Home >Documents >Parlementaria papers

Parlementaria papers

Date post:28-Feb-2018
Category:
View:225 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • 7/25/2019 Parlementaria papers

    1/80

    |Edisi:136

    TH.

    XLVI.2016

    |

    MENIMBANGPENGAMPUNAN PAJAK

    10 60REFORMASI SISTEM PAJAK

    UNTUK KEPASTIAN HUKUM

    BANGUN PERPUSTAKAAN,

    BANGUN INFRASTRUKTUR

    ILMU PENGETAHUAN

  • 7/25/2019 Parlementaria papers

    2/80

    PENGANTAR REDAKSI

    RUU Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) yang bertujuan meningkatkanpenerimaan, saat ini sedang dibahas secara intensif Komisi XI DPR.Semula ditargetkan selesai pada Masa Persidangan IV yang berakhirpada Jumat (29/4), namun akhirnya ditunda dan diharapkan selesai padaMasa Persidangan V yang dimulai pertengahan Mei 2016 sekarang ini.

    Parlementaria Edisi 136 mengangkat topik utama masalah ini sebabmerupakan salah satu isu yang cukup menarik. Menurut Pemerintah,pengajuan RUU ini lantaran target penerimaan pajak pada tahun anggaran2015 tidak tercapai. Dari sisi perpajakan, pengampunan pajak sebenarnyamasuk ke dalam kategori intensifikasi pajak, karena secara prinsip tidakmenambah subjek/objek pajak baru.

    Adapun pengampunan pajak diberlakukan terhadap mereka yangmemiliki tunggakan pajak, dan menyimpan uang atau harta kekayaanterutama di luar negeri sehingga diharapkan akan memindahkan uang danharta kekayaannya ke dalam negeri. Diyakinkan bahwa DPR tidak akanmempersulit proses pembahasan RUU Pengampunan Pajak (tax amnesty).

    Pimpinan DPR yakin program pengampunan pajaksetelah melakukanrapat konsultasi dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, penerimaan

    pajak akan bertambah dan tax basepajak akan semakin baik. Meski demikianhal itu tetap menimbulkan pro-kontra di dalam masyarakat termasukfraksi-fraksi di DPR. Kita berharap keputusan akhir terbaik bisa diambil dankepentingan masyarakat banyak harus menjadi pertimbangan utama

    Satu topik lagi yang dilaporkan dalam edisi ini adalah soal Ujian Nasionaltahun 2016 ini. Bila tingkat SMA/SMK sudah berlangsung bahkan telahdiumumkan kelulusannya, tingkat SMP baru dilakukan pada 9 Mei.

    Ujian Nasional (UN) tahun 2016 diikuti oleh lebih dari 7,6 juta peserta dan97 ribu satuan pendidikan, dari tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP)dan Sederajat, hingga Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruandan Sederajat. UN tingkat SMA, SMK dan Sederajat telah usai, tentu adaevaluasi yang menyertai, agar pelaksanaannya semakin baik kedepannya.

    Tahun ini, UN terbagi menjadi dua jenis metode, yakni Ujian NasionalKertas Pensil (UNKP), dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). UNKP

    diadakan di lebih dari 93 ribu sekolah, dan diikuti oleh lebih dari 6,6 jutapeserta UN SMP, SMA dan Sederajat. Di tingkat yang sama, UNBK diikutioleh lebih dari 921 ribu peserta di 4.381 sekolah.

    Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra menilai, pelaksanaan UNuntuk tingkat SMA, SMK dan Sederajat tahun ini jauh lebih baik dibandingtahun-tahun sebelumnya. Apabila tahun lalu masih ditemukannya soal UNKPyang seringkali tertukar atau kurang, tahun ini hampir tidak ditemukan kasusitu. Koordinasi seluruh pihak yang terlibat semakin baik.

    PENGAWAS UMUM

    Pimpinan DPR-RI

    PENANGGUNG JAWAB/KETUA PENGARAH

    Dr. Winantuningtyas Titi Swasanany, M.Si.(Sekretaris Jenderal DPR-RI)

    WAKIL KETUA PENGARAHDra. Damayanti, M.Si,(Deputi Persidangan)

    PIMPINAN REDAKSI

    Drs. Suratna, M.Si(Kabag Media Cetak& Media Sosial)

    WK. PIMPINAN REDAKSI

    Dra. Tri Hastuti(Kasubag Media Cetak)Insan Abdirrahman, SH(Kasubag Media Sosial)Ahyar Tibi, SH(Kasubag Analis Media)

    REDAKTUR

    Mastur Prantono, Nita Juwita, S.Sos

    SEKRETARIS REDAKSI

    Suciati, S.Sos, Bagus Mudjiharjanto

    ANGGOTA REDAKSI

    Agung Sulistiono, SH, Rahayu Setiowati,Muhammad Husen, Sofyan Efendi,Virgianne Meiske Patuli, Devi Iriandi,Hendra Sunandar, Surahmat Eko, Ria Nur Mega

    REDAKTUR Foto

    Eka Hindra Sasmita, Iwan Armanias

    FotoGRAFER

    Rizka Arinindya, Naefuroji, M. Andri Nurdiansyah,Andi M.Ilham, Jaka Nugraha, Runi Sari Budiati,Jayadi Maulana, Arief Rachman,R. Kresno P. DMoempoeni, Azka Restu Fadilah

    ADMINISTRASI FotoHasri Mentari

    ALAMAT REDAKSI/TATA USAHA

    Bagian Media Cetak & Media Sosial DPR RIGedung Nusantara II Lt. 3Jl. Jend. Gatot Soebroto-Senayan, JakartaTelp. (021) 5715348, 5715350Fax. (021) 5715341,e-mail: dpr.pemberitaan@gmail.com.www.dpr.go.id/berita

    PIMPINAN PENERBITAN

    Djustiawan Widjaya, S.Sos. M.AP

    (Kabag Penerbitan)

    WK. PIMPINAN PENERBITAN

    Mediantoro, SE(Kasubag Produksi),

    Pesta Evaria Simbolon, SE. M.Si

    (Kasubag Distribusi)

    STAF PRODUKSI

    Eko Murdiyanto, Barliansyah,

    SIRKULASI

    Abdul Kahfi, S.Kom, Siti Rondiyah

    Telp: 021-571 5697,

    Fax: 021-571 5421

    Email: penerbitandpr@gmail.com

    Isi berita dan materi foto

    diluar tanggung jawab Bagian Penerbitan

    PENERBITAN & DISTRIBUSI

    2 l PARLEMENTARIA EDISI 136 TH. XLVI - 2016

  • 7/25/2019 Parlementaria papers

    3/80

    DAFTAR ISI

    ASPIRASI ................................................................................................................................................ 4

    PROLOG........................................................................................................................................................ 6

    LAPORAN UTAMA

    Pengampunan Pajak Hanya Sekali ............................................................................................... 8

    Reformasi Sistem Pajak untuk Kepastian Hukum ............................................................ 10

    Mengapresiasi yang Patuh.................................................................................................................. 12

    Mempertanyakan Nasionalisme Pengusaha Indonesia ............................................. 14

    Momentum Taubat Para Pengingkar Pajak ........................................................................... 16

    Meramu RUU Pengampunan Pajak ............................................................................................. 18

    Perlu Regulasi untuk Halangi Modal Keluar.......................................................................... 20SUMBANG SARAN

    Pembaruan Sistem Perpajakan Lebih Penting

    Dari Tax Amnesty(Pengampunan Pajak) ................................................................................. 22

    PENGAWASAN

    Perlunya Koordinasi Semua Pihak ................................................................................................ 26

    Ujian Nasional 2016 Jauh Lebih Baik ......................................................................................... 30

    ANGGARAN............................................................................................................................................. 34

    LEGISLASIRevisi UU BUMN: Perkuat Pengawasan .................................................................................... 38

    FOTO BERITA........................................................................................................................................ 40

    KIAT SEHAT .............................................................................................................................................. 42

    PROFIL

    Jejak Langkah Sang Kyai........................................................................................................................ 44

    KUNKER ........................................................................................................................................................ 48

    SOROTAN .................................................................................................................................................... 60

    LIPUTAN KHUSUS .......................................................................................................................... 64

    SELEBRITI ................................................................................................................................................... 70

    PERNIK

    Media Center DPR, Desain Optimal Untuk Karya Maksimal ................................... 72

    PARLEMEN DUNIA ........................................................................................................................ 76

    POJOK PARLE ....................................................................................................................................... 78

    14

    40 FOTO BERITA

    LAPORAN UTAMA

    70 SELEBRITI

    LIPUTAN KHUSUS64

    3PARLEMENTARIA

    EDISI 136 TH. XLVI - 2016 l

  • 7/25/2019 Parlementaria papers

    4/80

    ASPIRASI

    Saya adalah Pengurus Badan Eksekutif MahasiswaFakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia, Makasar,yang merupakan Lembaga Tertinggi dilingkup Fakultas

    Hukum UMI, menyampaikan pernyataan sikap terkaitadanya dugaan penyidik nakal atau tidak profesional dalammelakukan tugasnya di wilayah Polda Sulawesi Barat yaitumenghilangkan dengan sengaja alat bukti otentik terkaitkasus JENTANG di Kota Makasar.

    Sehubungan dengan hal itu, saya memohon agar DPRRI menindak lanjuti kasus tersebut, sesuai ketentuan yangberlaku dengan beberapa tuntutan antara lain sebagai berikut:

    Meminta kepada Kapolda Sulawesi Barat melakukanRegenerasi penyidik/ganti penyidik di wilayah Polda Sulsel-Bar yang di anggap tidak profesional dalam melakukanpenyidikan dan pengawalan kasus.

    Meminta kepada Kapolda Sulsel-Bar untuk menindakoknum yang dianggap tidak profesional dalam melaksanakantugasnya dalam hal ini Penyidik Polda Sulsel-Bar

    Meminta kepada Kapolda Sulsel-Bar untukmenindaklanjuti hasil tinjauan (investigasi) Komisi III DPR RIMeminta kepada Kapolda Sulsel-Bar dalam waktu 2

    Minggu untuk mengganti jajaran Penyidik

Embed Size (px)
Recommended