Home >Documents >Media Pro 25

Media Pro 25

Date post:29-Jun-2015
Category:
View:283 times
Download:12 times
Share this document with a friend
Transcript:

Edisi 257-13 Pebruari 2011

Edisi 25 7-13 Pebruari 2011

1Terbit 12 Halaman Tiap Senin

Harga Rp 2.500

Mendinamisasi Kemandirian Masyarakat

Indeks Warga Harapkan Jl Gatot Subroto Dilebarkan Baca Halaman 2 Gratis KTP, KK, Akta Lahir, dan Kematian Baca Halaman 3 Minimarket Menjamur Pukul Warung Sembako Baca Halaman 5

JAYABAYA & KOMARUDIN BISA RAMAIKAN PILGUBTANGER ANG [MP] - Dinilai bisa memberi warna dalam pilihan masyarakat Banten dalam Pemilihan Gubernur Banten-Wakil Gubernur Banten 2011-2016, kini masyarakat mengharapkan sosok tampil sosok lain diluar Incumbent Gubernur Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah dan H. Wahidin Halim, Walikota Tangerang.T okoh Banten yang disebut-sebut masyarakat layak dan bisa meramaikan Pemilihan Gubernur Banten 20112016, di antaranya H. Mulyadi Jayabaya, Bupati Lebak, Komarudin Hidayat, Rektor UIN Ciputat, dan H. Rano Karno, Wakil Bupati Tangerang. Mereka bisa bersama Atut dan Wahidin meramaikan Pilgub Banten. "Kelima tokoh ini bisa tampil untuk meramaikan Pemilihan Gubernur Banten, sehingga masyarakat punya pilihan berbeda," kata Yayat Ruhiyat, warga Babakan, Kota Tangerang. Hal senada diutarakan Ahmad Tohari, warga Balaraja, Kabupaten Tangerang. "Kalau cuma berpusat pada Ratu Atut dan Wahidin Halim mah enggak banyak pilihan..." Banyak kalangan menilai [ke Halaman 11]

Perlu Label Rumah Makan Muslim & UmumCIBODAS [MP] Komisi IV DPRD Kota Tangerang berrencana akan membahas usulan MUI Kecamatan Cibodas tentang lebel rumah makan yang ada di kota ituke dalam kategori rumah makan muslim dengan rumah makan umum. Rencana itu siap dilakukan untuk mencapai kehalalan toyib dalam setiap umat muslim yang menyantap makanan di rumah makan muslim. Alasannya sering terjadi keraguan pada konsume muslim yang ingin makan di suatu rumah makan karena pemilik rumah makan itu non muslim, meskipun pelayannya muslim. [ke Halaman 11]

Suasana perbincangan Ketua MUI Cibodas dengan Anggota DPRD M Sjaifuddin. [wr]

Ada-ada Aja...

Wah, Berobat Gratis Berhadiah KalenderPAGI yang cerah di hari Sabtu (29/1), warga RW 09 Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, bersama warga RW 022 Cibodasari mendengarkan suara Ustad Satibi memberi pengumuman melalui toa dari Masjid Ataqwa, ... hari ini ada pengobatan gratis. Bagi warga yang ingin berobat silakan datang tempatnya di sekertariat masjid... Sebagian warga yang mendengar informasi tersebut segera datang untuk mendapatkan pengobatan itu. Memang benar pengobatan gratis dilayani dengan baik, bahkan pulangnya pun mendapat hadiah Kelender 2011 bergambar Bu Atut... kata seorang ibu yang baru pulang berobat. Sontak terjadi kegemparan di lingkungan 2 RW itu, karena warga yang datang ke sekretariat itu, selain diperiksa dan mendapat obat gratis, mereka pun dihadiahi kalender yang memang dibutuhkan setiap rumahtangga untuk ditempel di dinding rumah mereka. Ini seperti model iklan di mal-mal, beli satu dapet dua, [ke Halaman 11]

Dua anak murid SD terlihat susah payah berjalan ke sekolahnya melintasi jalan Desa Lembang Sari yang berlumpur. [msd]

3 Km Jalan Desa Lembang Sari Rusak BeratRAJEG [MP] Warga Desa Lembang Sari di Kecamatan Rajeg mendesak Pemkab Tangerang segera memperbaiki jalan desanya sejauh 3 km yang rusak berat sehingga mengganggu aktifitas keseharian. Sejumlah warga beberapa waktu lalu mengutarakan setiap harinya jalan yang menghubungkan warga ke berbagai wilayah dilintasi warga untuk bekerja, berbelanja, dan anak-anak bersekolah. Akibatnya jalan rusak, di musim kemarau menjadi debu dan di musim hujan berlumpur. Bahkan sesekali ada saja kendaraan melintas terjerambat ke sawah akibat menghindari jalan rusak, [ke Halaman 11]

Edisi 25 7-13 Pebruari 2011

PeristiwaSukseskan Survei Ketenagakerjaan

2

Jalan Gatot Subroto di Kedaung Barat yang bertikungan tajam dan menyempit banyak timbulkan kecelakaan kendaraan.[is]

Warga Harapkan Jl Gatot Subroto DilebarkanSEPATAN TIMUR [MP] - Warga Sepatan Timur dan sekitarnya mengharapkan Jl Gatot Subroto di Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang dilebarkan karena kesempitan jalan ini kerapkali menyebabkan terjadinya kecelakaan lalulintas.Setiap minggu ada saja kendaraan yang bertabrakan di jalur ini, kata Desi, warga Kampung Pulo Indah yang masuk RT 06/01, Desa Kedaung Barat, Sabtu (29/1). Wanita yang berjualan di pinggir jalannya ini mengatakan kecelakaan sulit dihindari karena ruas jalan yang sempit serta banyak tikungan tajam. Een, warga lainnya mengutarkan sudah jalan sempit kini banyak rumput sampai menjalar ke pinggir-pinggir jalan. Jadi ruas jalan semakain sempit saja, katanya. Saat ini kecelakaan di Jl. Gatot Subroto sedikit berkurang karena di kiri kanan jalan sudah tumbuh pabrik. Artinya ruas jalan menjadi ramai begitu juga bila malam hari jalan terbantu terang oleh penerangannya. Lili Hadiman, Kasie Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Sepatan Timur mengharapkan agar warga bersabar soal pelebaran jalan karena tidak lama lagi akan dilakukan. Antisipasinya kini warga hati-hati bila melintasi di jalan tersebut, ujarnya. [is]

TANGERANG [MP] Menindaklanjuti program pusat, saat ini Badan Pusat Statistik (BPS) Kota T angerang tengah melakukan proses pendataan Sensus Survei Ketenagakerjaan (SSK) ke lingkungan 13 kecamatan se-Kota Tangerang. Untuk mensukseskan Yeane Irmaningrum program tersebut warga Kota T angerang diminta kooperatif untuk memberikan data yang sebenarnya kepada petugas BPS yang bertugas mendata ke masingmasing lingkungan 104 kelurahan. Hal tersebut diungkapkan Kepala BPS Kota Tangerang Y eane Irmaningrum S, MA, kepada MP Selasa (1/2). Ia menginformasikan bahwa kegiatan pendataan SSK yang memang sudah rutin diadakan sebulan penuh setiap tahun dibulan Februari ini dilakukan untuk mengetahui secara aktual angka warga bekerja dan menganggur setiap tahunnya, yang berguna untuk menentukan program pembangunan selanjutnya pemerintah pusat dan daerah. Oleh karena itu warga Kota Tangerang tidak perlu takut untuk didata sebab petugas BPS akan mendatangi secara door to door ke rumah-rumah warga yang dalam pelaksanaannya berkoordinasi dengan Ketua RT/RW dari lingkungan setempat. Biasanya kendala akan muncul pada saat petugas melakukan pendataan ke rumah-rumah warga dilingkungan perumahan elit. Warga elit kebanyakan sulit membuka pintu rumahnya lebarlebar kepada tamu tak diundang. Oleh karena itu para petugas BPS yang dikerahkan dibekali lengkap dengan tanda pengenal dan surat tugas. Mudah-mudahan tahun ini bisa diperoleh data lebih aktual lagi, tuturnya. [nes]

Jafar Junaedi: Stop Pungli di KedatonTIGARAKSA [MP] Warga mengeluhkan adanya sejumlah petugas menggunakan seragam Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang terus memungut uang kepada pengguna jalan persisnya di Jalan Kedaton Pasar Kemis. Pungutan itu sudah berlangsung dua bulan, padahal tidak mempunyai payung hukumnya. Sementara anggota DPRD Kabupaten T angerang dari Partai PKPB Jafar Junaedi menyoroti adanya sejumlah petugas tersebut. Saya mememinta kepada Dishub untuk segera menstop oknum yang melakukan pungutan liar di jalan, karena tidak mempunyai dasar hukum, kasihan kepada masyarakat setiap hari harus di bebani dengan pungutan yang tidak jelas seperti itu, keluhnya. Menurut dirinya sangat mendukung apabila ada pungutan resmi yang berlandaskan Perda atau undang-undang karena akan di setor ke kas daerah, tapi pungutan yang berlangsung seperti di Kedaton itu murni pungutan liar (pungli) yang harus segera distop oleh Dishub. Di samping pungli, anggota DPRD juga menyoroti jalan yang cepat rusak lantaran dilalui oleh kendaraan besar. Seharusnya aparat Dishub bertindak tegas terhadap kendaraan yang melewati jalan kelas 3 atau kelas 4 yang di peruntukan bagi kendaraan yang bertonase kecil, pungkasnya. [war]

Jalan Bojong Pemda Harus Bersih Dari PKLTIGARAKSA [MP] - Jalan Bojong Pemda sebagai jalan Proktokol akan ditertibkan oleh pihak Satpol PP Kabupaten Tangerang termasuk pedagang yang berjualan di trotoar sepanjang jalan Bojong Pemda mulai dari Gerbang lampu merah Cikupa hingga Masjid Al-amjad Tigaraksa. Kasi Operasional Satpol PP Kabuapten Tangerang Desy Herawati yang di temui di ruang kerjanya kemarin 26/1 menginformasikan dalam rangka menegakan perda Nomor 20 Tahun 2004 tentang kentraman dan ketertiban umum. Untuk itu pihaknya telah mengirim surat pemberitahuan dulu kepada seluruh pedagang agar mundur 1,5 M dari ketentuannya. Jika kurun waktu selama satu minggu para pedagang tidak mengindahkan maka akan

Desy Herawati bertindak tegas sesuai dengan aturan yang berlaku, ujarnya. Desy berharap kepada seluruh pedagang yang berjumlah kurang lebih 30 orang itu setelah menerima surat pemberitahuan maka segera menertibkan sendiri. Jika lewat dari tujuh hari kerja maka terpaksa pihaknya akan mengerahkan seluruh anggotanya untuk menertibkan, mumpung masih di beri kesempatan maka segera pindah atau mundur, katanya tegas. [war]

Edisi 25 7-13 Pebruari 2011

Peristiwa

3

Gratis KTP KK, Akta Lahir, dan Kematian ,TANGERANG [MP] - Awal Januari 2011, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang telah mulai memberi pelayanan gratis pembuatan KTP, KK, Akta Kelahiran, dan Akta Kematian.Kabid Pengendalian Kependudukan Kota Tangerang, Mulyanto kepada MP, Rabu (26/ 1), menjelaskan pelayanan gratis administrasi kependudukan ini dituangkan dalam Perda No 4/ 2010 dengan ketentuan untuk perpanjangan KTP tidak melewati batas waktu 14 hari pasca habis masa berlakunya. Sedangkan pembuatan akta kelahiran dan kematian ditentukan batas waktu kepengurusannya paling lambat sampai 60 hari setelah lahir atau meninggal. Apabila lewat dari batas waktu yang ditentukan tersebut akan terkena denda, katanya. Namun diakuinya juklak dan juknis terkait denda masih dalam penggodokan DPRD Kota Tangerang, sebab itu warga yang melanggar ketentuan tersebut masih dilayani gratis Di