Home >Documents >PBL SKENARIO 2

PBL SKENARIO 2

Date post:10-Apr-2016
Category:
View:37 times
Download:3 times
Share this document with a friend
Description:
hhhhh
Transcript:

AKBAR

BAB I

SKENARIO

Tn. Mansyur (25 tahun), datang UGD RS karena batuk darah 15cc tiap keluar (3-4 kali sehari batuk darah) sejak 2 hati yang lalu, warna merah segar, berbuih. Setiap batuk darah selalu keluar, bahkan saat berada di UGD darah yang keluar bertambah banyak.

BAB II

KATA KUNCI

Batuk DarahBatuk darah adalah ekspetorasi darah akibat perdarahan pada saluran nafas di bawah laring atau perdarahan yang keluar ke saluran napas di bawah laring. Batuk darah merupakan tanda atau gejala dari penyakit dasar. Maka penyebabnya harus segera ditemukan dengan pemeriksaan yang seksama.

Berbeda dengan muntah darah, batuk darah akan keluar bersama riak. Darah yang berasal dari saluran pernafasan biasanya cenderung lebih segar, tampak bercampur dengan lendir dan tampak berbusa karena adanya gelembung-gelembung udara, sedangkan muntah darah karena darah dari saluran pencernaan biasanya akan terkontaminasi dengan asam lambung sehingga menjadi lebih gelap.

Penyebab batuk darah atau (hemoptisis) adalah antara lain karena Infeksi. Ini biasanya batuk ini karena TBC, bronkiektasis, pneumonia, abses paru, aspergillosis, bisa juga batuk darah akibat dari tumor yang berarti terjadi karsinoma paru.

Merah SegarWarna merah segar pada darah pada saat batuk biasanya disebabkan pembuluh darah yang pecah pada saluran pernafasan termasuk paru-paru.

2.4 Berbuih

Berbuih merupakan tanda atau gejala dari penyakit batuk berdarah.

BAB III

PERMASALAHAN

Penyakit apa saja yang menyebabkan batuk darah yang berwarna merah segar dan berbuih?

Bagaimana diagnosa pasti dari kasus ini?

Bagaimana prinsip penatalaksanaan pada kasus tersebut?

Dapatkah penyakit ini di cegah?

BAB IV

PEMBAHASAN

ANATOMI/HISTOLOGI/FISIOLOGI/PATOFISIOLOGI/PATOMEKANISMEAnatomi Paru

Paru-paru adalah salah satu organ sistem pernapasan yang berada di dalam kantong yang dibentuk oleh pleura pariestaslis dan pleura viseralis.Kedua paru-paru sangat lunak, elastis, sifatnya ringan terapung di dalam air, dan berada dalam rongga torak.Jika dibentangkan luas permukaannya 90 m2.Banyaknya gelembung paru-paru.Paru-paru merupakan sebuah alat tubuh yang sebagian besar terdiri dari gelembung (gelembung hawa, alveoli).Gelembung alveoli terdiri dari sel-sel epitel dan endotel kurang lebih 700 juta buah.

Setiap saat kita bernapas tanpa kita sadari. Bayangkan saja setiap menit kita akan bernapas sekitar 15 ampai 25 kali permenit dengan memompakan udara setiap hari sekitar 8.000 9.000 liter udara per hari.

Paru-paru berwarna biru keabu-abuan dan berbintik-bintik karena adanya partikel debu yang masuk dimakan oleh fagosit.Hal ini terlihat nyata pada pekerja tambang. Paru-paru terletak di samping mediastinum dan melekat pada perantaraan radiks pulmonalis yang satu sama lainnya dipisahkan oleh jantung, pembuluh darah besar, dan struktur lain dalam mediastinum.

Bagian-bagian utama paru-paru adalah alveoli, trachea, diapragm, bronchi, dan bronchioles.Tracheaatau batang tenggorokan berupa pipa tempat lalunya udara. Udara yang dihirup dari hidung dan mulut akan ditarik ke trachea menuju paru-paru.

Bronchi merupakan batang yang menghubungkan paru-paru kanan dan kiri dengan trachea. Udara dari trachea akan di bawa keparu-paru lewat batang ini.

Bronchiolesmerupakan cabang-cabang dari bronchi berupa tabung-tabung kecil yang jumlahnya sekitar 30.000 buah untuk satu paru-paru. Bronchioles ini akan membawa oksigen lebih jauh ke dalam paru-paru.Alveolimerupakan ujung dari bronchioles yang jumlahnya sekitar 600 juta pada paru-paru manusia dewasa. Pada aveoli ini oksigen akan didifusi menjadi karbondioksida yang diambil dari dalam darah.Jika dibentangkan luas permukaannya 90 m2.Banyaknya gelembung paru-paru ini Paru-paru merupakan sebuah alat tubuh yang sebagian besar terdiri dari gelembung (gelembung hawa, alveoli).Fisiologi Paru

Fungsi paru-paru adalah pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida.Pada pernapasan melalui paru-paru, oksigen dipungut melalui hidung dan mulut.Pada waktu bernapas, oksigen masuk melalui trakea danpipabronkhial ke alveoli, dan dapat erat dengan darah di dalam kapiler pulmonaris. Hanya satu lapisan membran , yaitu membran alveoli-kapiler, memisahkan oksigen dari darah. Oksigen menembus membran ini dan dipungut oleh hemoglobin sel darah merah dan dibawa ke jantung.Dari sini, dipompa di dalam arteri ke semua bagian tubuh.Darah meninggalkan paru-paru pada tekanan oksigen 100 mmHg dan pada tingkat ini hemoglobinnya 95 persen jenuh oksigen. Di dalam paru-paru, karbon dioksida adalah salah satu hasil buangan metabolisme menembusmembran alveoler-kapiler dari kapiler darah ke alveoli dan setelah melalui pipa bronkhial dan trakhea, dinafaskan keluar melalui hidung dan mulut.

Pengambilanudarapernapasan dikenal dengan inspirasi dan pengeluaran udarapernapasandisebut dengan ekspirasi. Mekanisme pertukaran udara pernapasan berlangsung di alveolus disebut pernapasan eksternal. Udara pernapasan selanjutnya diangkut oleh hemoglobin dalam eritrosit untuk dipertukarkan ke dalam sel. Peristiwa pertukaran udara pernapasan dari darah menuju sel disebut pernapasan internal. Aktivias inspirasi dan ekspirasi pada saat bernapas selain melibatkan alat-alat pernapasan juga melibatkan beberapa otot yang ada pada tulang rusuk dan otot diafragma (selaput pembatas rongga dada dengan rongga perut).Masuk keluarnya udara dalam paru-paru dipengaruhi oleh perbedaan tekanan udara dalam rongga dada dengan tekanan udara di luar tubuh. Jika tekanan di luar rongga dada lebih besar maka udara akan masuk. Sebaliknya, apabila tekanan dalam rongga dada lebih besar maka udara akan keluar.Sehubungan dengan organ yang terlibat dalam pemasukkan udara(inspirasi)dan pengeluaran udara(ekspirasi)maka mekanisme pernapasan dibedakan atas dua macam, yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut.Pernapasan dada dan perut terjadi secara bersamaan.

Pernapasan DadaPada pernapasan dada, otot yang berperan penting adalah otot antar tulang rusuk.Otot tulang rusuk dapat dibedakan menjadi dua, yaitu otot tulang rusuk luar yang berperan dalam mengangkat tulang-tulang rusuk dan tulang rusuk dalam yang berfungsi menurunkan atau mengembalikan tulang rusuk ke posisi semula.

InspirasiFaseiniberupa berkontraksinya otot antartulang rusuk sehingga rongga dada mengembang.Pengembangan rongga dada menyebabkan volume paru-paru juga mengembang akibatnya tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk.

EkspirasiFase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antartulang rusuk ke posisi semula yang dikuti oleh turunnya tulang rusuk sehingga rongga dada menjadi kecil. Rongga dada yang mengecil menyebabkan volume paru-paru juga mengecil sehingga tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar. Hal tersebut menyebabkan udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar.

PernapasanPerutPernapasan perut merupakan pernapasan yang mekanismenyamelibatkan aktifitas otot-otot diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga dada

InspirasiPada saat pengambilan udara (inspirasi) tahap-tahap yang terjadi dan dapat dirasakan adalah diafragma berkontraksi sehingga diafragma menjadi datar dan otot antartulang rusuk sebelah luar juga berkontraksi yang diikuti dengan terangkatnya tulang rusuk yang menyebabkan rongga dada membesar. Membesarnya rongga dadainimenyebabkan tekanan di dalam rongga dada mengecil sehingga memungkinkan paru-paru dapatmengembang. Mengembangnya paru-paru memungkinkan tekanan di dalam ruang paru-paru mengecil bahkan lebih kecil dari udara luar sehingga udara dapat masuk secara berurutan ke lubang hidung-rongga hidung-faring trakea (melaui glottis)-bronkus (kanan-kiri)-bercabang 22 (bronkiolus-bronkiolus) alveolus (kantong-kantong kecil).

EkspirasiPada saat pengeluaran udara (ekspirasi) tahap-tahap yang dapat dirasakan adalah diafragma relaksasi sehingga kembali ke posisis semula dan otot antarrusuk dalam kontraksi menyebabkan tulang rusuk kembali ke posisi semula sehingga rongga dada mengecil. Rongga dada mengecil sehingga menyebabkan tekanan di dalam rongga dada meningkat yang mengakibatkan ruang paru-paru mengecil.Mengecilnya ruang paru-paru menyebabkan membesaranya tekanan di dalam paru-paru sehingga udara akan mengalir keluar dari alveolus melalui bronkiolus-bronkus-trakea glotis-faring- rongga hidung dan lubang hidung.4.1.2.1 Kapasitas Volume Paru-Paru

Kapasitas paru-paru adalah kemampuan paru-paru menampung udara pernapasan yang dapat diuraikan sebagai berikut.

Udara tidal,yaitu udara yang keluar masuk paru-paru pada saat pernapasan biasa. Jumlah volume udaranya sebesar 500 mL.

Udara komplementer,yaitu udara yang masih dapat dihirup setelah inspirasi biasa. Besar volume udaranya sekitar 1,5 liter.

3. Udara suplementer,yaitu udara yang masih dapat dikeluarkan setelah melakukan ekspirasi biasa. Besar volume udaranya sekitar 1,5 liter.

4.Kapasitas vital paru-paru, yaitu kemampuan paru-paru untuk melakukan respirasi sekuat-kuatnya atau merupakan jumlah udara tidal, udara komplementer, dan udara suplementer. Jadi besarnya volume kapasitas vital paru-paru kurang lebih 4 liter. Kapasitas vital = V tidal + V cadangan inspirasi + V cadangan ekspirasi.5.Udara residu,yaitu udara yang masih terdapat di dalam paru-paru setelah melakukan respirasi sekuat-kuatnya. Jumlahnya kurang lebih 500 mL.

6. Volume total paru-paru (total lung volume), yaitu seluruh udara yang dapat ditampung oleh paru-paru. V total paru-paru = V sisa + Kapasitas Vital

Dalam keadaan normal, volume udara paru-paru manusia mencapai 4.500 cc. Udara ini dikenal sebagai kapasitas total udara pernapasan manusia.

Walaupun demikian, kapasitas vital udara yang digunakan dalam

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended