Home >Documents >METALURGI FISIK 1

METALURGI FISIK 1

Date post:29-Oct-2015
Category:
View:121 times
Download:12 times
Share this document with a friend
Description:
metalurgi
Transcript:

BAB I

KLASIFIKASI MATERIAL LOGAM

A. Bahan alam

Bahan alam merupakan bahan baku prorduk yang diperoleh dandigunakan secara langsung dari bahan alam, oleh karena itu produkakhir yang menggunakan bahan baku ini akan memiliki sifat yangsama dengan bahan asalnya, yang termasuk dalam kelompok iniantara lain kayu, batu, karet, kulit, keramik, Celulosa dan lain-lain.

B. Bahan-bahan tiruan (syntetic materials)

Bahan-bahan tiruan (syntetic materials) biasanya diperoleh darisenyawa kimia dengan komposisi berbagai unsur akan diperolehsuatu sifat tertentu secara spesifik atau sifat yang menyerupai sifatbahan alam. Bahan ini dikenal sebagai bahan plastic (PlasticsMaterrials), yakni suatu bahan yang pertama kali dibuat oleh LeoBaekeland seorang Belgia tahun 1907 dan dipatenkan dengan namaBaklite. Molekul yan kita sebut sebagai Polymer yang berarti,Materials Plastics yang terbentuk dari ikatan rantai atom-atom sertaterdiri atas beberapa Unit ikatan rantai atom-atom tersebut. olehkarena itu proses pengikatan dengan molekul-molekul kecil inidikenal sebagai Polymerization. Contoh dari bahan jenis ini ialahPolythene yakni Polymer yang terdiri atas 1200 atom Carbon padasetiap 2 atom Hydrogen sehingga memilikitegangan serta keuletan yang tinggi.dan pada beberapa jenis plasticmemiliki regangan yang besar yang dakibatkan oleh rantai ikatanyang panjang. 1. Thermoplastics Thermoplastics dapat mencair melalui proses pemanasan dandapat diubah bentuknya melalui pencetakan sebagaimana yangdilakukan pada bahan seperti Polythene, Polystyrene, Poly VinylCloride (PVC), Nylon, Perspex, Propylene dan lain-lain 2. Thermosetting Thermosetting memiliki perbedaan dengan thermoplasticsdimana pemanasan akan hanya dapat melakukan perubahanformasi rantai molekul secara kimiawi dalam bentuk ikatan melintangtiga dimensi. Gaya tarik antara rantai Molekul dapat terbentuk oleh pergeserantempat molekul dalam pemisahan diri akibat larutan dari bahan tersebut.Tempat plastisizer memberikan pengaruh terhadap sifat polymer.Contohnya penambahan kapur barus pada Cellulose nitrate yangmenghasilkan suatu zat yang perdagangan diketahui sebagai celluloiddan dapat dicetak melalui pemanasan. Sifat-sifat mekanik dari bahan-bahan plastic dapat diperbaiki denganpenguatan oleh bahan tambah (filler material), serat fibre, serbukgergaji, sampah kertas, majun dan lain-lain dapat meningkatkantegangannya, serat asbes dapat meningkatkan ketahanan panasnyadan untuk resistensi arus listrik dapat digunakan mica.Bahan pelapis digunakan lembaran platic (Plastic-impregnatedpaper) dengan lapisan Cotton untuk pemakaian pada penguatanpanel. Atau lapisan kayu untuk memperbaiki performanya.Serat penguat plastic (Fibre-reinforced) dicoba untuk meningkatkantegangan dari keadaan rapuh dan lembek. Fibre-glass telah digunakan sejak beberapa tahun yang lalu sebagaibahan pembuat body perahu, body kendaraan dan lain-lain.Penambahan unsur Carbon menjadikannya sebagai bahancomposite yang ringan namun memiliki tegangan yang tinggi. 3. Karet sintetis (Synthetic-rubbers) Karet alam diproduksi dari cairan latex atau getah pohonkaret polymer yang panjang dengan rantai molekul yang berserakan,Karet alam memiliki kedua sifat yakni elastic dan thermoplastic,deformasi permanent dapat terjadi apabila diregang secara perlahandengan peningkatan temperature.

Charles Goodyer (1839) mengolahnya dengan mencampurkanlatek dengan sulphur dan menghasilkan karet dengan sifat yanglebih kenyal dan elastic lembut serta tahan terhadap temperaturetinggi dan dikembangkan menjadi faberik Vulcanizing sebagai manayang kita kenal saat ini sebagai faberik ban (manufacture of tyre).The American-developed syntetic rubber, GR-S, yang merupakan polymer hasil pencampuran antara Butadiene dengan styrene,bahan ini memiliki sifat dan karakteristik yang sama dengan karetalam dengan harga yang lebih murah juga digunakan di paberik ban(manufacture of tyre), alas kaki (foot wear),pipa karet (hosepipe)sabuk konveyer serta isolasi kabel. Neoprene ialah jenis lain dari karet syntetis yang memiliki sifat samadengan karet alam dengan sifatnya yang sangat tahan terhadapminyak nabati dan oli mineral serta tahan terhadap temperaturetinggi. Neoprene merupakan bahan yang relative mahal,pemakaiannya adalah sebagai bahan pipa, sabuk konveyer sertalapisan kabel. Butyl-rubber merupakan co-polymer dari isobutylene dan isoprene,bahan ini sangat stabil terhadap bahan kimia dan temperratur tinggi,harganya sedikit lebih murah dari karet alam namun kurang tahan,kendati demikian karret ini tidak tembus udara dan gas dandigunakan sebagai bahan innertube, tubeless tyre, air bag peralatanolah raga, cetakan diapragma juga digunakan sebagai bahan hose,lapisan tangki serta sabuk konveyor (Conveyor belts).

C. Pemakaian secara umum dari bahan-bahan plasticPoly Vinyl Cloride (PVC)

Dalam keadaan tidak plastis PVC sangat kenyal dan keras,namun apabila melembek maka PVC akan menjadi plexible danmengaret, ini sifat yang baik dari PVC yang memberikan dimensiyang stabil serta sifatnya yang lain ialah tahan terhadap air, asam,alkalis dan bahan pelarut lainnya. Pemakaian: Sifatnya yang kaku (rigid) dan dapat mempertahankanbentuknya PVC sangat cocok digunakan pada berbagai bahantuangan (Moulding). Sifatnya yang plexible dari PVC sangat baik digunakan sebagaipelapis permukaan serta pelapis bocor. PVC juga digunakan sebagaibahan pipa, saluran dan kotak kabel, safety helmet serta bahanpelapiss tangki bahan kimia. Polytetraflouroethylene (PTFE atau Teflon) Teflon sangat kenyal dan flexible serta unggul dalam ketahananpanas dimana Teflon tidak dapat terbakar, tidak dapat diserang olehberbagai reaksi bahan pelarut serta bahan isolator listrik yang baik,koefisien gesek yang rendah dengan harga yang relative murah.Pemakaian: Sebagai bantalan (Bearing), pipa-pipa bahan baker, gasket dan pita,serta peralatan bahan kimia dimana PTFE sangat tahan terhadappengruh bahan kimia. Polyamides (Nylons) Polyamides (Nylons) sangat kuat dan ulet namun flexible, tahanterhadap abrasi serta dimensi yang stabil, Nylon dapatmeredam air dan bahan pelarut secara umum, memiliki sifat yang baiksebagai bahan isolasi listrik (Electrical insulation.Polyamides (Nylons) akan memburuk jika ditempatkan ditempat terbuka. Pemakaian: Nylon digunakan sebagai bahan roda gigi, Valves, kelengkapan alatlistrik, handle, knob, bearing, Cams, Shock absorber, Combs, pembalutdan pembungkus obat, jas hujan, serabut sikat, nat dan textile. Phenol formaldehyde (Bakelite) Pada keadaan mentah Phenolic sangat rapuh, oleh karenannyadapat bercampur dengan bahan serat untuk meningkatkan kekuatannyadan akan diperoleh diversifikasi sifat dari sifat asaalnya tergantung padakomposisi bahan tambah. Benda yang dibuat dari bahan ini akan rapuhjika bentuk/ukuran benda sangat tipis. Bakelite menyerap air namun tahan terhadap alcohol, oli serta bahanbahanpelarut lainnya. Pembentukannya tidak melalui pencairanmelainkan dipadatkan pada temperature 2000C. Pemakaian: Peralatan listrik, tobol, handle, box radio, mebel (furniture), VacummCleaner part, kamera, assbak rokok, kelengkapan kelistrikan automotivedan pemakaian lainnya seperti hiasan, ornament, bahan pelapis bahkanroda gigi,bantalan peralatan aircraft juga peralatan kesehatan, pelapiskopeling dan rem kendaraan. Polyethylene (Polythene) Polyethylene (Polythene) merupakan salah satu dari jenis

Thermoplastic serbaguna karena sifatnya yang istimewa kenyal danflexible pada berbagai perubahan rentang temperature sertamemperrtahankan kestabilan dimensinya. Sifat yang lain dariPolyethylene (Polythene) ialah sangat mudah dicetak dan tahan terhadapberbagai jenis unsur pelarut juga tahan terhadap kelembaban cuaca,akan tetapi untuk jangka waktu yang lama tiddak tahan terhadap cahaya. Pemakaian: Polyethylene (Polythene) digunakan secara luas sebagai bahanpembungkus serta penutup botol, juga sangat baik digunakan dalamkebutuhan rumah tangga seperti ember,mangkok dan lain-laindisamping pemipaan, kelengkapan kesehatan,serta pelindung kawatatau kabel. D. Macam-macam bahan logam (materials metals) Bahan-bahanLogam yang digunakan secara umum 1. Besi (Iron) Besi kasar yang diperoleh melalui pencairan didalam dapurtinggi dituangkan kedalam cetakan yang berbentuk setengahbulan dan diperdagangkan secara luas untuk dicor ulang padacetakan pasir yang disebut sebagai Cast Iron (besi tuang)sebagai bahan baku produk, dimana besi tuang akan diprosesmenjadi baja pada dapur-dapur baja yang akan menghasilkanberbagai jenis baja. 2. Tembaga (Copper) Tembaga murni digunakan secara luas pada industriperlistrikan, dimana salah satu sifat yang baik dari Tembaga(Copper) ialah merupakan logam conductor yang baik (ConductorElectricity) kendati tegangannya rendah.Pada jenis tertentu tembaga dipadukan dengan sengsehingga tegangannya menjadi kuat, paduan Tembaga Seng iniyang dikenal dengan nama Kuningan (Brass), atau dicampurTimah (Tin) untuk menjadi Bronze. Brass diextrusi kedalam berbagai bentuk komponenperalatan listrik atau peralatan lain yang memerlukan ketahanankorosi. Produk Brass yang berbentuk lembaran (sheet) sangat liat,dibentuk melalui pressing dan deep-drawing.Bronze yang diproduksi dalam bentuk lembaran memilikitegangan yang cukup baik dan sering ditambahkan unsurPhosporus yang dikenal dengan Phosphor-Bronze. Bahan inisering digunakan sebagai bantalan dan dibuat dalam bentuktuangan dimana bahan ini memiliki tegangan dan ketahanankorosi yang baik. 3. Timah hitam atau Timbal (Lead) Timah hitam atau Timbal (Lead) memiliki ketahananterhadap serangan bahan kimia terutama larutan asam sehinggacocok digunakan pada Industri Kimia. Bahan Timah Hitam(Plumber) juga sering digunakan sebagai bahan flashing sertabahan paduan solder Juga digunakan sebagai lapisan bantalanpaduan dengan penambahan free-cutting steel akan menambahsifat mampu mesin (Machinability). 4. Seng (Zinc) Seng (Zinc) dipadukan dengan tembaga akan menghasilkankuningan (Brass). Dengan menambah be

Embed Size (px)
Recommended