Materi Ppk

Date post:05-Jul-2018
Category:
View:228 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • 8/16/2019 Materi Ppk

    1/40

     

    MODUL MATA KULIAH

    PERANCANGAN PABRIK KIMIA

    DR. IR. ISMIYATI, MT

    JURUSAN TEKNIK KIMIA

    UNIERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA

    2013

    1

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    2/40

    I. PENDAHULUAN

    A. PENGERTIAN PERANCANGAN PABRIK KIMIA

    Perancangan pabrik kimia atau pabrik sintesis adalah suatu kegiatan yang mencakup

    aplikasi berbagai dasar ilmu pengetahuan teknik dan didukung oleh ilmu ekonomi teknik 

    dan bertujuan mentranslasi gagasan atau ide menjadi suatu bentuk fasilitas fisik (pabrik)

    untuk pengubahan bahan baik secara kimia, fisika maupun biologi sehingga diperoleh

     produk yang memiliki nilai tambah.

    Secara nyata fasilitas fisik tersebut dibangun sedemikian hingga berpotensi

    mengembalikan modal investasi dalam jangka waktu tertentu serta memberikan

    keuntungan untuk pengembangan lebih lanjut. alam mentranslasi ide tersebut, dimulai

    dari tahap penelitian lapangan, tahap penelitian laboratorium, tahap pengembangan dan

    seterusnya sampai tahap operasi skala komersial. !nalisis dan sintesis merupakan suatu

     perangkat dasar yang penting dalam mencari jawaban persoalan"persoalan yang terdapat

    dalam perancangan pabrik kimia.

    Seorang perancang yang bertugas untuk merancang pabrik kimia perlu memiliki

    konsep fundamental teknik kimia yang merupakan perangkat ilmu teknik kimia yang

     biasa disebut# $ chemical engineering tools%.

    Terma!" #a$am %era&'a&(a& %a)r*" "*m*a +PPK a#a$a-

    1. &endirikan pabrik baru

    " Pabrik betul"betul baru (data belum lengkap)

    " Pabrik baru yang sudah ada'sejenis (data sudah ada)

    2. &emperluas'mengembangkan pabrik yang sudah ada

    ebutuhan masyarakat yang masih kurang, baik di dalam negeri maupun luar 

    negeri

    &is# ebutuhan plastik yang sangat pesat

    3. &endirikan pabrik dengan teknologi baru

    " &engubah limbah menjadi produk yang berharga

    " &emproduksi produk yang telah ada dengan teknologi baru yang ditemukan

    " ll

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    3/40

    B. KONSEP /UNDAMENTAL TEKNIK KIMIA

    Seorang perancang yang bertugas dalam merancang pabrik kimia perlu memiliki

    konsep fundamental teknik kimia yang merupakan perangkat ilmu teknik kimia yang

     biasa disebut# $ chemical engineering tools%.

    “ Chemical Engineering Tools” 

    1.  *eraca massa (material balances)

    2.  *eraca energi (energy balances)

    3. esetimbangan (e+uilbrium)

    " isika (kesetimbangan fasa)

    " imia

    -. Proses"proses kecepatan (rate process)

      " isis (transfer phenomena # tr. momentum, panas, massa)

    " imia ( kinetika reaksi kimia)

      . /konomi

      0. umanitas.

    Pendekatan 2eknik imia &odern#

    Chemical engineering tools + advanced computation

    Sangat diperlukan kemampuan penyusunan model matematis dan penyelesaian numerik 

    (komputasi proses).

    3hemical engineering tools merupakan perangkat teknik kimia yang disusun menurut

    urutan tertentu yang dapat mempermudah dan memperlancar usaha mencari pendekatan

     jawaban suatu persoalan.

    1. Nera'a )a-a& maa

       *eraca bahan disusun pertama kali sebelum dikerjakan perhitungan neraca panas.

    Pada permulaan disusun diagram alir sederhana, kemudian dilakukan perhitungan

    neraca bahan di sekitar unit alat masing"masing dan perhitungan neraca bahan secara

    keseluruhan (overall ), dengan menghitung kebutuhan bahan baku yang akan diolah

    hingga menghasilkan produk yang dihasilkan. *eraca bahan ini berlaku umum, baik 

    4

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    4/40

    untuk proses kimia maupun proses fisika (tanpa reaksi kimia). ari hasil penyusunan

    neraca bahan dapat disusun diagran alir kuantitatif.

    2. Nera'a e&er(*%a&a

      *eraca energi'panas disusun setelah penyusunan neraca bahan selesai. Secara umum

    sebenarnya semua bentuk neraca energi perlu diperhitungkan, tetapi pada proses"

     proses kimia, proses pemanasan atau pendinginan umumnya perhitungan neraca

     panas lebih diperhitungkan dari pada neraca energi. ari perhitungan neraca energi'

     panas dapat diketahui berapa kebutuhan pemanas atau pendingin yang harus

    disediakan oleh fasilitas utilitas maupun penukar panas (heat exchanger ) yang dapat

    dimanfaatkan. ari perhitungan neraca energi'panas dapat digunakan untuk 

    membantu dalam perhitungan pembuatan diagram alir kualitatif.

    3. Nera'a Kee*m)a&(a&

    a. Kee*m)a&(a& a*

    &isalnya kesetimbangan tekanan, panas, fasa dan reaksi kimia, yang terjadi pada

    sistem batch atau kontinyu. 2etapi kesetimbangan ini tidak menjalankan tentang

    ukuran alat.

    ). Kee*m)a&(a& #*&am*" 

    alam kesetimbangan dinamik ini, kecepatan transfer, transformasi massa dan

    energi merupakan variabel esensial. alam sistem kontinyu dapat terjadi keadaan

    kesetimbangan dinamik, walaupun gaya"gaya pendorong neto (net driving force)

    seperti pada suhu, tekanan maupun konsentrasi mungkin tidak nol. eadaan

    kesetimbangan dinamik ini sering disebut $ steady state%, yaitu keadannya tidak 

     berubah oleh waktu. eadaan atau konsep ini sangat membantu dalam tugas

    analisis dan sintesis.

