Home >Documents >MINGGU, 29 DESEMBER ... 2 K E B A K T I A N U M U M G K I G U N U N G S A H A R I “Berdamai...

MINGGU, 29 DESEMBER ... 2 K E B A K T I A N U M U M G K I G U N U N G S A H A R I “Berdamai...

Date post:26-Jan-2020
Category:
View:1 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • MINGGU, 29 DESEMBER 2019 PK. 06.00, 08.00, 10.30 & 17.00 WIB

    “Berdamai Dengan Kesulitan”

    GEREJA KRISTEN INDONESIA Jl. Gunung Sahari IV/ 8 Jakarta Pusat

  • 2

    K E B A K T I A N U M U M G K I G U N U N G S A H A R I

    “Berdamai Dengan Kesulitan” Minggu, 29 DESEMBER 2019

    Pk. 06.00, 08.00, 10.30 & 17.00 WIB Pdt. Imanuel Kristo

    I. PERHIMPUNAN 1.1. Ajakan (duduk) Pnt : Saudara-saudara yang dikasihi Kristus. Berdamai adalah

    keindahan. Saat itulah semua yang bersekat dan berjarak menjadi terjembatani. Berdamai adalah bagian dari rencana Allah bagi siapapun. Marilah kita sambut undangan-Nya yang penuh damai, dengan berdiri kita pujikan kemuliaan bagi Dia.

    SELURUH DUNIA, HAI, NYANYIKANLAH NKB. 5:1, 2

    1. Seluruh dunia, hai, nyanyikanlah: ‘Kau Allahku! Malaikat bergemar, pujian terdengar; dan alam tak lelah menaikkan sembah. Seluruh dunia, hai, nyanyikanlah: ‘Kau Allahku!

    2. Seluruh dunia, hai, nyanyikanlah: ‘Kau Rajaku! Gereja bermazmur penuh dengan syukur, hendaklah hatimu memuji tak jemu. Seluruh dunia, hai, nyanyikanlah: ‘Kau Rajaku!

    1.2. Votum & Salam PF : Pertolongan kepada kita datang dari Allah Bapa Pencipta

    langit dan bumi, yang kasih setia-Nya kekal untuk selama- lamanya

  • 3

    Jmt : (menyanyikan) Amin, amin, amin. PF : Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita

    dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai Saudara sekalian.

    Jmt : Dan menyertai saudara juga. 1.3. Kata Pembuka (duduk) PF : Saudara-saudara yang dikasih Kristus, kehidupan yang

    kita jalani bukanlah kehidupan dalam kesempurnaan, ada banyak kesulitan dan pergumulan yang harus kita tanggung. Tidak jarang “damai” menjadi kata yang tidak terjangkau, jauh dan tidak terasakan. Firman Tuhan, dalam sabda yang menuliskan : “Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah.” (Matius 5 : 9)

    INDAH MULIA, BAHAGIA PENUH NKB 129 : 1, 2, 3

    1. Indah mulia, bahagia penuh,

    bersandarkan Lengan yang Kekal. Damai dan berkat sungguh milikku, bersandarkan Lengan yang Kekal. Refrein: Aman, aman dari bencana dan sesal, aman, aman, bersandarkan Lengan yang Kekal.

    2. O indah benar, ikut jalan-Nya, bersandarkan Lengan yang Kekal. Langkahku teguh, jalanku cerah, bersandarkan Lengan yang Kekal. Refrein.

  • 4

    3. Tiada ‘ku cemas, takut pun enyah, bersandarkan Lengan yang Kekal. Hatiku tenang, ‘ku dihantar-Nya, bersandarkan Lengan yang Kekal. Refrein.

    1.4. Pengakuan Dosa PF : (Menaikkan doa pengakuan Dosa)

    TUHAN YESUS SAHABATKU

    NKB 167 : 1, 2, 3

    1. Tuhan Yesus sahabatku, tercinta dan erat, melebihi segalanya bagiku: Bunga bakung paling indah yang tumbuh di lembah, mengampuni menyucikan diriku. Penghibur dalam duka, Penolong yang teguh; Kepada-Nya 'ku serahkan kuatirku. Refrein : Bunga bakung paling indah yang tumbuh di lembah, melebihi segalanya bagiku.

    2. Di setiap pencobaan dan duka batinku Ia benteng dan perisaiku tetap. Demi Dia 'ku tinggalkan berhala hatiku; oleh Dia 'ku bertahan dan tegap. Digoda oleh Iblis, 'ku takkan menyerah; Yesus jamin kemenangan imanku. Refrein.

  • 5

    3. Ia takkan membiarkan dan meninggalkanku; aku hidup oleh iman pada-Nya. Ia tembok yang berapi di sekelilingku, Roti Hidup yang membuatku kenyang. Kelak di kemuliaan 'ku nampak wajah-Nya dan berkat sorgawi melimpahiku. Refrein.

    1.5. Berita Anugerah (berdiri) PF : Saudara-saudara yang dikasih Kristus, dalam

    kesungguhan, kita menghampiri Dia, Pemberi segala anugerah, dan dalam keterbukaan kita menyambut rahmat-Nya dalam pengampunan. Firman Tuhan menuliskan : “Ia akan menyampaikan suatu berita kepada kamu, yang akan mendatangkan keselamatan bagimu dan bagi seluruh isi rumahmu.” (Kis. 11 : 14)

    Demikianlah berita anugerah dari TUHAN ! Jmt : Syukur kepada Allah !

    Jemaat saling berjabatan tangan untuk menyampaikan “Salam Damai”

    KIDUNG YANG MERDU DI HATIKU NKB 164 :1, 2, 3

    1. Kidung yang merdu di hatiku, Yesus membisikkannya. "Jangan takut, 'Ku bersamamu dalam kancah dunia." Refrein: Yesus nama Yesus indah dan merdu, memberikan kidung yang mengisi hidupku.

    2. Nada-nada sumbang dan sendu disebabkan dosaku; Yesus sudah menggantikannya jadi kidung yang merdu. Refrein:

  • 6

    3. Riang atas limpah rahmat-Nya, dalam kasih-Nya teduh, sambil t'rus memandang wajah-Nya 'ku nyanyikan kidungku. Refrein:

    II. PELAYANAN FIRMAN (duduk) 2.1. Doa memohon pertolongan Roh Kudus. 2.2. Bacaan I : Pnt : Bacaan pertama diambil dari Yesaya 63 : 7-9

    7 Aku hendak menyebut-nyebut perbuatan kasih setia TUHAN, perbuatan TUHAN yang masyhur, sesuai dengan segala yang dilakukan TUHAN kepada kita, dan kebajikan yang besar kepada kaum Israel yang dilakukan-Nya kepada mereka sesuai dengan kasih sayang-Nya dan sesuai dengan kasih setia-Nya yang besar. 8 Bukankah Ia berfirman: "Sungguh, merekalah umat-Ku, anak-anak yang tidak akan berlaku curang," maka Ia menjadi Juruselamat mereka 9 dalam segala kesesakan mereka. Bukan seorang duta atau utusan, melainkan Ia sendirilah yang menyelamatkan mereka; Dialah yang menebus mereka dalam kasih-Nya dan belas kasihan-Nya. Ia mengangkat dan menggendong mereka selama zaman dahulu kala.

    Demikianlah sabda Tuhan ! Jmt : Syukur kepada Allah ! 2.3. Antar Bacaan : Mazmur 148 Refrein : (pertama kali dinyanyikan oleh cantor, kemudian dinyanyikan bersama jemaat) Baiklah semuanya memuji Tuhan, sebab Dia memberi perintah, semua tercipta.

  • 7

    Pujilah Tuhan untuk selamanya, Semuanya ketetapan-Nya pun kekal. Biarlah semuanya memuji Tuhan, sebab hanya nama-Nya saja yang tinggi luhur. Pujilah Tuhan yang keagungan-Nya mengatasi seg'nap alam semesta!

    1. Pujilah Dia, hai semua malaikat-Nya, Pujilah Dia, hai tentara-Nya! Pujilah Dia, hai matahari dan bulan, Pujilah Dia, hai bintang-bintang. Pujilah Tuhan, hai langit yang mengatasi langit di atas langit. Pujilah Dia, hai air di atas langit, Puji Tuhan di sorga. Refrein.

    3. Pujilah Tuhan, hai raja-raja bumi, Pujilah Dia, hai bangsa-bangsa. Pujilah Tuhan, wahai para pembesar, wahai pemerintah di dunia. Pujilah Tuhan, wahai para teruna, hai anak-anak dara. Hai, orangtua dan anak-anak muda, puji Tuhan di bumi! Refrein.

    2.4. Bacaan II : PL : Bacaan kedua diambil dari Ibrani 2 : 10-18

    10 Sebab memang sesuai dengan keadaan Allah — yang bagi-Nya dan oleh-Nya segala sesuatu dijadikan —, yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan. 11 Sebab Ia

  • 8

    yang menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka semua berasal dari Satu; itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara, 12 kata-Nya: "Aku akan memberitakan nama-Mu kepada saudara-saudara- Ku, dan memuji-muji Engkau di tengah-tengah jemaat," 13 dan lagi: "Aku akan menaruh kepercayaan kepada- Nya," dan lagi: "Sesungguhnya, inilah Aku dan anak-anak yang telah diberikan Allah kepada-Ku." 14 Karena anak- anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian- Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut; 15 dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut. 16 Sebab sesungguhnya, bukan malaikat-malaikat yang Ia kasihani, tetapi keturunan Abraham yang Ia kasihani. 17 Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa. 18 Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai. Demikianlah sabda Tuhan !

    Jmt : Syukur kepada Allah !

    2.5. Bacaan III : (berdiri) PF : Bacaan ketiga diambil dari Kitab Injil Tuhan Yesus

    Kristus menurut Matius 2 : 13-23

    13 Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata:

  • 9

    "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia." 14 Maka Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir, 15 dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku." 16 Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu. 17 Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia: 18 "Terdengarlah suara di Rama, tangis dan ratap yang amat sedih; Rahel menangisi anak-anaknya dan ia tidak mau dihibur, sebab mereka tidak ada lagi." 19 Setelah Herodes mati, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi di Mesir, katanya: 20 "Bangunlah, ambillah Anak

Embed Size (px)
Recommended