MCS - Cisco

Date post:06-Dec-2015
Category:
View:246 times
Download:7 times
Share this document with a friend
Description:
Case Cisco Systems Inc
Transcript:

Xerox

CISCO SYSTEM INC.Presented by:123141105Astria Semaradilla Syari123141039Hendri Suprapto123141124Irawan Leonardi123141129Lili Sadeli123141153Yudistira Yuvinta Priscilla

Company overviewPada awal tahun 2000, Cisco adalah pemimpin dunia dalam menyediakan hardware, software, dan jasa yang terkait untuk memungkinkan jaringan internet. Setelah didirikan tahun 1984 oleh para ahli computer dari Stanford University, perusahaan tumbuh menjadi perusahaan global yang mempekerjakan lebih dari 20.000 orang di 55 negara dan mempunyai nilai pasar $ 363 mililar. Dari laporan tahunan 1999, perusahaan memiliki pendapatan sebesar $ 12.2 milliar, kurang lebih 40% berasal dari luar U.S. Oleh para ahli industry, Cisco dianggap sebagai perusahaan yang memiliki keunggulan dalam menjalankan setiap aspek bisnisnya sendiri pada Web. Dengan ungkapan yang lebih puitis seorang pengamat, Cisco percaya pada ungkapan memakan makanannya sendiri (eating its own dogfood)Company overviewSampai dengan Maret 2001, Cisco Systems menikmati reputasi sebagai e-business paling canggih di dunia. Baisanya, bila segala sesuatu dapat dihubungkan dengan Web pada Cisco, segala sesuatu menjadi kenyataan. Sementara perusahaan itu dapat dikatakan memiliki inovasi luar biasa, Cisco jauh dari memuaskan untuk dapat memelihara posisi kepemimpinannya sehubungan dengan praktik e-business. Amir Hartman, co-author Net Ready, mendeskripsikan kehebatan tersebut: Apa yang bersifat inovatif kemarin, dalam banyak hal menjadi cara standar menyelenggarakan bisnis esok hari. Anda telah memperoleh paket dan aplikasi software di pasar yang memiliki 90% plus dari fungsionalitas barang yang biasa kami buat untuk perusahaan kami sendiri.CASE 2-1 CISCO SYSTEMS (A)1. Deskripsikan penggunaan Internet oleh Cisco untuk membangun keunggulan persaingannya:Cisco sebagai perusahaan yang memiliki keunggulan dalam menjalankan setiap aspek bisnisnya sendiri melalui Web. Cisco mengandalkan Internet untuk mempermudah kolaborasi Resource & Development lintas-batas dan juga manajemen perkiraan pelanggan global. Cisco menjalankan banyak aspek fungsi manajemen sumber daya manusianya melalui web seperti merekrut pegawainya, melakukan training serta mendidik karyawannya, channel partner dan pelanggan. CASE 2-1 CISCO SYSTEMS (A)Cisco menganggap kompetensi intinya sendiri pada riset pengembangan dan manajemen hubungan dengan pelanggan. Dengan penyebaran operasi perusahaan sendiri dan secara global dan operasi pelanggannya, kedua kegiatan ini tersebar menurut geografis. Cisco menjadi perusahaan pertama di dunia yang dapat secara virtual menutup bukunya dalam sehari pada hari apa pun dalam setiap triwulan.Cisco melakukan banyak outsourching dari manufakturnya dimana penggunaan software dengan system pengisian ulang digunakan. Software ini yang memisahkan pesanan masuk, pemasok memperoleh material dan komponen apa dan kapan yang harus mereka kirim ke pabrik perakit. CASE 2-1 CISCO SYSTEMS (A)2. Bagaimana sebuah perusahaan besar yang mapan (seperti General Motors) menggunakan internet sebagai senjata strategis? Apakah pelajaran Cisco dapat digeneralisasikan?Pelajaran Cisco dapat digeneralisasikan oleh perusahaan yang lainnya dimana penggunaan internet dapat digunakan sebagai senjata yang strategis.Internet dapat digunakan oleh perusahaan besar yang mapan sebagai kesempatan untuk menjangkau pelanggan lintas-batas.CASE 2-1 CISCO SYSTEMS (A)Cisco merencanakan detil konfigurasi dengan software khusus untuk pelanggan yang jauh letaknya pada jenis layar dalam spesifik sistem yang mereka inginkan. Konfigurasi-sendiri oleh pelanggan menghasilkan 2 manfaat penting. Pertama, ada penghematan besar dalam ongkos penjualan. Kedua, tidak seperti pada zaman prajaringan(pra-Net), ketika sepertiga dari semua pesanan yang masih belum benar dan harus diperiksa dan dispesifikasi kembali, hampir semua order berbasis web datang secara benar sejak permulaan.Dengan menempatkan semua aspek kegiatan perusahaan pada web, mereka mempunyai aksesreal-timepada data operasional danfinancial.

CASE 2-1 CISCO SYSTEMS (A)Dengan akses real-time hal ini akan membantu perusahaan dalam mengambil sebuah keputusan besar yang cepat dan akurat, dimana dengan adanya informasi yang real time hal ini akan mempermudah perusahaan untuk menentukan strategi-strategi apa lagi yang akan mereka gunakan dalam rangka memajukan bisnis perusahaan. Salah satu strategi yang dapat diambil dari Cisco adalah Peran teknologi informasi dalam manajemen rantai pasok dengan membuat sistem yang mengintegrasikan semua data dan informasi untuk dapat memperkirakan jumlah inventori yang harus tersedia. Selain itu teknologi informasi memungkinkan pembagian cepat dari data permintaan dan penawaran. Dengan membagi informasi di seluruh rantai suplai ke konsumen akhir, kita bisa membuat sebuah rantai permintaan, diarahkan pada penyediaan nilai konsumen yang lebih. Integrasi ini sendiri memungkinkan peningkatan keunggulan kompetitif. Sehingga perusahaan dapat menghemat biaya yang timbul dari inventori yang berlebih, dan juga perusahaan dapat merespon terhadap pemenuhan kebutuhan konsumen dalam jumlah banyak

CASE 2-2 CISCO SYSTEMS (B)Apakah pendapat Anda tentang cara yang digunakan Cisco untuk membiayai inisiatife-business-nya? Cisco membiayai inisiatife-businessmelalui department teknologi informasi (TI), yang merupakan pusat biaya yang diakui secara akrual sebagai biaya overhead administrasi. Departemen tersebut di biayai pada tahun 1993. Cisco mengambil langkah untuk menyesuaikan tujuan-tujuan departemen TI dengan tujuan strategi perusahaan sebagai keseluruhan. Mekanisme pendanaan yang ada berarti bahwa inisiatif bisnis semuanya dievaluasi atas dasar pengurangan biaya, sering kali mengabaikan dampak pada penjualan kepuasan pelanggan atau mengikat mempertahankan karyawan. Menurut kami cara yang dilakukan Cisco itu salah karena kunci untuk memelihara keunggulan dalame-businessadalah fokus yang kuat pada pelanggan, sedangkan Cisco terlalu berfokus pada kecepatan dan efisiensi dengan melalaikan berfokus pada pelanggan.Cisco membiayai inisiatife-businessmelalui department teknologi informasi (TI), yang merupakan pusat biaya yang diakui secara akrual sebagai biaya overhead administrasi. Departemen tersebut di biayai pada tahun 1993. Cisco mengambil langkah untuk menyesuaikan tujuan-tujuan departemen TI dengan tujuan strategi perusahaan sebagai keseluruhan. Mekanisme pendanaan yang ada berarti bahwa inisiatif bisnis semuanya dievaluasi atas dasar pengurangan biaya, sering kali mengabaikan dampak pada penjualan kepuasan pelanggan atau mengikat mempertahankan karyawan. Menurut kami cara yang dilakukan Cisco itu salah karena kunci untuk memelihara keunggulan dalame-businessadalah fokus yang kuat pada pelanggan, sedangkan Cisco terlalu berfokus pada kecepatan dan efisiensi dengan melalaikan berfokus pada pelanggan.

CASE 2-2 CISCO SYSTEMS (B)2. Apakah Anda beranggapan bahwa Cisco seharusnya memusatkan setiap aspek dari proses inovasinya? Manakah dari tiga kemungkinan di atas yang tampak paling tepat (atau dapatkah Anda menyarankan kemungkinan yang berbeda)? Mengapa? Bagaimana Anda mendefinisikan bagan khusus organisasi baru tersebut?Jawaban :Kemungkinan yang tampak paling tepat adalah kemungkinan ketiga, yaitu Interval venture Capital Group dimana terdapat analisa bisnis teknologi dan tim pendanaan yang terpadu. Kemungkinan yang ketiga ini mampu mengcover semua yang ada di kemungkinan kesatu dan kedua. Perusahaan diajak tidak hanya berfokus ke bidang teknologi saja tetapi juga masalah bisnis dan pendanaannya. Semua aspek lebih tercover dalam kemungkinan ini.Cisco membiayai inisiatife-businessmelalui department teknologi informasi (TI), yang merupakan pusat biaya yang diakui secara akrual sebagai biaya overhead administrasi. Departemen tersebut di biayai pada tahun 1993. Cisco mengambil langkah untuk menyesuaikan tujuan-tujuan departemen TI dengan tujuan strategi perusahaan sebagai keseluruhan. Mekanisme pendanaan yang ada berarti bahwa inisiatif bisnis semuanya dievaluasi atas dasar pengurangan biaya, sering kali mengabaikan dampak pada penjualan kepuasan pelanggan atau mengikat mempertahankan karyawan. Menurut kami cara yang dilakukan Cisco itu salah karena kunci untuk memelihara keunggulan dalame-businessadalah fokus yang kuat pada pelanggan, sedangkan Cisco terlalu berfokus pada kecepatan dan efisiensi dengan melalaikan berfokus pada pelanggan.

CASE 2-2 CISCO SYSTEMS (B)3. Dapatkah Cisco mengukur usaha-usaha inovasinya? Mengikat kompensasi pada usaha-usaha ini? Apabila ya, bagaimana?Inovasi Cisco tentu dapat diukur, parameter pengukurannya melalui output yang terjadi. Dalam uraian kasus dijelaskan bahwa inovasi-inovasi selalu muncul dan menghasilkan peningkatan perusahaan dari segi kepercayaan konsumen terhadap Cisco. Jika kepercayaan konsumen telah dimiliki iitu berarti strategi Cisco yaitu fokus kepada konsumen telah tercapai. Hal ini memberikan keuntungan yang sangat besar bagi Cisco, salah satunya adalah dari segi income. Jika income selalu mengalir, maka kompensasi insentif yamg mengikat tidak akan menjadi suatu beban yang besar bagi Cisco. Dengan adanya kompensasi juga akan memberikan pengaruh yang besar bagi para pegawai Cisco, mereka pastinya akan semakin semangat dalam bekerja, selalu mendayagunakan kemampuan maksimum mereka.Cisco membiayai inisiatife-businessmelalui department teknologi informasi (TI), yang merupakan pusat biaya yang diakui secara akrual sebagai biaya overhead administrasi. Departemen tersebut di biayai pada tahun 1993. Cisco mengambil langkah untuk menyesuaikan tujuan-tujuan departemen TI dengan tujuan strategi perusahaan sebagai keseluruhan. Mekanisme pendanaan yang ada berarti bahwa inisiatif bisnis semuanya dievaluasi atas dasar pengurangan biaya, sering kali mengabaikan dampak pada penjualan kepuasan pelanggan atau mengikat mempertahankan karyawan. Menurut kami cara yang dilak