Home >Documents >Metro Banjar Kamis, 23 Januari 2014

Metro Banjar Kamis, 23 Januari 2014

Date post:14-Mar-2016
Category:
View:328 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
NO 4.886 TAHUN XIII ISSN 0215-2987
Transcript:
  • Eceran Rp 2.000 Langganan Rp 55.000 http://metrobanjar.banjarmasinpost.co.id NO 4.886 TAHUN XIV ISSN 0215-298716 Halaman KAMIS 23 JANUARI 2014

    z LIHUM

    NET

    Tikus Asah Taring, Petani Pusing

    BPOST GROUP/NURHOLIS HUDA

    ARBAINARBAINARBAINARBAINARBAIN saat mengecek padi di sawahnya yang diserang tikus, Rabu (22/1).

    MARTAPURA - Arbain (32) tampakmengurut-urut kepala. Dia pening melihat30 petak sawah yang sudah ditanami bibitpadi, ludes begitu saja. Daun padi yangsehari lalu masih hijau, kemarin seperti adayang sengaja memotongnya.

    Gundul ini bukan dimakan kambing,mas. Tapi dimakan tikus. Sekarang tikustidak hanya makan padi, daunnya jugadihabiskan. Ini sangat menyulitkan kamisebagai petani, keluh warga GuntungUjung RT 3 Kecamatan Gambut, Kabupaten

    DESA TERPARAHDISERANG TIKUS

    Guntung Papuyu Keladan Baru Guntung Ujung

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    Ada Mayatdi Lokasi

    Pemancingan

    CIRI-CIRI MAYAT Usia kira-kira 35

    tahun Tinggi sekitar 168

    sentimeter Bertubuh gemuk

    Kepala gundul Pakai kaus hitam Celana pendek

    katun

    BANJARMASIN - Warga di kawasan SungaiGampa Ujung RT 22 Kelurahan SungaiJingah, Kecamatan Banjarmasin Utara,dibuat geger pada Rabu (22/1) siang pukul13.00 Wita. Penyebabnya mereka menemu-kan sosok mayat lelaki tertelungkup ditengah rawa di daerah perbatasan KotaBanjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    Penjambret Sadis DijemputPolisi yang Diceluritnya

    KEGANASAN SIRAT Lebih dari 30 kali menjambret Sering melukai korbannya Mencederai Liskiyani, istrinya sendiri Mencelurit perwira polisi Menyeret korban yang me lawanBERSAMBUNG KE HAL 8

    BANJARMASIN - Pelaku jambret yang seringmelukai korbannya, Ahmad Sirat (35) dan re-kannya Heriyanto alias Etto (29), cuma sema-lam mendekam di sel tahanan Polresta Banjar-masin. Rabu (22/1) subuh, keduanya dibawaPolres Sumenep, Madura, untuk diperiksa disana.

    Kedua pelaku dibawa tim Polres Sumenepyang dipimpin Kaur Bin Ops Satreskrim Iptu IGede Pranata Wiguna, pukul 05.00 Wita dinihari tadi, ujar Kasat Reskrim Polresta Banjar-masin, Kompol Afner Juwono, kemarin.

    Pemeriksaan dilakukan Polres Sumenep ka-rena Sirat dan Etto merupakan buruan merekasejak tahun lalu. Diungkapkan Afner, berdasarinformasi dari Iptu I Gede Pranata, setidaknya

    Ahmad Susanto, Arif Setiawan, Dego Riandi,Berti Endro Satrio, M Adam, M RoyanPratama, Steven Oliver Ongirl Waloe,Abdulhay Badres, M Jumadil Mujaik, AMuzaki, Ahmad Aminullah, Fachri Azimi, MErza Akbar Pratama, M Hanif Anshori, MRamadhan Al-Madani, Aulia Rahman, Reza,Ivan Sasaka Tambunan, M Fitriansyah, ArisPuji Imanto, Supriyadi, Muhammad Rizki,Insafudin, Agung Haryadi, Falerian, M AdiSaputra, M Eriawan, M Abdiannor, M Irsyad,

    Ahmad Zainal, Abdurrahman, Mahmudin, AdiSaputra, Agustian Dony P, Panca TriGemantara, Muhammad, M Nor Ifansyah,Yuda Ramadhani, M Zopir, Fahmi Ariadi,Ahmad Syafaruddin, Samsul, M Iksir, M Isa,Agung Nugroho, Maulana, Ferdy BuanaHuwae, Rengki Antoni, M Alpian, M Esha,Satria Yudha P.

    Catatan : Catatan : Catatan : Catatan : Catatan : Untuk masuk tim U-18 atauU-21 disesuaikan usianya

    PEMAIN BANUA LOLOS SELEKSI

    Laskar Jr Tak Sabar BertempurMUHAMMAD Royan Pratama adalah

    satu dari 45 remaja yang dinyatakan lolosseleksi khusus pemain Banua yangdigelar Martapura FC (MFC)pertengahan November 2013 lalu.

    Kini, penggawa kesebelasanPeseban Banjarmasin itu sangat

    menantikan kelanjutan proyeksi timMFC U-21 tersebut. Saya danteman-teman yang lolos seleksimenunggu-nunggu untuk berlatih.

    Sementara ini saya latihan sendiri untukmenjaga kondisi dan mengisi waktu, ujarRoyan, Rabu (22/1).

    Bagi andalan tim Banjarmasin di PekanOlahraga Provinsi (Porprov) IX Banjar 2013 itu,

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    MuhammadRoyan

    Pratama

    Jamilah BerharapBerkah Guru Bakeri

    BPOST GROUP/M ELHAMI

    SEJUMLAHSEJUMLAHSEJUMLAHSEJUMLAHSEJUMLAH santri menjaga meja yang memajang buku biografi almarhum KH Ahmad Bakeridi sela haul di Ponpes Al Mursyidul Amin Gambut, Rabu (22/1).

    GAMBUT - Suasana khusyuk dan khidmatbegitu terasa di lingkungan Ponpes Al Mur-syidul Amin Jalan Beringin, Kecamatan Gam-but, Kabupaten Banjar, Rabu (22/1) pagi.

    Ribuan jemaaah tua muda, laki perem-puan, yang kebanyakan mengenakan busana

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    METROTVNEWS.COM

    BANJARMASIN POST GROUP/AYA SUGIANTO

    KEDUAKEDUAKEDUAKEDUAKEDUA tersangka, Kahfi danIfan, yang ditangkap petugas

    Subdit III Ditres Narkoba PoldaKalsel bersama 85 gram sabu ,

    Rabu (22/1).

    KOH DONI JERUMUSKAN 2 SEPUPU

    Saya kagum padabeliau karena ulama

    dunia akhirat.HM YHM YHM YHM YHM YAMANIAMANIAMANIAMANIAMANI, Jemaah

    Dijadikan Kurir SabuBANJARMASIN - Ahmad Rivani alias Ifan(27) terus menunduk. Sedangkan AhsanulKahfi alias Kahfi (30) tampak pasrah danberusaha kooperatif. Dua sepupu wargaJalan Meratus, Banjarmasin Tengah itu di-tangkap personel Ditresnarkoba Polda Kal-sel saat membawa narkoba jenis sabu

    dalam jumlah besar.Berawal dari informasi masyarakat

    kemudian polisi melakukan pengemba-ngan, sampai akhirnya sejumlah petugasyang berpatroli mencurigai dua lelaki naiksepeda motor saat melintas di JalanCempaka Sari Kelurahan Teluk Tiram,

    Banjarmasin Barat, Selasa (21/1) pagisekitar pukul 10.00 Wita.

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    Keras = MahalHalaman 8

    ISTIMEWA

    BANJARMASINTODAY.COM

    2301/M1

  • Banjarbaru HighlightMetro Banjar2 KAMIS 23 JANUARI 2014

    BANJARMASIN POST GROUP/DONNY SOPHANDI

    SEBUSEBUSEBUSEBUSEBUAHAHAHAHAH bangunan yang dijadikan sebagai tempat budi daya walet di Balitan, Banjarbaru, Rabu (22/1). Tempat budi daya walet kini makin banyak di jumpai di KotaBanjarbaru, di antaranya dikawasan tembus Jalan Balitan Ujung menuju Bandara Syamsudin Noor, Banjarbaru.

    BANJARBARU - Widyarti (37)terbaring lemas di kamar VIPMurai, RSUD Banjarbaru. Mes-ki kondisinya membaik na-mun, korban penjambretanyang terjadi Selasa (21/1) itumasih perlu banyak istirahat.

    Kondisi luka memar di da-hinya yang bengkak kini sudahmulai kempes. Sementara ba-gian telinganya yang menge-luarkan darah pun sekarangsudah tak lagi keluar. Meski be-gitu dia masih tidak bisa berbi-cara lancar.

    Sebab, kondisi mulutnyamengalami luka pada bibir ba-gian atas dan dagunya yang ma-sih diperban. Itu lah yang menye-babkan Widyarti tak bisa banyakbicara untuk sementara waktu. Dia masih tergolek di tem-pat tidur RSUD Banjarbaru,Rabu (22/1). Suaminya, FathurRidho, setia menemani saat istridirawat.

    Meski tidak terlalu banyakbicara dan banyak mengang-guk, dia sedikit bercerita de-ngan penjambretan yang dia-laminya. Saat peristiwa terjadidia bermaksud menjemputanaknya.

    Namun, ditengah perjala-nan yang terbilang sepi hanyaada beberapa rumah di ka-wasan Jalan Bukit Raya, Lok-

    tabat Selatan sekitar pukul14.00 wita dia diikuti seoranglaki-laki bertubuh besar.

    Lelaki tersebut, ungkapdia, langsung menarik tasnyadari sebelah kanan. Saat itu, tasWidyarti, yang juga merupa-kan keponakan Kepala dinasKebersihan dan Pertamanankota Banjarbaru, Rustam Efen-di, tak berhasil direbut namunhanya tasnya yang putus. Diapun tak bisa menahan keseim-bangannya akibat tarikan pela-ku penjambret itu.

    Akibatnya, dia pun terjatuhke aspal. Sementara, pelakulangsung kabur dengan tanganhampa. Pelaku lari karena dariarah yang berlawanan ada seo-rang pengendara yang datang.

    Tiba-tiba saja tas sayaditarik, tapi tasnya susah dita-

    rik, tapi penjambretnya tidakberhasil. Saya terjatuh dantasnya putus. Pas saya jatuhjambretnya juga lari, mungkinkarena ada sepeda motor daridepan dan belakang makanyalangsung lari, ujar Widyarti.

    Dia mengatakan, tak lamasetelah dia jatuh datang seseo-rang menolongnya, karenapada saat itu dia terjatuh ter-kena aspal hingga mulutnyamengalami luka parah dantelinganya mengeluarkan darahserta dahinya yang bengkak. Setelah itu, saya sempatditanya orang menghubungisiapa, saya menyebutkan no-mor telpon suami saya. Setelahitu saya sudah tidak ingat apa-apa lagi, terang dia.

    Namun dia juga sempatmelihat penjambret yang tidakmemakai helm, bertubuh besardan menggunakan sepeda mo-tor pretelan dan mengenakanbaju cokelat dengan rambutnyayang sedikit cepak. Itu lah yangdiingat korban.

    Sementara, Fathur Ridhamengatakan, saat ini memangkeadaan istrinya membaik,namun dirinya tetap inginmembawa ke Banjarmasin un-tuk menjalani perawatan yangintensif untuk mengindari hal-hal yang tidak terduga.

    Rencananya besok (hariini red) akan kami bawa keBanjarmasin. Biar kepalanya di-CT scan. Biar semuanya dipas-tikan aman, takutnya ada apa-apa, ujar dia.

    Kasat Reskrim Polres Ban-jarbaru, AKP Jatmiko, menga-takaan, saat ini korban belummelaporkan kepolisi. Selain itu,kondisi korban yang belum bisadimintai keterangan.

    WIDYARTI PERLAHANMULAI BERCERITA

    Korban Jambret di Kawasan Sepi Loktabat Selatan

    Kita belum periksa, karenakorban juga belum bisa dimintaiketerangan. Laporannya jugabelum masuk, ujar dia.

    Seperti diberitakana, Wi-dyarti menjadi korban jambret,usai makan siang bersama te-man-teman di KPU justrumengalmi musibah penjambre-tan. Bahkan korban sempat taksadarkan diri dan dilarikan keIGD RSUD Banjarbaru. (aa)

    BANJARMASIN POST GROUP/MAN HIDAYAT

    WIDWIDWIDWIDWIDYYYYYARARARARARTITITITITI yang menjadi korban pencurian dengan kekerasanmenjalani perawatan di RSUD Banjarbaru.

    Terjebak Api AnggotaLanud Dievakuasi

    BANJARBARU - Satu jam setelah apel pagi, bunyi loncengdarurat mengejutkan anggota TNI AU. Seorang perwira JagaLanud Syamsudin Noor melaporkan kepada Komandan LanudSyamsudin Noor Letkol Pnb Esron SB Sinaga bahwa rumahdinas Kadislog Lanud Syamsudin Noor, Mayor Kal Sugiyartodilanda kebakaran.

    Komandan Lanud langsung memerintahkan kepadaKadisops Lanud Mayor Lek Petrus Prihatin bertindak sebag