Home >Documents >METRO SIANTAR

METRO SIANTAR

Date post:08-Mar-2016
Category:
View:482 times
Download:2 times
Share this document with a friend
Description:
Terbesar, Terdepan Dan Terbaik Di Siantar- Simalungun
Transcript:
  • Kamis, 3 Mei 2012 Edisi 23 Tahun X

    Jalan Kain Suji UjungBelum Pernah

    DibangunPak Walikota Siantar yang terhormat, kamimasyarakat Jalan Kain Suji Ujungmengharapkan pembangunan jalan. KarenaJalan Kain Suji Ujung belum pernahtersentuh pembangunan. Kami saat iniseperti masyarakat yang terisolir di pusatKota Siantar.

    Pengirim: 081375050xxx

    Anda punya keluhan terhadap pelayanan publikdi Siantar-Simalungun? kirim SMS ke nomor:

    082164546471

    ) Baca Selamat ...Hal 7

    SIANTAR- Setoran parkir menguap jutaanrupiah setiap hari dari berbagai lokasi parkirdi Kota Siantar. Fakta teranyar, setoran parkirJalan Merdeka dan Sutomo. Menyikapi ini,Komisi III DPRD Siantar mengimbau ma-syarakat tidak membayar parkir jika petugasparkir tidak memberikan karcis parkir.

    Kita sudah mengimbau kepada masya-rakat Siantar sejak Desember 2011 lalu, agarjangan membayar parkir jika petugas parkir

    Tidak Ada Karcis,Jangan Bayar Parkir

    ) Baca Tidak Ada ...Hal 2

    SIMALUNGUN EN (15) warga Ja-lan Huta Panambean II Nagori Silak-kidir, Kecamatan Hutabayu Raja, ter-dakwa penikam Inang Pdt Melati Bu-tarbutar dihukum empat tahun pen-jara.

    Vonis itu dijatuhkan setelah ter-dakwa dinyatakan terbukti bersalahmelakukan tindak pidana melakukan

    Penikam Inang PendetaDihukum 4 Tahun Penjara

    SIDANG ASEN SI BANDAR SABU

    Awalnya Mencari TauApa Ada Anggota Terlibat

    DEMO MAHASISWA NYARISBENTROK DENGAN SATPOL-PP

    PEMKOSIANTARMANDUL

    SIANTAR- Puluhan mahasiswa yang ter-gabung dalam Liga Mahasiswa Nasional un-tuk Demokrasi (LMND) Kota Siantarmenggelar demonstrasi ke kantor WalikotaSiantar, Rabu (2/5) sekira pukul 11.00 WIB.Mahasiswa nyaris bentrok dan terlibat aksidorong dengan Satpol PP, karena memaksamasuk ke kantor walikota. Para pengunjukrasa juga meneriaki Pemko Siantar mandul.

    Puluhan mahasiswa LMND berkumpuldi depan kantor BRI Jalan Merdeka danmembagi selebaran kepada setiap pengen-dara yang melintas. Dengan berjalan kaki,mereka bergerak menuju kantor walikota.Tidak lama kemudian, mereka berorasi.

    Koordinator Lapangan, Frans Simbolonmenyebutkan, selama ini pemerintah tidak

    KERASAAN- Jaitan Nainggolan (55), Ke-pala Dusun Huta IV, Nagori Pematang Kera-saan Kecamatan Bandar Simalungun, yangdilaporkan cucunya, Melati (nama samaran)menyetubuhinya hingga melahirkan, masihbebas bekerliaran.

    Menurut Parlindungan Simarmata (43),warga Huta II, Nagori Pematang KerasaanKecamatan Bandar, ketika ditemui METROdi ladang miliknya tak jauh dari kediamantersangka, Rabu (2/5) pukul 11.00 WIB me-

    Pemerkosa CucuMasih Berkeliaran

    percobaan pembunuhan dan mela-nggar Pasal 338 KUHPidana jo Pasal53 ayat 1 KUHPidana jo UU RI No 3Tahun 1997 tentang Pengadilan.

    Sidang agenda putusan yangdigelar di Pengadilan Negeri Simalu-ngun dipimpin hakim majelism, Ga-

    ) Baca Penikam ...Hal 2

    SIMALUNGUNMantan istriPangulu Silau Dunia,Riati alias Bunda yang tertangkappesta sabu bersama empat rekannya,yakni Saiful Bahri Lubis (32),Agustina (37), Reni (29) dan HafniRais Lubis (40), mengakumengonsumsi sabu itu rasanya enakdan lebih percaya diri (pede). Selain

    Sidang Mantan Istri Pangulu Pesta Sabu

    FOTO:IMELDA PURBA Mantan istri Pangulu Silau Dunia, Riati alias Bunda bersamarekannya memberikan keterangan di PN Simalungun, Rabu (2/5).

    Rasanya Enak danMembuat Lebih Pede

    ) Baca Rasanya ...Hal 7

    itu, sabu juga senjata merekamenghilangkan suntuk.

    Hal itu disampaikan para terdakwa pada sidangyang digelar di Pengadilan Negeri Simalungun,Rabu (2/5) dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

    Di hadapan majelis hakim yang dipimpin, GabeDoris beranggotakan Monalisa dan IrwansyahSitorus, terdakwa menyampaikan, awalnyarekannya datang hanya untuk bertamu saja.

    ) Baca Pemerkosa ...Hal 7

    ) Baca Pemko ...Hal 2

    FOTO: LAZUARDY FAHMI Kendaraan roda dua yang sedangparkir di atas tratoar Jalan SutomoSiantar, Rabu (2/5).

    FOTO: LAZUARDY FAHMIORASI: Seorang mahasiswi LMNDSiantar berorasi di depan kantorWalikota, Rabu (2/5).

    SIMALUNGUN Pihak Korem Si-malungun yang menangkap bandarsabu-sabu Siantar, Asen alias Farukmerupakan tindak lanjut apakah adaanggotanya yang terlibat. Terutamasaat mendapat informasi, yakni akanada transaksi narkoba di belakangwarung di Jalan H Ulakma Sinaga de-ngan ciri memakai tas sandang ber-

    warna hitam.Hal itu disampaikan saksi dari Ko-

    rem, Fernando Saragih dan DenyHardiansyah di Pengadilan Negeri Si-malungun, Rabu (2/5). Di hadapanmajelis hakim dipimpin, Ramses Pa-saribu beranggotakan Irwansyah

    ) Baca Awalnya ...Hal 7

    Selamat JalanBu Mentri

    JAKARTA- Setelah berjuang melawankanker paru-paru selama tiga minggu dalamperawatan di Paviliun Kencana RSCM,mantan Menteri Kesehatan Endang RahayuSedyaningsih (57) akhirnya mengembuskannapas terakhirnya, Rabu (2/5) pukul 11.41WIB. Menkes dideteksi menderita kankersejak Oktober 2010, setahun setelahmenjabat sebagai menteri untuk periode2009-2014.

    Bisa Jalan di Atas AirSAAT dikonfirmasi METRO, anak tersangka yang menjadi

    korban pembacokan, Sopar Sitorus, mengatakan, kejadaianitu bukan kemauan ayahnya. Melainkan karena pelakumemiliki ilmu hitam yang dipelajarinya pada masahpenjajahan Belanda.

    Sewaktu Sopar masih SMA, dia sempat melihat ayahnyaberjalan di atas air, kemudian berjalan di pagar.

    Atas kejadian itu, Sopar yakin ayahnya memliki ilmuhitam. Karena ayaknya sudah lanjut usia, Sopar mem-bawanya ke tempat orang pintar beberapa tahun silam didaerah Medan. Rencananya, di sana mereka akan melepas-kan ilmu hitam tersangka. Orang pintar tersebut berhasilmengeluarkan sebuah peluru dari bagian badan ayahnya.

    ) Baca Mantan...Hal 2

    TAPIAN DOLOK Seorangmantan pejuang (veteran),Bismar Sitorus (83) warga SiliatLiatan, Kelurahan Panamparan,Kecamatan Habinsaran,Kabupaten Tobasa, tiba-tibamengamuk, Rabu (2/5) kemarin.Kakek 8 cucu ini membacokSopar Sitorus (30) anaknya danBambang Wibisono (40)menantunya, dengan samurai.

    ) Baca Bisa Jalan ...Hal 2Foto: Eko Anak-anak korban, menunjukkan lokasi ayahnya

    dibacok sang kakek.

    Bambang

    Sopar Sitorus

    Foto: BillyTersangka

    BismarSitorus,dipapah

    putrinya diMapolsek

    Serbelawan.

  • Terdepan, Terbesar, dan Terbaik di Siantar- SimalungunAnggota SPS No.: 438/2003/02/A/2007

    Penerbit : PT. Siantar Media Pers(Metro Siantar, Metro Tapanuli, Metro Asahan, Metro Tabagsel)

    Departemen RedaksiMETRO SIANTARDewan Redaksi: Marganas Nainggolan (ketua), Maranatha Tobing , Pandapotan MTSiallagan, Leonardus Sihotang, Redaktur Pelaksana: Leonardus Sihotang, KordinatorLiputan: Chandro Purba, Redaktur: Pholmer Saragih, Jhon Damanik, Plidewatna,Nurjannah, Asisten Redaktur: Pala MD Silaban, Hezbi Rangkuty, Edi Saragih, Reporter:Ikror Amin, Tonggo Sibarani, Imelda Purba,Pra Evasi Haloho, Soetomo Samsu (Jakarta)Lazuardy Fahmi (Fotografer), Irwansyah(TanahJawa), Jetro Sirait (Parapat), Marihot Sinaga(Raya), Hardono Purba (Silau Kahean), Sendi Warto Purba (Saribudolok).Sekretaris Redaksi: Yanti NurhapniMETRO TAPANULIDewan Redaksi: Marganas Nainggolan (ketua), Goldian Purba, Alvin Nasution, DanielSimanjuntak, Syafruddin Yusuf, Redaktur Pelaksana: Syafruddin Yusuf, KordinatorLiputan: Nasa Putramaylanda, Reporter: Ridwan Butar Butar, Marihot Simamora, PutraHutagalung ( Sibolga), Masril Rambe (koresponden Barus),Aristo Linghten Panjaitan(Tobasa), Horden Silalahi (Humbahas), Bernard Lumbangaol(Taput), Hengki Tobing (Taput)METRO TABAGSELDewan Redaksi: Marganas Nainggolan (ketua), Goldian Purba, Muhiddin Hasibuan,Plt Redaktur Pelaksana: Nurjannah, Kordinator Liputan: Borneo Dongoran, Re-porter: Parlindungan Pohan (Sidimpuan/Tapsel), Amran Pohan (Tapsel), TohongHarahap (Paluta),Amran Pikal Siregar, (Palas), M Ridwan Lubis (Madina)

    METRO ASAHANDewan Redaksi: Marganas Nainggolan (ketua), Goldian Purba, Eva Wahyuni,Hermanto Sipayung, Redaktur Pelaksana: Hermanto Sipayung, Kordinator Liputan:Edwin Garingging, Reporter: Sahat Halomoan Hutapea, Irvan Nasution (Kisaran),Susilowady (Kisaran), Putra (Aek Kanopan), Rizki Whardana (R Prapat), MahraHarahap (Kota Pinang)Dep. Perwajahan, Pracetak & ArtistikKadep Pracetak & Artistik: Ahmad Yasir, Kabag: AmiruddinStaf Pracetak:Salomo Seven Malau, Jamaluddin Sinaga, Hedry Handoko, Jefree Putra, Andri Manullang, Rudy handa Syahputra, Handoko, Mounting: Samuel Sihotang,Dedi Damanik, Amran Nainggolan, Nico HS, Kordinator Teknisi, Maintenance IT:Irwan Nainggolan, Staf Operasional Website: Hotland DoloksaribuDIVISI USAHADepartemen Umum/Adm/KeuanganManager Adm/Keu/Umum: Dumaria, Kabag Accounting: Restioni PadangDepartemen Sirkulasi / PemasaranManager Pemasaran: Ferry Agustika, Piutang Koran: Ester Ade Gultom, Staf Penagihan:Sri Aman, Staf Pengembangan: Simson Winata, Ismail, Efendi Tambunan, Ponco,Kordinator Ekspedisi: Jhon Tua Purba, Staf Ekspedisi: Nico , Ardi, Roy Amarta.Departemen IklanManager Iklan: Jamot S, Kord Iklan: Bambang Satria, Kord Piutang Iklan: HariyaniKartini, Staf Piutang Iklan: Tio Maria, Kabag Design Iklan: Holden Simanjuntak,Staf Desaign:Reliston Purba

    Perwakilan Metro TapanuliKa Perwakilan/Ka Biro Usaha: Kristian Sembiring, Staf Keuangan: Eriska Muham,Staf Piutang Koran/Iklan: Arfah Sari, Staf Pengembangan: Zulfiandi,Perwakilan Metro TabagselKa Perwakilan/Ka Biro Usaha: Edi Panjaitan, Koordinator Pengembangan: AhmadSuhaimi Lubis, Adm/Keuangan: Kristina HutabaratPerwakilan Metro AsahanKordinator Pengembangan: Marshall Leo Siagian, Adm/keuangan: RevinaSihombing, Staf Piutang Iklan/Koran: Annisa,Kuasa Hukum: Binaris Situmorang SHTarif Iklan : Hitam/Putih (B/W) Umum/Display Rp. 7.500/mm kolom, Iklan Keluarga Ucapan SelamatRp. 3.500/mm kolom, Iklan Warna (Full Colour) Rp. 15.000/mm kolom. Harga iklan ditambah PPN10%. Harga Eceran Rp2.000 (dalam kota).Rekening a/n : PT Siantar Media Pers Bank Mandiri Cab Pematangsiantar AC:107-0003101831.Alamat Redaksi /Iklan/ Pemasaran Medan : Graha Pena Medan Jl SisingamangarajaKM 8,5 No.134 Medan-Amplas. Telp (061) 7881661 (Hunting) Fax (061) 7881733Alamat Redaksi /Iklan/ Pemasaran: Jl Sangnawaluh No.24 Komp Mega Land SiantarTelp:(0622) 7553511, Fax (0622) 7553501 Siantar. e-mail : [email protected] Jakarta: Jln Raya Kebayoran Lama17 Jakarta Selatan Telp. (021)-5349205,5349206, 5349115. Fax. (021)-53490522. Pencetak : PT Medan Graindo, Jl SM RajaKM 8,5 No.134 Medan. Telp (061) 7881661 (Hunting) Fax (061) 7881733

    Chairman :Komisaris Utama :

    Komisaris :Direktur Utama :

    Direktur :Pengasuh

    Pemimpin Umum/Penjab/GM :Wakil PU/Pimpinan Perusahaan :

    Pimred Metro Siantar :Pimred Metro Tapanuli :Pimred Metro Tabagsel :

    Pimred Metro Asahan :Wapimred Metro Tapanuli :

    Tim Ombudsman :

    Rida K Liamsi Makmur KasimKhadafiMarganas NainggolanGoldian Purba

    Marganas NainggolanMaranatha TobingPandapotan MT SiallaganAlvin NasutionMuhiddin HasibuanEva WahyuniDaniel SimanjuntakVincent Wijaya

    DALAM PELIPUTAN, WARTAWAN METRO SIANTAR SELALU DIBEKALI IDENTITAS DIRI DAN TIDAK DIBENARKAN MEMINTA SERTA MENERIMA APAPUN DARI NARASUMBERBILA ADA YANG MERASA DIRUGIKAN OLEH WARTAWAN METRO SIANTAR, DIMINTA UNTUK MELAPOR KE PIHAK BERWAJIB ATAU HUBUNGI 0622-7553998

    KAMIS3 Mei 2012

    Sambungan Halaman 1

    Peristiwa itu terjadi pukul 03.00 dinihari dirumah menantunya di Gang Keluarga, Kelu-rahan Sinaksak Km 2 Kecamatan Tapian Do-lok, Simalungun. Akibat pembacokan itu,Bambang Wibisono dan anak keempatnya So-par Sitorus (30) yang datang dari Jakarta, me-ngalami luka berat di kepala dan punggunghingga dirawat di Rumah Sakit Mina Padi.

    Ditemui METRO Rabu (2/5) pukul 16.00WIB di Polsek Serbelawan, Bismar mengakukesal dengan sikap kedua korban yang kerapmeremehkannya. Bahkan tersangka yang di-duga mengalami kelainan jiwa ini berharapagar dia segera menyusul istrinya yang telahtiada. Mereka sepele kali sama aku. Akusudah bosan, sudahlah mau kususul istriku,katanya sembari memalingkan wajah.

    Sementara, setelah tertidur selama tigapuluh menit di Polsek Serbelawan, dengankondisi mata lebam dan kepala berdarah,tersangka membaringkan tubuhnya di kursikayu ruang tunggu sel tahanan PolsekSerbelawan.

    Terpisah, anak ketiga tersangka, L Br Sitorus(35) warga Jalan Aman, Gang Sejahtera,Kelurahan Siopat Suhu, Siantar Timurmengaku dirinya mengetahui aksi brutal

    Melihat hal tersebut, Sopar sempat merasa puas.Namun ketika istri tersangka P br Tampubolon meninggaldunia, penyakit ayahnya kambuh lagi. Sebelum kejadianini, pelaku sering memegang parang dan meng-ayunkannya seperti dalam medan perang.

    Namun setelah diketahui pelaku kambuh lagi, Soparsengaja datang dari Jakarta untuk menjemput ayahnya danberniat ingin membawa ayahnya ke Jakarta. Naas, kejadianyang mereka alami menggagalkan rencana Sopar.Selanjutnya Sopar dan Bambang dirawat di RS Mina Padi.Sementara Bismar diamankan di Mapolsek Serbelawanuntuk diproses hukum.

    Baru Datang dari TobasaDi rumah korban yang terbuat dari papan, tepatnya di

    belakang Akademi Kebidanan (Akbid) Henderson, BaktiSinaga (10) anak korban saat ditemui METRO menga-takan, ayah dan ibunya sedang berada di RS Mina Padi.

    Ayahku sudah di Rumah Sakit Mina Padi karenaditikam Oppung (kakek) tadi malam, ucapnya polos. Dirumah yang juga tempat jualan jajanan anak-anak itu, Baktianak ke-5 dari 7 bersaudara mengatakan, selama inikakeknya tinggal di Toba, dan baru datang Senin malam.

    Sebelum kejadian, kata Bakti, ayahnya bernamaBambang Sinaga alias Ateng tidur di ruang depan tepatnyadi depan TV. Sedangkan ibunya, Marusaha br Sitorus tidurdi kamar.

    Namun, Bismar Sitorus tidur di ruang tengah. Saattertidur pulas, sekitar pukul 02.00 WIB tersangka bangun.Selanjutnya mengampil parang yang terletak di dindingrumah. Tanpa bicara sepatah kata pun, tersangka langsungmembacok leher korban hingga mengeluarkan darah.

    Begitu mendengar Bambang menjerit, Marusahaistrinya langsung bangkit dari kamar serta berteriak mintatolong dan dia juga melihat suaminya sudah berdarah-darah. Oleh keluarga, berusaha menahan amukantersangka dan meraih pisaunya.

    Sopar Sitorus, anak korban yang ketepatan di rumah itujuga berusaha meraih pisau dari tangan pekaku. Akantetapi pelaku yang sempat bertahan, sempat membuatSopar kesulitan meraih pisau tersebut. Akibatnya tangandan kepalanya terkena pisau.

    Beruntung, pisau tersebut berhasil diraih Sopar danpelaku langsung diamankan. Untuk menghindari jatuhkorban lainnya, oleh keluarga, tangan pelaku diikat pakaitali hingga pelaku dipastikan tidak dapat melakukanperlawanan. Sampai kemudian polisi datang, tanganpelaku masih dalam posisi terikat.

    Sementara Bambang dan Sopar, yang sudah terlukalangsung dibawa ke RS Mina Padi. Pihak medis yanglangsung sigap, berhasil menyelamatkan nyawa, Bamba-ng. Sebab, darah yang sempat banyak keluar, bisa menye-babkan Bambang meninggal dunia. Namun akibat tika-man di lehernya tersebut, ia menjalani perawatan intensif.

    Kepada METRO, Bakti juga menunjukkan bekas-bekasdarah yang masih lengket di dinding rumah mereka.Kemarin, katanya kakek sudah sembuh setelah pulangberobat dari Jakarta. Makanya ia pulang ke kampung.Senin semalam, ia datang ke sini, sebut Bakti.

    Bakti mengatakan, ayahnya yang jadi korban pemba-cokan selama ini bekerja sebagai pencari batu padas didaerah Mandoge, Asahan. Sementara ibunya, terkadangberkeliling ke sekolah-sekolah menjual jajanan anak-anak.

    Pada kesempatan yang sama, Boru Purba, tetanggakorban mengatakan, kejadian itu sempat membuat wargaketakutan. Namun karena mengetahui pelaku diikat,warga jadi tenang ditambah ketika polisi datang membawatersangka. Menurut dia, tersangka tidak begitu seringdatang dari Toba. Namun soal tujuan kedatanganya, BoruPurba tidak mengetahuinya.

    Tadi pagi itu kejadiannya. Kami pun terkejutmendengar teriakan minta tolong dan melihat wargasudah ramai, ucapnya.

    Disingung soal hubungan keluarga korban denganpelaku,Boru Purba mengatakan sepertinya tidak adamasalah atau konflik antara keluarganya. (mag-4/pra)

    memperhatikan pendidikan bagi rakyatmiskin. Seharusnya pemerintah meng-gratiskan pendidikan bagi warga miskin padasemua jenjang pendidikan. Pembiayaanpendidikan harus lebih besar lagi diang-garkan di APBN.

    Pemerintah harus menjalankan pasal 33UUD 1945 secara konsisten. Pemko Siantarjuga kita minta menjalankan pendidikangratis kepada masyarakat miskin, tegasnya.

    Ketua LMND Kota Siantar, Vivin Sri Wahyunimenyebutkan, pemerintah pusat selama inilebih cenderung menerapkan liberalisasi pen-didikan, tidak berusaha mewujudkan pen-didikan nasional yang gratis, ilmiah dan demo-kratis. Pemko Siantar, kata Vivin, tidak mem-perhatikan dengan baik pendidikan di Siantar.Menurutnya, pendidikan di Siantar berada dipusat kota. Lebih banyak dikuasai non pribumi.Dia berharap agar hal ini menjadi perhatian

    Mantan Pejuang Bacok Anak & MenantuBisa Jalan di Atas Airbapaknya setelah salah seorang kepo-nakannya mengabarkan langsung Rabukemarin. Mendengar itu, dia langsungmengecek kondisi ayahnya.

    Saya diberitahu oleh kemanakan saya. Diadatang pukul 03.30 WIB, katanya Bapak sayamembacok adik dan abang ipar saya,makanya saya langsung datang, katanya.

    Bahkan, kericuhan yang terjadi ini sempatmengundang perhatian warga. Selanjutnyawarga menangkap dan menganiayatersangka. Sementara kedua korban yangmengalami luka berat, langsung dilarikan keRumah Sakit Mina Padi untuk mendapatkanpertolongan medis.

    Waktu datang, saya lihat ayah sudahdipukuli warga dan diseret keluar. Sementarakedua saudara saya sudah berdarah danlangsung dibawa warga sekitar ke RumahSakit Mina Padi, katannya.

    Berselang beberapa saat, aparat PolsekSerbelawan datang ke lokasi dan mengaman-kan tersangka. Sementara keluarga tersangkayakin, penyebab pembacokan itu diawali ketikatersangka sulit tidur pada malam hari. Bahkantersangka sering menghayal.

    Kalau malam dia sering sulit tidur, bahkansejak mama kami meninggal dunia, ayah inisering melamun. Kadang dia menghayal,

    sepertinya dia punya pengalaman burukketika masih mengikuti perang dulu. Danayah saya ini mantan pejuang kemerdekaan,katannya.

    Ketidaknyamanan ini yang diduga kuatmelatarbelakangi tersangka stres, hingga ne-kat membacok anak dan menantunya. Se-mentara tersangka yang seharihari bekerjasebagai petani kopi ini merupakan mantanpejuang atau veteran. Hal ini dibuktikandengan kepemilikan baret pejuang yangdiperoleh tersangka ketika terlibat perang.

    Dijelaskannya lagi, perubahan sikapayahnya ini terjadi ketika istrinya P brTampubolon meninggal dunia awal April2009 silam akibat lemah jantung. Setelahkejadian itu, tersangka kerap terlihat murungdan gampang emosi, bahkan kerap mem-bayangkan dirinya tengah berada di medanperang dengan mengacungkan sebilahparang sepanjang satu meter.

    Parang yang sering diacungkannya itu jugayang digunakannya untuk menebas anak danmenantunya. Sejak ibu meninggal dunia,ayah menjadi gampang emosi. Kadang kitategur pelan saja, dia langsung marah. Namunyang saya herankan dia seringmembayangkan dia ada di medan perang.Awalnya keluarga saya takut, tetapi setelah

    sering melihat itu, kami jadi biasa saja,katanya.

    Keluarga Minta TersangkaDibebaskan

    Pada METRO, L Br Sitorus mengaku setelahmusyawarah dengan keluarga, merekamemutuskan agar tersangka segeradibebaskan. Sebab korban tidak merasadirugikan dalam tindakan tersangka.

    Setelah saya tanya sama abang dan adik,mereka sepakat ingin membebaskan Bapak.Soalnya, kami sangat sayang sekali denganorangtua kami ini dan mereka juga sudahmemaafkannya. Sebenarnya warga yangmemaksa ayah kami ditangkap, padahal kamiingin damai keluarga saja, katanya.

    Kapolsek Serbelawan AKP Kitaman Manu-rung dihubungi METRO, Rabu (2/5), me-ngaku motif penyerangan tersangka ini dise-babkan tersangka stres dan membayangkansesuatu membahayakan menghampirinya.

    Sejauh ini, kita temukan motif pemba-cokan ini disebabkan karena tersangka stresditinggal mati istrinya. Sehingga dia mem-bayangkan sesuatu yang bahaya. Makanyatindakannya pun spontan. Namun demikian,kita akan lakukan pengembangan lagi dankasus ini masih dalam penyelidikan, ujarnya.(mag02)

    PEMKO SIANTAR MANDULbagi seluruh masyarakat di Siantar.

    Setelah berorasi sekitar 30 menit, tidak adasatupun pejabat pemko yang menemuipengunjuk rasa. Hal ini memicu pengunjukrasa merapatkan barisan dan berniat masukke kantor walikota. Namun niat pengunjukrasa ini langsung dihadang sekitar 10 personelSatpol PP.

    Ayo kita masuk ke dalam, karena kita jugatidak dihargai para pejabat Pemko Siantar.Kita sudah mengetuk pintu permisi, ternyatatak digubris sama sekali. Kita sudah lamaberorasi, namun tak seorangpun pejabat yangmenemui kita. Ke mana mereka semua,teriak salah satu orator.

    Aksi saling dorong antara mahasiswadengan Satpol PP inipun terjadi hingga tigakali. Ketika mahasiswa bergerak masuk,Satpol PP langsung menghadang hinggabeberapa mahasiswa sempat terjatuh ditangga. Salah seorang mahasiwa juga sempatmemukulkan tiang bendera yang terbuat dari

    Sambungan Halaman 1

    Sambungan Halaman 1

    tidak memberikan karcis. Kalau tak ada karcis, tak usahbayar, tegas anggota Komisi III DPRD Siantar,Muhammad Rivai Siregar, Rabu (2/5).

    Dia menegaskan, pengendara harus meminta karcisparkir kepada petugas parkir. Hal itu merupakan salahsatu cara menekan tingkat kebocoran setoran parkir yangsangat tinggi. Melalui karcis parkir ini, akan jelas diketahuipemasukan ril dari parkir yang ada setiap hari. Itulah carayang sudah kita anjurkan kepada masyarakat sejakDesember lalu. Cara lain belum ada kita pikirkan.Sebenarnya, kita ingin mencontoh Ramayana yangmenggunakan mesin pencatat jumlah orang yang parkirdi lokasinya, tapi itu sepertinya berat, karena parkir kitaberada di pinggir jalan umum, jelasnya.

    Disebutkan, parkir merupakan ujung tombak Pen-dapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Siantar. Sektor inimerupakan sektor penghasil PAD terbesar bagi kotaberhawa sejuk ini. Untuk tahun 2012, target PAD yangdiharapkan bisa diperoleh dari sektor ini Rp2,5 miliar.

    Kita pernah melakukan investigasi di beberapa titiklokasi parkir di Jalan Merdeka dan Sutomo. Kita akui,memang tingkat kebocoran setoran parkir kita masihsangat tinggi. Tidak wajar target parkir kita hanya Rp2 miliarsetiap tahun kalau berdasarkan amatan kita saat ini,jelasnya.

    Sewaktu Kepala UPTD Parkir, AS Sitorus kita panggilke DPRD Desember 2011, kita sudah pertanyakan itusama dia, apa kendala kenapa sampai kejadiannya sepertiitu. Kenapa target Rp2 miliar itu tidak tercapai, ujarnyalagi. Dikatakan Ketua Fraksi PDI-Perjuangan ini,disebabkan minimnya realisasi PAD yang diperoleh tahun2011 lalu, Komisi III telah mensahkan target PAD parkirtahun 2012 sebesar Rp2,5 miliar. Hal ini dimaksudkansebagai langkah menekan tingkat kebocoran parkir.

    Saya belum bisa katakan kekurangan uang Rp800 jutadari target PAD tahun lalu dikorupsi pejabat Dishub. Kitabelum memiliki data sejauh itu. Namun kita sudahpertanyakan itu dulu sama kepala UPTD. Apa kendalanya,kenapa Rp800 juta lagi tidak bisa dicapai, jelasnya lagi.

    Lebih lanjut dikatakan Rivai, sebagai penyumbangterbesar PAD, mereka telah meminta pemko agarmemperhatikan kesejahteraan para petugas parkir.Setidaknya sekali dua tahun, baju para petugas parkir inidiganti pemko. Selanjutnya, perlu dipertimbangkanmemberikan honor kepada petugas parkir, disebabkangaji yang mereka peroleh selama ini masih minim.

    Sebelumnya, sesuai penelusuran METRO, setoranparkir Jalan Sutomo menguap ratusan ribu rupiah.Delapan titik parkir di Jalan Sutomo menghasilkanRp1.990.000 setiap hari. Pengakuan Kepala UPTD ParkirSiantar, AS Sitorus, empat titik parkir ditaksir menghasilkansetoran Rp1.010.000 saja.

    Sementara empat titik lokasi parkir di Jalan Merdeka,kata AS Sitorus, menghasilkan uang sekitar Rp280 ribu perhari. Sementara fakta di lapangan, Jalan Merdeka bisamenghasilkan setoran Rp1.670.000 per hari. (ral)

    TIDAK ADA KARCIS,JANGAN BAYAR PARKIR

    bambu kepada salah seorang personel SatpolPP. Aksi ini reda setelah kedua pihak dite-nangkan kawannya masing-masing.

    Di mana pejabat pemko, tidak ada satupunyang turun dan menghargai kami. Tidak adasatupun pejabat pemko yang menghargai kamisebagai rakyat yang menyampaikan aspirasi.Ini membuktikan Pemko Siantar tidakmenghargai rakyatnya. Hanya ada satu kata,Pemko Siantar mandul, teriak Frans Simbolonsebelum meninggalkan kantor walikota.

    Dengan berjalan kaki, massa LMND inimenyusuri Jalan Merdeka menuju KantorDinas Pendidikan Siantar. Namun niat mere-ka terhalang karena pintu gerbang yangditutup, sehingga massa tertahan dan mela-kukan orasi di depan Kantor Dinas Pendidikan.

    Tidak jauh beda dari depan kantor walikota,orasi yang disampaikan di lokasi ini jugameminta pemerintah melaksanakan pendi-dikan gratis bagi rakyat miskin. Setelahberorasi sekitar 30 menit, pintu gerbang

    dibuka dan perwakilan pengunjuk rasamembacakan pernyataan sikap dihadapanSekretaris Dinas Pendidikan Mansur Sinaga,Kabag Humas Daniel Siregar dan beberapapejabat Dinas Pendidikan lainnya.

    Masyarakat miskin harus ditanggung-jawabi pendidikannya oleh Pemko Siantar.Masih banyak warga miskin di Siantar ini yangbelum memeroleh pendidikan, jelas salahseorang pengunjuk rasa.

    Menyikapi ini, Mansur Sinaga menyebut-kan, Dinas Pendidikan Siantar akan mem-berikan perhatian kepada warga miskin yangbelum memiliki pendidikan. Dia memintakepada LMND, jika memiliki data wargamiskin ini, silahkan berikan datanya ke DinasPendidikan, mereka akan menindaklan-jutinya. Setelah para pengunjukrasa merasapuas atas penjelasan yang diberikan Mansur,pengunjukrasa meninggalkan Dinas Pen-didikan dan berjalan kaki lagi menujuGedung DPRD Kota Siantar. (ral)

    Sambungan Halaman 1

    PENIKAM INANG PENDETA DIHUKUM 4 TAHUN PENJARA

    be Doris beranggotakan, IrwansyahSitorus dan Monalisa, Rabu (2/5). Persi-dangan yang dibuka untuk umum terse-but berbeda dari sidang biasa, yakni baikhakim, jaksa dan kuasa hukum tidakdiperbolehkan mengenakan jubah.

    Selanjutnya hakim pun mulai mem-bacakan isi putusan, baik kronologikejadian hingga hal memberatkan danmeringankan. Menurutnya, terdakwaterbukti secara sah dan meyakinkanmelakukan percobaan pembunuhanhingga menyebabkan luka terhadap saksikorban, Inang Pdt Melati Butarbutar.

    Perbuatan itu dilakukan terdakwa,Rabu (15/2) sekira pukul 15.00 WIB dirumah Dinas Pendeta komplek GerejaHKBP Panambean I Nagori Silakkidir,

    Kecamatan Huta Bayu Raja. Saat itu terdak-wa melihat korban di kediamannya, sebut-nya hakim.

    Lebih lanjut, kata majelis hakim, hinggasekitar pukul 23.30 WIB terdakwa masihterbayang-bayang wajah korban dan timbulniat untuk menjumpai korban di rumah-nya. Tiba di komplek Gereja HKBP,terdakwa langsung mengintip pentilasikamar tidur korban. Di sana terdakwamelihat korban sedang tertidur pulas.

    Saat itu mulai timbul niat terdakwa un-tuk menjamah dan menyetubuhi korban.Selanjutnya terdakwa mencari jalan untukmasuk, tapi semua pintu dikunci rapat. Tidakmau kehabisan akal terdakwa pun meng-ambil kursi yang kebetulan sedang rusak.Kemudian terdakwa langsung memanjatdinding dan berhasil masuk, paparnya.

    Sambungnya, setelah berhasil masuk,terlebih dahulu terdakwa membuka pintubelakang mempermudah untuk melarikandiri. Setelah berhasil dibuka, terdakwa me-nuju ruang depan untuk mengambil sehelaisarung untuk dijadikan topeng dan me-ngambil pisau yang terletak di rak televisi.Kemudian terdakwa menuju kamar korbandan mulai melangsungkan niat bejatnya,

    Di kamar tersebut terdakwa langsungmendekati saksi korban dan menutup mulut-nya dengan tangan kiri. Sedangkan tangankanannya memegang pisau. Seketika itu jugakorban melihat terdakwa dan langsungberteriak minta tolong. Sejurus kemudianterdakwa langsung mengancam korban danmengacungkan pisau, jelas Gabe Doris.

    Menurutnya, saat itu terdakwa menga-takan jangan coba berteriak, kalau teriakkubunuh nanti kau. Akan tetapi korbantetap melawan dan berupaya melepaskantangan terdakwa dengan menendang ter-dakwa. Melihat itu, terdakwa merasa berangdan timbul niat untuk menghilangkannyawa korban.

    Terdakwa langsung menikam pisau kebadan korban, tapi korban menangkappisau. Akibatnya, telapak tangan korbanterluka saat menggenggam pisau tersebutsambil berteriak minta tolong. Korban punberkata, apa yang kau mau Tulang. Kalaumau perhiasan ini ambil kalungku. Kalaumau uang ambil sana, asal jangan kauganggu aku, ungkap hakim menirukanpernyataan Inang Pendeta.

    Dia menerangkan, terdakwa pun menga-ku tidak membutuhkan itu dan meminta agarkorban mengikutinya menuju arah dapur.Setelah korban mengamini dan berjalanmenuju dapur, terdakwa mengajak korbanpergi ke sawah. Akan tetapi, permintaan itu

    ditolak korban sambil meronta-ronta.Emosi, terdakwa secara membabi buta

    menikami bagian dada, perut, dan tangankorban. Karena terdakwa terus menjerit danmelakukan perlawanan, terdakwa semakingugup dan memukul kening korban de-ngan batu bata yang terletak di dapur.Kemudian terdakwa juga sempat memukulkorban dengan botol sirup, hingga korbanterjatuh di lantai, terangnya.

    Disebutkan hakim, saat korban terjatuhdi lantai, terdakwa kembali hendak meni-kam tubuh korban dan saat bersamaan itupula saksi, Simon dan warga langsungberdatangan. Terdakwa langsung ditang-kap dan dihajar massa. Akibat perbuatanEN, korban harus dirawat di RS Vita Insaniselama lima hari.

    Kata hakim, menimbang berdasarkanketerangan saksi-saksi hingga keteranganterdakwa, maka secara sah dan meyakinkanterdakwa terbukti melakukan tindak pida-na. Untuk hal memberatkan perbuatanterdakwa meresahkan masyarakat teruta-ma Inang Pendeta. Akibat perbuatan ter-dakwa, saksi korban menjadi trauma danmengalami cacat terutama di bagian paru-paru dan tulang tengkorak.

    Selanjutnya, antara pihak keluarga kobandan terdakwa tidak ada perdamaian. Se-mentara untuk hal meringankan terdakwabelum pernah dihukum, menyesal sertaberjanji tidak akan mengulanginya kembali.Terdakwa masih tergolong anak-anak danmasih memiliki masa depan.

    Dengan pertimbangan tersebut majelishakim yang memeriksa dan mengadiliperkara ini memutuskan menuntut meng-hukum terdakwa empat tahun penjaradikurangi masa tahanan. Kemudian, kepa-da terdakwa melalui kuasa hukumnya,Maria Purba diberikan kesempatan untukpikir-pikir selama seminggu, menerimaatau banding, terang Gabe Doris.

    Terlalu Berat Untuk Anak-anakSementara itu orangtua terdakwa, J

    Nadapdap mengaku, hukuman tersebutterlalu berat untuk anak-anak. Gimanalahmau dibilang, sebenarnya itu terlalu berat un-tuk anak-anak. Tapi biar saya konsultasikandulu sama pengacara. Saya tetap berharapyang terbaik untuk anak-anak, sebutnya.

    Sedangkan Ketua Umum Komisi Nasio-nal Perlindungan Anak, Arist Merdeka Siraitmenyikapi tuntutan dari Jaksa serta putusandari hakim menerangkan, berdasarkan UUPerlinduangan Anak No 23 Tahun 2002 danUU No 3 Tahun 1997 tentang PerlindunganAnak, prinsip dasar hukum harusmengedepankan kebaikan. (mua)

    Sambungan Halaman 1

    Maag ataur a d a n glambung ataut u k a kl a m b u n gadalah gejalap e n y a k i ty a n gmenyerangl a m b u n g

    dikarenakan terjadi luka atauperadangan pada lambung yangmenyebabkan sakit, mulas, danperih pada perut.Penyebabnya bisa karenapenderita makannya tidak teratur,terdapat mikroorganisme yangmerugikan, mengonsumsi obat-obatan tertentu, atau sebab-sebablainnya seperti mengonsumsialkohol, pola tidur yang tidakteratur dan stress. Keluhan maagini telah dirasakan olehMuhammad Anhar yang sehari-harinya bekerja sebagai karyawandi sebuah toko grosir dan eceranbusana muslim."Kalau maag saya kambuh,rasanya jadi serba salah, makansalah, tidak makan pun salah,beraktifitas jadi terhambat." Ceritapria yang akrab disapa-Anhartersebut. Untunglah, kini ia sudahmenemukan cara tepat untukmengatasi keluhan yang telahdialaminya selama 6 bulan

    SERBA SALAH KARENA SAKIT MAAG? MINUM SUSU KAMBING SOLUSINYA...lamanya itu, yakni dengan minumMilkuma, minuman serbuk susukambing yang diproses secaraalami, tanpa pemanis buatan danbahan pengawet. Bahan dasarnyaadalah susu kambing peranakanettawa segar dan Gula Aren.Manfaat Milkuma telah dirasakanolehnya setelah minum selama 1bulan. "Dulu saya terbiasa denganobat warung, tapi sekarang tidaklagi! Sejak minum Milkumasekarang sakit maag sudahberkurang." Ungkap wargaPadang Bulan, Medan, SumateraUtara tersebut.Karena merasakan manfaatnyasecara langsung, sekarang iamenyarankan orang lain untukmencoba Milkuma, "Mari kitasehat bersama Milkuma." Ajakpria berusia 21 tahun tersebut.Sebenarnya, banyak masyarakatkita yang belum mengetahuitentang manfaat yang terkandungdalam susu kambing. Berbedadengan susu sapi, sesungguhnyasusu kambing memilikikandungan gizi yang lebih unggul,baik dari segi protein, energi,maupun lemak yang mendekati airsusu ibu (ASI).Kini, hadir Milkuma yangbermanfaat untuk menjaga dayatahan tubuh dan meningkatkanvitalitas. Satu gelas susu kambing

    memasok 20,0% dari nilai harianRiboflavin. Selain itu, Fluorine yangterdapat dalam susu kambingbermanfaat sebagai antiseptik alamidan dapat membantu menekanpembiakan bakteri di dalam tubuhserta membantu pencernaan danmenetralisir asam lambung.Selain diproses secara alami,pakan ternak yang diberikan punorganik, sehingga menghasilkansusu yang lebih sehat danbermanfaat bagi kesehatan.Ditambah dengan kandungan GulaAren bermutu tinggi sebagaipemanisnya, menjadikan Milkumasebagai pilihan bijak untukkesehatan.Untuk memperoleh hasil yangmaksimal, terapkan pola hidup sehatseperti disiplin dalam pola makan,rutin berolahraga danmengkonsumsi air putih palingsedikit 8 gelas/ hari.Dapatkan informasi lengkap tentangMilkuma di www.milkuma.com.Saat ini, Milkuma sudah tersedia diapotek2 juga toko obat terdekatdikota anda, atau hubungi, Sumut :085314072195 / 06191128785.Kota Pematang Siantar :085360106966, Apt Sehat, Apt.Dear farma, Tebing tinggi : Apt.Tangan mas, Apt. Bulian, Apt.Saudara Baru. Depkesdengan no PIRT. 6.09.3328.01.395.

  • KAMIS3 Mei 2012

    Pak Kapolres Siantar, kami pedagang di Pasar Horasmerasa ketakutan atas kenyamanan barang daganganyang kami simpan di dalam kios. Karena maling yangmembongkar kios kemarin belum tertangkap juga.Kapan pelakunya ditangkap Pak, supaya kami pedagangmerasa nyaman.

    087868014xxx

    Pencuri Berkeliarandi Pasar Horas

    Kapolres Siantar terhormat, tolong ditindak anggotaunit laka di Polres Siantar yang mempersulit masyarakatmengurus pengambilan sepedamotor. Padahal antarakorban dan tersangka sudah berdamai, tetapi anggotaBapak mempersulit pengambilan sepedamotortersebut.

    087749681xxx

    Polisi PersulitPengambilan Sepedamotor

    PAK Walikota Siantar terhormat, kami masyarakatJalan Kain Suji ujung mengharapkan pembangunanjalan, karena Jalan Kain Suji belum pernah tersentuhpembangunan. Kami saat ini seperti masyarakat yangterisolir di pusat kota.

    081375050xxx

    Jalan Kain Suji BelumTersentuh Pembangunan

    PMI (Palang MerahIndonesia)118, 0622-433911Alamat Jl Sutomo No. 248,PematangsiantarKantor ImigrasiAlamat: Jl. Raya Medan Km.11,5 Pematang SiantarTelepon : (0622)465018,465014Samsat DipendasuJln Sangnawaluh No 37A0622 7552345.

    RS dr Djasamen SaragihJln Sutomo No 230.0622 (23824)Hotel SapadiaJl.Diponegoro No.21 AP.SiantarTelp:0622-435922Nice TransSiantar-MedanMedan. (061) 4558844Siantar (0622)7000200085275144777

    Telepon Penting

    SIANTAR-Jalan Sutomo dan Jalan Merdeka bagiandari wajah dari Kota Pematangsiantar. Namunpenataan di kedua jalan ini sangat jarangdiperhatikan. Terbukti, titik-titik macet berpusatdi kedua jalan tersebut.

    PEMKO Siantar tidak memiliki visi misi dalam melakukanpengelolahan terhadap transportasi. Maka tak heran, nyaris disetiap titik di inti kota terjadi kemacetan. Pemko Siantar perlumelakukan pembenahan terhadap penataan kota ini, khususnyadalam penanggulangan kemacetan. (Osi)

    Frengky Alex Silalahimasyarakat Siantar

    PUSAT Kota Siantar yangsemberaut dibuat tidak adapenataan merupakan potretburam bagi Pemko Siantar.Banyaknya angkot yangsembarangan menaikkan danmenurunkan penumpangdisembarangan tempat. (Osi)

    Robeston SilalahiMahasiswa

    Bubarkan Haltedi Pusat Kota

    Halte Angdes & Angkot di DepanRamayana Penyebab Macet

    Salah satunya seperti yangnampak di Jalan Sutomo de-pan Ramayana, yang setiapmenit pada saat jam kerja sela-lu terjadi macet.

    Padahal, untuk mengatasikemacetan itu tidak sulit, ha-nya dengan menertibkan Hal-te Angdes dan Angkot yang

    PEMKO Siantar harusmembubarkan segala Halteyang berada dipusat Kota.Tanpa itu, predikat kotasemberaut sulit ditanggalkandari Siantar. (Osi)

    DR Saragih, LSM

    Tidak Punya Visi Misi DalamMengelola Transportasi

    Potret BuramSiantar

    berada di depan Ramayana,macet bisa teratasi. Pasalnya diHalte tersebut Angdes danAngkot secara bergiliran antri-an menaikkan dan menurun-kan penumpang. Sehinggamobil yang yang berada dibe-lakang tidak bisa lewat, akibat-nya terjadi macet yang

  • KAMIS3 Mei 2012

    Semua kita tahu bahwa bulan Mei itu bulan penuhsejarah bagi bangsa kita. Pada awal Mei, 1 Mei, kitamenghadapi Hari Internasional Buruh bangsa Indone-sia sejatinya terbentuk dari mental buruh atau bekerjasama-sama sembari canda-tawa- Selain itu, ada Harkitnas,Hardiknas, Peringatan Marsinah, dan hari-hari pentingreformasi 1998. Begitulah sejarah yang tercecer pada bulanMei ini. Ceceran sejarah itu, selain jadi reflektif sosial,merupakan simbol sosial dalam bangsanya. Sejarah ituadalah penanda dari suatu petanda.

    Simbol tersebut ibarat cermin. Ketika kita ber-cermin, kita akan melihat siapa diri kita yang sebe-narnya. Apakah di wajah kita ada noda, apakah diwajah kita ada jerawat, apakah di wajah kita ada luka,atau menarik atau tidak menarikkah wajah kita. Itulahsekelumit pencerminan tadi. Karena dengan cer-minlah kita bisa menyesuaikan diri, baik itu menye-suaikan diri terhadap lingkungan maupun menye-suaikan diri terhadap pasangan.

    Sesungguhnya, ceceran sejarah tadi merupakanmasalah-masalah sosial yang takkunjung usai, atausetidaknya menemui titik klimaks ibarat ingin men-cium kekasih, selalu saja ada gangguan-. Misalnya,sejarah Hardiknas, sebuah momentum perjuanganpendidikan bagi bangsa Indonesia kala itu masihNusantara- yang dilakukan oleh Bung Oetomo.Buktinya, IPM (Indeks Pembangunan Manusia) atauHDI (Human Development Index) kita masih jauhtertinggal dibandingkan negara-negara Asia lainnya,apalagi dibandingkan negara-negara di dunia.Pendidikan sebagai salah satu unsur penting ter-hadap pembangunan sosial belum pernah mencapaititik puncaknya terbaiknya, kecuali dalam halkontribusi guru ke Malaysia ketika Malaysia gencarmembangun negaranya melalui pendidikan.

    Ada banyak masalah sosial yang masih kita hadapisampai saat ini, setelah 60 tahun lebih merdeka. Selainpermasalahan yang ada di dalam cermin yang disebutdi atas, masalah-masalah sosial lainnya yang sedangkita hadapi, misalnya korupsi, kemacetan, konflikantarwarga, konflik antar kelompok, hingga per-masalahan fundamen itu semua, yakni kemiskinan.

    Dalam kehidupan bernegara, titik permasalahansosial seperti ini memang ada pada titik tertinggi distruktur sosial, yakni pemerintah (negara). Hal inisudah sering diungkap di dalam tulisan-tulisan padaumumnya. Di sini, dalam tulisan ini, saya akanmenyoroti titik permasalahannya pada individu(unsur pembentuk sosial).

    Dalam konteks ekspansi kapitalisme di berbagailini saat ini, termasuk di dalam pikiran pejabat dalammenjalankan fungsi jabatannya, dehumanisasiadalah satu dampak sosial yang patut dicermati.Dehumanisasi merupakan suatu sifat yang merusakatau menghancurkan sifat kemanusiawian. Rakyat-dehumanisasi tadi akan hidup semakin liar ibarathewan liar semakin ia dibebaskan semakin iamembuas-. Salah satu wujudnya adalah membe-ludaknya kepemilikan kenderaan pribadi. Dalam saturumah saja kita temui ada tiga atau empat mobil,apalagi motor. Padahal, anggota keluarganya hanyatiga orang. Mobil-mobil tersebut cuma sebataskonsumsi makna tanpa melihat fungsi, sebab tidakmenyesuaikan orang yang ada terhadap keterse-diaan fasilitas di mobilnya. Sehingga, hal itu, merusaknilai-nilai empati sesama individu-manusia karenasaling berebut memiliki mobil harta- sebanyak-banyaknya, tanpa memikirkan kesempatan oranglain untuk memilikinya. (***)

    Menggelorakan BudayaMenulis Anak Bangsa

    Setiap tanggal 2 Mei, pemerintah Indonesia memperingatinya sebagaiHardiknas (Hari Pendidikan Nasional). Berdasarkan Surat KeputusanPresiden RI No. 305 tahun 1959 yang dikeluarkan pada 28/11/1959,tanggal 2 Mei dijadikan Hari Pendidikan Nasional untuk mengapresiasijasa-jasa Suwardi Suryaningrat -yang lebih dikenal dengan nama KiHajar Dewantara (KHD)- dalam merintis pendidikan umum. Dua Meiadalah tanggal lahir KHD.

    Sikap KamiMasalah Sosial dan

    Kesadaran Sosialnya

    Kirim OpiniAnda ke email:[email protected] tulisan5.000 karakter.

    Surat Keputusan itu juga menyatakan KHDsebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia.Bagian dari semboyan ciptaannya, tut wuri han-dayani, menjadi slogan Kementerian PendidikanNasional Indonesia. Di samping itu, namanyadiabadikan sebagai salah satu nama kapal perangIndonesia, KRI Ki Hajar Dewantara. Potret dirinyapun diabadikan pada uang kertas pecahan 20.000rupiah tahun emisi 1998.

    Ironi Perguruan TinggiSalah satu ironi dunia pendidikan di Indonesia

    adalah rendahnya budaya literer (penulisan). Dan,perguruan tinggi adalah titik kulminasi ironi itu. Dalamcatatan Pusat Dokumentasi dan Informasi IlmiahLembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDII LIPI),hingga saat ini, jumlah jurnal ilmiah (cetak) di Indo-nesia hanya sekitar 7.000 buah. Dari jumlah tersebut,hanya 4.000 jurnal yang masih terbit secara rutin, dansedikitnya hanya 300 jurnal ilmiah nasional yangtelah mendapatkan akreditasi LIPI. Sedangkan datadari Scimagojr, Journal and Country Rank tahun 2011menunjukkan selama kurun 1996-2010 Indonesiatelah memiliki 13.047 jurnal ilmiah. Dari 236 negarayang di-ranking, Indonesia berada di posisi ke-64.Sementara Malaysia telah memiliki 55.211 jurnalilmiah dan Thailand 58.931 jurnal ilmiah (Kom-pas.com, 7/2/2012).

    Di sisi lain, dari data yang dikeluarkan Kemendikbud,seperti yang dilansir oleh berbagai media online (27/2/2012), terlihat grafik publikasi jurnal ilmiah Indonesiacenderung datar sejak tahun 2006, sedangkan negaraberkembang justru melesat tajam sejak tahun 2003.Publikasi jurnal ilmiah Indonesia per juta pendudukpada tahun 1996 terletak pada angka 1, hingga 2010angka itu hanya mengalami sedikit kenaikan yangmencapai angka 4. Sementara, untuk negara ber-kembang, angka 26 pada tahun 1996 melonjak tajamhingga mencapai angka 35 pada tahun 2010.

    Jumlah publikasi jurnal ilmiah Indonesia padatahun 2010 pada angka 4, sedangkan Malaysiaberada paling puncak di angka 500 pada tahun yangsama. Malaysia pun mengungguli negara lain padatahun yang sama, seperti Turkey pada angka 400,China pada angka 240, Thailand pada angka 130,Mesir pada angka 100, India di angka 50, Vietnam 10,dan Filipina di angka 5.

    Data dan fakta itulah yang kemudian dijadikandasar kebijakan dari Kebijakan Kemendiknas yangmenjadi kontroversi sebagaimana termaktub dalamsurat Dirjen Dikti bertanggal 27 Januari 2012 tentangpublikasi karya ilmiah untuk mahasiswa S-1, S-2, danS-3 sebagai syarat kelulusan yang berlaku mulaiAgustus 2012; S1 harus ada makalah yang terbit dijurnal ilmiah; S2 harus ada makalah yang terbit di jurnalilmiah terakreditasi Dikti; S3 harus ada makalah yangterbit di jurnal Internasional.

    Beban PsikologisMenulis adalah ekspresi personal, demikian jelas

    Eep Saifullah Fatah dalam Menuntaskan Per-ubahan; Catatan Politik 1998-1999 (Mizan, 2000; xlviii-lv) secara panjang lebar. Melalui penulisan, menurutEep, seorang penulis itu sedang menggunakanhaknya sebagai warga Negara untuk menyam-paikan pikiran secara bebas. Menulis bukanlahkegiatan publik yang penuh potensi ancaman.

    Siapa pun sebetulnya berpotensi menjadi penulis.Buktinya, setiap orang bisa menulis diary-nya denganlancar, runtut, baik, ekspresif, artikulatif. Ketika orangmenulis diary-nya sendiri, ia dalam situasi psikologisyang bebas, tidak merasa sedang diancam oleh siapapun. Ia memosisikan kegiatan penulisan diary-nyasebagai kegiatan ekspresi personal yang tak me-merlukan penilai dan pemberi sanksi. Toh, sebuahdiary tak akan dibaca orang. Karena itulah ia bisamenulis dengan baik. Tetapi ketika penulis diary itumulai menulis artikel atau laporan yang akan dibaca

    orang, maka jadilah ia penulis yang tersendat-sendat,ekspresinya macet, sulit meruntutkan gagasan,artikulasinya terhambat, dan kerap kali gagal.Sebabnya, ketika menulis, mereka mereposisi sindirimenjadi individu yang terkerangkeng oleh hantuancaman yang dibentuknya sendiri. Reposisi inilahyang keliru. Jadi, kuncinya adalah pada bebanpsikologis sebagai pemilik gagasan.

    Menggelorakan Budaya MenulisNah, untuk menggelorakan budaya literer anak

    bangsa, Eep menguraikan tiga hal yang sangat pentingbagi seorang penulis. Pertama, kemampuan teknis.Mau tidak mau, seorang penulis mesti terus menerusmelatih kemampuannya menulis. Ini bukan untukmencapai satu gaya akhir yang final dan permanen,melainkan untuk makin mengefektifkan penyampaianpesan yang disampaikannya lewat tulisan. Mereka yangcepat putus asa dan gampang menyerah kalah, berhentiberlatih menulis, pasti akan gagal menjadi penyampaipesan yang baik. Kemampuan teknis adalah faktor tertieryang mendampingi dua faktor lain yang bersifatsekunder dan primer.

    Kedua, sistem sosial politik di sekitar kegiatanpenulisan. Dalam sistem yang membebaskan, semuajenis tulisan akan bisa berkembang. Sementara dalamsistem yang mengekang, hanya tulisan yang berbauhumor dan anekdot yang akan berkembang. Sisteminilah faktor sekunder itu. Ketiga, faktor primernyaterletak pada kualitas kemanusian masing-masingcalon penulis. Warga Negara yang memiliki tirani dikepalanya yang membuatnya punya banyak hanturekaannya sendiri, yang membuatnya takut, ter-kekang, dan tak bisa mengaktualisasikan kema-nusiaannya secara utuh- akan sulit menjadi penulis.Sebaliknya, warga Negara yang bisa membebaskandiri dari tirani semacam itu pasti akan mampu menu-liskan apa yang ia pikirkan dengan baik.

    Jadi, sekali pun sistemnya mengekang dan iapunya kemampuan menulis terbatas, seseorangakan tetap bisa melakukan kegiatan penulisandengan baik manakala ia sudah berhasil mem-bangun kualitas dirinya sebagai warga Negaradengan kemanusiaan yang utuh. Tentu saja, suasanapenulisan yang terbaik akan bisa dicapai manakalakemampuan teknik yang tinggi bertemu dengansistem yang membebaskan dan utuhnya kualitaskemanusiaan penulis. Semoga. (***)

    Penulis adalah pemilik RUMAN(Rumoh Baca Aneuk Nanggroe) Banda Aceh

    Ahmad Arif Ginting

    Kita harus membuatterobosan denganmembantu kepadaorang-orang kecil,dengan aktif supayarakyat kecil tahu adayang menjadi hak-hakmereka. Jangan kitaterpaku dan berharapbisa efektif dan bukan

    hanya sebagaipajangan.

    APA KATA MEREKA

    Saya tidak ambisiuntuk mempunyaijabatan, tapi jika

    memang dibutuhkanoleh masyarakat sayasiap untuk maju. Jikamemang pada nantinyadiberi amanah, saya

    siap.

    Mantan Wakil Presiden RIJusuf Kalla, rabu (2/5)

    Saya tetap komitmenkalau tidak tercapai

    saya mundur. Target e-KTP sebesar 172 jutasebenarnya dapattercapai jika semuapihak bekerja kerassesuai dengan yangtelah disepakati.Hingga April 2012,Kemendagri telah

    mencatat perekamansebesar 72 juta e-KTPatau melebihi targetawal sebesar 67 juta e

    KTP.

    Mendagri Gemawan Fauzi,Rabu (2/5)

    Menkumham Amir Syamsuddin, Rabu (2/5)

  • KAMIS3 Mei 2012

    MINTAJEMPUT

    KPKJAKARTA- Istri Nazaruddin, Neneng Sri Mulyani,yang menjadi buron KPK menyerah. Dia punmengaku siap bekerja sama dengan KPK. Tapi,tersangka kasus korupsi PLTS Kemenakertransini minta tidak ditangkap. Wah!

    Ya dijemput saja, kata peng-acara Nazaruddin, Elza Syarief,saat berbincang denganwartawan, Rabu (2/5).

    Elza mengamini bahwa Ne-neng sudah berkirim surat danmelakukan kontak dengan KPK.Tapi dia mengaku tidak tahu dimana keberadaan Neneng. Elzapun tidak tahu kalau Nenengseperti kabar yang beredar, bera-da di Jurong, Malaysia.

    Ya belum tahu, ujarnya.Elza juga menjelaskan bahwa

    Neneng akan memenuhi proseshukum bila tidak ditangkap danditahan. Tentu akan koo-peratif, janjinya.

    Sebelumnya, Jubir KPK JohanBudi membenarkan adanya suratkepada pimpinan mengenaikoordinasi pemulangan Neneng.Namun, dia tidak mngetahuiapakah surat itu dari kuasa hukumNazaruddin ataupun Neneng.

    Jadi Jumat pekan lalu pim-pinan KPK menerima surat daripengacara (kuasa hukum Nazar-uddin). Surat itu isinya merekaingin koordinasi berkaitan de-ngan pemulang Neneng, kataJuru Bicara KPK Johan Budi dikantornya, Selasa (1/5).

    Menurut Johan, saat ini surattersebut masih dibahas olehpimpinan KPK. Belum ada kepu-tusan dari pembahasan tersebut.

    Lobi Upaya Pemulangandari Malaysia

    Pihak Neneng Sri Wahyunimenyurati pimpinan KPK. Bu-ronan kasus korupsi PLTS Ke-menakertrans ini ingin berkoor-

    dinasi mengenai upaya pemu-langan dari pelarian di luar negeri.

    Jubir KPK Johan Budi membe-narkan adanya surat kepadapimpinan mengenai koordinasipemulangan Neneng. Namun,dia tidak mengetahui apakahsurat itu dari kuasa hukum Na-zaruddin ataupun Neneng.

    Jadi Jumat pekan lalu pimpinanKPK menerima surat dari peng-acara (kuasa hukum Nazaruddin).Surat itu isinya mereka ingin koor-dinasi berkaitan denganpemulang Neneng, kata JuruBicara KPK Johan Budi dikantornya, Selasa (1/5).

    Menurut Johan, saat ini surattersebut masih dibahas olehpimpinan KPK. Belum ada kepu-tusan dari pembahasan tersebut.

    Belum ada keputusan, ujarJohan. Dihubungi terpisah, kuasahukum Nazaruddin, JunimartGirsang, yang juga menjadi peng-acara Neneng, membenarkan adasurat itu. Namun dia tidakmenjelaskan lebih rinci mengenaimaksud koordinasi dalam surat itu.

    Iya. Tapi nanti saja ya leng-kapnya, saya sedang ada acara,papar Junimart. Sebelumnya,Wakil Ketua KPK Busyro Muqod-das pernah menyatakan Nenengbersembunyi di Malaysia.

    Sampai sekarang infor-masinya masih di Malaysia, kataBusyro beberapa waktu silam.

    Hingga saat ini, sambung Bus-yro, KPK terus bekerjasamadengan interpol untuk menangkapistri bekas Bendahara Umum PartaiDemokrat itu. (dtc/int)

    KPK Yakin Nunun BersalahJAKARTA- Sidang lanjutan kasus cek

    pelawat dengan terdakwa Nunun Nur-baeti mengagendakan pembacaanreplik duplik. Jaksa menolak notapembelaan kuasa hukum, dan tetapmenilai Nunun bersalah.

    Hal itu disampaikan saat pembacaanreplik oleh tim JPU KPK Andi Suharlisdan Siswanto di hadapan MajelisHakim Pengadilan Tipikor Jakarta.

    Jaksa Andi tidak sependapat denganpledoi yang disampaikan oleh timPenasehat Hukum Nunun.

    Penasehat hukum menyatakan (da-lam pledoi kemarin) tidak ada hubunganperbuatan terdakwa dengan pasal 5 ayat1 huruf b dengan perbuatan anggota

    DPR vonis pasal 11 UU Tipikor, terhadapitu, kami tidak sependapat, tutur jaksaAndi di pengadilan Tipikor, Jl RasunaSaid, Jaksel, Jakarta, Rabu (2/5/2012).

    Menurut jaksa, alasan pihaknyamenuntut Nunun dengan pasal 5 Hurufb tidak hanya pasal 11 sebagaimanayang didakwakan pada para anggotaDPR sebelumnya itu karena tidak adasuatu delik yang pembuktiannya harusdigantungkan dengan pasal yanglainnya dan juga saat anggota DPR itudivonis pasal 11 UU Tipikor mengenaigratifikasi, Nunun belum bisadihadirkan dalam persidangan.

    JPU juga menilai soal penerimaanuang senilai Rp 1 miliar ke rekening

    Nunun. Dalam pledoi kemarin,penasehat hukum menyatakan bahwaharta diperoleh secara mandiri danbukan oleh cara koruptif. Atas haltersebut, dalam replik yang diajukan,JPU tidak sependapat.

    Kami tidak sependapat, penuntutumum menerapkan pembuktianbahwa Rp 1 miliar berasal dari pencairanTC 480 lembar yang dibagikan kepadaDPR ujarnya lagi.

    Sebelumnya, Nunun dituntut empattahun penjara dan denda Rp 200 juta,subsider 4 bulan penjara. Jaksa KPKjuga meminta uang Rp 1 miliar yangberasal dari 20 lembar cek BII dirampasuntuk negara. (dtc/int)

    Nunun memberikan keterangan terkait kasus yang menimpanya di Pengadilan Tipikor Jakarta.

    Istri Nazaruddin

    Anas Tak Mau Diadili Lewat OpiniGARUT - Ketua Umum DPP Partai

    Demokrat, Anas Urbaningrum memintakepada semua pihak untuk melihatsecara jernih kasus suap Wisma Atletyang menyeret namanya dan mantanWasekjen Demokrat, Angelina Sondakh.Menurut Anas, lebih baik kasus suapWisma Atlet dituntaskan lewat proseshukum.

    Begini.... begini. Kita serahkan keproses hukum yang adil. Jangan digiringdengan opini-opini, kata Anas di sela-sela kunjungan kerja (Kunker) bersamadengan anggota Fraksi Demokrat di DPRdi Garut, Jabar, Kamis (2/5).

    Anas menegaskan, jika proses hukumdigiring dengan opini maka yang terjadiadalah pengadilan opini. Mantananggota KPU itu khawatir pengadilanopini akan mengesampingkan proses

    hukum yang adil.Proses hukum digiring terus dengan

    opini, bukan proses hukum yang adil.Yang terjadi adalah pengadilan-peng-adilan opini, kalau terjadi pengadilanopini, ya bukan keadilan, ujarnya.

    Karenanya, kata dia, opini dalamproses hukum harus dihindari demitegaknya keadilan. Kemenangan opiniitulah yang harus kita hindari. Tetapikalau proses hukum, serahkan kepadaaparat penegak hukum, biarkanbekerja, tukasnya.

    Seperti diketahui, dalam beberapakali kesempatan Nazaruddin menyebutketerlibatan Anas dalam dugaankorupsi, seperti proyek sport centerHambalang. Nazaruddin jugamenyebut kemenangan Anas diKongers Partai Demokrat juga tak lepas

    dari money politic yang berasal daridana proyek-proyek APBN.

    Namun kini Anas tak maudipusingkan dengan opini negatif yangmengarah ke dirinya. Ia justru semakinrajin turun ke bawah menemuikonstituen Demokrat.

    Selama di Jabar, Anas melakukankunjungan kerja di tiga kabupatenselama 2 hari dari 1-2 Mei 2012. YakniKabupaten Bandung, Bandung Baratdan Garut. Ia didampingi oleh legislatordari daerah pemilihan Jabar sepertiHerman Khaeron, Roestanto Wahididan Yahya Sacawirya.

    Selain membagi-bagikan sumbangankepada masyarakat, rombongan Anasjuga melaksanakan program bedahrumah layak huni bagi warga yang tidakmampu.(awa/jpnn)

    Anis Matta: KPK Harus UsutAliran Dana Wa Ode

    JAKARTA- Wakil Ketua DPRAnis Matta siap memenuhipanggilan KPK sebagai saksikasus Wa Ode Nurhayati. Anissepakat Wa Ode diusut de-ngan UU Tindak Pidana Pen-cucian Uang (TPPU) dan men-dorong KPK mengusut alirandana Wa Ode.

    Saya mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepadaKPK yang memberi saya ke-sempatan membantu me-ngusut kasus suap Saudara WaOde Nurhayati, anggota Bang-gar dari fraksi PAN yang sudahdikembangkan dengan pidanaTPPU, kata Anis kepada warta-wan di Gedung DPR, Senayan,Jakarta, Rabu (2/5).

    Anis akan mengungkapkansemua yang diketahuinya kepa-da KPK. Anis siap menjelaskanmekanisme pembahasan

    anggaran di DPR. Saya akanmembantu KPK mengusut ka-sus ini sepanjang sesuai dengankewenangan saya sebagai wakilketua Banggar bidang koor-dinator keuangan, ujar Anis.

    Anis meyakini kasus initerpisah. Anis mendorongKPK justru mengungkap alirandana Wa Ode Nurhayati.

    Di sini ada dua kasus ter-pisah. Pertama kasus suapyang menimpa Wa Ode Nur-hayati dari Fraksi PAN. Kedua,pembahasan anggaran yangsudah ditetapkan di DPR. Yangperlu ditelusuri aliran dana darisuap itu siapa yang lebihmenikmati dari aliran ini. Ituyang lebih relevan untukditelusuri. Ini tidak adahubungannya denganmekanisme, tandasnya.(kmc/int)

    InternasionalInternasional

    Obama Pulang,Kabul Dihantam Bom

    KABUL- Sebuah bom meledak di Kabul,Rabu (2/5), beberapa jam setelah PresidenAmerika Serikat Barack Obama mening-galkan ibu kota Afganistan tersebut.

    Diberitakan sebelumnya, Obama secaramendadak melawat ke Afganistan, Selasatengah malam. Dalam kunjungan singkat,sekitar enam jam, Obama bertemu dengantentara AS di Pangkalan Udara Bagram danPresiden Hamid Karzai serta menan-datangani kepakatan kerja sama strategiskedua negara.

    Menurut kepala polisi Ayub Salangi, bommobil itu meledak di Jalan Jalalabad. Di jalanutama kota Kabul itu terdapat sejumlahpangkalan militer AS dan kompleks peru-mahan untuk warga Barat.

    Salangi mengatakan, satu kompleks yangdikenal dengan nama Green Village meru-pakan sasaran bom itu.

    Seorang perwira polisi lain mengatakan,ledakan itu disusul dengan baku tembak.Belum ada kejelasan soal jumlah korban,tetapi beberapa media Afganistan mem-perkirakan jumlah korban cukup banyak.

    Seorang juru bicara dari markas NATO dinegara itu menyatakan mengetahui adanyabeberapa ledakan. Sejumlah orang di pusatkota juga mengaku mendengar suaraledakan.

    Sementara itu, Kedutaan Besar AS di Kabulmengatakan, gedung kedutaan besar itutertutup serta memperingatkan stafnyauntuk berlindung dan menjauhi jendela.Kedubes AS berlokasi di area utamadiplomatik di pusat kota Kabul.

    Melalui akun Twitter-nya, Kedubes AS jugamemperingatkan warganya di negara itu.Tiarap dan berlindung di sini di kedubes.Bukan latihan, hindari area, begitu bunyipesan itu. (dtc/int)

    TERCECERTelah tercecer Ijazah SMANegeri 1 PematangsiantarAn. Abdul Rahman SPdTercecer antara Jl.Merdeka - Jl. Sutomosekitarnya.Bagi yang menemukanhub:

    HP 0812 6305 5622Tidak dituntut tapidiberikan imbalan yangsepantasnya

  • KAMIS3 Mei 2012

    Jadikan Hardiknas MomentumKebangkitan Pendidikan

    Demikian dikatakan Ka UPTDDinas Pendidikan HatonduhanRosmidar Lubis SPdI kepadaMETRO, Rabu (2/5) di selah-selah

    acara peringatan Hardiknas di SMPBens Grup Hatonduhan. Pemba-ngunan pendidikan di KecamatanHatonduhan merupakan jalan

    utama untuk bangkit meraih ke-majuan dan diyakini mampu mela-hirkan cikal bakal pemimpinbangsa, katanya.

    Disebutkan, sudah cukup lamamasyarajat Hatonduhan dikaruniaipotensi sumber daya manusiaberupa populasi usia produktipyang sangat besar jumlahnya.Tentu ini merupakan bonus besar

    kepada kita. Persolannya bagai-mana kita menyikapinya untukmenggali potensi sebagai assetuntuk memajukan pendidikan. Kitaharus melakukan investasi dalambidang pengembangan sumberdaya manusia.

    Rosmidar Lubis menambahkan,salahsatu tokoh nasional Ki HadjarDewantara, selain memper-kenalkan metode among (ing ngarsasung tulada, ing madya mangunkarsa, tut wuri handayani) dalamproses pembelajaran, sangatmenekankan pendidikan sebagaijalan untuk memperbaiki nasibrakyat.

    Momentum Hardiknas kali inisekaligus dimanfaatkan untukpencanangan wajib belajar 12 tahunsebagai upaya melahirkan generasiemas 100 tahun Indonesia mer-deka. Sementara itu, Camat Haton-duhan Daniel Silalahi menambah-kan, suasana Hardiknas ini, di-harapkan semangat guru dan mu-rid semakin termotivasi. Keterting-galan bisa dikejar jika memang gurudan siswa dan elemen pendukunglainnya saling bahu membahu.

    Namun demikian, dibutukankerja keras kepala sekolah sebagaipenyelenggara pendidikan untukmelengkapi sarana dan prasaranapendidikan. Paktor pendukungtersebut sangat diperlukan. Bila

    penting melalui kerjasama dengankomite sekolah, merangkul anakrantau yang sukses untuk ber-kontribusi langsung. Atau kepalasekolah mengusulkan kepadamanagemen BUMN PTPN IVHatonduhan atau PT BSE SipituTikka agar dana CD dapat digulirkanke dunia pendidikan. Kepalasekolah sebagai penaggung jawabpendidikan di sekolah masing-masing harus terlebih dahulu hadirdan belakangan meninggalkansekolah.

    Camat Daniel Silalahi menam-bahkan, Pemerintah telahmenyiapkan grand designpendidikan. Pendidikan anak usiadini digencarkan dengan gerakanPAUD-isasi, peningkatan kualitasPAUD, dan pendidikan dasarberkualitas dan merata. Selain itu,pembangunan dan rehabilitasisekolah dan ruang kelas barudilakukan secara besar-besaran.

    Ditempat terpisah, Rinto Manu-rung (35) dan Rikkot Damanik (40)pemerhati Pendidikan di TanggaBatu Hatonduhan, mengharapkanSebagai salah satu generasi mudabangsa, kami berharap pemerintahbeserta para pemangku kepen-tingan pendidikan dapat menggu-nakan momen Hari PendidikanNasional ini untuk refleksi diridalam kinerja mereka.(iwa)

    HATONDUHAN- Peringatan Hardiknas merupakan mo-mentum kebangkitan pendidikan dan memperkuatkomitmen bangsa terhadap pembangunan Negara,khususnya pembangunan pendidikan di KecamatanHatonduhan.

    HD Spywatch

    KamuflaseKameradalam RupaJam Tangan

    Semakin majunya jaman, danberkembangnya teknologi tak dapatdipungkiri membawa perubahan dalamperilaku hidup manusia. Munculnyaberagam perangkat komputer, gadget,hingga perangkat multimedia sepertikamera, tak pelak membuat tingkatkebutuhan akan perangkat semacam iniseolah-olah melonjak bak meteor.

    Kamera salah satunya. Rupa-rupabentuk dari kamera saat ini beredar dipasaran. Mulai dari kamera manual,kamera digital, hingga perangkatcamcorder yang mampu merekamvideo. Bermacam bentuk danpengembangan dari kamera punbemunculan. Salah satu contohnyaadalah kamera pengintai.

    Kamera pengintai adalah kamera yangdiletakkan pada perangkat-perangkattertentu dan fungsinya disamarkan ataudikamuflasekan menjadi perangkattertentu, seperti pena, jam tangan, jammeja, kotak tisu, kunci mobil, kancing,korek api, asbak, kacamata, bahkan dasi.

    Salah satu yang akan kita bahas kali iniadalah kamera pengintai berbentuk jamtangan. Secara tampilan tidak berbedadengan jam tangan pada umumnya.Namun yang membuatnya istimewa,jam tangan ini mampu merekam videodengan teknologi HD. Kualitas gambaryang dihasilkan tak kalah dengancamcorder yang beredar di pasaran.Selain mampu merekam video HD,perangkat yang bernama HD Spywatchini juga dapat digunakan untukmengabadikan foto dengan output jpeg,yang mampu menghasilkan resolusi1600x1200.

    Cara Penggunaan VideoPenggunaan HD Spywatch sangatlah

    mudah. Untuk menyalakan, anda tinggaltekan dan tahan tombol on/off, hinggalampu indikator menyala berwarnaungu, lalu berubah menjadi biru. Padasaat lampu indikator berwarna biru,tekan tombol on/off 1x (tidak di tahan),lampu indikator akan berkedip 3x lalupadam, menandakan bahwa spywatchsudah dalam keadaan merekam video.

    FotoPada saat lampu indikator berwarna

    biru (video mode), tekan tombol mode1x untuk memindahkan ke mode foto.Lampu indikator akan berubah menjadimerah, dan lanjutkan dengan menekantombol on/off 1x untuk melakukanpengambilan gambar. Untukmematikannya, Anda cukup menekantombol on/off, hingga lampu indikatorberwarna merah berkedip 3x lalu padam.

    Kualitas video maupun foto yangdihasilkan pada kondisi ruang denganketersediaan cahaya mencukupi,hasilnya tidak kalah dengan kamera sakudigital lainnya. Namun memang harusdiakui, HD Spywatch belum bisadiandalkan dalam ruang yang minimcahaya (malam hari), dikarenakan belumadanya perangkat flashlight didalamnya.(int).

    (FOTO : IRWANSYAH)

    CamatHatonduhanDaniel SilalahiMSi bertindaksebagaiinspekturupacara .

    (FOTO : IRWANSYAH)

    Ka UPTD Dikjar Hatonduhan Rosmidar br Lubis foto bersama guru -guru seusai perayaan Hardiknas di SMP Bens Grup Hatonduhan, Rabu (2/5) siang.

    Kuartal Pertama 2012

    Telkomsel Catat LabaBersih Perusahaan

    Rp3,5 TriliunJAKARTA- PT Telekomuni-

    kasi Selular (Telkomsel) menc-atat laba bersih yang sangatmenggembirakan di kuartalpertama 2012 sebesar 3,5 triliunRupiah. Telkomsel jugamembagi deviden kepada parapemegang saham 10,2 trilyunRupiah atas kinerja positif ditahun buku 2011. Hal ini disam-paikan dalam Rapat UmumPemegang Saham (RUPS) yangberlangsung di kantor pusatTelkomsel Rabu, (25/5) dandihadiri para pemegang saham.

    Selama tahun buku 2011, Tel-komsel berhasil mencatatkanpendapatan sebesar 48,7 trilyunRupiah atau tumbuh 7 persendibanding tahun sebelumnya.EBITDA Tahun 2011 juga me-ningkat menjadi 27,5 triliun Ru-piah dengan laba bersihmencapai 12,8 triliun Rupiahdimana kontribusi terbesarberasal dari layanan data danSMS.

    Pertumbuhan positif Telkom-sel terus berlanjut sepanjang

    kuartal pertama 2012. Selamakuartal pertama 2012, Telkomselberhasil menghadapi kompetisidi industri telekomunikasi yangsemakin ketat dengan melaku-kan berbagai terobosan produkdan layanan. Hal ini terbuktidengan meningkatnyapendapatan sebesar 9 persendibandingkan periode yangsama tahun lalu, tertinggi diindustri telekomunikasi, sekal-igus memimpin pasar denganmarket share sebesar 43 persendan 109,9 juta pelanggan,papar Sarwoto Atmosutarno,Direktur Utama Telkomsel.

    Trafik data di Indonesia tahunini diperkirakan tumbuh sebesar40 persen karena semakinbanyaknya perangkat ponselcanggih (smartphones) denganharga yang terjangkau. Terkaitdengan usaha untukmenambah dan memperluaspelanggan layanan data,Telkomsel telah menggelar lebihdari 10.000 BTS 3G dari sekitar45.000 BTS di seluruh wilayah

    Indonesia. Jumlah broadbandcity juga akan digenjot dari 46kota menjadi 100 kota di akhir2012. Telkomsel adalah operatorpertama di Indonesia yang suk-ses melakukan uji coba layananLong Term Evolution (LTE).

    Selama tiga tahun terakhir(2009-2011) jumlah pelangganTelkomsel tumbuh sangatsignifikan sebesar lebih dari 41juta yang mendorong pening-katan pendapatan sebesar 7,1trilyun Rupiah. Sementara itujumlah pelanggan datamelonjak dari 17 juta menjadi 40juta. Tahun 2011, Telkomselmenyetor pajak sebesar 8,7trilyun Rupiah ke kas negarasehingga menempatkanTelkomsel sebagai salah satukontributor pajak yangsignifikan di Indonesia

    Untuk melayani hampir 110juta pelanggannya saat ini,Telkomsel melakukan beragaminovasi beyond telco danlayanan telekomunikasi selularberbasis data. (leo/rel)

  • KAMIS3 Mei 2012

    Sambungan Halaman 8

    Mahasiswi Asal Siantar Tenggak.. Pedagang Lemang Dicakar..Sambungan Halaman 8

    Korban Masih KritisSambungan Halaman 8

    Usaha Perabotan Musnah TerbakarSambungan Halaman 8

    12 Operator Genset PT Bridgestone DipolisikanSambungan Halaman 8

    Tak Punya Uang..Sambungan Halaman 8

    Informasi yang berhasil di-himpun, peristiwa yang me-nyebabkan Wiwin harus di-rawat ke ruang IGD rumahsakit berplat merah ini terjadisetelah korban ditemukan re-kan satu kos-nya, Lusiana (22),dalam keadaan pingsan. Se-telah dilihat, ternyata mulutkorban tampak berbuih danterbaring di lantai kamar kos.

    Saya menemukan dia (Wi-win) sudah tak sadarkan diriterbaring di lantai. Waktu itusaya yang mencoba memang-gilnya karena dia tampak me-ngurung diri tanpa keluar ka-mar. Karena penasaran, sayamencoba memanggilnya, tapitak ada sahutan. Saya punmenggedor pintu, terang Lu-

    siana.Karena tak mendengar sa-

    hutan dari kamar, Lusiana ne-kat mendobrak pintu. MataLusiana kemudian melihattemannya sudah terbaring taksadarkan diri dengan mulutberbuih. Takut sesuatu halburuk terjadi, Lusiana me-manggil penghuni kos lainguna dimintai pertolongan.

    Selanjutnya Wiwin diberiminum susu guna menetralisirracun yang ditimbulkan obatpembersih lantai yang dimi-numnya. Karena tak ada hasil,Wiwin dibawa ke klinik terde-kat.

    Namun karenakan kurang-nya alat yang memadai, Wiwindirujuk ke RS Pirngadi. Namunkarena kondisi fisik Wiwinmengkhawatirkan, ia harus

    diopname selama dua hari diruang plus B lantai I rumahsakit tersebut.

    Belakangan diketahui, aksinekat Wiwin terjadi setelah iasakit hati dengan pacarnya.Pasalnya malam sebelum ke-jadian, Selasa (1/5), antaraWiwin dan pacarnya yang jugamahasiswa di Unimed, terlibatperang mulut via ponsel. Di-duga pertengkaran dilatar-belakangi alasan yang sangatsensitif, sehingga pacar Wiwinyang diketahui berinisial Alangsung datang ke kos-angadis asal Kota Pematang-siantar ini.

    Tidak diketahui pasti apayang dibicarakan mereka, tapisuara bertengkar terdengardari dalam kos Wiwin, ujarrekan-rekannya. (zie/pmg)

    korban jiwa dalam peristiwa ini,sedangkan kerugian materi diper-kirakan mencapai Rp250 juta.

    Informasi dihimpun, sumberapi diduga berasal dari rumahmilik Darwis yang dijadikansebagai tempat berjualan pera-botan. Api kemudian menyebar kedua rumah lain, masing-masingmilik Syahrial Sipayung yangdijadikan usaha bahan bahanbangunan dan M Saragih.

    Menurut seorang saksi matabernama Jaipan Saragih, kobaranapi mulai terlihat dari atap rumahyang menjual perabotan rumahtangga. Api semakin cepat me-nyebar karena banyaknya barang-barang yang mudah terbakar.

    Melihat api mulai marak, akulangsung berteriak memintapertolongan warga, namun karnabanyak barang-barang yangmudah terbakar, ketiga rumah danseluruh isinya rata dengan tanahujar Jaipan.

    Ditambahkannya, saatberusaha memadamkan api,warga sempat mendengarbeberapa kali ledakan. Akibatnyawarga takut memadamkan api.

    Karena ada ledakan, warga larimenyelamatkan diri. Namun sete-lah diyakinkan oleh Danramilyang berada di TKP, warga kembalibergotong royong memadamkanapi, tambahnya.

    Satu jam kemudian, api berhasildipadamkan.

    Sedangkan Darwis (35) men-ceritakan, saat itu ia baru sajamenutup rumahnya. Ia berencanaberkunjung ke rumah tetangga-nya. Saat melangkah 10 meter darirumah, ia mendengar tetangganyaberteriak mengatakan api.

    Aku langsung balik danmelihat rumah sudah terbakar.Memang dinding rumahkuterbuat dari gedek, di rumah jugabanyak perabotan yang gampangterbakar, tuturnya.

    Sedangkan Syahrial Sipayung(50), pemilik rumah lainnya me-ngatakan, tidak berada di rumahsaat kebakaran terjadi.

    Aku dapat kabar dari keluargajika rumahku terbakar. Begitusampai di rumah, api sudah mulaibisa dipadamkan. Seluruh isi ru-mah habis terbakar, padahal barudua hari yang lalu aku belanjabahan bangunan. Habis semuakerja kerasku, beruntung mobil

    yang kuparkir di depan rumahtidak ikut dilalap api, ujar MantanPangulu Silou Paribuan ini.

    Sementara Danramil 19 NDKapten S Sianturi mengatakan,saat kejadian dia langsung meng-koordinir warga untukmemberikan pertolongan.

    Kebakaran berada di lokasipemukiman yang padat pendu-duk. Kita khawatir api menyebarke rumah lain, sementara pema-dam kebakaran tidak ada yangdekat dengan TKP. Selanjutnyawarga kita minta untuk menuangair ke parit, kemudian air yangsudah bercampur pasir dan tanahkita lemparkan ke rumah yang ter-bakar, katanya.

    Terpisah, Kapolsek SilouKahean AKP Lamin yangdikonfirmasi mengatakan,sumber api diduga karnakorsleting listrik.

    Dugaan sementara karenakorsleting listrik. Pengakuan pe-milik rumah, ada kabel listriksudah usang dan digigit tikussehingga mengeluarkan panas.Sementara di rumah banyakbarang yang gampang terbakar.Walau demikian, kasus ini masihdalam lidik, bebernya. (hp)

    lianto alias Acong, Selasa (1/5)siang. Saat itu aliran listrikpadam. Karena tak mau aktifi-tas perusahaan terganggu,Acong menyuruh pegawai per-kebunan menyalakan mesingenset ke gudang.

    Beberapa menit kemudian,pegawai yang semula disuruhmenyalakan genset malah da-tang kembali dan menyam-paikan kabar buruk. Dalamlaporannya, saat ia ke lokasimesin genset, gudang sudahdidapati dalam keadaan ter-buka. Sedangkan gembok gu-dang sudah rusak. Khusus me-sin genset, sudah acak-acakandan tidak bisa dinyalakan.

    Spontan, Acong yang takpercaya dengan laporan itu,mendatangi lokasi. Begitu me-lihat keadaan, ia menjad ge-ram. Terlebih saat mesin tidakbisa dinyalakan. Akibatnya,banyak aktifitas di perkebunanyang terhambat.

    Selanjutnya Acong me-manggil tiga operator gensetyang dikenalnya untuk di-mintai keterangan. Merekaadalah Samsul (50), Paino (55)dan Budi Nere (35), ketiganyawarga Beringin, KecamatanTapian Dolok, Simalungun.

    Namun menurut para op-erator itu, kerusakan genset itubukanlah disengaja. Meskibegitu, Acong tidak dapat me-nerima alasan para operator-

    nya. Tak lama dari kejadianAcong memilih membuat pe-ngaduan ke Polres Simalu-ngun. Dalam laporannya, se-lain tiga orang yang sudahdipanggil untuk dimintai kete-rangan, sembilan operator lainyang tidak ia kenali, juga di-adukan.

    Kasubbag Humas AKP HPanggabean SH mengaku te-lah menerima laporan penga-duan Acong.

    Laporannya bernomor LP/278/IV/SU/Simalungun. Se-mentara kedua belas tersang-ka terancam dijerat pasal 406KUHPidana yo pasal 335 KUH-Pidana tentang pengerusakandan perasaan tidak menye-nangkan. (Osi/hez)

    kejadian ia sedang berjualan le-mang di sebuah acara adatpesta orang batak yang me-ninggal dunia. Tak sendiri, adikiparnya Sarita br Lum-bantobing juga berada di lokasi.

    Namun karena sebelumnyakakak beradik ini sudah seringbertengkar, tiba-tiba Herawatimengingatkan Sorita untuktidak mencari masalah danmembuat keributan di lokasi.Nasehat itu ternyata tak di-tanggapi dengan baik. Sebalik-nya Sorita langsung menge-luarkan ucapan kotor. Karenatak senang dicaci maki adikipar, Herawati membalas de-ngan kata-kata makian. Ung-

    kapan itu ternyata semakinmembuat Sorita semakinemosi dan mendatangi kor-ban. Begitu jarak keduanyaberdekatan, Sorita mencakarwajah kakak iparnya ini hinggamengalami luka di atas bibir.

    Keributan sempat mengun-dang perhatian warga. NamunHerawati memilih pergi darilokasi dan mengajak temannyake RSUD dr Djasamen Saragihuntuk melakukan visum. Sete-lah visum, Herawati menda-tangi Polsek Siantar Timuruntuk membuat laporan penga-duan. Tetapi karena lokasikejadian perkaranya di daerahPerumnas batu VI, Herawatidisarankan untuk mengadu diMapolsek Bangun. (pra/hez)

    beberapa kali membuka mata.Namun ia belum dapat ber-bicara.

    Kami saja belum bisa men-jenguk berlama-lama, ucapwanita paruh baya berkulithitam ini.

    Dikatakannya, sejauh iniuntuk biaya perobatan korbanmasih ditanggung pihak pe-ngusaha pengerjaan pemba-ngunan perumahan itu. Se-dangkan hasil pemeriksaanmedis terakhir, bagian tulangpunggung korban remuk, ter-masuk di bagian dada.

    Istri korban bernama Susi,yang juga berada di RS Tiaraterlihat lesu dan pucat. Namunwanita muda ini lebih memilihdiam dan tidak mau berko-mentar tentang kondisi sua-minya.

    Kami hanya berharap agarkorban cepat sembuh agarbisa bekerja lagi. Sebab duaanaknya masih kecil-kecil dan

    sangat membutuhkan biaya,katanya.

    Susi sendiri adalah seorangibu rumah tangga tanpa peng-hasilan.

    Sekedar mengingatkan, kor-ban terjatuh dari lantai duasaat bekerja di PerumahanGriya Sitorus, di Jalan MHSitorus Kelurahan Teladan,Siantar Barat, Selasa (1/5) se-kira pukul 10.15 WIB.

    Diduga peranca yang men-jadi pijakan korban tidak kuatmenahan beban. AkibatnyaArifin terjun ke lantai dasardan mengalami patah lengankanan dan luka di bagian kepa-lanya. Beruntung korban ma-sih bisa diselamatkan setelahrekan-rekannya melarikannyake RS Tiara di Jalan Menambin,Kelurahan Timbang Galung.

    Sementara menurut pihakpengembang dan pengusahaperumahan mengaku akanmembantu biaya perobatankorban warga Karang Sari ini.(pra/hez)

    bertabrakan dengan betor (becabermotor) di Jalan MH Sitorus,tepat di depan kantor PLN CabangPematangsiantar. Setelah dibawake rumah sakit, ia tak mau masukruang perawatan. Alasannya, me-nunggu keluarga karena takmengantongi uang.

    Peristiwa terjadi saat Saputramelaju dari Jalan Kartini menujuJalan H Adam Malik. Tepat saatsepedamotornya melaju di depanKantor PLN, dari arah berlawanandatang satu unit becak bermotorBK 2130 KJ, dikemudikan ApintusPangaribuan (30-an) yang sedangmembawa istri dan dua anaknyadengan kecepatan tinggi. Akibatkurang hati-hati, kedua kendaraanakhirnya bertabrakan.

    Begitu terdengar suara benturan,Saputra dan sepedamotornya ma-suk parit. Hal yang sama juga terjadiApintus dan keluarganya. Ber-untung luka-luka yang dialamisekeluarga ini tak begitu parah.Hanya mengalami lecet di tangandan kaki saja.

    Warga sekitar lokasi yang me-nyaksikan kejadian, berusahamemberikan pertolongan. Saputradan keluarga Apintus pun dibawake RS Tiara.

    Setibanya di rumah sakit, sekel-uarga warga Jalan Enggang Kelu-rahan Sipinggol-pinggol ini lang-sung dirawat di UGD. Istri Apintentampak berbaring dan mengalami

    luka di beberapa bagian tubuhnya.Termasuk ketiga anaknya yangberusia 8 tahun dan 10 tahun.

    Namun lain halnya dengan Sa-putra. Pemuda yang mengalamiluka di tangan dan dadanya inimalah terlihat berdiri di luar ruangperawatan. Saat wawancarai ME-TRO, ia dengan polosnya mengakusedang tidak mengantongi uanguntuk berobat.

    Gak ada uang bang, jadi aku gakberobat dululah. Ini masih me-nunggu keluarga datang, katanya.

    Diceritakanya, sebelum kejadiania baru saja pangkas rambut danhendak pulang ke rumahnya diJalan Gereja.

    Memang sial sekali hari ini. Tadikulihat becak itu mau menyaliptruk di depannya, makanya kamitabrakan. Aku tadi sempat masukparit. Tapi kami sudah ngomongdan berencana akan berdamai,tambah Saputra.

    Tak lama dari pembicaraan itu,keluarga Saputra tampak hadir dirumah sakit. Selanjutnya Saputrapun masuk untuk mendapat pera-watan.

    Sementara seorang kerabatApintus yang ditemui di rumahsakit mengatakan, Apintus adalahpedagang roti.

    Dia ini jualan roti di dekatSuzuya, jadi tadi ia hendak me-ngantar rotinya dan terjadikecelakaan, ucapnya saat bersamasalah seorang putri Apintus yangmengalami luka di kaki. (pra/hez)

    Foto Well MobilHondaStream yangmenabrakpenggunajalan,diamankan diMapolsekSunggal,Rabu (2/5).

    4 Pria Naik Avanza Rampok..Sambungan Halaman 8

    Informasi dihimpun ME-TRO, perampokan terjadi ke-tika Surya mengendarai trukBK 8160 QL tanpa muatan dariarah Medan menuju Kisaran.Ketika melintas di Jalinsum,kawasan Pondok Seng, tiba-tiba mobil Avanza membun-tutinya.

    Tak curiga, Surya terus me-laju. Namun ketika dirinyamempercepat laju truk, spon-tan pengendara mobil Avanzamenyalip dan menghentikanmobil di depan truk. Surya punterkejut dan menghentikanlaju truknya.

    Setelah truk berhenti, darimobil Avanza keluar empatpria yang tidak dikenal. Parapria tersebut langsung meng-hampir dan mengancam diri-nya serta memintanya turundari truk.

    Karena ketakutan, Suryaturun dari truk dan segera

    digiring empat pria itu kepinggir jalan. Lalu empat priaitu mengendarai truk ke arahKisaran, dan meninggalkanSurya sendirian di Jalinsumkawasan perkebunan PT SMA.

    Setelah ditinggal para pe-laku, Surya berjalan kaki men-cari pertolongan. Ketika me-nemukan warung yang masihbuka, Surya menceritakan pe-ristiwa yang dialaminya. Se-lanjutnya warga menemaniSurya membuat laporan kePolsek Labuhan Ruku.

    Kapolsek Labuhan RukuAKP H Matondang ketika di-konfirmasi mengatakan pihak-nya menerima laporan seo-rang sopir truk yang mengakudirampok. Sejauh ini, katanya,polisi masih melakukan pe-nyelidikan.

    Benar kita menerimalaporan itu. Tapi kita masihmeminta keterangan dari sopiruntuk bahan penyelidikan,katanya singkat. (CK-1)

    Supir Nyaris Dibakar MassaSambungan Halaman 8

    menyebabkan tiga korban men-dapatkan perawatan di RS BinaKasih ini, bermula saat Silem melin-tas di Jalan TB Simatupang. Kala ituia menyerempet seorang peng-guna jalan. Karena takut diamukmassa, pengemudi melajukan mo-bil berwarna hitam itu dan masukke Gang Bakung yang buntu.

    Selanjutnya Silem yang sudahduhantui rasa takkut, membalikkanarah mobil dan keluar dari Gangbakung. Namun sebelum keluar, iamenabrak seorang lagi bernamaSajidah (22) yang mengendaraiHonda Revo BK 4185 XF. Akibatnya,wanita muda ini mengalami lukaserius di kaki kanan. Pengemudi yangsemakin takut kembali melajukankendaraannya dan akhirnyamenabrak dua pejalan kaki lain.Masing-masing, Popy Widya Natha

    (15) dan Herman (49). Keduanyamendapat luka di kepala dan kaki.

    Awalnya aku melihat mobilmelintas kencang dari Jalan TBSimatupang menuju Sunggal. Akusaja tak menyangka ikut menjadikorban. Tapi pengemudinya sudahdiamankan warga setelah bandepan mobil pecah, kata seorangkorban bernama Herman.

    Warga yang emosi langsungmerusak mobil yang ia kemudikan.Karena takut, pria berdarah Indiaini memilih bertahan di mobil yangnyaris dibakar warga. Beruntungpolisi cepat ke lokasi dan meng-amankannya.

    Kapolsek Sunggal Kompol BudiHendrawan mengatakan, pihak-nya telah mengamankan supirmobil. Korban ada lima orang,namun tiga di antaranya dirawat diRS Bina Kasih, terangnya. (wel/pmg)

    Sambungan Halaman SatuRasanya Enak dan Membuat Lebih Pede Selamat Jalan Bu Mentri

    Selama 1,5 tahun terakhir, EndangRahayu mulai menjalani perawatanuntuk melawan penyakitnya itu, baikdi dalam maupun di luar negeri,hingga akhirnya tiga minggu yang laludia dilarikan ke RSCM karena merasanyeri di tubuhnya.

    Pengobatan yang selama ini telahdijalani mantan Menkes antara lainradiasi lokal dan bedah beku,tujuannya untuk mengobati kankersecara lokal serta meningkatkan dayatahan tubuh. Kondisi mantan Menkesmengalami penurunan sejak dua hariyang lalu dan berada dalam kondisikritis sejak Selasa (1/5) pagi. Iadimasukkan dalam perawatan ICU.

    Namun, sel kanker yang telah me-

    nyebar ke bagian lain di tubuhnyamembuat Endang Rahayu akhirnyawafat, meninggalkan seorang suami,Dr Reanny Mamahit, SpOG, MM, duaputra dan satu putri. Putra pertamabernama Arinanda Wailan Mamahit,putra kedua bernama Awandha Ras-pati Mamahit, dan anak putri palingkecil bernama Rayinda RaumanenMamahit.

    Dikenal Tak MerokokKanker paru-paru stadium empat

    yang menjadi penyebab EndangRahayu Sedyaningsih meninggaldunia sempat menjadi keheranantersendiri bagi beberapa pihak. Pasa-lnya, almarhum Endang selama inidiketahui tidak memiliki kebiasaanmerokok.

    Tidak. Sebabnya kanker itu

    memang perokok, pasif dan aktif, kitajuga tidak tahu penyebabnya apa,lingkungan keluarga tidak, ujarSekjen Kementerian Kesehatan RatnaRosita di sela-sela pelayatannya dirumah duka, Jalan Pendidikan RayaIII Blok J-55 Kompleks IKIP DurenSawit, Jakarta Timur, Rabu (2/5).

    Sebagai rekan seangkatan kuliah diFakultas Kedokteran Universitas In-donesia, Ratna menerangkan, Enda-ng tidak memiliki riwayat penyakit dipernapasannya sejak dahulu.Sementara sejak menjadi pemimpinKementerian Kesehatan, Endang punsecara rutin melakukan general checkup. Beliau enggak pernah TBC, darigeneral check up, menteri pejabateselon satu atau dua tiap tahun gen-eral check up, lanjutnya. (kdc)

    Sambungan Halaman 1

    nuturkan, sejak tersangkadilaporkan, Minggu (29/4) hingga kiniaparat Polres Simalungun belummenangkap tersangka. Ia mengaku,kerap melihat tersangka berkeliaran diseputar nagorinya. Saya seringmelihat, Jaitan Nainggolan melintas dijalan kampung ini. Selama ini, kamikenal tersangka itu orangnya sombongdan kurang bergaul, kataParlindungan.

    Bahkan kata dia, tersangka masihmelakukan kegiatan sehariharinyasebagai Humas Pabrik minuman diKerasaan dan sebagai Kepala DusunHuta IV Nagori Pematang Bandar.

    Masih kata Parlindungan, sebenar-nya kejadian yang menimpa korbansudah menjadi rahasia umum di kam-pung itu. Apalagi selama tinggalbersama pelaku, korban terlihat jarang

    mereka mengkonsumsi sabu yangsebelumnya sudah dibawa Saiful yangdibeli dari Andi dengan paket Rp100 ribu,sebutnya. Lebih lanjut, dia menerangkan,tidak lama setelah menghisap sabu terse-but, terdakwa kakak beradik Agustina danReni datang ke rumah Bunda. Rencana-nya pertemuan itu untuk mencarikanAgustina seorang pekerja yang maubekerja di caf.

    Sebelum pesta sabu pagi itu, sayaterakhir memakai sekitar seminggu sebe-lumnya. Sementara untuk terdakwa,Agustina dan Reni kedatangannya untukbertamu. Akan tetapi, mereka ikut meng-konsumsi sabu dan kami memutuskanuntuk patungan beli sabu, sebut janda

    lima anak itu.Menurutnya, agar dapat melanjutkan

    pesta sabu tersebut, ia mengeluarkanuang Rp50 ribu, Saiful Rp100 ribu, ReniRp50 ribu, Agustina Rp50 ribu, sedangkanHafni hanya ikut memakai saja.

    Setelah memesan sabu kepada, Andikurir warga Galang, pesanan dua bungkuspaket sabu pun diantar. Selanjutnya me-reka menghisap sabu tersebut bergantian.Saat ditanyakan hakim, bagaimana rasanyausai menghisap sabu tersebut, diterangkanRiati, setelah menghisap sabu rasanya enakdan lebih pede. Tidak hanya itu, rasa suntukdalam diri juga ikut hilang. Apalagi sepertidirinya yang tidak memiliki pekerjaan dantelah ditinggal kawin suaminya.

    Sementara itu, Saiful mengaku, sudahmenggunakan sabu-sabu sejak tahun

    2010. Biasanya, dia membeli sabu dariAndi. Sebelum ditangkap, awalnya sayasendiri yang membawa sabu paket Rp100ribu ke rumah Bunda. Saya sendiri punsudah ketergantungan sabu sejak tahun2010 dan sering mengkonsumsinya,sebut Saiful yang berprofesi sebagai supir.

    Selanjutnya, usai memberikan kete-rangan di persidangan, dengan kompakpara terdakwa mengaku menyesal de-ngan perbuatan itu. Terdakwa warga BahSarimah, Nagori Dolok Kecamatan SilouKahean Simalungun itu berjanji tidakakan mengulanginya.

    Selanjutnya, hakim majelis memu-tuskan menunda persidangan hinggaRabu (9/5) dengan agenda tuntutan dariJaksa Penuntut Umum (JPU), Conny TMSagala. (mua)

    Pemerkosa Cucu Masih Berkeliaranbergaul dengan teman lelakinya, tapimendadak korban hamil hinggamelahirkan seorang anak.

    Semua orang kampung ini sudahlama mencurigai kenakalannya. Sebabselama ini, kami ketahui cucunya inijarang keluar rumah dan orangnya baik.Tapi mendadak dia hamil. Itu yangmembuat warga heran dan menaruhcuriga, ujar Parlindungan.

    Begitupun, lanjut Parlindungan,tersangka sempat mengaku pada wargabahwa kejadian yang menimpacucunya itu tidak benar adanya. Padawarga, dia (tersangka) juga mengakubahwa kejadian itu sama sekali tidakbenar. Padahal warga sekitar ini sudahsangat tahu sekali kelakuan bejat dia,ujar Parlindungan geram.

    Sementara warga lainnya, PolmanSinambela (34) menambahkan, sangatmengenal pribadi tersangka. Selamaini, kata dia, tersangka kerap mengantar

    dan menjemput korban kerja ke Pabrikminuman tersebut.

    Dulu sewaktu cucunya masih ting-gal di kampung ini, dia sering mengan-tarkan cucunya ke tempat kerja. Bahkansaat pulang kerja, pasti dijemputnya,katanya.

    Selain itu, kata Polman, Jaitan Naing-golan juga diketahui sering mengun-jungi lokalisasi Bukit Maraja. Ia sendirimengaku pernah diajak. Namun diasangat mengesalkan sikap Jaitan yangkerap meremehkan teman-temannya.

    Kami seringnya mengunjungi lokasiBukit Maraja, tetapi terkadang yangkami sesalkan dari sikapnya dia terka-dang meremehkan kami. ungkin kare-na dia banyak uang, makanya dia begi-tu, katanya. Warga sendiri ketikadikonfirmasi mengaku kesal dengankinerja Polres Simalungun yang terke-san lambat menangani kasus itu. Wargamengaku resah, sebab hingga kinitersangka masih berkeliaran. (mag02)

    Sambungan Halaman 1

    Sambungan Halaman 1Awalnya Mencari Tau Apa Ada Anggota Terlibat

    Sitorus dan Adria Dwi Afanti, saksimengaku melakukan penangkapansekira pukul 22.00 WIB.

    Senin (23/1) sekira pukul 21.00 WIB,kami mendapatkan informasi darimasyarakat bahwa akan ada transaksinarkoba di sekitar warung di Jalan HUlakma Sinaga. Pelaku transaksi sabutersebut menggunakan tas sandangberwarna hitam, sebut Fernando.

    Katanya, tanpa berpikiran panjangdan mendapat persetujuan dari pim-pinan, mereka langsung bergerak me-nuju Jalan H Ulakma Sinaga, Ram-bung Merah. Sesampainya di sana,kami pun melihat gelagat seorang priayang mencurigakan di belakang wa-rung sedang duduk dan memakai tassandang berwarna hitam, jelasnya.

    Keduanya menambahkan, setelahdiintai sebentar, mereka langsung

    mendatangi terdakwa dan mulai me-nanyakan identitasnya. Saat isi tasnyadibuka, ditemukan empat bungkusbesar narkotika diduga sabu-sabu.Kemudian 27 bungkus kecil sabu-sabu, 1 bungkus ganja, 15 lembar uangRp50 ribu, bong, timbangan danplastik bergaris merah dan lainnya.

    Setelah kami tanyai, terdakwa me-ngaku saat itu sedang menunggu pem-beli bernama Iwan. Mereka di sana su-dah janjian dan rencananya akan mel-akukan transaksi di lokasi tersebut,jelasnya. Dia menerangkan, merekapun langsung membawa terdakwa keMakorem di Jalan Asahan. Di sana,mereka kembali menanyakan identitasterdakwa dan menanyakan sabu-sabuitu milik siapa. Selanjutnya, Selasa (24/1) terdakwa pun diserahkan ke PolresSimalungun.

    Saat ditanyakan apa tujuan pihakKorem melakukan penangkapan,

    sambung Fernando, mereka mela-kukan itu atas perintah pimpinan.Kami ingin menindaklanjuti, apakahada anggota yang terlibat dalam aksitransaksi sabu-sabu tersebut. Itu jugasesuai perintah Danrem. Sehinggamendengar informasi itu kami lang-sung terjun ke lokasi dan melakukanpenangkapan, terangnya.

    Usai mendengarkan keterangansaksi, hakim memutuskan menundapersidangan hingga Rabu (9/5). Kepa-da Jaksa Penuntut Umum (JPU) MAzril diminta untuk menghadirkankembali saksi dari kepolisian. Semen-tara itu seperti biasanya, saat turundari mobil tahanan hingga sebelumpersidangan, kedua tangan Asen di-borgol. Itu semua dilakukan untukmenghindari agar Asen tidak melari-kan diri, seperti yang telah ia lakukansaat ditahan di Unit Narkoba AsramaPolisi (Aspol) Jalan Asahan. (mua)

    Sambungan Halaman 1

  • KAMIS3 MEI 2012

    METRO SIANTAR

    ) Baca Usaha ..Hal 7

    ) Baca Tak Punya ..Hal 7

    ) Baca 4 Pria ..Hal 7MEDAN- Wiwin ZulhafniPerwira (20), mahasiswiUnimed asal Kota Siantaryang kos di Jalan BelatNomor 82, Medan Tembung,dilarikan ke RSUD PirngadiMedan. Itu setelah cewekmanis ini nekat menenggakpembersih lantai (wipol),karena sakit hati denganpacarnya pada Rabu (2/5)sekitar pukul 14.30 WIB.

    ) Baca Mahasiswi ..Hal 7

    4 Pria Naik AvanzaRampok Truk Kosong

    Usaha PerabotanMusnah Terbakar

    12 Operator GensetPT Bridgestone Dipolisikan

    Kreta Laga Kambing dengan Betor

    BATUBARA- Empat priayang menumpang mobilToyota Avanza, merampokmobil truk tanpa muatanyang dikemudikan Surya(42) warga Serdang Bedagai(Sergai). Perampokan ter-

    jadi di Jali

of 32/32
Kamis, 3 Mei 2012 Edisi 23 Tahun X Jalan Kain Suji Ujung Belum Pernah Dibangun Pak Walikota Siantar yang terhormat, kami masyarakat Jalan Kain Suji Ujung mengharapkan pembangunan jalan. Karena Jalan Kain Suji Ujung belum pernah tersentuh pembangunan. Kami saat ini seperti masyarakat yang terisolir di pusat Kota Siantar. Pengirim: 081375050xxx Anda punya keluhan terhadap pelayanan publik di Siantar-Simalungun? kirim SMS ke nomor: 082164546471 Baca Selamat ...Hal 7 SIANTAR- Setoran parkir menguap jutaan rupiah setiap hari dari berbagai lokasi parkir di Kota Siantar. Fakta teranyar, setoran parkir Jalan Merdeka dan Sutomo. Menyikapi ini, Komisi III DPRD Siantar mengimbau ma- syarakat tidak membayar parkir jika petugas parkir tidak memberikan karcis parkir. “Kita sudah mengimbau kepada masya- rakat Siantar sejak Desember 2011 lalu, agar jangan membayar parkir jika petugas parkir Tidak Ada Karcis, Jangan Bayar Parkir Baca Tidak Ada ...Hal 2 SIMALUNGUN– EN (15) warga Ja- lan Huta Panambean II Nagori Silak- kidir, Kecamatan Hutabayu Raja, ter- dakwa penikam Inang Pdt Melati Bu- tarbutar dihukum empat tahun pen- jara. Vonis itu dijatuhkan setelah ter- dakwa dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana melakukan Penikam Inang Pendeta Dihukum 4 Tahun Penjara SIDANG ASEN SI BANDAR SABU Awalnya Mencari Tau Apa Ada Anggota Terlibat DEMO MAHASISWA NYARIS BENTROK DENGAN SATPOL-PP PEMKO SIANTAR MANDUL SIANTAR- Puluhan mahasiswa yang ter- gabung dalam Liga Mahasiswa Nasional un- tuk Demokrasi (LMND) Kota Siantar menggelar demonstrasi ke kantor Walikota Siantar, Rabu (2/5) sekira pukul 11.00 WIB. Mahasiswa nyaris bentrok dan terlibat aksi dorong dengan Satpol PP, karena memaksa masuk ke kantor walikota. Para pengunjuk rasa juga meneriaki Pemko Siantar mandul. Puluhan mahasiswa LMND berkumpul di depan kantor BRI Jalan Merdeka dan membagi selebaran kepada setiap pengen- dara yang melintas. Dengan berjalan kaki, mereka bergerak menuju kantor walikota. Tidak lama kemudian, mereka berorasi. Koordinator Lapangan, Frans Simbolon menyebutkan, selama ini pemerintah tidak KERASAAN- Jaitan Nainggolan (55), Ke- pala Dusun Huta IV, Nagori Pematang Kera- saan Kecamatan Bandar Simalungun, yang dilaporkan cucunya, Melati (nama samaran) menyetubuhinya hingga melahirkan, masih bebas bekerliaran. Menurut Parlindungan Simarmata (43), warga Huta II, Nagori Pematang Kerasaan Kecamatan Bandar, ketika ditemui METRO di ladang miliknya tak jauh dari kediaman tersangka, Rabu (2/5) pukul 11.00 WIB me- Pemerkosa Cucu Masih Berkeliaran percobaan pembunuhan dan mela- nggar Pasal 338 KUHPidana jo Pasal 53 ayat 1 KUHPidana jo UU RI No 3 Tahun 1997 tentang Pengadilan. Sidang agenda putusan yang digelar di Pengadilan Negeri Simalu- ngun dipimpin hakim majelism, Ga- Baca Penikam ...Hal 2 SIMALUNGUN– Mantan istri Pangulu Silau Dunia, Riati alias Bunda yang tertangkap pesta sabu bersama empat rekannya, yakni Saiful Bahri Lubis (32), Agustina (37), Reni (29) dan Hafni Rais Lubis (40), mengaku mengonsumsi sabu itu rasanya enak dan lebih percaya diri (pede). Selain Sidang Mantan Istri Pangulu Pesta Sabu FOTO:IMELDA PURBA Mantan istri Pangulu Silau Dunia, Riati alias Bunda bersama rekannya memberikan keterangan di PN Simalungun, Rabu (2/5). Rasanya Enak dan Membuat Lebih Pede Baca Rasanya ...Hal 7 itu, sabu juga senjata mereka menghilangkan suntuk. Hal itu disampaikan para terdakwa pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Simalungun, Rabu (2/5) dengan agenda pemeriksaan terdakwa. Di hadapan majelis hakim yang dipimpin, Gabe Doris beranggotakan Monalisa dan Irwansyah Sitorus, terdakwa menyampaikan, awalnya rekannya datang hanya untuk bertamu saja. Baca Pemerkosa ...Hal 7 Baca Pemko ...Hal 2 FOTO: LAZUARDY FAHMI Kendaraan roda dua yang sedang parkir di atas tratoar Jalan Sutomo Siantar, Rabu (2/5). FOTO: LAZUARDY FAHMI ORASI: Seorang mahasiswi LMND Siantar berorasi di depan kantor Walikota, Rabu (2/5). SIMALUNGUN– Pihak Korem Si- malungun yang menangkap bandar sabu-sabu Siantar, Asen alias Faruk merupakan tindak lanjut apakah ada anggotanya yang terlibat. Terutama saat mendapat informasi, yakni akan ada transaksi narkoba di belakang warung di Jalan H Ulakma Sinaga de- ngan ciri memakai tas sandang ber- warna hitam. Hal itu disampaikan saksi dari Ko- rem, Fernando Saragih dan Deny Hardiansyah di Pengadilan Negeri Si- malungun, Rabu (2/5). Di hadapan majelis hakim dipimpin, Ramses Pa- saribu beranggotakan Irwansyah Baca Awalnya ...Hal 7 Selamat Jalan Bu Mentri JAKARTA- Setelah berjuang melawan kanker paru-paru selama tiga minggu dalam perawatan di Paviliun Kencana RSCM, mantan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih (57) akhirnya mengembuskan napas terakhirnya, Rabu (2/5) pukul 11.41 WIB. Menkes dideteksi menderita kanker sejak Oktober 2010, setahun setelah menjabat sebagai menteri untuk periode 2009-2014. Bisa Jalan di Atas Air SAAT dikonfirmasi METRO, anak tersangka yang menjadi korban pembacokan, Sopar Sitorus, mengatakan, kejadaian itu bukan kemauan ayahnya. Melainkan karena pelaku memiliki ilmu hitam yang dipelajarinya pada masah penjajahan Belanda. Sewaktu Sopar masih SMA, dia sempat melihat ayahnya berjalan di atas air, kemudian berjalan di pagar. Atas kejadian itu, Sopar yakin ayahnya memliki ilmu hitam. Karena ayaknya sudah lanjut usia, Sopar mem- bawanya ke tempat orang pintar beberapa tahun silam di daerah Medan. Rencananya, di sana mereka akan melepas- kan ilmu hitam tersangka. Orang pintar tersebut berhasil mengeluarkan sebuah peluru dari bagian badan ayahnya. Baca Mantan...Hal 2 TAPIAN DOLOK– Seorang mantan pejuang (veteran), Bismar Sitorus (83) warga Siliat Liatan, Kelurahan Panamparan, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Tobasa, tiba-tiba mengamuk, Rabu (2/5) kemarin. Kakek 8 cucu ini membacok Sopar Sitorus (30) anaknya dan Bambang Wibisono (40) menantunya, dengan samurai. Baca Bisa Jalan ...Hal 2 Foto: Eko Anak-anak korban, menunjukkan lokasi ayahnya dibacok sang kakek. Bambang Sopar Sitorus Foto: Billy Tersangka Bismar Sitorus, dipapah putrinya di Mapolsek Serbelawan.
Embed Size (px)
Recommended