Home >Education >Mutu relevansi-kopertis-iii-dirjen-dikti-prof-dr-djoko-santoso

Mutu relevansi-kopertis-iii-dirjen-dikti-prof-dr-djoko-santoso

Date post:26-Jun-2015
Category:
View:2,109 times
Download:1 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • 1. PERAN PENDIDIKAN TINGGI DALAM MENINGKATKAN MUTU DAN RELEVANSI DJOKO SANTOSO DIRJEN PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

2. TOPIK BAHASAN

  • TANTANGANBAGIPENDIDIKAN TINGGI DALAM MENYONGSONGASEANONE COMMUNITY2015
  • PERAN PENDIDIKANTINGGI

3. ..... Indonesia menjadinegara maju .... melalui pertumbuhan ekonomi tinggiyang inklusif danberkelanjutan (BPS) 0,96% 0,17% Pengeluaran/hari Tahun 2009 Tahun 2025 9, 7 < 2 dolar 2-4 dolar 4-10 dolar 10-20 dolar >20 dolar 13 % (Harapan) 10 % Potensi Pertumbuhan Ekonomi59,23% 21,22% 30%45%2% 4.

  • Natural Resources
    • Geothermal (largest reserve)
    • Coal (no.2 in the world)
    • Tin, Nickel (no. 2 and 4 in the world)
    • Palm oil, Rubber, Cacao (no.1, 2, 2 in the world)
    • Marine resources (largest teritory, mega biodiversity)
    • Others
  • Experiences

Per capita income USD 3.Human Resource... 3 Main Resources for Economic Growth 5. Demographic Bonus 100Year of Independence Human Resource (Source: Menko Perekonomian) Decreasing Dependency Ratio from 2010-2040: can become demographic deviden for economic development, provided that good human resource development is in place. 6. 6 Koridor Pengembangan 7. Primary Education SMP/MTs SMA/MA Junior Secondary High School Vocational HS University Human Resource Situation: Level of Education (Source: BPS) Improving access to higher education! 8. TKI dengan kualitas rendah Sumer: Kemenakertrans (2010) Tahun TKI Formal % TKI Informal % Total 2006 177.495 26 502.505 74 680.000 2007 196.191 28 500.555 72 696.746 2008 269.346 34 479.470 64 748.816 9. TKA membanjiri Indonesia Sumber: Kemenakertrans (2010) 10. TANTANGANBAGIPENDIDIKAN TINGGI DALAM MENYONGSONGONE COMMUNITY2015

  • Jakarta sebagai entry point masuknyaorang,barang, budaya, pengaruh,ke Indonesia sangat dominan
  • Menyiapkan sumberdaya yang berkualitasuntuk memberikan sinyal kolaborasi, dan hal ini tidak mungkin jika tidak melalui PENDIDIKAN
  • Sebanyak mungkin sumberdaya manusia Indonesialulusan perguruan tinggi (akademik/vokasi/profesi) ada hubungan antara lulusan PT dengan GDP

11. A pa yang dibutuhkan?

  • Perguruan tinggiBERKUALITASyang mampu:
    • Mengembangkan potensi mahasiswa agar bisa menjadi sarjana yangbertaqwa, cakap,bermartabat ,bermanfaatbagi pembangunan dan masyarakat, dan bisa berkompetisi dalam pasar global ( kompetitif )
    • Memberi solusi bagi pembangunan sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat, mengembangkan dan menciptakan pengetahuan dan teknologi yang meningkatkan daya saing (lulusan, perguruan tinggi, daerah, bangsa)membangunknowledge capital melaluirisetdanpemberdayaan masyarakat

12. APA KESIAPAN KITA?

  • Memberikan pendidikan tinggi yang bermutu dan relevan,
  • Perguruan Tinggi harusberijindari Kemdiknas,
  • Perguruan Tinggi haruskonsistenmenyelenggarakan pendidikannya sebagaimana saat mengajukan usulannya,
  • Perguruan Tinggiharus memilikifokuspada peningkatan KOMPETENSI MAHASISWA.

13. Kompetensi berhubungan denganBudaya Akademik: KARAKTER MAHASISWA 14. KOMPETENSI MAHASISWA dicapai melalui: Pendidikan karakter Budaya Akademik Di Kampus Penyelenggaraan PT yang akuntabel, menjunjung integritas yang tinggi Reduksi konflik Mengedepankan MUTU dalam pelayanan akademik 15. Kondisi Perguruan Tinggi di Indonesia

  • Status akreditasi (masih banyak yang belum mengajukan akreditasi)
  • Pembelajaran masih lebih banyak bobotnya pada peningkatan Hardskills
  • Kualifikasi dosen masih banyak yang S1
  • Sarana dan prasarana masih belum menyesuaikan dengan kemajuan teknologi saat ini

16. STATUS AKREDITASI PRODI DI INDONESIA* **A= Akreditasi A B= Akreditasi B C= Akreditasi C K= Kadaluarsa T= Belum Akreditasi * SUMBER DATA DI DOWLOAD DARI WEB PDPT DAN BAN-PT TAHUN September 2011 No. Status Akreditasi PTN KOP 1 KOP 2 KOP 3 KOP 4 KOP 5 KOP 6 KOP 7 KOP 8 KOP 9 KOP 10 KOP 11 KOP 12 Total Persentase 1 A** 734 3 9 53 137 53 53 103 6 15 10 0 0 1176 6.67 2 B 1609 131 144 232 371 222 222 363 101 194 163 70 40 3862 21.91 3 C 564 374 188 152 451 236 236 358 141 411 267 147 79 3604 20.45 4 K 928 128 91 238 298 87 87 271 57 96 73 40 19 2413 13.69 5 T1549 598 407 866 714 36 435 541 241 401 340 203 238 6569 37.27 Jumlah 5384 1234 839 1541 1971 634 1033 1636 546 1117 853 460 376 Grant Total 17624 100 17. PERSENTASEAKREDITASI PRODI DI INDONESIA *A = Akreditasi A B= Akreditasi B C= Akreditasi C K= Kadaluarsa T= Belum Akreditasi 18. KOPERTIS 3 Bagaimana strategi mengubah PT menjadi berkualitas? 19. PE RANPENDIDIKAN TINGGI 20. Pembelajaran Penelitian & Pengembangan Publikasi Interaksi dengan Industri dan Masy. Peran Pendidikan Tinggi 21. Manfaat Sosial dan Ekonomi dari Pendidikan (Sumber: OECD, Highlight of Education At Glance, 2010) 22.

  • Premium untuk lulusan universitas dan diploma Indonesia lebih tinggi dari rata-rata negara OECD.
  • Data Gaji adalah untuk 2010 dari:http://pusdatinaker.balitfo.depnakertrans.go.id

Gaji Rata-rata perB ulan untukT iapJenjang (Sumber: Depnakertrans, 2011) 23. Jumlah Pekerja Berpendidikan Tinggi (D2 Keatas) (Sumber: NSF, Asias Rising Scince&Engineering Strength, 2007) Walaupun peningkatannya paling tinggi, namun dalam jumlah, apalagi proporsi terhadap populasi, Indonesia memiliki jumlah pekerja berpendidikan tinggi yang sangat rendah. 24. Y = -1085,96 + 6,82 X R = 0,85 Denmark Islandia Indonesia Jumlah Penelitidan PDB /K apita adalah data tahun 2007 yang diambil dari data statistik world bank 2011http://data.worldbank.org/indicator/SP.POP.TECH.RD.P6/countries http://data.worldbank.org/indicator/SP.POP.SCIE.RD.P6/countries http://data.worldbank.org/indicator/NY.GDP.PCAP.CD/countries Hubungan Nilai PDB /Kapitadengan Jumlah Peneliti( 2007 ) Sumber : World Bank 2011 Jumlah Peneliti per 1 juta pendudukmemiliki korelasi positif yangtinggi dengan nilai PDB per Kapita (koefisien korelasi r =0, 92 ) P eneliti adalah ilmuwan dan tenaga teknis berpendidikan minimal S1/D4 yang melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan. 25. Tabel 1. Lima besar penghasil makalah (dokumen) ilmiah dari berbagai jurnal yang tercatatdi Scopus (Mei 2011) dari berbagai institusi riset di Indonesia 26. KARYA ILMIAH INSTITUSI RISET INDONESIA MENURUT SCOPUS (MEI 2011) 27. PERBANDINGAN DENGAN BEBERAPA NEGARA LAIN

  • Publikasi Ilmiah di Jurnal Internasional 2011*
  • Indonesia
  • Institut Teknologi Bandung 1.686
  • Universitas Indonesia 1.414
  • Universitas Gadjah Mada 1.001
  • Institut Pertanian Bogor 683
  • Malaysia
  • University of Malaya 13.133
  • Universiti Sains Malaysia 9.649
  • Universiti Putra Malaysia 8.725
  • Universiti Kebangsaan Malaysia 7.194
  • Universiti Teknologi Malaysia 4.102
  • Peringkat KEI Indonesia dan Negara Tetangga**
  • Peringkat Negara
  • 19 Singapura
  • 48 Malaysia
  • 63 Thailand
  • 103 Indonesia
  • Keterangan:
  • *Jumlah publikasi yang tercatat di pangkalan data Scimago yang data berasal dari Scopus
  • **KEI (Knowledge Economy Index) menunjukkan banyaknya penelitian yang dipublikasikan secara internasional.
  • Singapura
  • National Universiy of Singapore 59.290
  • Nayang Technological University 32.500
  • Institute for Infocomm Research 4.629
  • Thailand
  • Mahidol University 15.896
  • Chulalongkorn University 12.482
  • Chiang Mai University 6.084
  • Prince ofSongkia University 4.163
  • Kesetsart University 3.827

28. Y = 4260,84 + 13059,78 X R = 0,29 Indonesia Norway Israel HubunganDana PenelitiandanPDB ( S umber :W orldbank, 2011) 1.A nggaran penelitian tahun 2007 :http://data.worldbank.org/indicator/GB.XPD.RSDV.GD.ZS 2. PDB/Kapita tahun 2007 :http://data.worldbank.org/indicator/NY.GDP.PCAP.CD/countries Persentasedana penelitianterhadap PDBmemiliki korelasi positif yangcukup kuatterhadap nilai PDB per kapita(koefisien korelasi r =0, 54 ) 29. Y = 11,33 + 0,37 X R = 0,65 Hubungan Kenaikan Produktivitas dengan Kenaikan Jumlah Peneliti2006-2007 (Sumber :W orldbank dan OECD) Kenaikan jumlah peneliti per 1 juta pendudukmemiliki korelasi positif yangtinggi terhadap kenaikan nilai produktivitas(koef. Korelasi = 0.81)

  • Jumlah Peneliti2006-2007:http://data.worldbank.org/indicator/SP.POP.TECH.RD.P6/countriesdan http://data.worldbank.org/indicator/SP.POP.SCIE.RD.P6/countries
  • Produktivitas dihitung dari data PDB dan Jam kerja tahun
  • data PDB 2006-2007 :http://data.worldbank.org/indicator/NY.GDP.PCAP.CD/countries
  • data jam kerja 2006-2007 :http://stats.oecd.org/Index.aspx?DataSetCode=EO88_INTERNET

30. Catatan:- Indikator denganhuruf hijaumemiliki keterkaitan erat dengan pendidikan - Kebijakan sudah dianggap bagus (rangking 27), tetapi realisasinya masih rendah Kapasitas Inovasi Indonesia ( Sumber: Innovation Capacity Index, 2010-2011) No Indikator Rangking Overal Innovation Capacity Index 77 1 Good Governance 92 2 Country Policy Assessment 27 3

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended