Home >Documents >Pemeriksaan Keseimbangan & Identifikasi Keseimbangan Perifer Dan Sentral

Pemeriksaan Keseimbangan & Identifikasi Keseimbangan Perifer Dan Sentral

Date post:18-Feb-2016
Category:
View:50 times
Download:5 times
Share this document with a friend
Description:
tht
Transcript:

Pemeriksaan Keseimbangan & identifikasi keseimbangan perifer dan sentral

Pemeriksaan Keseimbangan & identifikasi keseimbangan perifer dan sentral Retno Suci Fadhillah Pembimbing : dr. Eka Dian. S, Sp. THTUji RombergPasien berdiri, lengan dilipat di dada, mata di tutup, dapat dipertajam (Sharp Romberg) dengan memposisikan kaki tandem depan belakang, lengan di lipat di dada, mata di tertutup. Pada orang normal dapat berdiri lebih dari 30 detikUji berjalan (Stepping Test)Berjalan di tempat 50 langkah, bila tempat berubah melebihi jarak 1 meter dan badan berputar lebih dari 30 berarti terdapat gangguan keseimbangan Pemeriksaan fungsi serebelum Past pointing test : dilakukan dengan merentangkan tangan diangkat tinggi, kemudian telunjuk yang lain dengan mata tertutup. Test jari hidung dilakukan dalam posisi duduk pasien di minta menunjuk hidung dengan jari dalam keadaan mata terbuka dan tertutup.Posturografi Pemeriksaan keseimbangan secara obyektif dan kuantitatif kemampuan keseimbangan postural . Dilakukan dengan menutup mata untuk menghilangkan input visual dan berdiri diatas alas tumpuan yang tidak stabil untuk menghilangkan input proprioseptif. Dilakukan dengan alat yang terdiri dari alas (Force platform) , komputer graficoder, busa dengan ketebalan 10cm dan disket untuk menyimpan data hasil pengukuran.Teknik pemeriksaan Pasien berdiri tenang dengan tumit sejajar di atas alat mata memandang ke satu titik dimuka , kemudian dilakukan perekaman pada empat kondisi, masing-masing selama 60 detik. Berdiri diatas alas dengan mata terbuka memandang titik tertentu dalam pemeriksaan ini ketiga input sensori bekerja sama. Berdiri di atas alas dengan mata tertutup dalam keadaan ini input visual digangguBerdiri diatas alas busa 10cm dengan mata terbuka , memandang titik tertentu, dalam keadaan ini input proprioseptif digangguBerdiri tenang diatas busa 10cm dengan mata tertutup, dalam keadaan ini input visual dan proprioseptif diganggu. Tes Kobrak Posisi pasien tidur terlentang, dengan kepala fleksi 30 derajat, atau duduk dengan kepala ekstensi 60 derajat.Isi semprit 5 atau 10 ml, ujung jarum disambung dengan kateter. Perangsangan dilakukan dengan mengalirkan air es (0 C), sebanyak 5 ml selama 20 detik.Hitung lama nistagmus sejak mulai air dialirkan sampai nistagmus berhenti. Normal : 120-150 detik