Home >Documents >Oleh: BagusAdiMulyaP 2107 030 002 ??Motor diesel lebih irit dalam pemakaian bahan bakar dengan motor...

Oleh: BagusAdiMulyaP 2107 030 002 ??Motor diesel lebih irit dalam pemakaian bahan bakar dengan motor...

Date post:13-Feb-2018
Category:
View:220 times
Download:7 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • TUGASAKHIR

    PERAWATAN TURBOCHARGER PADA GENSET MESIN DIESEL 1380 KW

    Oleh:Bagus Adi Mulya PBagus Adi Mulya P2107030002

    DOSEN PEMBIMBINGDOSENPEMBIMBING:Dr. Ir. Heru Mirmanto, MT

    PROGRAMDIPLOMA3BIDANGKEAHLIANKONVERSIENERGI

    JURUSANTEKNIKMESINFAKULTASTEKNOLOGIINDUSTRI

    INSTITUTTEKNOLOGISEPULUHNOPEMBERSURABAYA2011

  • Latar Belakang

    Penggunaan

    Mesin Diesel

    Dalam

    kehidupan sehari - hari

    2

  • Pengertian Generator Set (GENSET)Generator

    ENERGI MEKANIS > ENERGI LISTRIK

    MENDAPAT ENERGI MEKANIS DARI MESIN

    3Mesin Genset Krupp MaK 1380 kW

  • Pengertian TurbochargerTurbocharger KBB - R4

    Turbocharger :Kompresor Sentrifugal

    Meningkatkan tenaga mesin

    T k t t d k t d t l h

    4

    Tekanan ,temperatur dan kecepatan udara yang telah

    Dikompresikan meningkat

  • Permasalahan :

    Permasalahan :

    Dengan semakin pentingnya peningkatan

    performance mesin diesel yang dilengkapi denganperformance mesin diesel yang dilengkapi dengan

    turbocharger maka, pada tugas akhir ini

    l h d l h b i l k kpermasalahan adalah bagaimana melakukan

    perawatan Turbocharger pada mesin pembangkit

    listrik Diesel 1380 kw.

    Studi kasus dilakukan di PT Indo Acidatama Solo

    5

  • Tujuan Tugas Akhir

    Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah :

    Analisa performance Turbocharger Analisa performance Turbocharger.

    Perawatan Turbocharger.

    Pengujian performance Turbocharger setelah

    perawatanperawatan.

    6

  • Batasan Masalah :

    Mesin Genset Diesel Krupp MaK 1380 kw di

    PT Indo Acidatama Solo.do c da a a So o

    Analisa perhitungan performance difokuskan

    pada kompresor.

    Aliran Steadyy

    7

  • Prinsip Kerja Motor Diesel

    0 - 1 = Langkah Hisap

    1 - 2 = Langkah Kompresi

    2 3 = Pembakaran Bahan Bakar

    3 4 = Langkah Ekspansi/Kerja

    4 1 = Langkah Pembuangan

    8

  • Keunggulan Motor Diesel

    Keunggulan motor diesel dibandingkan mesin pembakaran yang lain adalah :

    Motor diesel lebih irit dalam pemakaian bahan bakar dengan motor bensin,motor diesel lebih efisien 20 - 30%.

    Motor diesel lebih kuat dan mempunyai daya tahan yang lebih lama.

    Motor diesel lebih besar tenaganya sehingga Motor diesel dapat menjadiMotor diesel lebih besar tenaganya sehingga Motor diesel dapat menjadimotor penggerak (prime mover).

    Motor diesel mengakibatkan polusi udara yang lebih kecil.o o d ese e ga ba a po us uda a ya g eb ec

    9

  • KeuntunganKeuntungan & & KerugianKerugian sebagaisebagai Prime Mover Prime Mover

    A. Keuntungan pemakaian mesin diesel sebagai Prime Mover :

    -Design dan instalasi sederhana.g

    -Auxilary equipment sederhana.

    -Waktu pembebanan relative singkat.

    B. Kerugian pemakaian mesin diesel sebagai Prime Mover :

    -Konsumsi bahan bakar relatif murah dan hemat.

    B. Kerugian pemakaian mesin diesel sebagai Prime Mover :

    - Berat mesin sangat berat karena harus dapat menahan getaran serta

    kompresi yang tinggi.p y g gg

    - Starting awal berat, karena kompresinya tinggi yaitu sekitar 200 bar.

    - Semakin besar daya maka mesin diesel tersebut dimensinya semakin

    10

    besar pula, hal tersebut menyebabkan kesulitan jika daya mesinnya

    sangat besar.

  • Sistem Starting Genset Diesel

    1. Sistem Start Manual

    2 Si t St t El kt ik

    Sistem ini dipakai oleh mesin diesel yang memiliki dayamesin yang relatif kecil yaitu < 22 kVA

    Si t i i di k i l h i di l2. Sistem Start Elektrik

    3. Sistem Start Kompresi Sistem start ini dipakai oleh diesel yang memiliki daya besar yaitu > 372 kVA Sistim start ini

    Sistem ini dipakai oleh mesin diesel yang memiliki daya sedang yaitu < 372 kVA

    memiliki daya besar yaitu > 372 kVA. Sistim start iniyang dipakai pada Mesin Genset krupp MaK 1380

    kw di PT.Indo Acidatama

    11

  • Klasifikasi Kompresor

    Menurut prinsip kerjanya, kompresor dapatdigolongkan dalam dua kelompok dasar yaitu :

    Positive Displacement Compressor

    Rotodynamic (Centrifugal) CompressorRotodynamic (Centrifugal) Compressor

    12

  • Tipe / Konstruksi Kompresor

    Kompresor Sentrifugal Kompresor Aksial

    Aliran fluida di dalam rotor diarahkan secara

    radial melalui gaya sentrifugal.

    Rotor diarahkan secara axial

    Aliran fluida secara aerodinamis dalam

    arah axial ( sejajar poros rotor)Proses Kompresi selanjutnya terjadi di

    rumah keong (volute chamber).

    HIGH PRESSURE ( P )

    arah axial ( sejajar poros rotor).

    Proses Kompresi terjadi pada

    rangkaian sudu-sudu stator & rotor.

    13

    LOW CAPACITY ( Q )HIGH CAPACITY ( Q )

    LOW PRESSURE ( P )

  • Kompresor Berdasarkan Tekanannya

    Menurut kenaikan tekanannya, kompresor sentrifugal dibedakan menjadi 3 macam yaitu :dibedakan menjadi 3 macam yaitu :

    Fan PD / PS = 1 1,3

    BlowerPD / PS = 1,3 - 3

    Kompresor SentrifugalPD / PS = > 3PD / PS 1 1,3

    14

  • Prinsip Kerja Kompresor Sentrifugal

    15

  • Bagian bagian Turbocharger

    COMPRESSOR WHEEL

    TURBINE WHEELTURBINE WHEEL

    CENTERHOUSING

    16

  • PRINSIP KERJA TURBOCHARGER

    Prinsip kerja sama seperti kompresor

    sentrifugal

    Digerakkan oleh turbin

    Turbin digerakkan oleh tekanan gas Turbin digerakkan oleh tekanan gas

    buang dari mesin

    Turbin dan Compresor satu poros

    Turbine wheel bergerak otomatis

    kompresor wheel bergerak

    Putarannya sangat tinggi hingga

    bisa mencapai 80.000 putaran per

    17

    bisa mencapai 80.000 putaran per

    menit butuh pelumasan yang baik

  • PRINSIP KERJA TURBOCHARGER

    18

  • Diagram Alir Tugas Akhir

    START

    Survey & Pengambilan Data Di PT.DTSI & Indo Acidatama

    Analisa Performance Turbocharger,gTemperatur &Tekanan

    NOYES

    Breakdown Maintenance

    YES

    19FINISH

  • Tabel Data Hasil Test Sesudah & Sebelum

    Analisa Unjuk Kerja Turbocharger SebelumDireparasi

    Analisa Unjuk Kerja Turbocharger SetelahDireparasip

    Tabel Data hasil test sebelum direparasi

    p

    Tabel Data hasil test setelah direparasi

    No WAKTU AIR OUT CPRESSURE OUT (bar)

    POWER (Kw)

    1 09.00 125 2.0 840

    No WAKTU AIR OUT CPRESSURE OUT (bar)

    POWER(Kw)

    1 09.00 170 2.1 840

    2 10.00 125 1.9 8003 11.00 120 1.8 7504 12.00 120 1.6 690

    2 10.00 170 2.1 8603 11.00 175 2.2 8754 12.00 175 2.3 875

    5 13.00 120 1.6 680Rata-rata

    =Ratarata

    =Ratarata

    =752

    5 13.00 175 2.2 875Ratarata

    =173

    Ratarata=

    2 18

    Rata rata=

    865

    20

    122 1.78 752 173 2.18 865

  • Perhitungan Unjuk Kerja

    21

  • Perhitungan Ratio Pressure

    Perhitungan Ratio Pressure SebelumDireparasi

    Perhitungan Ratio Pressure SetelahDireparasi

    22

  • Perhitungan Kerja Spesifik

    Perhitungan Kerja Spesifik SebelumDireparasi

    Perhitungan Kerja Spesifik SetelahDireparasiDireparasi Direparasi

    23

  • Peningkatan Performance Turbocharger

    Setelah mengetahui hasil perbandingan antarakerja Turbocharger sebelum dan sesudah direparasi,kerja Turbocharger sebelum dan sesudah direparasi,Peningkatan Performance Turbocharger dapat dihitungmelalui:

    Wbefore , Turbocharger sebelum direparasi = 73,84

    Wafter , Turbocharger setelah direparasi = 114,77

    Wafter Wbefore = 114,77 73,84 = 40,93

    40 93 : 73 84 = 0 55 x 100 % = 55 %40,93 : 73,84 = 0,55 x 100 % = 55 %,

    Dari hasil perhitungan diketahui bahwa prosentasepeningkatan performance Turbocharger setelah

    24

    peningkatan performance Turbocharger setelahdilakukan reparasi adalah (%) = 55 %

  • Proses Reparasi Pada Turbocharger KBB R - 4

    Pada proses reparasi dibagi menjadi beberapa tahap antara lain :1) Distmantling

    2) Cleaning Kerosene

    3) Blasting : Blasting Garnett & Blasting Glass Bead

    4) Parts Inspection

    5) Hidrostatic Test

    6) Ultrasonic Thickness Test

    7) Repair Compressor Blade

    8) Machine Seal Plate / Repair Seal Plate

    9) Retap All Thread

    10) Computerized Dynamic Balance

    11) Grease High Temperature

    12) Loc Tite

    13) High Temperature Molykote

    14) Shaft Molykote

    25

    15) Assembly

    16) Painting & Preserve (Lanotec)

    17) Final Inspection

  • Perbandingan Gambar Fisik (foto) Turbocharger sebelum& sesudah dilakukan reparasi

    No Sebelum Reparasi Setelah Reparasi

    1.Turbocharger Turbocharger

    Compresor Side Compresor Side2.

    Compresor Side Compresor Side

    26

  • Perbandingan Gambar Fisik (foto) Turbocharger sebelum& sesudah dilakukan reparasi

    No Sebelum Reparasi Setelah Reparasi

    3.Compressor Wheel Compressor Wheel

    4.Turbine Compressor & Turbine

    27

  • Perbandingan Gambar Fisik (foto) Turbocharger sebelum& sesudah dilakukan reparasi

    No Sebelum Reparasi Setelah Reparasi

    5.

    6Center Housing Center Housing

    6.

    28

  • Kesimpulan Data Perhitungan

    1. Melalui perbandingan antara turbo sebelum direparasi dan sesudahdi i did tk h il hit b h t i k tdireparasi didapatkan hasil perhitungan bahwa prosentase peningkatanperformance Turbocharger setelah dilakukan reparasi adalah (%) 55 %

    2 Melalui perbandingan temperatur udara yang dikompresi antara turbo2. Melalui perbandingan temperatur udara yang dikompresi antara turbosebelum direparasi dan sesudah direparasi di

Embed Size (px)
Recommended