Home >Documents >METRO ANDALAS, Senin 21 Desember 2015

METRO ANDALAS, Senin 21 Desember 2015

Date post:24-Jul-2016
Category:
View:312 times
Download:17 times
Share this document with a friend
Description:
METRO ANDALAS
Transcript:
  • @metroandalas metroandalas [email protected]

    Costumer Care:Costumer Care:Costumer Care:Costumer Care:Costumer Care:Redaksi: 0751 38887Iklan: 0751 31604FAX: 0751 29411

    ECERANSURAT KABAR HARIAN

    Untuk Keutuhan Indonesia

    Rp4.000/eks371 /Th.II/2015

    SENIN 21 DESEMBER 2015TERBIT 16 HALAMAN

    POLITIK

    Sambunganke Halaman 7

    Alwi Karmena

    Puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di Makas-sar terlihat antusian mengikuti kelas puisi TaufiqIsmail dalam rangkaian Festival Sastra Islam Nasional(FSIN) di Aula Fakultas Kehutanan UniversitasHasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu.

    Sambungan ke Halaman 7

    Sambungan ke Halaman 7

    Presiden Jokowi menganugrahkan SatyalencanaKebaktian Sosial kepada 8 Orang Pendonor darahasal Sumbar. di Istana Kepresidenan, Bogor, Jabar,Jumat (18/12) pagi.Delapan orang tersebut adalah,

    Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, berencanamenjadikan Taman Wahana Cahaya sebagai wisataedukasi bagi para pelajar di kota itu.

    Konser The Changcuters dalam rangka HUT KotaPayakumbuh ke-45, yang dibidani Disparpora dilapangan GOR Kubu Gadang, Sabtu malam (19/12), benar-benar mampu memberikan hiburan bagiwarga kota Payakumbuh dan masyarakat daerah

    Menunggu TajiKPK yang Baru

    Sambungan ke Halaman 7

    Taman Wahana Cahaya Dijadikan WisataPendidikan

    Kelas Puisi Taufiq Ismail di Festival SastraIslam

    PENYELESAIAN KONFLIK SUKU ANAK DALAM

    Dibuhul Falsafah Luko Dipapeh, Mati Dibangun

    WK.KETUA DPRD GUSPARDI GAUS:Dukung Roehana Koeddoessebagai Pahlawan Nasional!

    Sambungan ke Halaman 7

    JAMBI (Metrans)Kegusaran aktivis Komunitas

    masyarakat adat Orang RimbaBukit 12 Jambi, Mijak Tampung,tidak bisa ditutupi lagi tatkalaorang masih saja merendahkanOrang Rimba dengan sebutanOrang Kubu atau Suku AnakDalam tidak beradab, kotor dankafir.

    Ketua Kelompok MakekalBersatu (KMB) ini tidak bisa diamseribu bahasa dan hanya satukata yakni lawan denganmemberikan pengertian atau

    penjelasan kepada publik meskimedia massa turut memberikankontribusi atas keberadaanmereka.

    Tentu saja ini sebuahkesalahan besar yang terusmenerus disebarluaskan, kataKetua Kelompok MakekalBersatu (KMB) Mijak Tampungkepada Antara.

    Mijak menjelaskan yanglebih menyedihkan lagi, penya-marataan ini bukan hanyadilakukan oleh masyarakatumum, tetapi media massa.

    Dalam pemberitaannya, jugamelakukan kesalahan yangsama, katanya.

    Bagi masyarakat adat OrangRimba Bukit 12, jika ada pihakmasyarakat sekitar Jambi yangterlibat konflik dengan Suku AnakDalam (SAD), tidak pandangbulu, menyamaratakan rangRimba atau SAD. Mereka yangtidak bersalah dan tidak tahuapa-apa menjadi sasaran serangkarena disamaratakan sebagaiSuku Anak Dalam, katanya.

    KENANG-KENANGAN - Ketua Umum DPD Bundo Kanduang SumbarProf. Dr. Hj. Putri Reno Raudha Thaib menyalami Wakil Ketua DPRDSumbar Drs. H. Guspardi usai menyerahkan kenang-kenangan berupabuku biografi Roehana Koeddoes.

    ADVERTORIAL

    SRI YANTO

    PADANG - DewanPerwakilan RakyatDaerah (DPRD)Sumbar mendu-kung tokoh Roe-hana Koeddoes d-

    iusulkan jadi pahlawan nasional.Pengakuan tersebut amatlahpenting, agar semua tahu dandapat terinspirasi atas apa yangdilakukan Roehana Koeddoes,jauh puluhan tahun sebelumnegeri ini merdeka.

    Seperti dituturkan WakilKetua DPRD Sumbar GuspardiGaus ketika membuka resmiseminar sehari tentang Roe-hana Koeddoes di Aula Guber-nuran Sumbar, Minggu (20/12), Roehana Koeddoes adalahsosok yang luar biasa. Sebab di usia 8 tahun ia telah men-jadi sosok yang tertarik de-ngan dengan pendidikan. Hal

    ini dibuktikan dengan kesu-kaan Roehana yang masihanak-anak terhadap kegiatanbaca membaca.

    Seminar tersebut digagasoleh DPD Bundo Kanduang

    Sumbar dengan Yayasan AmaiSetia Koto Gadang, dihadirisejumlah tokoh penting Sumbardan Bundo Kanduang se-Sumbar,

    Sambungan ke Halaman 7

    Dapat dimaklumi keraguanpublik atas terpilihnya muka-muka baru yang memimpin KomisiPemberantasan Korupsi (KPK). Hasil pilihanDPR kali ini amat jauh dari perkiraan -masyarakat pemerhati. Orang-orang yangduduk memegang stir dari motor KPK (pimpi-nannya) nyaris tak berlatar belakang ganaspada tindak korupsi. Rata-rata justru ha-nya punya kecenderungan tukang cegah. Bu-

    kan tukang pa--tah.Padahal, Ma-

    can-macan KPKsebelum ini dike-nal amat buas men-cabik-cabik jaringankoruptor negeri ini.Tak ada ampun,sekalipun kadangkala namanya be-racun.

    PADANG PANJANG (Metrans)Bermaksud hendak menjarah

    Kantor Komisi Pemilu Kota PadangPanjang, pemuda YT (22) wargaSinggalang Tanah Datar nekatmembekali dirinya dengan kartuidentitas palsu dan menyarusebagai staf KPU Padang Panjang.

    Ketika basiungkik mengusaidan menggondol beberapa ba-rang inventaris kantor KPU itu,polisi melihatnya. Ia mloncat dancigin di kegelapan subuh Jumat(18/12). Sang polisi mana maudikecoh, ia pun mengejar akhir-nya berhasil menangkap YY.

    Tapi YY tak hilang akal, lelakibekepala pelontos itu dengantenang mengatakan bahwa diri-nya adalah staf KPU.

    Bripda Robi yang melakukantugas kawal di kantor KPU tentuhafal betul yang mana yang stafKPU dan mana yang bukan. Jadiia tak percaya begitu saja, lalumenggiring YT ke Mapolresta

    HanHanHanHanHanyyyyya 4 Juta 4 Juta 4 Juta 4 Juta 4 Juta Wa Wa Wa Wa Wargaargaargaargaargayyyyyang Laang Laang Laang Laang Layyyyyak Subsidiak Subsidiak Subsidiak Subsidiak Subsidi

    JAKARTA (Metrans)Kepala Dinas Penerangan Angkatan

    Udara Marsekal Pertama Dwi Badarmantomenegaskan kualifikasi pilot dan kopilotpesawat TNI AU T-50i Golden Eagle yangjatuh saat atraksi Gebyar Dirgantara diLandasan Udara Adisutjipto Yogyakarta,Minggu, adalah penerbang terbaik.

    Kalau ditanya kualifikasi tidakdiragukan, yang satu adalah komandanskadron. Pastinya penerbang pilihan yangtentu orang terpilih, katanya dalam jumpapers di Jakarta, Minggu.

    Dua pilot yang gugur dalam kejadianitu yakni Letkol Penerbang Marda Sarjonodan Kapten Penerbang Dwi Cahyadi(sebagai radar interceptor officer).

    Letkol Penerbang Marda Sarjonoadalah komandan Skadron Udara 15Lanud Iswahjudi Madiun. Beliau adalahlulusan Akabri tahun 1995. SementaraKapten Penerbang Dwi Cahyadi merupa-kan perwira penerbang Skadron 15,lulusan Akabri Udara tahun 2002,katanya.

    Badar menyampaikan, pihaknya telahmembentuk tim panitia penyelidik kecela-kaan pesawat terbang (PPKPT) untukpenyelidikan lebih lanjut.

    Dalam investigasi tersebut, TNI AUjuga akan melibatkan Korean AeroIndustries (KAI) yang memproduksipesawat tempur T-50i Golden Eagle itu.

    Badar melanjutkan, investigasi akanberdasarkan kriteria 5M, yakni manusia,mesin, media, misi dan manajemen.

    JAKARTA (Metrans)Lembaga Swadaya Masyarakat Indone-

    sia Corruption Watch (ICW) meragukanKPK periode 2015-2019 dapat berlarikencang dalam pemberantasan korupsikarena cenderung lebih utamakan pence-gahan.

    Lima pimpinan KPK pilihan KomisiIII DPR RI cenderung lebih utamakanpencegahan, kata Koordinator DivisiHukum dan Monitoring Peradilan ICW,Emerson Juntho, dalam diskusi KPK JilidIV di Jakarta, Sabtu.

    Menurut Emerson, kelima pimpinanKPK terpilih kurang menggembirakan,karena Komisi III DPR RI tampaknyamemilih figur-figur yang setuju revisi UUKPK. ICW, kata dia, mensinyalir gerakanyang ingin merevisi UU KPK substansinyaingin melemahkan kewenangan KPK.

    Jika UU KPK di revisi, kami khawatirKPK yang selama 12 tahun sudah berjalanbaik makin lemah, katanya.

    Emerson menambahkan, ICW jugamelihat beberapa proses seleksi calonpimpinan KPK, baik di Panitia Seleksi(Pansel) maupun di Komisi III DPR RI,ada kecenderungan memilih figur yang-fokus pada aspek pencegahan.

    DARI MUSIBAH PESAWAT TNI AUPilot Terbaik,

    Pesawat pun Baru

    JAKARTA (Metrans)Setelah dilakukan pen-

    dataan dengan cermat, akhirnyaPT PLN menemukan angkapersis, berapa sebenarnyawarga Indonesia yang layakmenerima subsidi ketegalistrikan.Dari total populasi, ternyatahanya 4 juta penduduk sajayang layak.

    Menuut Kepala Divisi Niaga

    PLN Benny Marbun dalam rilisdi Jakarta, Minggu, mengatakanjumlah pelanggan tersebutberasal dari pemutakhiran basisdata terpadu yang dilaksanakanTim Nasional Percepatan Penang-gulangan Kemiskinan (TNP2K)pada 2015.

    Berdasarkan data tersebut,ada 4.016.948 rumah tanggamiskin dan rentan miskin yang

    layak menerima subsidi listrikdengan daya 900 VA, katanya.

    Sementara, lanjutnya, berda-sarkan data PLN, pelangganrumah tangga yang dikenakantarif daya 900 VA per November2015 berjumlah 22.639.000.

    Atas dasar perbedaan terse-but, menurut Benny, PLN akanmelakukan pemadanan datapelanggan dengan TNP2K.

    Pemadanan data penerimasubsidi listrik golongan tarif R-1 900 VA ini dimulai pada Januari2016 dengan survei lapanganyaitu mendatangi satu per saturumah tangga sesuai dataTNP2K, katanya.

    Ia melanjutkan, agar penye-suaian data berjalan dengan baik,

    Hasil penghitungan PLNternyata hanya 4 juta

    pelanggan saja dari total58 juta pelanggan yang

    bisa dianggap layakterima subsidi listrik. Nah,

    siap-siaplah! Sambungan ke Halaman 7

    MACAM-MACAM SAJAMaling Pakai Kartu KPU

    Padang Panjang.Entah merasa bisa mengatasi

    Bripda Robi, eh, YT pun men-coba melawan dan mengajakRobi berduel. Mereka pun berke-lahi di subuh buta itu. Akibatnyawarga terusik dan keluar darirumah dan menyaksikan adapolisi berduel dengan seorangpria botak. Robi memberi tahubahwa si botak sudah membobolkantor KPU di kawasan GugukMalintang itu. Kontan saja wargapun ingin turut serta memupuhsi botak. Untung saja Robi tidakmemperlepas, ia segera menga-tasi YT dan memborgolnya lalumenggiring ke Mapolresta.

    Informasi yang dihimpunMetrans di TKP menyebutkanbahwa pada akhirnya YT harusmenyerah ke polisi lantarancemas melihat massa yangdatang.

    ICW Ragukan KPK Baru

    PEREMPUAN MENTAWAI Elmi (25), salah satu warga asal Kinumbuk sedang