Home >Documents >Metro Banjar edisi cetak Sabtu 2 Juni 2012

Metro Banjar edisi cetak Sabtu 2 Juni 2012

Date post:05-Feb-2016
Category:
View:317 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
Metro Banjar edisi cetak Sabtu 2 Juni 2012
Transcript:
  • Rp 2.000SABTU, 2 JUNI 2012 z 16 HALAMAN z NO 4.298 zITH XII ISSN 0215-2987

    MALAM ini menjadi mo-men istimewa bagi 20 remajaputra dan putri Kota Banjar-baru. Dua dari mereka akandinobatkan menjadi Na-nang dan Galuh, dutapariwisata kota berjulukIdaman tersebut.

    Penilaian akhir se-cara terbuka itu digelar

    SITI Rahmaniah (60)tergolek lemah di ruang IGDRSUD Haji Boejasin Pelai-hari. Jarum selang infusmasih menancap di lengankirinya. Sedangkan selangoksigen masih terpasang dikedua lubang hidungnya.

    Beberapa petugas medisterus membersihkan danmengobati luka akibat

    PELAIHARI- Siti Rahmaniah(60) sekuat tenaga melawanseorang perampok yang me-masuki rumahnya. Akibatnya,warga Kompleks Gagas Ba-rata RT 22 RW4 di Jalan HajiBoejasin, Pelaihari, KabupatenTanahlaut, itu menderita lukaparah di kepala dan kehila-ngan gigi depannya.

    Gigi DepanRahmaniah Rontok Bertarung dengan Perampok di Siang Bolong

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    Aksi perampokan itu ter-jadi Jumat (1/6) sekitar pukul10.30 Wita. Meski kejadiannyadi siang hari bolong, tidakseorang warga pun melihatperampok tersebut menyat-roni rumah Rahmaniah.

    Warga mengetahui aksiperampokan itu setelah meli-hat Rahmaniah berlari ke luar

    rumah sambil berteriak mintatolong dan memberitahuwarga kalau rumahnya di-masuki perampok.

    Yang membuat warga nge-ri, dari belakang kepala Rah-maniah terus keluarkan darahsegar. Takut terjadi apa-apa,

    warga langsung membawaRahmaniah ke IGD RSUD HajiBoejasin Pelaihari, yang ber-jarak 250 meter dari rumahRahmaniah.

    Sedang warga lainnya lang-sung mengepung rumah milikRahmaniah dan memberitahupihak kepolisian. Warga men-duga perampokan masih adadi dalam rumah tersebut.

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    SempatMuntah-muntah

    pukulan benda keras yangbersarang di kepalaRahmaniah. Luka itu terusmengeluarkan darah segar.

    Selain luka di kepala,Rahmaniah juga kehilangangigi depan. Gigi itu rontoksetelah dipukul perampok.

    Lukanya cukup parah dikepala belakang. Bahkantadi korban sempat mun-tah-muntah, makanya ini

    Pembawa PistolBerbahasa

    Indonesia

    8Hal

    Korban perampokan, Siti Rah-maniah tergolek di ruang IGDRSUD Haji Boejasin Pelaihari.

    BANJARMASIN POST GROUP/CHOIRUMAN

    BANJARMASIN POST GROUP/APUNKSANTAI DULU - Finalis Naga Banjarbaru 2012 sebelum pengarahandan gladi kotor, Jumat (1/6) siang.

    Nanang dan Galuh Gugup

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    Malam Ini di BalaiKota Banjarbaru

    BANJARMASIN - H Toni, Ardiansyah aliasAar dan Raden Tajuddin meringkuk di selPolda Kalsel. Tiga orang anggota sindikatmobil bodong ini ditangkap unit JatanrasDitreskrium Polda Kalsel bersama 27 mobiltanpa memiliki surat-surat resmi.

    Pjs Kabid Humas Polda Kalsel, AKBPWinarto, mengatakan tiga orang anggotasindikat mobil bodong tersebut dua orang

    MOBILBODONG -Beberapamobilberbagaijenis denganBPKB palsualias bodongdiamankanoleh jajaranDit ReskrimPolda Kalsel,Jumat (1/6).

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    Toni DiupahRp 5 Juta Per Mobil

    Tiga Anggota Sindikat Mobil Bodong Ditangkapberasal dari Tanahbumbu dan seorang dariSurabaya.

    Para tersangka yang kami dibekukadalah H Toni warga Sungai Danau TanahBumbu, Ardiansyah alias Aar warga SatuiTanah Bumbu dan Raden Tajuddin wargaDinoyo Surabaya, ujarnya, Jumat (1/6).

    BANJARMASIN POST GROUP/AYA SUGIANTO

    LANGKA sekali pemainyang bisa membobol gawangBarito Putera sepanjang ta-hun ini. Dari delapanpartai kandang kom-petisi Divisi Utama Li-ga Indonesia 2011-2012,Barito belum kemasuk-kan satu gol pun. Begitu jugakala melakoni uji coba.

    Namun kemarin, catatanrekor clean sheet tersebutberakhir. Tim PON Kalselyang menjadi lawan uji tan-ding untuk kali kedua, ber-hasil menyarangkan bola kejala sang jawara. Laskar Anta-sari tetap menang, tetapi taklagi tanpa balas, seperti yangberlaku sebelumnya.

    Walau kami kalah 2-1, sayatetap senang dan bangga bisamencetak gol ke gawang Ba-rito. Apalagi kipernya Dedy

    Bangga Bisa Bobol Barito

    BERSAMBUNG KE HAL 8

    Sutanto yang tangguh, ucapImam Nursae, salah satu striker

    Tim PON Kalsel, seusai lagadi Stadion 17 Mei Banjar-masin, Jumat (1/6) sore.

    Imam boleh ber-bangga. Soalnya gol yang

    dibikinnya pada menit ke-65itu cukup indah. Sebelum me-nendang keras bola dari luarkotak 16, dia mengecoh tiga

    BPOST GROUP/BURHANI YUNUS

    Imam Nursae

    0206/M1

  • METROPOLITANMETRO BANJAR z SABTU, 2 JUNI 2012 2

    Hanya 77 Siswa Tak Lulus UN SMP/MTs

    Nilai Tasya Nyaris Sempurna

    Yuseran Minta Kepsek Bungkam

    Bongkar BTS Liar

    BANJARMASIN - Tasya Valia-na Bambang girang saat mene-rima kabar menjadi peraih nilaiUjian Nasional (UN) SMP ter-tinggi se-Kalsel. Nilai UN siswiSMP Santa Maria Banjarmasinini nyaris sempurna, rata-rata9,65 untuk empat mata pelajar-an yang diujiankan.

    Senang banget. Nggak me-nyangka dapat nilai tertinggi.Soalnya banyak yang lebih pin-tar dari saya, ujar dara kela-hiran 7 Oktober 1997 ini saat di-hubungi Metro, Jumat (1/6).

    Ya, kemarin hasil UN SM-PM/MTs se-Kalsel telah dise-rahkan kepada Dinas PendidikanKabupaten/Kota. Selanjutnyaoleh Disdik Kabupaten/Kotadisampaikan ke masing-masingkepala sekolah untuk diumum-kan hari ini, Sabtu (2/6).

    Nilai tertinggi UN SMP/MTs se-Kalsel diraih oleh DesianHafsari. Siswa MTsN Barabai inimeraih nilai 39,00. Sementara

    khusus untuk SMP nilai ter-tinggi Tasya Valiana Bambangdengan total nilai 38,60.

    Tasya mengaku, dalammenghadapi UN lalu tidak mela-kukan upaya yang begitu keras.Dia tidak mengenal pola belajarsistem kebut satu malam. De-ngan demikian hanya menam-bah waktu belajar sedikit lebihbanyak dari hari biasanya.

    Memang prestasi akademikputri Muljadi Bambang ini cu-kup mentereng. Tasya pernahmeraih juara tiga lomba Fisikadi Unlam, menjadi finalis kom-petisi matematika, dan pernahikut OSN 2011 di Manado.

    Secara umum tingkat kelu-lusan SMP/MTs se-Kalsel me-ngalamai peningkatan. Dari48.519 peserta UN, hanya 77siswa yang tidak lulus atau ting-kat kelulusan mencapai 99,84persen.

    Tingkat kelulusan SMP/MTs di Kalsel tahun ini men-

    capai 99,84 persen atau naik0,13 dari tahun lalu. Jumlahsiswa yang tidak lulus tahunlalu 134 orang, kini hanya 77siswa, ujar Sekretaris DinasPendidikan Kalsel, HermanTaufan kemarin.

    Masih menurut Herman,prestasi kelulusan UN ditoreh-kan Kota Banjarbaru karena se-luruh siswa SMP/Mts setempatlulus 100 persen. Sedangkan ter-banyak tidak lulus yakni dariKabupaten Tanahlaut, seba-nyak 15 orang dan Banjarmasin13 siswa.

    Bagi yang tidak lulus bisadidaftarkan ikut ujian Paket Bke panita di msing-masing ka-bupaten dan kota. Rencananya

    untuk ujian Paket B digelarminggu ke-3 Juli. Tapi tanya du-lu anaknya, apakah mau ikutPaket B atau mengulang lagi,katanya. (kur/dia)

    Peraih UN SMP/MTPeraih UN SMP/MTPeraih UN SMP/MTPeraih UN SMP/MTPeraih UN SMP/MTs Ts Ts Ts Ts Tererererertinggitinggitinggitinggitinggi

    NoNoNoNoNo NamaNamaNamaNamaNama SekolahSekolahSekolahSekolahSekolah NilaiNilaiNilaiNilaiNilai

    1. Desiana Hafsari Mtsn Barabai 39,002. Tasya Valiana Bambang SMP Santa Maria Bjm 38,603. Wahyu SMP Terbuka Martapura 34,20

    Jumlah Siswa Tidak LulusJumlah Siswa Tidak LulusJumlah Siswa Tidak LulusJumlah Siswa Tidak LulusJumlah Siswa Tidak Lulus1. Banjarmasin 13 siswa2. Banjarbaru Lulus 100%3. Kotabaru 11 siswa4. Banjar 7 siswa5. Batola 3 siswa6. Tapin 4 siswa7. HSS 1 siswa8. HST 2 siswa9. HSU 6 siswa

    10. Tabalong 1 siswa11. Tanahlaut 15 siswa12. Balangan 7 siswa13. Tanahbumbu 7 siswa

    MARTAPURA - Mulai saat ini, kepala sekolahtidak boleh ngomong atau memberi informasi pen-didikan kepada wartawan, ujar Kasi SMP BidangBina Dikmen Disdik Banjar, Yuseran di acara pe-nyerahan hasil UN SMP/MTs se-KabupatenBanjar, Jumat (1/6).

    Karuan saja pernyataan kontroversial Yuserantersebut membuat sejumlah kepala sekolah yanghadir di Aula SMPN 1 Martapura kemarin menge-renyutkan dahi.

    Mereka menilai ada semacam ketakutan daridisdik karena beberapa hari terakhir borok dilingkup disdik terungkap di media. Salah satunyatentang tunjangan guru terpencil di KabupatenBanjar yang tak kunjung cair.

    Kok aneh ya. Kalau dilarang memberi infor-masi ke wartawan sama saja melarang hak asasiorang dong. Itu tidak boleh, celetuk salah seorangkepala sekolah.

    Dikonfirmasi soal statemennya tersebut usaiacara penyerahan hasil UN, Yuseran beralasan,informasi yang diberikan kepala sekolah ke me-dia justru memperkeruh suasana.

    Disinggung pernyataannya tidak sejalan de-

    ngan semangat transfaransi publik, Yuseran hanyamengatakan yang berhak menyampaikan infor-masi kepada media itu hanya pegawai eselon IIIatau II dengan kata lain setingkat kepala dinas.

    Aturan seperti itu sudah lama. Ini suruhanlangsung dari atasan, cuma peraturannya tidakpernah dilaksanakan, ujarnya mencari alasan.

    Anehnya saat pimpinanny, Kabid Bina DikmenDisdik Banjar, H Bajuri dikonfirmasi justrumengaku tidak tahu ada arahan agar kepalasekolah bungkam kepada media massa.

    Bahkan Sekretaris Disdik Banjar, Misbahul Mu-nawar saat dikonfirmasi anak buahnya melarangkepala sekolah memberikan informasi terkait pen-didikan justru kaget.

    Hah! Kami tak ada komunikasi mengenai itu.Boleh saja kok kepala sekolah memberikan infor-masi, kami tidak pernah melemparkan pernyataanitu. Informasi itu tidak boleh dilarang, tegasnya.

    Diakuinya terkait pemberitaan medi massaterakhir ini, Disdik Banjar hanya memberikanarahan kepada kepala sekolah agar melaporkandulu permasalahan yang dialami ke disdik untukdiselesaikan secara internal. (nic)

    BANJARBARU - Tindakantegas terhadap bangunan liardilakukan Pemko Banjarbaru.Kemarin, Jumat (1/6), sebuahBase Transceiver Station (BTS)yang berada di Jalan KarangRedjo RT 5 RW 1 Kelurahan Gun-tung Manggis digembok paksakarena menyalahi ketentuan.

    Aksi penggembokan dilaku-kan jajaran Dinas Perumah

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended