Home >Documents >Oleh : Rizka Dwi Atika Arinda Dwi Apsari 2309 105 006 2309 ...

Oleh : Rizka Dwi Atika Arinda Dwi Apsari 2309 105 006 2309 ...

Date post:01-Dec-2021
Category:
View:1 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
PowerPoint Template2309 105 006 2309 105 010
LABORATORIUM TEKNOLOGI BIOKIMIA
INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER
Onggok (Limbah Padat Tepung Tapioka)
Page 2
Latar Belakang
Cadangan minyak
dari bahan mentahnya
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh konsentrasi H2SO4 dan temperatur hidrolisa asam pada pembuatan ethanol dari onggok dengan fermentasi Saccharomyces Cerevisiae
Manfaat : Diharapkan dapat dijadikan dasar dalam melakukan produksi etanol dengan proses hidrolisa asam serta mampu meminimalisasi limbah padat tepung tapioka (onggok)
Tujuan dan Manfaat Penelitian
dicampur
Hidrolisatnya
dengan NaOH 2M
counting chamber,pH,analisa gula reduksi akhir dan kadar etanol
Proses Fermentasi Batch
150rpm setelah bahan fermentasi yang telah di tambahkan
Saccaromyces cerevisae dimasukkan ke dalam inkubator shaker
Pengambilan sampel pada 15,30,45,60 (jam) , kemudian
menyimpannya dalam almari pendingin.
Pengaruh Berbagai Konsentrasi Asam dan Suhu terhadap konsentrasi Gula Reduksi pada proses Hidrolisis Asam
Pada keseluruhan penelitian ini konsentrasi gula tertinggi yaitu
211,144 g/L atau 21,11% pada kondisi hidrolisis dengan konsentrasi H2SO4 2M
dan suhu 120oC
Hubungan Berbagai Konsentrasi H2SO4 dengan %Gula Residu pada proses Hidrolisis Suhu 120oC
konsentrasi H2SO4 2M menghasilkan konsentrasi glukosa yang paling
tinggi yaitu 21,11% bila dibandingkan dengan konsentrasi 0,2M dan 0,6M.
Pembahasan
Page 13
Pengaruh Konsentrasi Gula reduksi Terhadap Jumlah Sel Hidrolisat 2M 120oC pada Proses Fermentasi
semakin besar jumlah sel maka akan semakin kecil konsentrasi gula yang tersisa.
Sehingga cepat mencapai laju eksponensial yaitu yeast tumbuh dengan sempurna
Pembahasan
Hubungan Gula Reduksi dan Konsentrasi Etanol Terhadap waktu fermentasi pada hidrolisat 120oC ; 2M
Pembahasan
Pengaruh Yield terhadap Konsentrasi Gula Reduksi
Yield etanol tertinggi dicapai pada konsentrasi gula reduksi 211,144 g/L dan
didapatkan Yield sebesar 20,98% dalam kondisi 2 M; 120oC. Dan untuk Yield
etanol teoritis yang dihasilkan sebesar 107,68 g/L.
Pembahasan
1. Semakin besar konsentrasi glukosa makin besar konsentrasi etanol
yang dihasilkan sampai pada batas titik kritis kandungan glukosanya.
2. Hasil gula reduksi maksimum pada proses hidrolisa asam adalah pada
konsentrasi H2SO4 2M dan suhu 120oC yaitu 21,11%.
3. Hasil optimum proses fermentasi batch berdasarkan konsentrasi
etanol,yield etanol dicapai pada variable hidrolisa dengan konsentrasi
H2SO4 2M dan suhu 120oC yaitu : Konsentrasi etanol = 17,93 gr/L
(3,32%), Yield etanol = 20,98 %.
besar gula reduksi yang terkonsumsi.
Kesimpulan
of 16/16
Page 1 Oleh : Rizka Dwi Atika Arinda Dwi Apsari 2309 105 006 2309 105 010 LABORATORIUM TEKNOLOGI BIOKIMIA JURUSAN TEKNIK KIMIA – FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA - 2011 Pengaruh Hidrolisa Asam pada Produksi Bioethanol dari Onggok (Limbah Padat Tepung Tapioka)
Embed Size (px)
Recommended