat dan bahan kedokteran gigi yang berkembang di pasaran, sehingga

    pengetahuan mengenai alat dan bahan tersebut perlu diketahui secara jelas dan lengkap.

    Penentuan teknik perawatan NMC sangat ditentukan oleh diagnosa yang tepat. Pada gigi

    dengan karies yang telah mengenai saluran akar hendaknya dilakukan perawatan

    endodontik terlebih dahulu sebelum dilakukan penambalan, sedangkan pada gigi dengan

    karies yang belum mengenai pulpa dapat langsung dilakukan penambalan.

    2.1 Perawatan Endodontik

    Tujuan dasar dari perawatan endodontik pada anak mirip dengan pasien dewasa, yaitu

    untuk meringankan rasa sakit dan mengontrol sepsis dari pulpa dan jaringan periapikal

    sekitarnya serta mengembalikan keadaan gigi yang sakit agar dapat diterima secara biologis

    oleh jaringan sekitarnya. Ini berarti bahwa tidak terdapat lagi simtom, dapat berfungsi

    dengan baik dan tidak ada tanda-tanda patologis yang lain. Faktor pertimbangan khusus

    diperlukan pada saat memutuskan rencana perawatan yang sesuai untuk gigi geligi sulung

    yaitu untuk mempertahankan panjang lengkung rahang 19,20.

    2.1.1 Pulp Capping

    Pulp Capping didefinisikan sebagai aplikasi dari satu atau beberapa lapis bahan

    pelindung di atas pulpa vital yang terbuka 20,21. Bahan yang biasa digunakan untuk pulp

    capping ini adalah kalsium hidroksida karena dapat merangsang pembentukan dentin

    sekunder secara efektif dibandingkan bahan lain22. Tujuan pulp capping adalah untuk

  • menghilangkan iritasi ke jaringan pulpa dan melindungi pulpa sehingga jaringan pulpa

    dapat mempertahankan vitalitasnya. Dengan demikian terbukanya jaringan pulpa dapat

    terhindarkan 19,22,23. Teknik pulp capping ini ada dua yaitu indirect pulp capping dan direct

    pulp capping.

    2.1.1.1 Indirect Pulp Capping

    Istilah ini digunakan untuk menunjukan penempatan bahan adhesif di atas sisa dentin

    karies20. Tekniknya meliputi pembuangan semua jaringan karies dari tepi kavitas dengan

    bor bundar kecepatan rendah. Lalu lakukan ekskavasi sampai das

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended