Home >Documents >Metro Banjar Kamis, 12 September 2013

Metro Banjar Kamis, 12 September 2013

Date post:29-Mar-2016
Category:
View:307 times
Download:40 times
Share this document with a friend
Description:
Metro Banjar NO 4.753 TAHUN XIII ISSN 0215-2987
Transcript:
  • Eceran Rp 2.000 Langganan Rp 55.000 http://metrobanjar.banjarmasinpost.co.id NO 4.753 TAHUN XIII ISSN 0215-298716 Halaman KAMIS 12 SPETEMBER 2013

    z LIHUM

    BERSAMBUNG KE HAL 8BERSAMBUNG KE HAL 8

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    LAGA Barito Putera melawan Pelita BandungRaya (PBR) yang berlangsung di Stadion DemangLehman, Martapura, Minggu (15/9)nanti dipas-tikan bakal seru.

    Salah satunya, bertemunya dua penggawa TimNasional (Timnas) Indonesia pada laga lanjutanIndonesia Super League (ISL) 2012/2013 tersebut.Mereka adalah Rizky Rizaldi Pora (Barito Putera)dan Rizky Ahmad Sanjaya Pellu (PBR).

    Keduanya sempat bahu-membahu ketika tim-nas yang saat itu diberi nama Indonesia XI meng-hadapi Arsenal di laga persahabatan di StadionUtama Gelora Bung Karno, Jakarta, 14 Juli 2013.Kala itu, skuat Garuda takluk dengan skor 7-0.

    Rupanya momen itu masih diingat Rizky Pora,

    z Perampok yang Melukai Erma Ditangkap di Kelotok

    Lelaki Pakai Sarung

    DiamankanMARTAPURA - Seorang lelaki tanpaidentitas diamankan jajaran Polsek Mar-tapura Kota, Selasa (10/9) malam. Lelakiyang cuma memakai sarung itu sama sekalitak mempunyai kartu identitas dan diammematung ketika ditanya polisi.

    Saat diamankan di Jalan KompleksSaadah II tepat di depan SMPN 4 Marta-pura, Lelaki berkulit legam dengan tinggi155 sentimeter itu sudah mencoretitubuhnya. Anehnya, lelaki yang melaku-kan aksi tak waras tersebut membawa se-buah sepeda motor Astrea Legenda hitam

    Bentrok Penggawa Indonesia XI

    DARAH KELUARDARI KAKI MULYADI

    Mau Bunuh Diri

    BANJARBARU - Gerak cepatyang dilakukan jajaran PolsekBanjarbaru Timur memburuperampok yang melukai ErmaSuryani, warga Kompleks Ida-man City RT 13 RW 1 Kelura-han Bangkal, Kecamatan Cem-paka, Kota Banjarbaru, mem-buahkan hasil.

    Hanya beberapa jam setelahmelukai kepala dan jari Erma, siperampok berhasil ditangkapanggota Polsek BanjarbaruTimur, Selasa (11/9) sore. Priaberjaket dan mengenakan helmputih saat beraksi itu tidak lainadalah Mulyadi (22).

    Pria yang berkerja sebagai

    sopir truk ini ternyata bukanorang jauh. Dia tetangga satukompleks dengan korban.Pelaku dibekuk di atas perahu,saat hendak kabur ke wadukRiam Kanan Desa Rantau BalaiKecamatan Aranio KabupatenBanjar.

    Informasi didapat, tertang-kapnya pelaku perampokan inibermula ketika mertua korbanbercerita bahwa sebelum keja-dian seseorang yang tidak di-kenalnya datang mencari put-ranya, Sugeng. Dia bermaksudmeminjam uang senilai Rp1juta kepada suami Erma ter-sebut. Karena yang dicari tidak

    ada, pria tersebut pun pergi.Berbekal cerita itulah, polisi

    langsung menanyakan kepadakorban, Erma. Karena korbanmasih trauma, polisi tidakmendapat informasi apa-apa.Namun polisi tidak putus asa.Tak ingin si perampok kabur

    KHILAF. Itulah menga-kuan Mulyadi saat ditemui diPolsek Banjarbaru Timur, Rabu(11/9). Saya benar-benarkhilaf. Baru ini saya melaku-kannya, ujar Mulyadi.

    Saat itu, kata Mulyadi, diabenar-benar sedang tidak pu-nya uang. Padahal saya ha-

    rus membeli beras, membayarcicilan truk dan membayarsewa rumah, ujarnya.

    Mulyadi mengatakan, sela-ma ini dia bekerja sebagai sopirangkutan material. Namunsaya tidak bisa lagi menyopir,

    Bongkar RumahTentara dan Polisi

    BANJARMASIN POST GROUP/HARI WIDODO

    EMPEMPEMPEMPEMPAAAAATTTTT bocah ini ditangkap karena berkomplot melakukan aksipencurian.

    z Empat Maling Cilik DibekukBANJARBARU - Jajaran Res-krim Polres Banjarbaru hanyabisa geleng-geleng kepala.Enam orang pencuri yangmembongkar rumah AiptuSuparman, anggota Polres Ban-

    jarbaru, di Kompleks WenggaKelurahan Guntung Manggis,Kota Banjarbaru, Selasa (10/9),ternyata masih anak-anak.

    RESA Sabrina Rahmayanti kembalimengukir prestasi. Di tengahkegiatannya yang seabrek, seperti MissDuta Mall, Duta Mahasiswa 2013dan presenter olahraga di salahsatu stasiun televisi swasta lokalBanjarmasin, model asal Banua ini

    berhasil lolos menjadi 150 WajahFemina 2013.

    Wajah Femina adalahpemilihan model berskalanasional yang diadakanoleh majalah wanitaFemina, majalah wanitanasional. Alumni WajahFemina Lady Cherly(pemain film Ada ApaDengan Cinta) dan OlgaLidya (model, presenterdan pengusaha).

    Resa sendiri mengakutidak menyangka bisa lolos

    Masuk 150Wajah Femina

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    Resa SabrinaResa SabrinaResa SabrinaResa SabrinaResa SabrinaRahmayantiRahmayantiRahmayantiRahmayantiRahmayanti

    z Diduga Toko Baju Ina Dibakar Orang

    Hadri Lihat LelakiMencurigakan

    BANJARMASIN - Toko BajuIna Collection, yang terletakdi Simpang Jalan Pengam-bangan RT 7 Banjarmasin,terbakar, Rabu (11/9) sekitarpukul 01.30 Wita. Meski ba-ngunan seluas 10 meter per-segi itu terbakar hanya se-bagian, tapi si pemilik tokomenderita kerugian sekitar Rp10 juta.

    Pemilik toko, Siti Fatimah(25), mengaku heran tokonyabisa terbakar.

    Saya heran dan bingungkenapa toko saya terbakar. To-ko itu tidak saya tinggali. Bia-sanya, jam 11 malam sudahtutup ujarnya, Rabu (11/9).

    Siti mengaku menderitakerugian sekitar Rp 10 juta.Yang terbakar dinding danbeberapa baju, ujarnya.

    Penyebab kejadian terse-but belum bisa dipastikan.Saya yakin arus listrik di tokosaya aman, ujarnya.

    Seorang saksi mata, Hadri(25) warga Pengambangan RT7, mengatakan sekitar pukul

    01.30 Wita, dia bersama re-kannya, Sumpal (19), lagisantai di pos ojek seberangToko Baju Ina.

    Saat itu saya lihat se-

    BANJARMASIN POST GROUP/RENDY NICKO

    BAJUBAJUBAJUBAJUBAJU di Toko Baju Ina Collection yang tidak sempat dilumat dijago merah.

    BANJARMASIN POST GROUP/HARI WIDODO

    SENJSENJSENJSENJSENJAAAAATTTTTAAAAA tajam ini dibawa Mulyadi saat merampok dan dipakaiuntuk melukai kepala korbannya, Erma.(kanan) Kaki kananMulyadi ditembak polisi, saat berusaha kabur dari kepungan polisi.

    AELOVEBEL

    ISTIMEWA

    BANJARMASIN POST GROUP/HARI WIDODO

    1209/M1

  • Banjarbaru HighlightKAMIS 12 SEPTEMBER 20132 Metro Banjar

    BANJARBARU - Keluhan demikeluhan yang dilontarkan war-ga di Jalan Mistar Corokusumoterkait imbas dari penamba-ngan galian C, perlahan dires-pons oleh Dinas Perindustrian,Perdagangan, Pertambangan,Mineral dan Energi (PerindagTamben) Kota Banjarbaru.

