Home >Documents >Need Dan Demand Fic

Need Dan Demand Fic

Date post:19-Oct-2015
Category:
View:59 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
Bahasan need, want dan demand
Transcript:

BAB 1PENDAHULUAN

I.1 Latar BelakangPerkembangan pada suatu kota selalu berubah-ubah dikarenakan semakin meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia terutama pada kota-kota besar. Semakin besar jumlah penduduk semakin besar pula kebutuhan setiap individunya. Pada dasarnya sampai kapanpun manusia tidak pernah puas dengan apa yang dia dapatkan.Dalam ekonomi terdapat permintaan (Demand) dan kebutuhan yang saling berpengaruh antara satu dengan yang lain untuk memenuhi kebutuhan setiap orang. Jumlah barang yang diminta konsumen dipengaruhi oleh barang itu sendiri, pendapatan atau selera konsumen. Permintaan (Demand) itu sendiri adalah barang yang dibeli pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan need adalah hasrat akan pemuas kebutuhan yang spesifik. Jadi permintaan dan kebutuhan saling berkaitan dimana jumlah barang atau jasa yang mereka inginkan dan mampu dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga.

1.2 Rumusan Masalah1. Apa pengertian want, need, dan demand?2. Bagaimana cara pengukuran want, need, dan demand?3. Bagaimana bentuk kurva demand?4. Apa saja faktor yang mempengaruhi demand?5. Apa pengertian, jenis dan pengukuran elastisitas demand?6. Apa saja faktor yang mempengaruhi elastisitas demand?1.3 Tujuan Penulisan1. Mengetahui pengertian want, need, dan demand.2. Mengetahui bagaimana cara pengukuran want, need, dan demand.3. Mengetahui bagaimana bentuk kurva demand.4. Mengetahui faktor yang mempengaruhi demand5. Mengetahui pengertian, jenis dan pengukuran dari elastisitas demand.6. Mengetahui faktor yang mempengaruhi elastisitas demand.

1.4 Manfaat Penulisan1. Menambah pengetahuan dan wawasan mengenai want, need, and demand. 2. Sebagai bahan informasi dan menambah literatur bagi pihak-pihak lain.

17

3

BAB 2KAJIAN PUSTAKA

2.1 Pengertian Need, Want dan DemandSeseorang dalam usaha memenuhi kebutuhannya, pertama kali yang akan dilakukan adalah pemilihan atas berbagai barang dan jasa yang dibutuhkan. Selain itu juga dilihat apakah harganya sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Jika harganya tidak sesuai, maka ia akan memilih barang dan jasa yang sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Perilaku tersebut sesuai dengan hukum permintaan (Samuelson & Nordhaus, 1992), yang mengatakan bahwa bila harga suatu barang atau jasa naik, maka jumlah barang dan jasa yang diminta konsumen akan mengalami penurunan. Dan sebaliknya bila harga dari suatu barang atau jasa turun, maka jumlah barang dan jasa yang dimintai konsumen akan mengalami kenaikan (ceteris paribus).

2.1.1 WantMenurut Philip Kotler (2002), definisi dari Keinginan (wants) adalah kebutuhhan (needs) yang dibentuk oleh budaya dan kepribadian individu.Want adalah suatu keinginan yang dimiliki seseorang,utk mendapatkan status kesehatan yang lebih baik dari sekarang. Suatu keinginan yang dimiliki seseorang utk mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik, tanpa memperhitungkan apakah dia memiliki resources untuk mencapai keinginan tersebut.

2.1.2 NeedMenurut Philip Kotler (2002), definisi dari kebutuhan (needs) dimana manusia merasa kekurangan. Kebutuhan (needs) adalah keinginan manusia atas barang dan jasa yang perlu dipenuhi untuk mempertahankan kelangsungan hidup. Needs menggambarkan kebutuhan dasar manusia seperti pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, rekreasi, dan lainnya. Needs menjadi wants jika kebutuhan tadi telah menjurus pada satu keinginan yang tertentu yang dapat memberikan kepuasan. Kebutuhan dibagi menjadi dua, yaitu perceived needs dan expressed needs. Perceived needs atau kebututan yang dirasakan adalah hasrat atau keinginan yang dimiliki oleh semua orang dimana kebutuhan ini menunjukkan kesenjangan antara tingkat keterampilan / kenyataan yang nampak dengan yang dirasakan. Sedangkan expressed needs atau kebutuhan yang diekspresikan yaitu kebutuhan yang dirasakan seseorang mampu untuk ditunjukkan dalam tindakan.

2.1.3 DemandMenurut Philip Kotler (2002), definisi dari Permintaan (demand) adalah keinginan yang di dukung daya beli. Demand atau permintaan adalah jumlah dari suatu barang yang mau dan mampu dibeli pada berbagai kemungkinan harga, selama jangka waktu tertentu, dengan anggapan berbagai hal lain tetap sama (ceteris paribus). Mau dan mampu disini memiliki arti betapapun orang berkeinginan atau membutuhkan sesuatu, kalau ia tidak mempunyai uang atau tidak bersedia mengeluarkan uang sebanyak itu untuk membeli, maka keinginan itu tetap keinginan dan belum disebut permintaan. Namun ketika keinginan/kebutuhan itu disertai kemauan dan kemampuan untuk membeli dan didukung oleh uang yang secukupnya untuk membayar harga disebut permintaan.Permintaan suatu barang di pasar akan terjadi apabila konsumen mempunyai keinginan (willing) dan kemampuan (ability) untuk membeli , pada tahap konsumen hanya memiliki keinginan atau kemampuan saja maka permintaan suatu barang belum terjadi, kedua syarat willing dan ability harus ada untuk terjadinya permintaan (Turner, 1971 dalam Salma, 2004).Teori permintaan menerangkan sifat dari permintaan pembeli pada suatu komoditas (barang dan jasa) dan juga menerangkan hubungan antara jumlah yang diminta dan harga serta pembentukan kurva permintaan (Sugiarto, 2005). Dalam teori permintaan beberapa istilah perlu diketahui seperti permintaan, hukum permintaan, daftar permintaan, kurva permintaan, permintaan dan jumlah barang yang diminta dan sebagainya.Permintaan (demand) adalah sejumlah barang atau jasa yang diminta oleh konsumen pada beberapa tingkat harga pada suatu waktu tertentu dan pada tempat atau pasar tertentu (Palutturi, 2005). Menurut Lipsey (1990), demand adalah jumlah yang diminta merupakan jumlah yang diinginkan. Jumlah ini adalah berapa banyak yang akan dibeli oleh rumah tangga pada harga tertentu suatu komoditas, harga komoditas lain, pendapatan, selera, dan lain-lain.Fungsi permintaan menunjukan hubungan antara kuantitas suatu barang yang diminta dengan semua faktor yang mempengaruhinya: harga, pendapatan, selera dan harapan-harapan untuk masa mendatang (Arsyad, 1991: 22).Tokoh Ilmuwan Inggris Alfred Marshal mencetuskan sebuah hukum ekonomi klasik yakni hukum permintaan dimana hukum ini berbunyi: Bila harga suatu barang naik maka permintaan barang tersebut akan turun, sebaliknya bila harga barang tersebut turun maka permintaanya akan naik dengan asumsi ceteris paribus (semua faktor yang mempengaruhi permintaan selain harga dianggap konstan).Dalam hukum permintaan jumlah barang yang diminta akan berbanding terbalik dengan tingkat harga barang. Kenaikan harga barang akan menyebabkan berkurangnya jumlah barang yang diminta. Sehingga hal ini akan berpengaruh terhadap daya beli konsumen yang menurun akibat berkurangnya jumlah permintaan.

2.1.4Perbedaan want, need dan demandDalam manajemen pemasaran (Kasali, 2000) terdapat dua konsep yang sangat mendasar yaitu kebutuhan (needs) dan keinginan (wants). Kebutuhan adalah hal-hal yang mendasar yang dibutuhkan makhluk hidup untuk melangsungkan kehidupannya. Tanaman membutuhkan air, tanah, pupuk dan udara untuk hidup. Manusia tidak hanya membutuhkan makanan dan minuman, tetapi juga cinta, penghargaan, persaudaraan, pengetahuan dan sebagainya. Kalau kebutuhan itu tidak terpenuhi, mereka akan merasa tidak bahagia, ada yang dirasakan kurang dalam kehidupannya. Kebutuhan manusia amat bervariasi dan kompleks.Sedangkan keinginan adalah pernyataan manusia terhadap kebutuhan-kebutuhannya yang dipertajam oleh budaya dan kepribadiannya. perbedaannya dengan kebutuhan terletak pada barang-barang yang dipilih untuk melangsungkan kehidupannya. Untuk membahas pengertian ini, model dari Cooper (Posnett 1988) dalam Palutturi (2005) juga sangat menarik untuk dibahas. Dalam model Cooper, keinginan (wants) diartikan sebagai keinginan seseorang untuk menjadi lebih sehat dalam hidup. Keinginan ini didasarkan pada penilaian diri terhadap status kesehatannya. Permintaan (demand) merupakan keinginan untuk lebih sehat diwujudkan dalam perilaku mencari pertolongan tenaga kedokteran. Sedangkan kebutuhan (needs) adalah keadaan kesehatan yang dinyatakan oleh tenaga kedokteran harus mendapatkan penanganan medis.Persoalan kesehatan, kebutuhan (need) pelayanan kesehatan dan permintaan (demand) pelayanan kesehatan merupakan tiga konsep berbeda di dalam ekonomi kesehatan yang harus dijelaskan untuk menghindari kerancuan karena ketiga istilah tersebut kerap digunakan secara bergantian satu sama lain.Ada 3 situasi yang dapat diperhatikan atas tingkat persoalan kesehatan dan kebutuhan pelayanan kesehatan yang dirasakan oleh seorang individu. Permintaan pelayanan kesehatan timbul melalui proses perubahan persoalan kesehatan menjadi persoalan kesehatan yang dirasakan, dilanjutkan dengan merasa dibutuhkannya pelayanan kesehatan dan akhirnya dinyatakan dengan permintaan aktual. Dalam upayanya mengubah kebutuhan pelayanan yang dirasakan menjadi suatu bentuk permintaan yang efektif, konsumen harus memiliki kesediaan (willingness) dan kemampuan (ability) untuk membeli atau membayar sejumlah jenis pelayanan kesehatan yang diperlukan (Andhika, 2010).Dengan memahami konsep kebutuhan dan permintaan pelayanan kesehatan yang diperlukan dapat dijelaskan tentang mengapa dan bagaimanam kerap timbul kesenjangan dalam banyak hal antara penyedia (provider) dan konsumen pelayanan kesehatan. Kesenjangan antara kebutuhan dan permintaan, misalnya timbul akibat kuantitas pelayanan yang diinginkan masyarakat (dalam membentuk kesediaan untuk membayar) dan kuantitas pelayanan professional yang seharusnya mereka inginkan jarang bertemu dan bersesuaian.

2.1.5 Faktor yang mempengaruhi need dan demand2 2 2.1.1 2.1.2 2.1.3 2.1.4 2.1.5.1 Faktor yang mempengaruhi need Kebutuhan setiap manusia satu dengan yang lainnya bisa aja tidak sama tergantung faktor yang mempengaruhi. Kebutuhan akan suatu hal yang bersifat lebih spesifik dinamakan keinginan. Keinginan yang didukung dengan adanya sumberdaya untuk memperolehnya disebut dengan

Embed Size (px)
Recommended