Home >Documents >NURSING STAFF BYLAWS

NURSING STAFF BYLAWS

Date post:26-Jan-2016
Category:
View:501 times
Download:67 times
Share this document with a friend
Transcript:

PENYELENGGARAAN KOMITE MEDIK BERDASARKAN PMK No. 755 TAHUN 2011

NURSING STAFF BYLAWSPERANNYA DALAM ORGANISASI RSBagian Hukum, Organiasi, dan HumasDirektorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan

Disampaikan pada Workshop Penyusunan Nursing Staff Bylaws Hotel Allium, Batam, 26-28 Agustus 2015

1POKOK BAHASANApakah yg dimaksud dengan nursing staff bylaws Apakah yang diatur oleh nursing staff bylawsBagaimana membuat nursing staff bylaws BAGAIMANA ORGANISASI KEPERAWATAN DI RUMAH SAKIT ANDA ?Bagaimana pengorganisasian staf keperawatan di Rumah Sakit? Siapakah yang bertanggungjawab atas penjagaan mutu layanan keperawatan? Siapa yang menjaga kompetensi para Perawat dan Bidan? Bagaimana mekanismenya?Apakah telah ada Good Corporate Governance dan Good Clinical Governance?APAKAH ATURAN RUMAH SAKIT ANDA MEMPUNYAI SOLUSI? Salah seorang Perawat atau Bidan senior telah membuat aturan jaga sendiri diluar aturan yang telah ditetapkan, sehingga mengganggu sistem pelayanan. Manajemen Rumah Sakit tidak berkuasa karena Perawat atau Bidan tersebut paling senior dan paling berpengaruh di antara Perawat lain.ADAKAH PROSEDUR PENANGANAN KASUS INI DI RS ANDA?Seorang Perawat atau Bidan di Rumah Sakit melakukan pelanggaran S.O.P. berulang dan telah diperingatkan oleh Komite Keperawatan, tetapi tetap mengulanginya.6RUMAH SAKITDALAM UU NOMOR 44 TAHUN 2009

PASAL 36SETIAP RUMAH SAKIT HARUS MENYELENGGARAKAN TATA KELOLARUMAH SAKIT DAN TATA KELOLA KLINIS YANG BAIK7 Good Corporate Governance (penatalaksanaan yang baik di RS)

Tata kelola RS yang baik adalah penerapan fungsi-fungsi manajemen RS yang berdasarkan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, independensi dan responsibilitas, kesetaraan dan kewajaran.8Good Clinical Governance (penatalaksanaan klinis yang baik) Tata kelola klinis yang baik adalah penerapan fungsi manajemen klinis yang meliputi kepemimpinan klinik, audit klinis, data klinis, resiko klinis berbasis bukti, peningkatan kinerja, pengelolaan keluhan, mekanisme monitor hasil pelayanan, pengembangan profesional dan akreditasi RS.

Dalam Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit : Kewajiban Rumah SakitPasal 29 Ayat (1) huruf rMenyusun dan melaksanakan Peraturan Internal Rumah Sakit (hospital by Laws)

Akreditasi Pasal 40Standar Akreditasi yang berlaku oleh Lembaga Independent yang ditetapkan Menteri. salah satu persyaratan dalam akreditasi adalah adanya Peraturan Internal di Rumah Sakit

PENGERTIAN BYLAWSBYLAWS : REGULATIONS, ORDINANCES, RULES OR LAWS ADOPTED BY AN ASSOCIATION OR CORPORATION OR THE LIKE FOR IT GOVERNMENT (Blacks Law Dictionary)PERATURAN INTERNALHOSPITAL BYLAWS = PERATURAN INTERNAL RUMAH SAKITNURSING STAFF BYLAWS = PERATURAN INTERNAL KEPERAWATAN

?????Suatu produk hukum yang merupakan anggaran rumah tangga rumah sakit yang ditetapkan oleh pemilik rumah sakit atau yg mewakiliBukan kebijakan teknis, administratif dan klinis, seperti S.O.P., Uraian tugas, Standar, Surat Keputusan, dll.MENGATUR:Pengorganisasian staf keperawatan rumah sakitPeran, tugas dan kewenangan staf keperawatanKewenangan Klinis & Penugasan KlinisOrganisasi Komite Keperawatan

FUNGSI NSBLSarana menjamin efektifitas, efisiensi dan mutu pelayanan keperawatanSarana perlindungan hukum bagi tenaga keperawatanSebagai acuan penyelesaian konflikMemenuhi persyaratan akreditasiKERANGKA HUKUM YG MENGATUR KEHIDUPAN RUMAH SAKITLandasan KorporasiPeraturan per-UU-an ttg kesehatan dan perumahsakitanKebijakan kesehatan pemerintah Peraturan InternalKebijakan teknis operasional rumkitAturan hukum umumPOSISI PERATURAN INTERNALNURSING STAFF BYLAWSPERATURAN INTERNAL STAF KEPERAWATANPERATURAN INTERNAL STAF KEPERAWATANTUJUANKerjasama yg baik antara staf keperawatan, tenaga medis dan direktur rumkitAdaptasi kepentingan perawat/bidan dan kepentingan rumah sakitStaf keperawatan bertanggungjawab atas mutu pelayanan rumah sakit

FUNGSIMenggambarkan struktur organisasi staf keperawatanProsedur dan persyaratan penerimaan perawat/bidanMekanisme peer-review pada kredensial, re-appointment, clinical privileges, pendisiplinanProsedur pengajuanDasar kegiatan standar pelayanan profesi dan kode etikPERATURAN INTERNAL STAF KEPERAWATANPENGATURAN KOMITE KEPERAWATAN MENGACU PADA PERATURAN MENTERI KESEHATANNOMOR 49 TAHUN 2013 TENTANG KOMITE KEPERAWATAN RUMAH SAKITUU KesehatanHak Warga Negara :

Setiap orang mempunyai hak dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan TerjangkauUU Rumah SakitKondisi yang TIDAK BOLEH terjadi !!!Komite Keperawatan dipergunakan seolah-olah Serikat Perawat yang diurus kesejahteraan, bahkan sebagian urusan manajemenKredensial dan Penugasan Klinis dijadikan upaya untuk menyingkirkan atau mendeskreditkan rekan kerjaMutu dan Disiplin tidak menjadi fokus perhatianTujuan :Mengatur tata kelola klinis (clinical governance) yang baikMenjamin mutu pelayanan keperawatan serta melindungi keselamatan pasien di rumah sakit;Mengatur penyelenggaraan komite keperawatan di setiap rumah sakit dalam rangka peningkatan profesionalisme.Kedudukan Komite KeperawatanRumah Sakit Pemerintah dan SwastaDIREKTURTugas Komite KeperawatanMeningkatkan profesionalisme tenaga keperawatan yang bekerja di rumah sakit dengan cara :melakukan kredensial bagi seluruh tenaga keperawatan yang akan melakukan pelayanan di rumah sakit;memelihara mutu profesi tenaga keperawatan; danmenjaga disiplin, etika, dan perilaku profesi tenaga keperawatan.FUNGSI KREDENSIALKonsekuensi membentuk komite keperawatan adalah menyusun daftar rincian kewenangan klinis clinical privilegePasal 11 ayat (2)

Fungsi Memelihara Mutua. Penyusunan data dasar profil tenaga keperawatan;b. rekomendasi perencanaan pengembangan profesional berkelanjutan;c. Audit keperawatan; dand. rekomendasi proses pendampingan (proctoring) bagi staf yang membutuhkan.Fungsi Menjaga Disiplin, Etikasosialisasi kode etik profesi;pembinaan etika dan disiplin tenaga keperawatan;b. pemeriksaan staf keperawatan yang diduga melakukan pelanggaran disiplin;c. rekomendasi pendisiplinan; dand. pemberian nasehat/pertimbangan dalam pengambilan keputusan etis pada asuhan terhadap pasien. Pasal 16

(1) Kepengurusan Komite Keperawatan berhak memperoleh insentif sesuai dengan aturan dan kebijakan rumah sakit.(2) Pelaksanaan kegiatan Komite Keperawatan didanai dengan anggaran rumah sakit sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Konsekuensi bagi Rumah SakitSetiap Rumah Sakit harus menyelenggarakan tata kelola Rumah Sakit dan tata kelola klinis yang baik.

Setiap Rumah Sakit harus memiliki organisasi yang efektif, efisien, dan akuntabel.

Organisasi Rumah Sakit paling sedikit terdiri atas Kepala Rumah Sakit atau Direktur Rumah Sakit, unsur pelayanan medis, unsur keperawatan, unsur penunjang medis, komite medis, satuan pemeriksaan internal, serta administrasi umum dan keuangan.

TERIMA KASIH

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended