Home >Documents >Metro Banjar Sabtu, 21 September 2013

Metro Banjar Sabtu, 21 September 2013

Date post:07-Mar-2016
Category:
View:262 times
Download:4 times
Share this document with a friend
Description:
NO 4.762 TAHUN XIII ISSN 0215-2987
Transcript:
  • Eceran Rp 2.000 Langganan Rp 55.000 http://metrobanjar.banjarmasinpost.co.id NO 4.762 TAHUN XIII ISSN 0215-298716 Halaman SABTU 21 SEPTEMBER 2013

    z LIHUM

    NET

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    NET

    SOSOK Mia Audina begitupopuler saat tampil sebagai penentu

    kemenangan tim putri Indonesiadi final turnamen bulutangkisberegu Piala Uber 1994.

    Momentum itu rupanya meng-ilhami sejumlah orangtua di Indo-nesia. Mereka memberi namaanak perempuan mereka samapersis dengan peraih medali pe-rak Olimpiade Atlanta 1996 danAthena 2004 itu. Salah satunya kini sedangbersaing di ajang pemilihan

    TIGApemain andalan Barito Putera ber-peluang tampil sebagai starter saat ISL AllStars 2013 bentrok lawan juara ISL 2013,Persipura Jayapura, di Stadion Mandala,Papua, Sabtu (21/9) sore mulai pukul16.30 Wita (live di antv dan tvOne).

    Pasalnya Coulibaly Djibril, MakanKonate dan Daewon Ha tampil bagusdan konsisten sepanjang IndonesiaSuper League (ISL) 2012-2013 yang baru selesai Rabu lalu. Se-lain itu, ketiga bintang Tim SeribuSungai tersebut punya memorimanis atas skuat Mutiara Hitam.

    Djibril merupakan pemain perta-ma yang mampu memerawani ga-wang tim asuhan Jacksen F Tiago diStadion Mandala sepanjang ISL mu-sim ini.

    Saat itu, Minggu sore (3/3), Barito me-mang takluk oleh tuan rumah dengan skortelak 4-1. Namun berkat gol Djibril, rekortak pernah kebobolan Persipura di kan-dangnya patah.

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    Resep Nasi Samin Warisan Abah Anang Persiapan Haul KH M Djazouly SemanMARTAPURA - Jumat (20/9)pagi, puluhan orang sudah ber-kumpul di sekitar rumah al-marhum KH M Djazouly Se-man, di Kompleks PangeranAntasari (Kompas), Martapu-ra, Kabupaten Banjar. Tak jauhdari rumah tersebut terikat tigaekor sapi berukuran cukupbesar.

    Oleh warga, tiga ekor sapitersebut disembelih beramai-

    ramai. Kemudian dagingnyadikumpulkan buat konsumsihaul kedua almarhum KH MDjazouly Seman atau AbahAnang, yang akan digelar Sab-tu (21/9) malam atau bertepa-tan 15 Zulqaidah 1434 Hijriah.

    PantauanMetro Banjar, selainmemotong tiga ekor sapi, wargajuga bahu membahu member-sihkan kubah ulama kharisma-tik asli Martapura tersebut.

    Rumput liar yang ada di sekitarkubah dipotong habis.

    Sampah dan ratik-ratik yangmengotori sekitar kubah jugatidak luput dari perhatian war-ga. Sampah dan ratik itu dikum-pulkan dan kemudian dibuangke tempat sampah. Sekitar tigajam, tempat pelaksaan haulAbah Anang itu sudah bersihdan enak dipandang mata.

    Mengantisipasi memblu-

    daknya warga yang mengikutihaulan tersebut, pihak panitiamendirikan puluhan tenda disekitar kubah. Tak itu saja, pa-nitia juga meminjam beberapabuah rumah untuk menam-pung warga yang mengikutihaulan ulama yang masih ke-turunan ulama besar SyekhMuhammad Arsyad Al Banjariitu.

    Keluarga Abah Anang

    yang tinggal di Surabaya jugaakan menghadiri haul ini, kataseorang panitia, Riswindi.

    Lelaki yang juga termasukorang dekat keluarga AbahAnang ini dipercaya sebagaikoki yang meracik nasi saminlengkap dengan lauk dari tigaekor sapi sudah disembelihtadi.

    ISTIMEWA

    Beli KostumGaluh Jutaan

    Rupiah

    Sore Ini PerangBintang ISL 2013

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    BANJARMASIN POST GROUP/APUNK

    BANJARMASIN - Kelangkaanelpiji ukuran 3 kilogram kembaliterjadi di Kota Banjarmasin.Akibat kelangkaan ini, hargaelpiji 3 kg tersebut mulai me-lonjak. Dari harga normal Rp15 ribu menjadi Rp 20 ribu hing-ga Rp 25 ribu per tabungnya.

    Pedagang eceran elpiji 3 kgdi Jalan Pulau Laut, Yuli, me-ngeluhkan kelangkaan elpiji 3kg ini. Saya kesulitan mencarigas. Berbagai pangkalan sudahdidatangi, saya tetap tidakmendapatkan pasokan, kataYuli, Kamis (20/9).

    Yuli mengaku sudah tigahari dia tidak menjual elpiji 3kg. Sementara para pelanggan-nya terus berdatangan mencarielpiji 3 kg tersebut.

    Susah carinya. Kalau punada harganya sudah sangatmahal. Antara Rp 20 ribu sam-pai 25 ribu per tabung,ujarnya.

    IIN BELI ELPIJI RP 25 RIBU Tabung 3 Kg Kembali Langka

    BERSAMBUNG KE HAL 8BERSAMBUNG KE HAL 8

    Paman PentolBerburu Gas

    PEDAGANG kecil sangatterpukul dengan kelangkaan elpiji3 kg ini. Untuk bisa tetap berjualanmereka harus berburu gas.

    Hampir satu minggu sayasulit mencari elpiji 3 kg. Gas itu

    digunakan untuk memanas-kan air di gerobak pentol saya,kata pedagang pentol (bakso),Hasim, Jumat (20/9).

    BANJARMASIN POST GROUP/AYA SUGIANTO

    SUDAH sepekan ini elpiji 3 kg langka. Kalaupun ada harga menembusRp 25 ribu per tabung.

    BANJARMASIN POST GROUP/RISMAN

    TIGA ekor sapi disembelih buat konsumsi haul kedua Abah Anangyang digelar hari ini, Sabtu (21/9) malam.

    YS Dimarahi di Depan Polisi Lima ABG Tertangkap NgelemBANJARMASIN - Rohimah te-rus memarahi anaknya, YS (14),di depan polisi. Dia tidak men-yangka YS ditangkap polisisaat ngelem bersama empat te-mannya di sebuah gubuk dikawasan Jalan Tembus GerilyaBanjarmasin Selatan, Jumat

    BANJARMASIN POST GROUP/RAMADHANI

    POLISI mengamankan lima ABG yang lagi pesta ngelem.BERSAMBUNG KE HAL 8

    MARTAPURA - Dua hari sudahMahmudin (25) mendekam disel tahanan Polres Banjar. Sopirtruk yang biasa disapa Udin itumenjadi tersangka kepemilikannarkoba jenis sabu. Dia teran-

    Udin Nyabu Supaya Badan Segar

    cam hukuman penjara un-tuk waktu yang lama.

    Penangkapan lelakiyang tinggal di Desa Tam-bakbaru, Martapura Kotaitu terjadi pada

    Kamis (19/9) siang di Jalan AYani Km 40, tak jauh dari alun-alun Ratu Zalecha, Martapura.Karena di kawasan ramai dansiang bolong pula, insiden itusempat mengundang perhatianwarga sekitar.

    Informasi dihimpun Metro,sejumlah personel SatnarkobaPolres Banjar sengaja mencegat

    Coulibaly Djibril

    BANJARMASIN - Doa Noor-fitria kabul. Suaminya, Mis-ran, yang hilang dalam tabra-

    Saya Senang Ditemukan Mayat Misran Ngapung di Hok Tong

    kan kelotok dan tongkang diSungai Barito dua hari lalu,akhirnya ditemukan dalam

    keadaan sudah tidak ber-

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    2109/M1

  • Banjarbaru HighlightMetro Banjar2 SABTU 21 SEPTEMBER 2013

    Berencana BuangSampah Medis ke TPABANJARBARU - Kebijakan manajemen RSUD Banjarbaruuntuk tidak lagi menerima sampah medis dari luar rumahsakit membuat jajaran Dinas Kesehatan Banjarbaru pusing.Itu karena kondisi incinerator atau alat pembakar sampahmedis di RSUD Banjarbaru yang sudah tua.

    Maklum saja, limbah medis dari puskesmas selama inidiproses pembakarannya dengan memanfaatkan incineratoryang ada di RSUD Banjarbaru.

    Untuk mengatasi persoalan ini Dinas Kesehatan (Dinkes)Kota Banjarbaru mengusulkan untuk membawa sampah mediske TPA Hutan Panjang. Di sana, sampah medis dari seluruhPuskesmas di kota ini akan disterilisasi dan dikubur.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru drg Agus Wi-djaya mengatakan, saat dia masih bertugas memimpin RSUDBanjarbaru seluruh sampah medis dari Puskesmas ditanganipembakarannya pada fasilitas incinerator yang dimiliki rumahsakit tersebut. Dia juga tidak mengetahui kenapa kemudiankebijakan rumah sakit sekarang ini tidak lagi menerima sampahdari puskesmas.

    Saat ini saya bersama dengan seluruh puskesmas tengahberembug mencari solusi terkait permasalahan tersebut, terangdia, Jumat (20/9).

    Agus mengatakan, sebe-narnya puskesmas di Ban-jarbaru kecuali puskesmasCempaka sudah memilikifasilitas berupa incinerator.Namun, sebagian memangrusak dan sebagian lagi ti-dak bisa dioperasikan ka-rena adanya keberatan dariwarga di sekitar puskes-mas.

    Karena itu, kemudiansampah puskesmas inidititipkan pembakarannyamelalui incinerator RSUDBanjarbaru.

    Kepala Badan Lingku-ngan Hidup (BLH) Kota

    Banjarbaru H Fakhruddin mengatakan, incinerator yangada di Puskesmas sebenarnya masih bisa digunakan.Hanya tinggal ditinggikan cerobong asapnya sertadilengkapi dengan alat dost collector sebuah alat penangkappartikel debu.

    Selain itu, dia menyarankan untuk pembakaran tidakdilakukan pada saat jam kerja. Bisa saja, pembakarandilakukan sore hari.

    Dengan cara demikian, asap yang keluar tidak menim-bulkan gangguan kepada masyarakat di sekitar puskemas.Untuk Puskesmas yang tidak memiliki incinerator sepertiPuskesmas Cempaka, Fakhrudin mengatakan, sampahmedik dari puskesmas yang tidak punya incinerator bisadititipkan ke puskesmas yang memiliki kelengkapan alatincinerator.

    Saya kira kalau ke TPA jangan dulu. Bagaimana pun,sampah medis tidak bisa dibuang dan dikubur begitu saja.Harus diolah dahulu, katanya.

    Kedepannya melihat perkembangan Kota Banjarbarupemusnahan sampah medis tidak bisa lagi dilakukan di RSUD.Dia pun mengusulkan agar pemusnahan limbah rumah sakitdilakukan di TPA.

    Di lokasi tempat pengolahan sampah itu, dibentuk UPTDpemusnahan sampah medis. UPT ini, nanti yang akanmemproses sampah dari rumah sakit negeri maupun swastadi Kota Banjarbaru.

    Karena kondisi incinerator yang uzur RSUD sementaratidak bisa melayani pembakaran sampah medis daripuskesmas-puskesmas di Banjarbaru.

    Diketahui Komisi III DPRD Banjarbaru belum bisa me-nerima usulan pengadaan incenerator dari RSUD senilai Rp1,2 miliar. DPRD menyarankan RSUD sementara membeli alatpenyaring asap yang harganya Rp 100 juta.

    DPRD beralasan ingin mengetahui lebih dahulu akandijadikan sebagai apa gedung RSUD yang ada bila jadidirelokasi. (wid)

    BANJARBARU - Keluhan war-ga Sukamaju RT 4 dan RT 5 RW1 Kelurahan Landasan UlinUtara (LUU) Kecamatan Li-anganggang Kota Banjarbarubelum juga bisa diselesaikanPemko Banjarbaru.

    Warga mengeluhkan le-mahnya kinerja pengawasanBadan Lingkungan Hidup(BLH) Kota Banjarbaru terha-dap PT Sarikaya Segara Utama(SSU). Perusahan pengolahanrotan itu, telah menimbulkandampak cemaran lingkunganyang sangat mengganggu ter-hadap kesehatan masyarakat.

    Tidak sedikit warga di RT 4dan RT 5 mengeluhkan gang-guan pernapasan serta gatal-gatal. Oleh sebab itu, warga punmendesak

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended