Home >Documents >MESIN PENGEPRES PLASTIK DENGAN SISTEM .Kerupuk Tenggiri merupakan produk industri rumahan yang ada

MESIN PENGEPRES PLASTIK DENGAN SISTEM .Kerupuk Tenggiri merupakan produk industri rumahan yang ada

Date post:03-Sep-2018
Category:
View:215 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • MESIN PENGEPRES PLASTIK DENGAN SISTEM PENGGERAK PNEUMATIK

    Yuke Lutfi Bahtiar 1)

    , Fredy Tri Prasetyo H 2)

    Program Studi D3 Teknik Mesin FTI-ITS Surabaya

    Kampus ITS Keputih Sukolilo Surabaya 60111

    Email: yuke.bahtiar@gmail.com1)

    , todays_spirit@yahoo.com 2)

    Abstrak

    Kerupuk Tenggiri merupakan produk industri rumahan yang ada di daerah Sidoarjo Jawa Timur yang memiliki

    proses pengemasan, yakni pengepresan plastik kemasan secara manual. Dengan cara yang manual produsen

    membutuhkan keaktifan tangan dalam pengemasan, hal ini di karena kan bila proses pengemasan tidak melekat

    sempurna, akan mengakibatkan hasil yang tidak seragam dan serta rawan mengempes atau tidak renyah lagi. Alat

    tersebut masih kurang effisien dan effektif dalam berbagai hal.

    Berdasarkan dampak negative yang ditimbulkan pada proses manual pressing, maka sebagai mahasiswa mendapatkan

    suatu ide membuat mesin press plastik dengan sistem penggerak pneumatik. Bertujuan menghasilkan konsep dan

    rancangan sistem yang efisien, mudah, presisi dan berkualitas pada mesin pengepres plastik dengan sistem penggerak

    pneumatik serta menyusun standart prosedur operasional melalui perhitungan eksak. Sehingga menjadikan mesin press

    plastik berbasiskan teknologi dan otomasi.

    Pada mesin press plastik dengan sistem penggerak pneumatik, produsen khususnya pada bagian pengemasan hanya

    meletakan plastik dan menekan tombol pengoperasian serta dengan fungsi timer sebagai waktu untuk memanaskan

    plastik. Dari segi ketepatan, kecepatan dan hasil yang maksimal serta mempertimbangkan effisiensi dan kualitas hasil

    produk diharapkan menjadi sebuah inovasi mesin pengepress plastik. Mesin ini menggunakan tenaga udara dengan

    sistem elektro pneumatik untuk proses pengepresan. Mesin menggunakann tekanan sebesar 3 bar serta gaya yang di

    gunakan sebesar 23,34 N. Melalui mesin pres plastik ini hasil yang dihasilkan adalah 514 produk/jam, besar harapan

    dapat meningkatkan kuantitas produksi dalam hal pengemasan, khususnya di produsen Kerupuk Tenggiri. Kata kunci:

    pressing, pneumatik, plastic.

    PENDAHULUAN Seiring dengan pesatnya perkembangan di

    Indonesia, tidak terasa masalah-masalah produksi pun

    bermunculan. Salah satunya permasalahan pengemasan

    plastik dalam industri kecil. Masalah utama adalah

    kurang effisiennya waktu dan cara pengemasan karena

    masih menggunakan cara lama, yakni dengan

    menggunkan media lilin dan alat pemanas manual.

    Pada saat ini pengusaha makanan home industri

    sangat berkembang pesat di Indonesia dengan berbagai

    jenis olahan yang ada, tapi kebanyakan dalam

    pengemasannya masih dinilai kurang efektif dan masih

    kurang berkembang dalam menerapkan teknologi.

    Maka sebagai mahasiswa untuk turut berperan serta

    bertanggung jawab untuk merubah keadaan di

    Indonesia agar lebih baik dari sekarang demi

    memajukan teknologi yang sekarang ini melaju sangat

    pesat di negara-negara asing.

    Permasalahan yang timbul tersebut, membuat

    melakukan sebuah observasi serta melakukan

    penelitian untuk mencari cara agar mempermudah

    dalam proses pengemasan makanan untuk home

    industri. Sehingga akhirnya terciptalah suatu ide

    perencanaan dan pembuatan suatu mesin khususnya

    Rancang Bangun Alat Pengepres Kemasan Plastik

    Dengan Sitem Penggerak Pneumatik yang dapat

    dilakukan secara maksimal dan dapat membantu dalam

    pencegahan kurang effisiennya dalam pengemasan

    makanan.

    Dalam penelitian digunakan mesin pengepres

    plastik dengan sistem penggerak pneumatik yang dapat

    mempermudah pengemasan. Mesin ini sangat effektif

    dalam hal waktu serta dilengkapi dengan sistem

    otomatis yang mengunakan media panel yang sangat

    sering kita jumpai, yang menggunakan penggerak

    pneumatik untuk menekan atau mengepres kemasan,

    sehingga mesin ini mempercepat proses, cara dan

    sangat lah mudah dalam pengoperasiannya. Fungsi ini

    lebih efektif dibandingkan dengan menggunakan cara

    tradisional yakni menggunakan media lilin atau bahkan

    dengan alat pemanas yang secara manual.

    DASAR TEORI

    2.1 Plastik Bab ini akan dibahas mengenai media yang

    digunakan, rumusan dan konsep perencanaan alat yang

    digunakan dalam perhitungan, yaitu besar gaya dan

    tegangan yang diperlukan, perencanaan silinder

    pneumatik, kerugian tekanan pada pipa dan kapasitas

    produk yang dihasilkan.

    A. Asal Usul Plastik

    Plastik merupakan material yang baru secara luas

    dikembangkan dan digunakan sejak abad ke-20 yang

    berkembang secara luar biasa penggunaannya. Plastik

    menjadi bagian tak terpisahkan di kehidupan abad 21

    dengan memperbaiki properti dari polimer tersebut.

    Plastik adalah polimer rantai panjang atom mengikat

    satu sama lain. Rantai ini membentuk banyak unit

    molekul berulang atau monomer.

    B. Plastik sebagai Media Pengemasan

    Plastik mungkin sering kita jumpai setiap harinya.

    Hal ini di karenakan banyak hal yang berkaitan dengan

    plastik sebagai media. Misalkan sebagai pembungkus

    pada makanan yang yang sering kita jumpai di toko,

    warung atau bahkan swalayan. Banyak sekali produsen

    makanan yang menggunakan media ini sebagai

    pembungkus yang di nilai memiliki nilai ekonomis

    mailto:yuke.bahtiar@gmail.com1mailto:todays_spirit@yahoo.com

  • yang tinggi, sehingga menurut produsen bisa

    mendapatkan keuntungan yang lebih. Plastik juga

    sangat mudah kita jumpai dan memiliki berbagai

    kualitas yang diproduksi, mulai plastik dengan kualitas

    tinggi, sedang dan kualitas yang rendah. Semua ini

    tergantung pada bahan pembuatnya dan harga yang ada

    di pasaran.

    C. Sifat Plastik dan Jenis plastik yang digunakan

    Plastik dapat di bedakan menjadi berbagai jenis,

    berikut adalah jeni-jenis plastik menurut sifat fisiknya

    antara lain, termoplastik dan termoset. termoplastik

    adalah jenis plastik yang bisa di daur ulang atau bisa di

    cetak lagi dengan proses pemanasan ulang. Sedangkan

    Termoset merupakan jenis plastik yang tidak dapat di

    daur ulang atau di proses kembali. Berikut adalah

    jenis-jenis plastik dan sifat nya.

    Jenis plastik yang digunakan untuk pembungkus

    makanan dalam hal ini merupakan polietilena

    berdensitas rendah (low density polyethylene, LDPE)

    adalah termoplastik yang terbuat dari minyak bumi.

    Plastik ini dapat di daur ulang dan memiliki nomor 4

    pada simbol daur ulang yakni tergolong aman untuk

    didaur ulang. Plastik ini aman untuk digunakan sebagai

    tempat makanan, plastik kemasan, pakaian, mebel dan

    lain-lain. Barang yang berbahan LDPE ini sulit

    dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan

    karena sulit beraksi secara kimiawi dengan makanan

    yang dikemas. LDPE memiliki kareakteristik sebagai

    berikut :

    Karakteristik :

    Lemas

    Lentur

    Mengkilap

    Jernih

    Titik leleh rendah

    Aman bersentuhan dengan makanan

    Seal sangat bagus Ukuran :

    Lebar : 4 cm 140 cm

    Tebal : 0,001 mm 0,08 mm Titik leleh :

    105 C sampai 120 C

    D. Plastik kemasan krupuk.

    Plastik kemasan merupakan jenis plastik yang sering

    kita jumpai di dalam kehidupan sehari hari. Plastik ini

    memiliki ciri-ciri berwarna bening, tidak berbau, dan

    merupakan jenis plastik yang tidak dapat di daur ulang

    (Termoset).

    Gambar 2.2 Kemasan Kerupuk

    2.2 Alat Press Panas heater

    Alat press panas ini merupakan media untuk

    pengemasan yang bisa dikatakan lebih modern jika

    dibandingkan dengan menggunakan lilin atau api

    sebagai pemanasnya. Alat ini menggunakan elemen

    yang panas jika di hubungkan dengan listrik. Pada alat

    ini memiliki waktu untuk menghasilkan panas atau

    hold timer heat, yang berarti jika waktu yang di

    tentukan habis maka panas akan berkurang dan media

    atau plastik yang dipanaskan telah selesai di proses.

    Alat ini dapat menghasilkan panas hingga

    temperatur 250 C tergantung jenis alatnya. Untuk jenis

    MIS 300 ini memiliki spesifikasi antara lain daya

    listrik yang di gunakan adalah 400 watt. Memiliki

    panjang press atau penekan sepanjang 30 cm, alat ini

    biasanya digunakan untuk mengepres plastik dengan

    ketebalan antara 0,01 mm 0,08 mm serta memiliki

    lebar area seal 2mm, alat ini di produksi di negara

    china yang sekarang mulai terjual bebas di Indonesia.

    Plastik yang digunakan untuk media pengemas

    memiliki dimensi panjang 250mm, lebar 150mm,

    dengan ketebalan 0.08mm. Bagian yang terkekena

    gaya tekan untuk pengepresan adalah :

    Panjang : 150mm

    Lebar : 2 mm

    Maka luas alas yang terkena gaya tekan oleh plat

    bagian atas adalah : 300 mm

    Gambar 2.4 Alat Press Plastik Manual MIS-300

    Penggunaan alat ini dengan cara mengatur holding

    timer yang ada di sisi samping alat, kemudian plastik

    yang akan di press diletakan di area seal, yakni daerah

    yang menghasilkan panas. Kemudian bagian atas

    ditekan kebawah menuju ke area seal yang diatasnya

    terdapat plastik yang akan di press. Gaya yang

    dibutuhkan untuk menekan plat bagian atas yang

    terdapat pada mesin pengepres plastik ini berkisar

    antara 0.1007 kgf/mm.

    2.3 Sistem Pneumatik

    2.3.1 Prinsip Dasar Pneumatik

    Pada dasarnya tekanan udara atmosfer ini tid

Embed Size (px)
Recommended