Home >Documents >Modul Spss Print

Modul Spss Print

Date post:02-Aug-2015
Category:
View:589 times
Download:2 times
Share this document with a friend
Transcript:

MODUL SPSS

Jurusan Statistika FMIPA UNPAD

Modul SPSS

BAB I PENGANTAR SPSS 1.1 Pendahuluan SPSS merupakan salah satu perangkat lunak khusus statistik yang paling banyak pemakaiannya di seluruh dunia. SPSS banyak digunakan dalam berbagai riset pemasaran, pengendalian dan perbaikan mutu (quality improvement), serta riset-riset sains. SPSS pertama kali muncul dengan versi PC (bisa dipakai untuk komputer desktop) dengan nama SPSS/PC+ (versi DOS). Tetapi, dengan mulai populernya system operasi windows. SPSSmulai mengeluarkan versi windows (mulai dari versi 6.0 sampai versi 14). Pada awalnya SPSS dibuat untuk keperluan pengolahan data statistik untuk ilmu-ilmu social, sehingga kepanjangan SPSS itu sendiri adalah Statistical Package for the Social Sciens. Sekarang kemampuan SPSS diperluas untuk melayani berbagai jenis pengguna (user), seperti untuk proses produksi di pabrik, riset ilmu sains dan lainnya. Dengan demikian, sekarang kepanjangan dari SPSS Statistical Product and Service Solutions. SPSS dapat membaca berbagai jenis data atau memasukkan data secara langsung ke dalam SPSS Data Editor. Bagaimanapun struktur dari file data mentahnya, maka data dalam Data Editor SPSS harus dibentuk dalam bentuk baris (cases) dan kolom (variables). Case berisi informasi untuk satu unit analisis, sedangkan variable adalah informasi yang dikumpulkan dari masing-masing kasus. Hasil-hasil analisis muncul dalam SPSS Output Navigator. Kebanyakan prosedur Base System menghasilkan pivot tables, dimana kita bisa memperbaiki tampilan dari keluaran yang diberikan oleh SPSS. Untuk memperbaiki output, maka kita dapat mmperbaiki output sesuai dengan kebutuhan. 1.2 Ruang Lingkup Progam SPSS SPSS menyediakan tujuh windows, yang meliputi : 1.3 Data Editor Windows ini terbuka secara otomatis setiap kali program SPSS dijalankan dan berfungsi untuk input data SPSS. Menu yang ada pada Data Editor: File. Menu file berfungsi untuk menangani hal-hal yang behubungan dengan data, seperti membuat file baru, membuka file tertentu, mengambil data dari program lain, mencetak isi dari Data Editor dan lainnya. Edit. Menu Edit berfungsi untuk menangani hal-hal yang berhubungan dengan memperbaiki atau mengubah nilai data (duplikasi data, menghasilkan data, edit data dan lainnya). Selain itu, menu Edit juga berfungsi untuk mengubah setting pada options (seperti Output Label, Script dan lainnya). View. Menu View berfungsi untuk mengatur toolbar (status bar, penampakan value label dan lainnya). Data.

1

Modul SPSS

Menu Data berfungsi untuk membuat perubahan data SPSS secara keseluruhan, seperti mengurutkan data, menyeleksi data data berdasar criteria tertentu, menggabung data dan sebagainya. Transform. Menu Transform berfungsi untuk membuat perubahan pada variabel yang telah dipilih dengan kriteria tertentu. Analyze. Menu Analyze merupakan menu inti dari SPSS, yang berfungsi untuk melakukan semua prosedur perhitungan statistik, seperti uji t, uji F, regresi, time series dan lainnya. Graphs. Menu Graphs berfungsi untuk membuat berbagai jenis grafik untuk mendukung analisis statistik, seperti: pie, line, bar dan kombinasinya. Utilities. Menu Utilities adalah menu tambahan yang mendukung program SPSS, seperti: memberi informasi tentang variabel yang sekarang sedang dikerjakan, menjalankan Scripts, dan mengatur tampilan menu-menu lain. Windows. Menu Window befungsi untuk berpidah (switch) diantara menu-menu yang lain di SPSS. Help. Menu Help berfungsi untuk menyediakan bantuan informasi mengenai program SPSS yang bisa diakses secara mudah dan jelas. 1.4 Menu Output Navigator Jika menu Editor berfungsi untuk memasukkan data yang siap diolah oleh SPSS, kemudian melakukan pengolahan data yang dilakukan lewat menu Analyze, maka hasil pengolahan data atau informasi ditampilkan lewat menu Output Navigator atau bisa disebut Output saja. Menu Output pada prinsipnya sama dengan menu Editor, seperti : File, Edit, View, Analyze, Graphs, Utilities, Windows, dan Help. Tentunya dengan disesuaikan untuk kegunaan output SPSS. Selain menu di atas, ada tambahan yaitu : Insert. Berfungsi untuk menyisip dengan judul, grafik, teks tertentu dari aplikasi lain. Format. Berfungsi untuk mengubah tata letak huruf output. 1.5 Menu Pivot Table Editor Ilmu Statistik banyak berhubungan dengan berbagai tabel, dan banyak output SPSS yang disajikan dalam bentuk tabel. Menu Pivot Table berhubungan dengan pengerjaan tabel SPSS, seperti mentransformasi baris tabel menjadi kolom dan sebaliknya, memindah baris dan kolom table, grouping atau ungrouping tabel dan lainnya. atau obyek

