Home >Documents >Neuropati Diabetik Rachmi Dwi Gung De

Neuropati Diabetik Rachmi Dwi Gung De

Date post:17-Jan-2016
Category:
View:239 times
Download:54 times
Share this document with a friend
Description:
ppt by dm wk
Transcript:
  • Neuropati DiabetikOleh:Rachmi Suraya, S.KedNIM. 062011101051IGN Dwi Oka Pradipta, S.KedNIM. 062011101001AA Gd Ary Kusuma, S.Ked NIM. 0700133

    Pembimbing :dr. Eddy Ario Koentjoro, Sp.SLAB/SMF Ilmu Penyakit SarafFK UNEJ FK UWKSRSD dr. Soebandi Jember 2012REFERAT

  • PENDAHULUANNeuropati diabetik (ND) komplikasi dm yg khas dg ggn neuropatik yg gejalanya bragam.50-75% dr amputasi nontraumatik. Prevalensinya ++ sesuai dg tingkat usia. Dalam DCCT (kontrol Diabetes & komplikasi sidang, 1995) 2%/thn.faktor risiko utama hiperglikemia

  • DEFINISITdpt kelainan klinis, subklinis yg tjd pd dm tanpa penyebab neuropati yang lain. Ggn : somatik dan atau autonom dr sistem saraf perifer.

  • EPIDEMIOLOGIAmerika 10-20% pasien yg didiagnosis DM neuropati dg lamanya pnykt & hiperglikemik.

  • ETIOLOGI DAN FAKTOR RESIKOSekitar 20-30%diabetes tipe 2.diabetes tipe 1 setelah 10 thn onset penyakit.Faktor Risiko Neuropati

    MerokokUmur di atas 40 tahunRiwayat kontrol kadar gula darah burukLamanya menderita diabetesHipertensiDislipidemia

  • PATOFISIOLOGI Faktor metabolikHiperglikemiaaktivasi enzim aldose-reduktase glukosa d ubah mjd sorbitoldmetabolisme sorbitol dehidrogenase fruktosaakumulasi >>hipertonik intraseluleredema sarafpeningkatan sorbitolmioinositol terhmbt msk ke sel sarafstress osmotikmerusak mitondriaaktifasi protein C kinase Na-K-ATPase na intraseluler >>ggn transduksi sinyal saraf

  • NaDPHkemampuan mengatasi radikal bebas penurunan produksi nitric oxidaTbntk AGEs toksik thdp sel sarafkerusakan aksonal metabolik

  • B. Kerusakan mikrovaskulerC. mekanisme ImunD. Peran Nerve growth Factor (NGF)

  • KLASIFIKASI NEUROPATI DIABETIK1. perjalanan penyakitnyafungsional/subklinis : gejala perubahan biokimiawi. kelainan patologik (-)reversibelstruktural/klinis : gejala kerusakan structural serabut saraf. ada komponen reversibleKematian neuron : kepadatan serabut saraf. irreversibel. Dimulai distal-proksimal.Perbaikan berlawanan arah.

  • 2. jenis serabut saraf yang terkena lesiNeuropati difus : Symmetric Neuropathy (Polineuropati), Neuropati otonom Neuropati lower limb motor simetris proksimal amiotropiNeuropati Fokal : . Neuropati kranial, Radikulopati/pleksopati , Entrapment neurophaty

  • 3. anatomi serabut saraf perifer : Sistem MotorikSistem sensorikSistem otonom

  • Polineuropatipenurunan sensasi hilangx refleks terjadi pertama di jari ke proksimal tbhkaki sarung tangan infeksi amputasikontraktur jari-jari kaki

  • Neuropati otonomterdiri dari saraf melayani sistem organ spt jantungDisfungsi otonom paling umum pd penderita diabetes : hipotensi ortostatik, atau pingsan saat berdiri

  • DIAGNOSISANAMNESISAnamnesis gejala DMKeluhan khasKeluhan tidak khas

    2. Riwayat pengobatan

  • CONTINUE ANAMNESISdiabetic neurophaty symptom (DNS)

    NOANAMNESISSKOR (DNS)1Jalan tidak stabilYa : 1, tidak :02Kesemutan atau tebalDiagnosis ND 13Nyeri seperti dit usuk jarum4Nyeri terbakar/nyeri tekan

  • PEMERIKSAAN FISIK

    Reflek motorikF/ serabut saraf bsr dgn tes kuantifikasi sensasi kulit : tes rasa getar (biotesiometer) & rasa tekan (estesiometer dengan filament mono Semmers-Weinstein)Fungsi serabut saraf kecil dgn tes sensasi suhuElektromiografi

  • Uji komponen parasimpatis:Tes respons denyut jantung maneuver valsavaVariasi denyut jantung (interval RR) selama napas dlm

    Uji komponen simpatis DAN dilakukan dengan :Respon tekanan darah terhadap berdiri (penurunan sistolik)Respon tekanan darah terhadap genggaman (peningkatan diastolic)

    *

  • Skor diabetic neurophaty examination (DNE)

    Skor : 0normal1 kekuatan otot 3-4, refleks , sensitivitas2 kekuatan otot 0-2, refleks -, sensitifitas -Diagnosis skor >3

    noJenis pemeriksaanHasil pemeriksaanket1Kekuatan otot quadriceps femoris (ekstensi sendi lutut)Kekuatan 0-52Kekuatan otot tibialis anterior (dorsofleksi kaki)Kekuatan 0-53Refleks tendo achilesKekuatan 0-54.Sensitivitas jari telunjuk tangan(thdp tusukan jarum)N//-5Sensitivitas ibu jari kaki (thdp sentuhan raba)N//-6Sensitivitas ibu jari kaki (persepsi getar dengan garpu tala)N//-7Sensitivitas jari kaki(thdp tusukan jarum)N//-8Sensibilitas ibu jari (thdp posisi sendi)N//-

  • PEMERIKSAAN PENUNJANG1. Pemeriksaan gula darah2. HbA1c

  • TATALAKSANA1. Diagnosis ND sedini mungkin2. Pengendalian glukosa dan perawatan kaki sebaik-baiknya3. Pengendalian keluhan ND Nyeri (NSAID, Antidepresan trisiklik, DLL)4. Pengobatan kausal aldose reduktase inhibitor, aminoguainidin, gangliosid, neurotropik, alpha lipoid acid

  • EDUKASIperbaikan total jarangedukasi tentang pengelolaan rasa nyeri pemeriksaan kaki setiap kontrol & evaluasi teratur thdp kemungkinan ND pd pasien DM.

    *

  • KESIMPULAN1. Neuropati diabetik komplikasi kronik DM2. faktor terjadi ND metabolic, vascular, imun & NGF. Hiperglikemik plg utama3. Pencegahan & pengelolaan : dx dini. kendali GD & perawatan kaki + pengobatan kausal.4. Usaha mengatasi rasa nyeri bersifat simptomatis edukasi

  • *

    *

of 29/29
Neuropati Diabetik Oleh: Rachmi Suraya, S.Ked NIM. 062011101051 IGN Dwi Oka Pradipta, S.Ked NIM. 062011101001 AA Gd Ary Kusuma, S.Ked NIM. 0700133 Pembimbing : dr. Eddy Ario Koentjoro, Sp.S LAB/SMF Ilmu Penyakit Saraf FK UNEJ – FK UWKS RSD dr. Soebandi Jember 2012 REFERAT
Embed Size (px)
Recommended