Home >Documents >Mixed Batubara Dengan Cangkang Sawit

Mixed Batubara Dengan Cangkang Sawit

Date post:15-Oct-2015
Category:
View:77 times
Download:10 times
Share this document with a friend
Description:
show article
Transcript:
  • `

    CoFiring Batubara dengan limbah Biomassa

    Batubara saat ini banyak digunakan di unit pembangkit listrik, pembangkit kukus, dan tanur pada

    pabrik-pabrik. Penggunaan batubara di Indonesia diperkirakan akan terus meningkat karena dikeluarkan

    nya Perpres No. 5 tahun 2006 yang menyatakan bahwa konsumsi batubara akan terus ditingkatkan

    hingga tahun 2025. Akan tetapi pembangkitan energi menggunakan batubara memiliki suatu kendala,

    yaitu pembakaran batubara menghasilkan emisi gas rumah kaca yang merupakan penyebab utama

    pemanasan global yang sedang marak diperdebatkan dan juga sulfur (klorin) pada pembakaran batubara

    akan menyebabkan korosi pada alat-alat pembakar. Oleh karena itu, penggunaan batubara dimasa depan

    sebaiknya dikurangi dan diganti dengan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

    Salah satu cara yang potensial untuk mengurangi konsumsi batubara sekaligus mengurangi emisi gas

    rumah kaca dari pembakaran batubara adalah co-firing batubara dengan limbah biomassa.

    Biomassa cangkang sawit

    Dari sekian banyak jenis biomassa yang dimanfaatkan / dikaji, terlihat bahwa pembakaran cangkang

    sawit baik sebagai primary fuel maupun sebagai co-fuel dalam pembakaran batubara belum banyak

    dilaporkan disatu sisi. Sementara disisi lain pemanfaatan cangkang sawit sebagai bahan bakar boiler

    sudah banyak dilakukan di pabrik-pabrik pengolahan kelapa sawit. Yang sangat disayangkan, hanya

    sedikit sekali data ilmiah karakteristik pembakaran cangkang sawit yang terpublikasi terutama di

    Indonesia karena praktisi di pabrik sawit tidak pernah berpikir untuk mempublikasikan pengalaman

    mereka.

    Batubara VS cangkang sawit

    Salah satu alasan cangkang sawit menjadi kandidat yang bagus untuk co-firing dengan batubara adalah

    karena keduanya merupakan bahan bakar padat. Sebab itu, peralatan pembakaran yang didesain untuk

    batubara selayaknya juga bisa dipergunakan untuk biomassa cangkang sawit. Hanya saja, batu bara

    dengan cangkang sawit tidaklah sama persis dan harus dipahami diantara

  • `

    keduanya bila ingin mendapatkan co-firing yang efektif.

    Pertama, komposisi kimia batubara berbeda dengan biomassa (table 2). Hampir keseluruhan biomassa

    mempunyai kandungan hydrogen dan oksigen lebih tinggi, serta lebih sedikit kadar karbon daripada

    batubara. Dan oleh karenanya biomassa cenderung menghasilkan energi yg lebih rendah dibanding batubara sekitar dua pertiga dalam satuan massa. Disisi lain tingginya kadar volatile matter yang

    terdapat pada biomassa menyebabkan cangkang sawit (biomassa) lebih mudah terbakar daripada

    batubara dalam proses pengapian (table 1) dan menghasilkan bottom ash jauh lebih sedikit.

    Semua tergambar dalam tabel dibawah ini :

  • `

  • `

  • `

    Sehubungan dengan materi diatas, kami Mitra Usaha telah berpengalaman dalam mensuplai

    cangkang kelapa sawit ke beberapa kota besar di Indonesia dan mempunyai pengalaman loading PKS

    ini dalam bentuk curah maupun kemasan karung pada container. Berikut spek dari cangkang sawit kami

    Total moisture : 15 - 20% (tergantung dari cuaca dan iklim)

    Ash content : 1.60 %

    Volatile Matter : 40.59 %

    Impurities content : 9.26 %

    Nett caloric value : 4500-5000 Kcal/ Kg

    Untuk informasi dan ketersediaan supply mohon kiranya menghubungi kami

    Terima kasih

Embed Size (px)
Recommended