    Dinas menyadari akan ke-luhan warga, dan patut untukdiberikan atensi agar kiranyadiberikan solusi agar penamba-ng tertib dan sesuai aturanyang diamanahkan saat me-ngajukan perizinan.

    Distamben Banjarbaru be-rencana memanggil semuapengelola tambang galian C

    SURIANSYAH PANGGILPARA PENAMBANG

    BAGAIMANA pemasukan bagi Pemko Ban-jarbaru dari pajak sektor galian C ini? Pemerintahdaerah jelas mengenakan pajak kepada parapenambang.

    Ada yang bayar per triwulan dan ada pulayang membayar per bulan. Pajak diserahkan keDispenda. Besarannya untuk pajak tahah urukatau galian C dikenaan Rp 1.200 per kubik

    Pendapatan Daerah Lancar

    termasuk tambang kaolin diwilayah Banjarbaru.

    Minggu ini kami masihbelum bisa memanggil karenakesibukan. Rencana, Selasa (17/10), semua pengelola tambangakan kami panggil untuk di-undang ke dinas. Undanganakan diberikan mulai besok(hari ini). Rencana pertemuan-nya di Deskranasda, ujarKepala Dinas Perindag TambenKota Banjarbaru, H Suriansyah,Rabu (11/9)

    Menurut dia, dipanggilnyapengelola tambang galian C dankaolin itu gunanya untuk men-yampaikan keluh kesah wargaCempaka dan di sepanjang Jalan

    Mistar Cokrokusumo, terkaitimbas dari proses penambanganhingga pengangkutan. Intinya,bila musim kemarau mengeluhdebu, bila musim basah menge-luhkan becek. Tidak lain akan dibahasbagaimana komitmen mereka,sampai saat ini kok masih adayang melanggar. Sebab di-perjanjian itu jelas, debu mini-mal empat kali sehari, kalauhujan setop. Truk pengakutditutup terpal, ban dibersihkandulu sebelum ke jalan aspal,ucap dia. Dia mengungkapkan, kalausementara ini, ada sekitar 15perizinan yang dikelola dalam

    kaitan galian C dan kaolin,namun sebagian tidak aktif.

    Setiap izin ada satu ataudua hektare. Rencananya me-reka (pengelola) mengerukgalian di bukit itu tak lainuntuk diratakan, kemudianperutukannya kalau diratakanakan dibuat lahan peruma-han, katanya. Selama ini, lanjut dia, su-dah ada beberapa yang ditegursecara tertulis. Penertiban dilapangan sudah juga jugadilakukan. Yang saya sesalkan kenapamasih sampai ada yang takmelaksanakannya. Padahal jelasdi dokumen ling-kungan, juga terma-suk bagaimana caramengangkutnya. Se-misal truk harus pa-kai tutup terpal, jugadilanggar, papardia. Memang, lanjutdia, ada beberapapengelola tambangyang melakukanpembersihan men-yemprot air dari de-

    sedangkan kaolin Rp 1500 per kubik.Dari pajak pertambangan per tahun, ada

    kurang lebih Rp 400 juta yang masuk ke kasdaerah sebagai Penghasilan Asli Daerah (PAD). Pajak ada, lancar saja. Tahun ini sudahmencapai, Rp 270 juta, di 2013, sebut KepalaDisperindagtamben Kota Banjarbaru, HSuriansyah. (lis)

    bu dan perizinan tersebut.Tapi kalau dibandingkan

    lebih banyak yang melanggar-nya. Maka itu lebih baik kamikumpulkan untuk dipanggilbiar semua jelas, katanya. Sumarno, warga Cempaka,sangat kecewa adannya tam-bang galian C tersebut yangsudah membuat warga men-derita, baik debu, bising, danbecek. Iya harusnya dikumpulkansaja diberikan penjelasan kalauaturannya diperketat agar takseenaknya mengotori jalan.Apalagi saya lihat kian banyaksaja, terang dia. (Lis)

    BANJARBARU - Fahrurazi (37). seorang sopir truk, kaget saatanggota Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas PolresBanjarbaru mengadang dan mengarahkannya ke terminalSimpang Empat Banjarbaru. Sopir dumtruk DA 9779 BJ inigelisah saat petugas Dishub menanyakan kelengkapan suratmenyurat seperti SIM, STNK dan bukti Kir kendaraan.

    Warga Martapura ini berupaya tenang menyerahkan suratmenyurat yang dimintakan. Namun, ia pun akhirnya pasrahme