2

Modul SPSS

Karena pengerjaan Pivot Tabel erat kaitannya dengan menu Output Navigator, yaitu sebagai tempat edit table hasil output, maka menu Pivot Tabel mempunyai submenu yang hampir sama dengan Output Navigator yaitu : File, Edit, View, Insert, Format, Analyze, Graphs, Utilities, Wndow dan Help. Tambahan yang diberikan adalah menu PIVOT yang khusus digunakan untuk pengerjaan Pivoting (mengubah status pivoting trays, pengerjaan multidimensional pivot table). 1.6 Menu Chart Editor Menu ini juga merupakan tempat edit editor hasil pengerjaan data menu Editor, hanya khusus untuk output berupa Grafik/Chart/Diagram. Sesuai dengan fungsinya selain submenu dasar seperti File, Edit, View, dan lainnya, Chart Editor juga dilengkapi dengan submenu seperti: Gallery. Submenu ini berfungsi untuk mengubah jenis Chart, seperti dari bentuk grafik batang ke bentuk Pie atau yang lain. Chart. Untuk mengedit berbagai hal mengenai grafik, seperti layout dan pemberian label grafik, skala grafik, dan lainnya. Series. Untuk memilih kelompok menampilkan seri data.

data

tertentu,

transpose

data

atau

1.7 Menu Text Output Editor Sama dengan menu Pivot Table dan Chart, menu Text Output adalah Editor bagian dari output SPSS, dengan fungsi untuk edit pada output yang berupa teks atau tulisan. Isi submenu Text Output sama dengan isi menu Output Navigator. 1.8 Menu Syntax Editor Walaupun SPSS sudah menyediakan berbagai pengolahan data secara memadai, namun ada beberapa perintah atau pilihan hanya bisa digunakan dengan SPSS Command Language. Perintah-perintah tersebut bisa ditulis pada menu Syntax Editor. Menu ini berupa file text yang berisi berbagai perintah SPSS, dan bisa diketik secara manual. Namun SPSS juga menyediakan berbagai kemudahan untuk pembuatan syntax, seperti melalui Output Log, Journal File, dan lainnya. Isi menu syntax sama dengan menu yang lain, hanya di sini ada tambahan submenu Run yang berfungsi untuk menjalankan syntax yang telah ditulis. 1.9 Menu Script Editor Menu Script pada dasarnya digunakan untuk melakukan berbagai pengerjaan SPSS secara otomatis, seperti membuka atau menutup file, eksport Chart, penyesuaian bentuk output, dan lainnya. Isi menu ini sama dengan yang terdahulu, hanya ditambah dengan submenu Script untuk melakukan berbagai subrutin dan fungsi baru, serta submenu Debug untuk melakukan proses debug pada script.

3

Modul SPSS

BAB II MANAJEMEN DATA DALAM SPSS 2.1 Pendahuluan Sebelum informasi yang ada dapat dianalisis dengan suatu program terlebih dahulu data/informasi tersebut harus didefinisikan ke dalam bentuk-bentuk variabel, yang kemudian dimasukkan (entry) dalam suatu file data. Demikian pula halnya apabila dikehendaki bahwa analisis data dilakukan dengan mempergunakan software paket SPSS, dalam sistem inipun tidak terlepas dari keberadaan data yang sesuai dengan format SPSS yang dipergunakan. Dalam modul ini akan dibahas beberapa hal yang berkaitan dengan pendataan, antara lain: 1. Membuat file data 2. Penyimpanan data dan Pemanggilan data 3. Penggunaan Data Editor 4. Pendefinisian data 5. Transformasi data 2.2 Membuat File Data Untuk membuat file data dalam SPSS bisa dalam bentuk format SPSS atau dapat dilakukan dengan menggunakan program lain di luar SPSS sendiri (Spreadsheet files atau ASCII text files). Struktur dasar dari data file

Gambar 2.1 Data Editor SPSS a. Tiap baris adalah sebuah observasi b. Tiap kolom adalah sebuah variabel

4

Modul SPSS

Gambar 2.2 Kolom Variabel pada Data Editor c. Bisa memasukkan dan meng-edit data dalam data editor tetapi tidak bisa memasukkan formula dalam data editor.

Gambar 2.3 Formula pada Data Editor d. Tipe data dalam data editor bisa numerik, date, string (alpha numeric), currency dan sebagainya.

2.3 File Data Spreadsheet Langkah kerja dalam membuka file data spreadsheet (Lotus, Excel) adalah sebagai berikut:

5

Modul SPSS

a. Pilih sub menu Open dalam menu file Gambar 2.4 Menu File

b. Pilih file of type sesuai dengan ekstension spreadsheet (*.xls) Gambar 2.5 Menu Open File b. Pilih file sesuai dengan nama file yang kita inginkan 2.4 File Data Text Langkah kerja dalam membuka file data text adalah a. Pilih sub menu Read Text Data dari menu File b. langkah selanjutnya sama dengan membuka file data spreadsh

Gambar 2.6 Menu Read Text Data 2.5 File Database Capture Untuk membaca beberapa sumber data ODBC dalam data editor: a. Pilihlah sub menu Database Capture dari menu File dan pilihlah New Query.

6

Modul SPSS

Gambar 2.7 Menu Database Capture b. Klik file type (Excell, Fox Pro, Database, Ms-Access dsb) dalam Database Capture wizard, dan kemudian klik Next c. Misalkan yang kita pilih adalah Ms-Access 7.0 Database, kemudian klik next d. Pilihlah file yang akan diambil, kemudian ambil field-field yang akan di dijadikan data file SPSS. e. Untuk mengakhiri penggunaan database capture akhiri dengan klik finish

Gambar 2.8 Menu Wizard Database Capture 2.6 Penggunaan Data Editor A. Entri Data Numerik 1. Pilihlah sebuah sel dalam data editor 2. Masukkan nilai data, nilai-nya di display dalam sel editor di bagian atas data editor 3. Tekan Enter atau pilih sel yang lain untuk mencatat nilainya. 4. B. Entri Data Non-Numerik 1. Klik d