    . Pre4%re "e'e%aa& +rate balance

      ari konsep neraca bahan, energi panas dan kesetimbangan statis, tidak kita

     perhatikan tentang ubahan waktu, kecuali pada aliran fluida kita masukkan energi

    kinetika pada penyusunan neraca energi. 5ntuk memperkirakan ukuran atau kapasitas

    alat perlu diperhitungkan pengaruh ubahan waktu, karena ukuran alat ada kaitan

    langsung terhadap proses pengolahan sejumlah bahan pada suatu batasan waktu. 6adi

    -

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    5/40

    ukuran alat proses secara langsung ditentukan oleh jumlah bahan (kapasitas) da

    lamanya proses berlangsung (ubahan waktu).

    apasitas maksimal sesuatu alat proses ditentukan oleh kecepatan transfer dan

    transformasi masa dan energi pertahun waktu. &aka dapat dinyatakan bahwa

    kecepatan atau laju proses (rate process) merupakan ubahan esensial pada

     perancangan alat, misalnya alat dan perhitungan efisiensi alat pemisah.

    Pada perancangan reaktor kimia misalnya, paling tidak ada dua pertanyaan yang

     perlu dijawab#

    1) Perubahan apa saja yang terjadi bila ada suatu variabel yang berubah7 alam hal

    ini diperlukan penggunaan dasar termodinamika.

    ) 8agaimana kecepatan perubahan itu terjadi7 6elas bahwa untuk menjawab

     pertanyaan ini diperlukan peninjauan tentang $rate proces” yaitu kinetika reaksi

    kimia.

    5. Nera'a E"&m* +economic balance

    Suatu industri atau perusahaan selalu berusaha untuk mencapai keuntungan yang

    maksimal disetiap periode waktu kerja. 8erarti bahwa dalam tugas perancangan, tidak 

    hanya peninjauan dari segi kinetik saja, tetapi juga diperlukan pertimbangan dari segi

    ekonomi (biaya, harga dll)

    &isalnya dalam pemilihan peralatan, selain tipe dan spesifikasi alat yang

    diperhatikan, maka keamanan dan kemudahan operasional, perawatan, biaya operasi

    dan seterusnya juga perlu dipertimbangkan.

    &aka perlu dijawab pertanyan#

    1) !pa yang harus dikerjakan dalam pabrik agar diperoleh keuntungan7

    ) 8erapa besarnya biaya operasi, penanaman modal7

    4) 8erapa keuntungan yang diperoleh7

    -) an lain"lain

    Sehingga perlu dibuat neraca ekonomi agar diketahui secara pasti bahwa perancangan

     pabrik tersebut dapat menghasilkan keuntungan.

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    6/40

    5. H!ma&*a + Human balance

    Selain aspek teknis dan ekonomis, dalam perancangan pabrik ternyata masih ada

    aspek non teknik yang perlu dipehitungkan. &isalnya aspek lingkungan, perhatian

    terhadap bahan buangan'limbah lebih"lebih limbah berbahaya (84), pengamanan

    terhadap alat"alat proses terhadap para karyawan, fasilitas ibadah, rekreasi, olah

    raga dll.

    C. KEPPLING6S KEY 7ORDS

    ata kunci utama terhadap kippling sebenarnya alat untuk pengembangan maupun

     peningkatan analisis dan sintesis masalah. ata"kata tersebut dalam bentuk 

     pertanyaan yang harus dijawab, sehingga merupakan bentuk pasangan tanya jawab.

    1. !pa (9hat) 4. 8agaimana (ow) . apan (9hen)

    . &engapa (why) -. Siapa (9ho) 0. imana (9here)

    8entuk ynya jawab tersebut dapat dipergunakan dalam analisis dan sintesis berbgai

    masalah dalam jangkauan yang cukup luas. 8erikut diberikan contoh pertanyaan"

     prtanyaan yang perlu dijawab, baik dalam tugas perancangan pabrik, perancangan alat

    dll.

    3ontoh pertanyaan pada tugas perancangan.

    1. !pa7

    " Pabrik dan proses apa yang akan di rancang7

    " ata apa saja yang harus dicari7

    " :angkah apa saja yang harus dikerjakan7

    " st"

    2. &engapa7

    " &engapa proses inikita pilih7

    " &engapa dipilih proses dengan pengendalian otomatis7

    " &engapa harus dipilih kapasitas ditas kapasitas ekonomi7

    " st"

    3. 8agaimana7

    " 8agaiman cara memilih alat"alat proses7

    0

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    7/40

    " 8agaimana cara menyusun tata letak pabrik atau alat7

    " 8agaimana realisasi rancangan yang telah dibuat7

    " st"

    . Siapa7

    " Siapa yang dapat memberikan informasi perancangan ini7

    " Siapa yang memiliki paten, pengalaman perancangan pabrik7

    " Siapa yang pernah membangun pabrik tersebut7

    " st"

    5. apan7

    " apan pabrik ini pernah dibangun7

    " apan proses atau alat , juga paten itu mulai berlaku dan berakhir7" apan tugas perancangan ini harus diselesaikan7

    " st"

    8. imana7

    " imana pabrik ini akan dibangun7

    " imana letak sumber bahan baku7

    " imana letak daerah pemasaran produk7

    " st"

    5ntuk tanya jawab seperti contoh diatas perlu dipergunakan, baik dalam perancangan

     pabrik, alat"alat proses dan pembantunya serta tugas analisis dan sintesis, sehingga

    ada dorongan berpikir ke arah lebih kreatif dan sistematis.

    ;

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    8/40

    BAB II

    KEGIATAN PERANCANGAN PABRIK KIMIA

    egiatan"kegiatan perancangan pabrik yang harus dikuasai oleh seorang

    $Chemical Engineer % yaitu dimulai dari suatu gagasan yang direalisasikan melalui

     penelitian, dilanjutkan dengan pengembangan sampai tahap realisasi yaitu tahap operasi

    dan produksi.

    egiatan tersebut meliputi#

    1. Penelitian proses ( process research)

    2. Pengembangan proses ( process development )

    3. 2eknik proses ( process engineering )

    . !nalisis dan evaluasi ekonomi (economic analysis and economic evaluation)

    5. 2eknik proyek ( project engineering )

    8. 2eknik konstruksi (construction engineering )

    9. 2eknik operasi (operation engineering )

    :. 2eknik penelitian pasar (market research engineering )

      (Simposium !

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    9/40

    hanya bisa tumbuh alami di

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    10/40

     pabrik Compact Disc  (3) misalnya, adalah sebuah contoh pabrik yang dibangun

    karena ketersediaan suatu teknologi dan pengetahuan yang menyeluruh mengenai

    sinar laser dan apa yang mampu sinar laser akibatkan pada struktur kristal. 2api tetap

    saja motivasi jenis ini butuh ide"ide yang cemerlang dan inovatif, yang percaya kalau

    fenomena sinar laser bisa digunakan sebagai sarana penyimpanan dan pembacaan

    data digital. 2idak semua teknologi baru bisa dikembangkan menjadi pabrik dengan

     produk baru.

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    11/40

    ) Mem)er*"a& #aa "!a&*a*

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    12/40

    Perubahan yang terjadi antara umpan dan hasil reaksi perlu dipelajari.

    ). K*&e*"a K*m*a aa! K&=er* Rea"*

    3ontoh # sikloheEan ben?ena

    8agaimana pengaruh suhu dan tekanan terhadap konversi sikloheEan7 al ini

    dapat diketahui dari eksperimen maupun perhitungan teoritis.

    Pengaruh suhu dan tekanan terhadap konversi sikloheEan ke ben?ena( # sikloheEan F - mole umpan)

    2ekanan Suhu G mol ben?ena dalam produk  Psi o Hol'vol'jam terhitung

     [email protected]@

    [email protected]@

    >@@

    [email protected]@

    [email protected]

    >@@

    [email protected]

    ;@

    [email protected]

    =4

    44

    =

    ;

    >=

    =0

    41

    =-

    '. H!)!&(a& erm#*&am*"a %a#a !-! >50 C

    301 300  I 4

      SikloheEane ben?ena hidrogen

    [email protected]  [email protected])(P

    )(P)(Pp o0

    13

    3

    4

    0

    00 ==

    301 301

    SikloheEane (S) metil siklopentana (msp)

    [email protected]  pada 1)(P)(Pp o

    S

    msp ==

    alam tinjauan ini maka pengaruh tekanan dapat dipelajari.

    2 ?ar*a)e$ Pre

    1

    P # [email protected]@ C [email protected]@ psi

    2 # >@@ C [email protected] o

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    13/40

    Hariabel penting pada proses hidroforming adalah #

    • Suhu J 'naphta J katalisator  

    • 2ekanan J naphta

    J kotoran (S,,D dan

    &etal)

    • 9aktu J space rate J regenerasi

    8agaimana pengaruh variabel ini terhadap hasil dan operasi perlu juga dipelajari.

    ondisi operasi optimum dan batas"batas kerjanya perlu ditetapkan.

    3 S*; o, terjadi reaksi isomerisasi

      Pada 2 L >; o terjadi proses perengkahan'cracking 

    ari data eksperimen diusahakan untuk menarik kesimpulan.

    6ika perlu dihitung pula data lain untuk keperluan pengembangan data untuk 

    mendukung perancangan. Suatu hal yang penting untuk dicacat yaitu dengan

    dukungan data minimum kita harus mampu mengembangkannya sehingga dapat

    menyelesaikan tugas pemecahan masalah dan perancangan alat proses. arena itu

    maka seorang perancang harus mampu mengembangkan daya imaginasi,

    keterampilan, analisis dan sintesis serta ketekunan.

    8 Ke*m%!$a&

    14

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    14/40

    ari analisis dan sintesis data penelitian, pengembangan data, hasil kalkulasi dan

    studi lainnya tentang proses hidroforming data, dapat ditarik kesimpulan seperti

    dibawah ini (hanya sekedar suatu contoh).

    iperkirakan bahwa proses yang dipelajari dapat diteruskan

     pengembangannya ke arah skala komersial.

    /valuasi ekonomi didukung oleh data yang cukup lengkap.

    ari evaluasi variabel proses menunjukkan bahwa studi lanjutan dapat

    dilakukan ke kelompok pengembangan.

    Dperasi menurut skala komersial dapat disiapkan setelah dipelajari dari

    tahapan # penelitian proses, pemgembangan proses dan $ pilot pant %.

    apat diusulkan diagram alir proses sederhana, dan masih dilakukan

     pengembangan lebih lanjut.

     

    2. Pe&(em)a&(a& Pre

    Suatu tugas yang dapat dikatakan tidak pernah berakhir adalah pengembangan

     proses untuk memperoleh proses maupun produk yang lebih baik. arena itu supaya

    industri dapat bertahan dalam situasi bersaing, kemampuan penelitian dan

     pengembangan sangat diperlukan sebagai pendukung sasaran tugas tersebut. 2etapi

     bagaimanapun efektifitas laboratorium penelitian, bila hasilnya langsung ditranslasi ke

    operasi berskala komersial, kemungkinan dapat berkhir pada kegagalan fatal. &aka

    1-

     preheater 

     preheater  *aphta

    Aeaktor 

    katalitik 

    Bas

    Bas

    :PBseparator 

    cairanhasil

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    15/40

    dari tahapan penelitian masih perlu dilanjutkan ke tahapan pengembangan yang

    mempelajari bagaimana kemungkinan untuk diterapkan ke skala komersial. ata dari

    laboratorium harus dipelajari kembali dan diinterpretasi kembali. 6ika ternyata kurang

    menguntungkan dan tidak mungkin ditranslasi ke skala komersial, sebaiknya proyek 

    ini ditunda dulu, bahkan dibatalkan.

    Brup pengembangan proses harus mengadakan komunikasi tetap dengan grup

     penelitian, perancangan, evalusi dan manufakturing. 9alaupun pada tahap

    laboratorium telah diadakan evaluasi ekonomi, penelitian dari segi ekonomi masih

     perlu ditinjau kembali.

    2ugas"tugas pengembangan proses adalah#

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    16/40

    a) &emberikan dan melengkapi data informasi yang lebih lengkap untuk 

     perancangan akhir.

     b) &emeriksa, mempelajari kembali hasil penelitian lab.

    c) &enentukan variabel proses yang kritik.

    d) &encari data informasi atau konsultasi dengan $ process design engineering %

    tentang kebutuhan data untuk perancangan detail yang terakhir.

    ) Perancangan dan onstruksi $ pilot plant %

    5ntuk mempelajari kemampuan suatu proses yang akan ditranslasi ke skala

    komersial dan pengaruh variabel"variabel operasi dapat dipergunakan $ pilot plant %

    &enurut Hilbrandt# pilot plant atau prototype plant lengkap merupakan rangkaian

    dari elemen"elemen produksi yang esensial

    3. Te"&*" Pre + process Engineering 

    2eknik proses (process engineering) dilakukan setelah selesai tahapan penelitian dan

     pengembangan proses.

    asil"hasil penelitian dan pengembangan proses sebelumnya akan dipergunakan

    sebagai dasar peramalan sampai dimana proses yang dipelajari akan berhasil bila

    dibangun menurut skala komersial.

    !lat"alat pross disusun spesifikasinya secara jelas tanpa melupakan pertimbanganfaktor ekonomi dan dapat berfungsi dengan baik.

    2ata letak alat dan sistem pemipaan disusun seefisien mungkin. asilitas luar 

    seperti# boiler, cooling tower harus diperhitungkan pula.

    asil pemikiran dari kelompok ini akan dipergunakan sebagai landasan perancangan

    selanjutnya yang lebih teliti.

    T!(a era&( Te"&*" %re aa! %era&'a&( %re

    Seorang perancang proses biasanya tidak langsung mengerjakan perancangan detail

    dari alat"alat proses, tetapi lebih memperhatikan peninjauan proses secara

    keseluruhan hingga evaluasi ekonomi. 8eberapa tugas pokok yang dijalankan antara

    lain sebagai berikut#

    10

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    17/40

    1. &enyusun diagram alir proses yang memuat semua alat"alat dan instrumen,

    termasuk kondisi proses dan operasi, seperti suhu, tekanan dan laju aliran.

    . membuat neraca bahan disetiap unit alat maupun neraca bahan keseluruhan,

    misalnya kebutuhan jumlah bahan baku yang akan diolah, serta jumlah produk 

    yang diperolah.

    4. &embuat neraca panas di setiap alat yang memiliki beban panas maupun neraca

     panas keseluruhan. &isalnya beban panas dan ukuran dari alat penukar panas

    (heat exchanger ) .

    -. &enentukan spesifikasi peralatan seperti F spesifikasi pompa, spesifikasi reaktor ,

    spesifikasi tangki pengumpan dan penyimpan.

    . &enetapkan kondisi optimum dari alat"alat pemisah, alat"alat proses, berdasarkan

     pertimbangan segi teknik dan ekonominnya.

    0. /valuasi kebutuhan utilitas, misalnya# kebutuhan steam, air industri, tenaga listrik,

     bahan bakar dan udara instrumen.

    ;. &elakukan evaluasi investasi modal, biaya pengolahan atau produksi dan biaya

    yang berkaitan dengan $ performance dari proses%

    >. &enyusun alat"alat pabrik, tata letak alat, menentukan material konstruksi yng

    dipandang paling sesuai berdasarkan pertimbangan segi korosi, kekuatan dll.

    =. al lain yang masih perlu mendapatkan perhatian ialah# pemeliharaan dan

     perawatan alat"alat, $ performance% dan sebagainya.

    T*&("aa& Te"&*" %rePera&'a&( Pre

    Pada garis besarnya perancangan proses dapat dibedakan dalam 4 katagori perancangan#

    1) Quick atau horseback process design

    Pekerjaan ini sering dikerjakan pada tahapan penelitian dari suatu proyek.

    arenaM data yang tersedia biasanya tebatas atau minim sehingga hasilnya masih

    kurang teliti. etelitian biaya hanya mencapai G.

    2) Preliminary peocess design

    emungkinan pekerjaan ini dilakukan pad tahap $ pilot plant % dari suatu proyek.

    Sesuai dengan waktu dan dat yang tersedia, hasil perhitungan perancangan cukup

    1;

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    18/40

    terperinci (detail). &isalnya perhitungan neraca bahan dan neraca panas telah

    dapat disusun cukup lengkap. &aka evaluasi ekonomi sudah lebih mendekati

    ketelitian ( fairly accurate)

    ) !inal design

    Pada tahap perancangan ini, perhitungan perancangan proses sudah lengkap dan

    terperinci. Bambar alat"alat lebih detail dan evaluasi biaya sudah mencapai yang

     paling teliti (most accurate). 9alaupun demikian, sampai pad tahap konstruksi

    dan tahap operasi masih dimungkinkan adanya petubahan peralatan.

    . A&a$** #a& e=a$!a* e"&m* +economic analysis and economic e"aluation

    Suatu industri atau perusahaan selalu berusaha untuk mencapai keuntungan yang

    maksimal disetiap periode waktu kerja. 8erarti bahwa dalam tugas perancangan, tidak 

    hanya peninjauan dari segi kinetik saja, tetapi juga diperlukan pertimbangan dari segi

    ekonomi (biaya, harga dll)

    &isalnya dalam pemilihan peralatan, selain tipe dan spesifikasi alat yang

    diperhatikan, maka keamanan dan kemudahan operasional, perawatan, biaya operasi

    dan seterusnya juga perlu dipertimbangkan.

    &aka perlu dijawab pertanyan#

    1) !pa yang harus dikerjakan dalam pabrik agar diperoleh keuntungan7

    ) 8erapa besarnya biaya operasi, penanaman modal7

    4) 8erapa keuntungan yang diperoleh7

    -) an lain"lain

    Sehingga perlu dibuat neraca ekonomi agar diketahui secara pasti bahwa perancangan

     pabrik tersebut dapat menghasilkan keuntungan.

    5. Te"&*" %r;e" + pro#ect engineering 

    Project engineering adalah kegiatan setelah proyek perancangan yang telah dikerjakan

    oleh kelompok sebelumnya. Project engineering sebagai bagian yang akan dibangun

    dan bahkan dianalisis sebagai proses lagi. Perancangan dan pembangunan pabrik 

    tidak dapat diselesaikan secara baik hanya oleh satu bidang ilmu teknik kimia saja,

    1>

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    19/40

    tetapi perlu koordinasi dengan bidang eknik lainnya seperti teknik sipilN teknik 

    mesin, teknik elektro, juga bidang ilmu manajemen, ekonomi dsb

    9. Te"&*" "&r!"* $construction engineering 

    :. Te"&*" %era* +operation engineering 

    >. Te"&*" %e&e$**a& %aar $market research engineering 

    1=

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    20/40

    BAB III

    STRUKTUR SISTEM PROSES

    egiatan proses mengubah suatu bahan menjadi produk secara keseluruhan dapatdipandang sebagai sebuah struktur sistem proses yang terdiri atas sub"sub sistem yang

    menggambarkan suatu tahapan perancangan proses.

    Penggambaran rangkaian struktur system proses diperlukan untuk memudahkan suatu

     pemecahan masalah perancangan proses.

    !liran informasi merupakan nilai peubah"peubah yang terlibat dalam perancangan,

    seperti komposisi, suhu, tekanan, laju alir, enthalpi. omposisi, suhu dan tekanan

    merupakan peubah intensif, yang bebas terhadap jumlah bahan (laju alir).

    1. U&*4!&* ;a&( a#a #a$am %re %r#!"*

    alam proses produksi, diinginkan hasil dengan efisiensi yang setinggi"tingginya

     baik dari segi teknis maupun ekonomis. 2ujuan ini diwujudkan dalam praktek dengan

     jalan melakukan operasi dengan upaya hasil yang sebanyak"banyaknya, waktu singkat

    dan biaya rendah. Pengolahan'proses yang dilakukan meliputi pengolahan fisika yaitu

     perubahan"perubahan fisika yang dihubungkan dengan penanganan secara industri

    @

    Bambar 1. Aangkaian struktur system proses

    Penyimpanan

     bahan dasar 

    Penjual"

    an

    Pemisahan

     produk 

    Penyimpan"

    an umpan

    Aeaksi

    (Aeaktor)

    Pemurnian

     produk 

    Penyimpan"

    an produk 

    aur ulang bahan yang

    tidak bereaksi

    asil samping

    :imbah

    5nit persiapan bahan baku'row material

    5nitreaksi'sin

    tesis5nit finishing

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    21/40

    terhadap bahan"bahan kimia maupun lainnya, inilah yang disebut 5*

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    22/40

    " Penyesuaian komposisi# miEer, blender, tangki berpengadul dll

    !lat transportasi dan penempungan

    3ontoh# belt conveyor, elevator, pompa I pipa

      2anki"tanki penampung, silo dll

    II. U&* Pe&($a-a&*&e*rea"*

    5nit ini bertugas mensintesis'mereaksikan bahan dasar untuk mengubah menjadi

    senyawa hasil yang diinginkan. Pengolahan dapat bersifat fisika maupun kimia.

    5ntuk pengolahan bahan dasar, pada umumnya diperlukan tenaga dalam bentuk 

     panas listrik, cahaya maupun tenaga fisik (pukulan, gesekan dll).

    Panas sebagai tenaga, sebagian besar diperlukan dari pembakaran bahan bakar (gas

    alam, minyak bumi, arang batu), tenaga matahari, tenaga panas reaksi kimia, tenaga

    nuklir dsb. alam industri efisiensi penggunaan energi ini penting sekali.

    Pada unit pengolahan, bahan baku diubah menjadi hasil'produk. Sedang alat untuk 

    tempat terjadinya reaksi kimia disebut REAKTOR. Pada umumnya reakstor 

    dilengkapi dengan alat"alat penyesuaian kondisi operasi. ondisi operasi yang

    dimaksud adalah # suhu, tekanan, perbandingan pereaksi'komposisi.

    asil dari unit pengolahan ini masih berupa campuran dengan sisi bahan baku yang

    tidak bereaksi, hasil samping, inert dan lain"lain, yang masih emerlukan pemurnianatu pengolahan lanjut agar diperoleh spesifikasi hasil yang diinginkan yang di proses

    lanjut pada unit

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    23/40

    Serangkaian alat"alat yang ada dalam masing"masing unit dapat digambarkan dalam

     bentuk diagram alir ( flow diagram)

    PROSES KIMIA DALAM UNIT PENGOLAHANSINTESIS

    5ntuk mempelajari proses kimia dalam unit pengolahan, dapat ditinjau dalam segi,

    yaitu#

    1. !lat'tempat

    . Sintesis atau reaksi

    1. A$aem%a

    Sebagai tempat terjadinya reaksi pengolahan, siperlukan alat yang disebut A/!2DA.

    Aeaktor ini harus bisa memenuhi persyaratan tertentu yang harus disesuaiakan dengan

    sifat bahan yang diolah dan sifat bahan yang dihasilkan. &isalnya# alat harus tahan

    terhadap korosi, tahan terhadap tekanan, tahan terhadap suhu tinggi dsb.

    emikian juga karena kondisi reaksi (tekanan, suhu dan konsentrasi dsb) untuk suatu

    reaksi perlu diatur dan diawasi untuk menghasilkan hasil yang diinginkan, maka

     biasanya reakstor dolengkapi dengan alat"alat penunjuk'indikator dan alat"alat

     pengontrol'pengatur.

    2ermasuk sebagai alat penunjuk antara lain# termometer, p meter dsb.

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    24/40

    K*&e*"a

    igunakan antara lain

    1. &emahami mekanisme reaksi

    . &enghutung ukuran reaktor 

    4. &emperkirakan usaha"usaha yang dapat ditempuh untuk mempelajari reaksi

    yang berjalan lambat dan reaksi yang berjalan terlalu cepat agar dapat dikontrol

    Term#*&am*"a

    igunakan antara lain untuk#

    1. &emperkirakan energi'panas yang diperlukan (endotermis) atau energi'panas

    yang dikeluarkan (eksotermis) dari reaksi kimia

    . &emperkirakan konversi maksimum yang dapat dicapai pada kesetimbangan

    4. &emperkirakan usaha"usaha yang dapat ditempuh untuk memperbesar konversi

    kesetimbangan

    Ua-a4!a-a !&!" mem%er'e%a rea"* #a& mem%er)ear "&=er* #**&@a! #ar*

    "*&e*"a

    &isalnya reaksi#

    a! I b8 c3 I d

    ecepatan reaksi#

    "   r ! K k (!)a (8) b

    eterangan#

    " r ! # kecepatan berkurangnya !

    k # konstanta kecepatan reaksi

    (!) # konentrasi reaktan !

    (8) # konsentrasi reakstan 8

    a,b # pangkat'tingkat reaksi

    ukum !rrhenius mendefinisikan #

    /'A2!ek    −=

    -

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    25/40

    eterangan#

    ! # faktor frekwensi tumbukan

    / # tenaga aktifasi

    A # 2etapan gas

    2 # suhu reaksi (o)

    2erlihat bahwa k, dipengaruhi oleh !, / dan 2

    1 /a"r /re"e&* !m)!"a& +A

    aktor frekwensi tumbukan dipengaruhu oleh#

    Sifat pencampuran pereaksi. 6ika pereaksi tidak saling melarutkan atau tidak 

    dapat bercampur secara sempurna maka diperlukan pengaduk, sirkulasi

    :uas permukaan

    5ntuk memperbesar faktor tumbukan diusahakan pereaksi berupa gas atau cair.

    6ika pereaksi berupa ?at padat maka perlu dilakukan gasifikasi atau dibuat

     partikel"pertikel kecil (penumbuka)

    Salah satu pereaksi dibuat eEcess

    Pemihihan pereaksi yang dibuat eEcess adalah pereaksi yang lebih mudah

    didapatkan, harga lebih murah, jumlah melimpah dll.

    2 Te&a(a a"*=a*

    2enaga aktivasi adalah tenaga awal yang diperlukan agar reaksi dapat berlangsung .

    2enaga aktivasi ini dapat diperbesar atau diperkecil oleh suatu katalisator.

    atalisator positif# memperkecil tenaga aktivasi sehingga mempercepat reaksi.

    atalisator negatif (inhibitor) # memperbesar tenaga aktivasi sehingga

    memperlambat reaksi.

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    26/40

    3 S!-! +T

    ari persamaan /'A2!ek    −=

     *ilai k dipengaruhi oleh suhu (2). 8ila 2 dinaikkan, maka harga /'A2  kecil dan k 

    makin besar (reaksi berjalan makin cepat). isamping dipengaruhi oleh besarnya harga k,

    kecepatan reaksi juga dipengaruhi oleh konsentrasi peraksi (!) dan (8), yang dapat

    ditempuh dengan menggunakan konsentrasi pereaksi yang tinggi dan

    memperkecil'meniadakan inert dari campuran pereaksi.

    Ua-a mem%er$a- -a*$ ;a&( )ear #* *&@a! #ar* erm#*&am*"a

    3ontoh reaksi#

    dc3  b8a!

    k1

    k)

    + →←+

    Pada keadaan kesetimbangan berlaku hubungan sbb#

     ba

    dc

    1

    (8) (!)

    () (3)

    k     == F

    ( ) K konsentrasi

    K konstanta kesetimbangan

    5ntuk gas berlaku# P n

    n(!)

    t

    !    

      

     =

    &aka,

     b)(ad)(c

    tn

    P

     b8

    na!

    n

    d

    nc3

    +−+

      

     

     

     

     =

    eterangan# a, b, c, d # koefisien reaksi

    n!, n8, n3, n # jumlah mol komponen

    P # tekanan

    nt # jumlah mol total (n! I n8 I n3 I n I ninert)

    8esarnya harga k dipengaruhi oleh suhu reaksi, sedangkan dari persamaan dapat

    dilihat bahwa untuk memperoleh 3 dan yang banyk, dapt ditempuh dengn memakai

    0

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    27/40

    (!) dan (8) yang tinggi, dan perbandingan pereaksi yang baik,sehingga hasil perkalian

    (!)a E (8) b maksimum.

    5saha lain yaitu mengusir salah satu hasil 3 atau dari campuran hasil reaksi. 6ika hasil

    yang diinginkan adalah , maka 3 yang segera diusir atau sebaliknya. Pengusiran salah

    satu hasil akan mengakibatkan hasil yang terbentuk terus"menerus (maksimum).

    6ika hasil yang diinginkan adalah , maka#

    d)(c b)(a

    tn

    P

     c3

    n

     b

    8

    na

    !

    n

     n

    atau,

     b)(ad)(c

    P

    tn

     c3

    n

     b8

    na!

    nn

    +−+

       

     

     

     

    =

    +−+

       

      

     =  K 

    U&!" mem%er$e- -a*$ D ;a&( )a&;a" #a%a #*em%!- #e&(a&

    1. dibuat besar #

    6ika reaksi eksotermis, makin rendah suhu, makin besar.

    6ika reaksi endotermis, makin tinggi suhu, makin besar harga .

    . onsentrasi ! dan 8 yang dipakai diusahakn tinggi

    4. Salah satu hasil diusir, misalnya 3 sehingga n3 kecil, maka n menjadi besar.

    -. Perbandingan pereaksi yang tepat

    . 2ekanan#

    " 8ila (a I b) C ( c I d) positif, maka tekanan tinggi menguntungkan.

    " 8ila (a I b) C ( c I d) negatif, maka tekanan tinggi tidak menguntungkan.

    " 8ila (a I b) C ( c I d) adalah nol, maka tekanan tidak berpengaruhi.

    kesetimbangan

    0. 6umlah mol total dipengaruhi inert#" 8ila (a I b) C ( c I d) positif, maka adanya inert tidak menguntungkan

    " 8ila (a I b) C ( c I d) negatif, maka adanya inert menguntungkan

    adang"kadang usaha dari segi termodinmika bertolak belakang dengan usaha ditinjau

    dari segi kinetika, maka perlu dicari optimasi melalui penelitian. emikian juga

    ;

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    28/40

    kemampuan alat, kestabilan senyawa"senyawa dan efisiensi tenaga akan menjadi batasan

    usaha yang ditempuh untuk mendapatkan hasil yang optimal dengan waktu singkat.

    Sebagai contoh.

    Penentuan suhu (2), jika ditinjau dari segi kinetika semakin tinggi suhu, hasil (produk)

    semakin tinggi, namun penentuan suhu (2) jika dilihat dari segi termodinamika belum

    tentu jika suhu tinggi akan menghasilkan produk yang besar, bahkan bisa sebaliknya

     justru mengurangi hasil (produk).

    Me&e&!"a& !-! %*m!m

    Pre Eerm*

    Pre E"erm*

    >

    E

     

    E

     

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    29/40

     

    BAB, I?

    ANALISIS DAN SINTESIS PROSES

    =

    E

     

    E

     

      2 optimumSuhu (2)

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    30/40

    A. Ta-a%a& S*&e* %re

    Perancangan proses adalah suatu kegiatan berurutan secara sistematis dan terpadu

    dalam bentuk sintesis. Pendekatan atau pola sintesis yang menjadi ciri perancangan

    adalah bagaimana suatu masalah yang sulit dan kompleks diurai menjadi beberapa

    masalah yang lebih mudah. asar perancangan proses kimia, yaitu masing"masing

    dikembangkan oleh Audd dan 9aston (1=;4), ouglas (1=>>) serta Seider, et al (1===),

    meliputi lima tahapan yaitu#

    1) Pemilihan proses

    ) Pemilihan jalur proses

    4) !lokasi bahan atau pereaksi

    -) Pertimbangan teknik pemisahan

    ) Pemilihan operasi pemisahan

    0) Pemaduan atau integrasi rancangan tahap 1 sampai

    1. Pem*$*-a& Pre

    ampir dapat dipastikan bahw a produk"produk yang kompetitif dan berhasil

    diproduksi secara komersial senantiasa berasal dari perjalanan panjang yang bermula

    dari strategi penelitian dalam memilih proses yang tepat. al ini berkaitan dengan proses kimia atau biokimia, bahwa suatu produk dapat dihasilkan atau disintesis

    melalui berbagai alternatif reaksi atau proses. Sebagai contoh#

    S;&ea %-e&$ dapat dilakukan melalui (lima) macam proses yaitu#

    1. Proses sulfonasi

    . Proses chloroben?ena

    4. Proses katalitik 

    -. Proses oksidasi toluene

    . Proses hidroperoksid cumen

    S;&ea ?*&*$ C-$r*#a dapat dilakukan melalui 4 (tiga) macam proses yaitu#

    Pre 1

    [email protected]

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    31/40

    3lchlorida)(hidrogen

    3l4

    3

    chlorida)(vinil

    3l-

    3

    etane)(dichloro

    3l

    -

    3

    etane)(dichloro

     3l

    chlorida)(-

    3

    etilena)(

    +      →  

     →  +

     panas

    Pre 2

    3l4

    3

    chlorida)(vinil

     3lchlorida)(hidrogen

    -

    3

    etilena)(

     →  +

    Pre 3

    3l

    chlorida)(hidrogen

    3l4

    3

    chlorida)(vinil

    3l-

    3

    etana)(dikhoro

    D

    (water)

    3l-

    3

    etana)(dikhoro

     -

    3

    (etilena)

     

    D

    1

    (oksigen)

     3lchlorida)(hidrogen

    +      →  

    + →  ++

     panas

    ari masing"masing proses tersebut diatas dipilih salah satu proses yang terbaik.

    8agaimana cara memilihnya7 8erikut ini diberikan beberapa faktor pertimbangan untuk 

     pemilihan proses, tanpa harus membuat kalkulasi teliti atau perancangan detail. 8eberapa

    faktor pertimbangan sebagai pembanding pemilihan proses antara lain sebagai berikut#

    /a"r Te"&* Ba-a& Ba"! Ha*$ Pr#!" Pera$aa&" emudahan

    operasi (kondisioperasi'proses, seperti

    tekanan, suhu dll)" emungkinan

     pengembangan dimasa

    mendatang" eamanan dan

     bahaya

    " Persediaan

     bahan baku saat inidan masa yang akan

    datang" Persediaan

     bahan pembantu

    seperti atalis" Penyimpanan

    yang diperlukan" 3ara

     pengangkutan

    " 6umlah yang

    dihasilkan ataukonversi

    " asil

    samping" :imbah

    " Aancangan

     peralatan

    2. Pem*$*-a& @a$!r rea"* aa! %re

      6alur reaksi atau proses merupakan tahapan yang sangat penting dalam sintesis

    atau perancangan proses. Pada pemilihan awal jalur reaksi atau proses, dua

     pertimbangan pokok selalu dijadikan kriteria utama, yaitu teknis dan akonomis.

    Pertimbangan teknis berkaitan dengan stokiometri reaksi dan jalur sintesis atau proses

    41

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    32/40

    (reactionpath!. Pada tahapan ini aspek"aspek teknis yang berkaitan dengan

     pengubahan reaksi dari skala la boratorium ke teknik operasional skala yang lebih

     besar perlu diperhatikan dan dipecahkan. Dleh sebab itu pada umumnya seorang

     perancang proses, biasanya berkonsultasi dengan pakar proses (kimia dan biokimia).

    alam pertimbangan jalur proses, pendaur ulangan (recycling ) reaksi juga menjadi

    salah satu pilihan untuk meningkatkan kinerja proses.

      Pertimbangan ekonomi jalur reaksi atau proses dapat ditentukan secara cepat

    dengan analisis produk C konsumsi atau analisis nilai tambah. !nalissi ini dilakukan

    dengan menghitung berapa nilai tambah yang dapat dihasilkan dari suatu rangkaian

    reaksi'proses. engan mengetahui neraca massa proses atau stokiometri reaksi, serta

    nilai masing"masing bahan tersebut secara mudah dapat diprakirakan nilai tambah

    yang dihasilkan dari proses atau jalur yang dipilih adalah jalur yang mempunyai nilai

    tambah positif. Sema"*& *&((* &*$a* ere)!, ema"*& )ear %e$!a&( !&!" 

    #*%*$*-.

    3ontoh#

    1. Pemilihan jalur proses dengan recycle hal -0 (Produksi isopropil alkohol)

    . Proses solvey (.-.1) hal -

    3ontoh#

    Suatu reaksi esterifikasi untuk menghasilkan ester (isopropil asetat) dari isopropil alkohol

    dan asam asetat, akan dikaji kemungkinan pengembangannya

    Aeaksi#

    D

    1

    air 4

    DD331;

    14

    3

    asetat)(isopropyl

    3DD14

    31 

    asetat)(asam

     D1;1

    43

    alkohol)(isopropyl

      + →←+

    onversi pembentukan isopropyl asetat adalah [email protected], sedangkan nilai masing"masing pereaksi dan produk sebagai berikut F (Aupiah'kg)

    !sam asetat K Ap ;[email protected]@@,"'kg F isopropyl alcohol K Ap [email protected]@@@,"'kg dan isopropyl asetat

    K Ap [email protected]@,@@@,"'kg

    2unjukkan bahwa reaksi tersebut secara awal dapat dipertimbangkan untuk diterapkan

     pada pengembangan proses lebih lanjut.7

    4

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    33/40

    44

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    34/40

    4-

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    35/40

    4

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    36/40

    40

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    37/40

    3. A$"a* )a-a& aa! %erea"*

      alam alokasi bahan pertimbangan utama adalah bagaimana dapat

    menyediakan berbagai bahan yang diperlukan dalam jalur proses yang akan

    dikembangkan. 8ahan yang diperlukan sebagai pereaksi kimia harus dapat diperoleh

     pada semua jalur proses , baik dalam aliran sumber bahan dasar maupun aliran

     buangan (purging) dari reaktor. emikian pula produk reaksi dan pereaksi yang tak 

    terkonversi (sisa) dapat dialirkan sebagai daur ulang (recycle) sebagai produk proses.

    atau sebagai limbah untuk diproses. (S!r;a&*, A #a& Ma&(!&*#@a;a, D. 2002)

     

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    38/40

    . Per*m)a&(a& e"&*" %em*a-a& aa! %re -*$*r

      Proses yang diterapkan untuk mengubah bahan dasar menjadi produk, selain

     proses utamanya juga melibatkan operasi pemisahan baik yang dilakukan pada

     persiapan, jalur proses maupun pemurnian produk. !gar supaya dapat menerapkan

     pemisahan secara ekonomis, maka perancang proses harus dapat memilih dengan

    tepat proses pemisahan tersebut berdasarkan sifat fisika dan kimiawi bahan yang

    terlibat dalam proses. 8erdasarkan perbedaan yang sangat nyata antar bahan"bahan

    tersebut, dapat dipilih suatu alternatif pemisahan yang ekonomis.

    2erdapat banyak ragam teknik pemisahan yang dapat diterapkan dalam suatu

     proses, dan dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok besar yaitu#

    a) Pemisahan berdasar peristiwa kesetimbangan fasa (e"uilibrium seperation

     process). Pemisahan berdasarkan kesetimbangan fasa meliputi# evaporasi,

    distilasi, ekstraksi, penyerapan (absorpsi), kristlisasi, penjerapan (adsorpsi),

     pengeringan, pencucian, osmosis, fraksinasi, flotasi (pengapungan), pemisahan

    magnetik, kromatografi, pengeringan beku, filtrasi gel.

     b) Pemisahan yang terjadi sebagai akibat laju (rate governed separation)

    Pemisahan yang terjadi sebagai akibat laju meliputi# difusi gas, difusi termal,

    spektrometri massa, dialisis, elektroforesis, permeasi gas, elektrodialisis,

    ultrasentrifugasi, osmosis balik (reverse osmosis), ultrafiltration, distilasi

    molekuler.

    c) Pemisahan secara mekanik, meliputi # filtrasi, pengendapan, siklon dan

     pengendapan elektrostatis.

    ari ketiga kelompok pemisahan, dapat di lihat pada 2abel -"1"1 (halaman [email protected])

    an

    3ontoh buku pak jumali contoh , hal 1;- , atau hal 1>; process synthesis

    5. Pem*$*-a& %era* %em*a-a&

      Pemilihan operasi pemisahan sangat diperlukan untuk melakukan

    tahapan'urutan pemisahan sehingga diperoleh penyelesaian yang tepat, mengingat

    4>

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    39/40

     begitu ragamnya sifat fisika dan kimia pada bahan serta produk dan jenis pemisahan

    yang dapat diterapkan. 3ara yang dikembangkan oleh Audd dan 9atson, 1=;4F

    ouglas, 1=>> F Seider et al, 1===, adalah teknik heuristik, yang merupakan urutan

     pemilihan yang dilakukan bertahap sampai diperoleh penyelesain yang paling baik.

      Pokok"pokok dalam tatacara heuristik pemilihan operasi pemisahan adalah

    sebagai berikut#

    !pabila dalam aliran bahan antara sumber dan tujuan terdapat perbedaan

    komposisi, maka pemisahan merupakan tahap awal yang harus dikerjakan

    :akukan pengurangan beban pemisahan ( separtion load ) sedapat mungkin,

    !pabila memungkinkan, lakukan pengurangan beban pemisahan dengan cara

     pemisahan ( splitting! dan pencampuran

    alam pemisahan, komponen yang paling berharga dilakukan pemisahan paling

    awal

    2ahapan yang pemisahan yang tersulit, tempatkn paling akhir dari rangkaian

     proses

    !pabila dalam proses, digunakan bahan bantu atau bahan asing, lakukan

     pemisahan bahan tersebut sesaat selesai dari proses yang bersangkutan

    Pada operasi distilasi, usahakan bahan berharga dan yang diperlukan terdapat di

    dalam fraksi distilat

    8. Pema#!a& ra&'a&(a&

      Pekerjaan sistesis merupakan perpaduan antara tahapan reaksi proses dan

    tahapan pemisahan. ua tahapan tesebut pada akhir sintesis harus dipadukan menjadi

    suatu rangkaian aliran proses yang efisien, dan ekonomis. Dleh karena itu tingkat

    efisiensi dan ekonomis proses juga sangat bergantung pada seberapa jauh efisiensi

     penggunaan energi.

    Selain itu dalam pemaduan proses juga harus dimasukan atau dirancang

    operasi"operasi alat bantu yang mungkin terlibat dalam proses, seperti penyiapan

     bahan dasar (pemanasan'pendinginan, penghancuran, kompresi dan lain"lain), pada

    tahapan proses (alat kontrol'indikator # suhu, tekanan, laju'aliran), serta penanganan

    4=

  • 8/16/2019 Materi Ppk

    40/40

     produk (pemanasan'pendinginan, pemurnian, penggilingan, pembubuhan aditif,

     penggumpalan, penepungan dan lain"lain)

      Pemaduan rancangan tersebut dibuat suatu diagram alir proses yang

    melibatkan diagram peralatan secara lengkap, dalam teknik kimia disebut %  #rocess

     $ngineering %low Diagram'P/)

Embed Size (px)
Recommended