Home >Documents >Mineral Pembentuk Batuan

Mineral Pembentuk Batuan

Date post:16-Jul-2015
Category:
View:686 times
Download:12 times
Share this document with a friend
Transcript:

GEOLOGI REKAYASA

Indriati Martha Patuti, S.T., M. Eng. Nip. 19690313 200501 2 002

MINERAL UTAMA yaitu : penyusun utama pembentuk batuan (kwarsa, feldpar, mika, amfibol, piroksen, olivin, kalsit, grafit) MINERAL TAMBAHAN, yaitu mineral-mineral yang berfungsi sebagai tambahan sajadalam batuan (terbentuk dari mineral utama karena adanya suatu proses, mis pelapukan/metamorfose) MINERAL PENYERTA, berfungsi hanya sebagai penyerta saja didalam batuan. Akan tetapi hampir semua batuan terdapat mineral ini walaupun dalam jumlah yang terbatas.

Kuarsa adalah salah satu mineral yang umum ditemukan di kerak kontinen bumi. Mineral ini memiliki struktur kristal heksagonal yang terbuat dari silika trigonal terkristalisasi (silikon dioksida, SiO2), dengan skala kekerasan Mohs 7 dan densitas 2,65 g/cm. Bentuk umum kuarsa adalah prisma segi enam yang memiliki ujung piramida segi enam (tidak mempunyai belahan).Warna asli berwarna putih, tetapi karena ada pengotoran dari unsur lain sehingga berwarna lain. Pecahannya : conchoidal (seperti kulit kerang atau pecahan kaca), Banyak variasinya, misalnya amethyst (ungu)

Nama mineral Talk

Kekerasan

Kwarsa (Quartz)

12 3 4 5

Gips KalsitFluorit Apatit Feldspar (Plagioklas, ortoklas)

67 8 9

KwarsaTopaz Korundum Intan

10 Field Geologist Loupe

Terdiri dari : Ortoklas (KALSiO2) sebagai sumber utama K (kalium) dalam tanah. Umumnya berwarna abuabu, kemerahan, belahan dua arah, kekerasan 6, bersifat asam Plagioklas (Na, Ca) AlSi3O8 , kenampakannya menyerupai ortoklas, hanya warnanya biasanya putih abu-abu dan secara optik plagioklas mempunyai kembaran (dilihat dibawah mikroskop).

Plagioklas terdiri dari mineral-mineral albit, oligoklas, andesine, bitonit, labradorit dan anortit. Mineral pengganti feldspar disebut feldspatoid, terjadi karena dalam pembentukannya kekurangan SiO2. Misalnya nefelin, leucit , dapat dibedakan dengan feldspar secara optik (dibawah mikroskop)Batuan beku Diorit dengan komposisi mineral Plagioklas selain mineral lain (piroksen: hitam, panjang-panjang)

Mineral ini pipih seperti lembaran-lembaran, terdiri dari mineral muskovit apabila berwarna putih dengan susunan kimianya KA12(OH)2(AlSiO10). Mineral biotit apabila berwarna hitam dengan susunan kimianya K2(MgFe)2(OH)2(AlSi3O10). Ciri: pipih/lembaran-lembaran, mempunyai belahan satu arah.Contoh Mineral Biotite Pada Batuan Beku Asam

Biotite merupakan mineral silika yang tergolong mineral mika yang berwarna hitam, sifat mineral mika yang plastis membentuk mineral ini melembar pada batuan. Terbentuk pada temperatur 700 800 0 C, terbentuk akibat proses magmatisme, metamorphisme dan proses hidrotermal. Dapat terbentuk pada daerah magmatisme. Sifat dari komposisi kimia mineral ini memungkinkan terbentuk pada batuan batuan beku asam intermediet juga terdapat pada batuan sedimen dan batuan piroklastik dan juga pada batuan Metamorf Sifat sifat fisik lain dari biotite adalah : Belahan : Sempurna Warna : coklat kehitaman Pecahan : tidak rata rata Kekerasan : 2,5 3 (Kuku jari kalsit) Cerat : Abu abu Kilap : Kaca dan Mutiara Bentuk : Tabular Biotite yang merupakan kelompok mineral mika termasuk dalam Biotite phologopite series.

Terutama terdiri dari mineral Hornblende. Susunan kimianya Ca2(MgFeAl)3(OH)2(SiA14O11)2. Berbentuk prismatic, biasanya bersisi kelipatan tiga, agak panjang dengan belahan dua arah menyudutBatuan beku basa vulkanik (BASALT)

Umumnya bersifat masif dan keras, bertekstur afanitik, terdiri atas mineral gelas vulkanik, plagioklas, piroksin, amfibol dan mineral hitam.

Terutama terdiri dari mineral Augit Susunan kimianya : Ca(MgFe)(SiO3)2((AlFe)2O3) Berbentuk prismatik pendek berisi kelipatan 4 dengan belahan 2 arah saling menyudut tegak lurusGRANITE Plagioklas 84% , Piroksen 4% , Kuarsa 1% , opaque mineral 1% , klorit 3% , Serisit 3% , glass 3% , Ferroksida 1% .

Berwarna kelabu kehijauan, berhablur penuh, hipidiomorf, berbutir seragam, besaran butir antara 14,5mm, tersusun oleh mineral plagi-oklas (labra-dorit) dan piroksen (augit) dengan mineral ikutan hornblende dan bijih. Tempat piroksen terkloritkan men-jadi hornblende. Di beberapa tempat ba-tuan ultramafik, diorit, berwarna kelabu, berhablur penuh, hipidiomorf berbutir seragam, butiran berkisar 12,5mm, mineral plagioklas (ande-sine), dengan mi-neral tambahan biotit, hornblende dan bijih malihan dan batuan ultramafik.

Biasanya berwarna hijau terdiri dari (FeMg)2SiO4

Basalt and olivine from Arizona.

Olivine from Mitchell County, North Carolina.

Berwarna putih, sering ada pengotoran, mempunyai belahan 3 arah berbentuk romboeder. Susunan kimianya CaCO3 Romboeder : mempunyai sisi-sisi jajaranBatu bintang

Unsurnya karbon (C) berwarna hitam, lunak, umumnya pada batuan ubahan/metamorf.

Contohnya mineral klorit terbentuk dari metamorfose mineral biotit, amfibol, piroksen. Mineral ini berwarna hijau, mempunyai susunan kimia Mg5(AlFe)(OH)8(AlSi4O10). Mineral lempung berbutir halus merupakan Hidrous Aluminium Silikat, berasal dari pelapukan berbagai mineral

Magnetit susunan kimianya Fe3SO4, berwarna hitam, bersifat magnetis Hematit sebagai Fe2O3 berwarna kemerahan. Limonit susunan mineral tersebut termasuk ke dalam mineral bijih. Mineral-mineral tersebut di dalam pembentukannya di alam dapat berbagai macam. Ada yg langsung dari pembekuan magma, ada yg terbentuk dari mineral lain.

Proses pembentukan mineral yang lain dapat melalui proses hidrotermal (larutan panas), proses metamorfose, proses kimiawi, proses pelapukan, ataupun proses dari organisme. Mineral yg terbentuk dari pembentukan magma disebut mineral primer.

Embed Size (px)
Recommended