Home >Documents >MANAJEMEN RANTAI PASOK KAYU GAHARU PADA PUBLIKASI.pdfPDF fileadalah sebuah sistem yang melibatkan...

MANAJEMEN RANTAI PASOK KAYU GAHARU PADA PUBLIKASI.pdfPDF fileadalah sebuah sistem yang melibatkan...

Date post:08-Jun-2019
Category:
View:220 times
Download:1 times
Share this document with a friend
Transcript:

MANAJEMEN RANTAI PASOK KAYU GAHARU PADA

PERKEBUNAN PT. ELANG SAMUDRA ABADI GAHARU

GREEN GOLD DI KALIMANTAN BARAT

PUBLIKASI ILMIAH

Diajukan kepada

Program Studi Magister Manajemen

Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta

Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh

Gelar Magister Manajemen

Oleh

Stefi Herda

NIM. P 100140040

MAGISTER MANAJEMEN

SEKOLAH PASCASARJANA

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2016

i

HALAMAN PERSETUJUAN

MANAJEMEN RANTAI PASOK KAYU GAHARU PADA PERKEBUNAN PT.

ELANG SAMUDRA ABADI GAHARU GREEN GOLD DI KALIMANTAN

BARAT

PUBLIKASI ILMIAH

Oleh:

STEFI HERDA

P 100140040

Telah diperiksa dan disetujui untuk diuji oleh:

Dosen pembimbing I

Dr. Anton Agus Setyawan, M.Si

NIK. 829

Dosen pembimbing II

Drs. M. Farid Wajdi, M.M., Ph.D

NIK. 494

ii

HALAMAN PENGESAHAN

MANAJEMEN RANTAI PASOK KAYU GAHARU PADA PERKEBUNAN PT.

ELANG SAMUDRA ABADI GAHARU GREEN GOLD DI KALIMANTAN

BARAT

OLEH

STEFI HERDA

NIM. P100140040

Telahdipertahankan di depanDewanPenguji

Program Studi Magister Manajemen

UniversitasMuhammadiyah Surakarta

PadahariSelasa 18 Oktober 2016

Dandinyatakantelahmemenuhisyarat.

DewanPenguji

1. Dr. Anton Agus Setyawan, M.Si (.)

(Ketua Dewan Penguji)

2. Drs. M. Farid Wajdi, M.M., Ph.D (.)

(Anggota I Dewan Penguji)

3. Drs. Wiyadi, M.M., Ph. D (.)

(Anggota II Dewan Penguji)

Direktur Pascasarjana

Prof. Dr. Khudzalifah Dimyati UMS

NIK 537

iii

PERNYATAAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam tesis ini tidak terdapat karya yang

pernah diajukan untuk memperoleh gelar disuatu perguruan tinggi dan sepanjang

pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau

diterbitkan orang lain, kecuali secara tertulis diacu dalam naskah dan disebutkan

dalam daftar pustaka.

Apabila kelak terbukti ada ketidak benaran dalam pernyataan saya diatas maka

akan saya pertanggungjawabkan sepenuhnya.

Surakarta, 4 Oktober 2016

Penulis

STEFI HERDA

P 100140040

1

MANAJEMEN RANTAI PASOK KAYU GAHARU PADA PERKEBUNAN PT.

ELANG SAMUDRA ABADI GAHARU GREEN GOLD DI KALIMANTAN

BARAT

Stefi Herda,

Anton Agus Setyawan

M. Farid Wajdi

Program Studi Magister Manajemen, Sekolah Pascasarjana

Universitas Muhammadiyah Surakarta

Jl. Ahmad Yani Tromol Pos 1, Pabelan Surakarta 57102

Emal: [email protected]

ABSTRAKSI

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pasokan kayu gaharu, faktor penghambat

pasokan kayu gaharu, dan jumlah yang dihasilkan dari satu pohon kayu gaharu dalam

sekali pemanenan. Data diperoleh dari ketua kelompok tani perkebunan di rasau jaya,

Petugas Penyuluh Lapangan di rasau jaya, kepala kantor cabang di rasau jaya, dan

pemilik perusahaan. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif.Hasil

penelitian menyimpulkan bahwa pasokan kayu gaharu pada bulan November 2015

sampai agustus 2016 mengalami kekurangan bahkan kekosongan pasokan.Faktor

yang menghambat ketersediaan pasokan yaitu faktor alam dan vaksin atau obat yang

disuntikan kepohon gaharu.Hasil panen yang di dapat dari satu pohon gaharu

sebanyak 5 kg per pohon dengan asumsi sekali panen mencapai 10 pohon gaharu

dengan jumlah total kayu gaharu sebanyak 50 kg.

Kata Kunci: Manajemen rantai pasok

ABSTRACT

This research aims to find out supply of aloes, aloes wood supply inhibiting factor,

and the amount generated from a single tree in a single aloes wood harvesting. Data

obtained from farmer groups plantation in Rasau jaya, extension agents in Rasau jaya,

head of the branch office in Rasau jaya, and owner of the company. The research

method using qualitative methods. The study concluded that the supply of aloes wood

in November 2015 until August 2016 experienced a supply shortage even emptiness.

Factors that inhibit the availability of the supply ie natural factors and vaccines or

drugs are injected kepohon aloes. Yields obtained from the agarwood trees to 5kg per

tree with the assumption that once the harvest reached 10 with a total of tree aloes

aloes wood as much as 50 kg.

Keywords: Supply Chain Management

mailto:[email protected]

2

1. Pendahuluan

Dewasa ini manajemen rantai pasok (supply chain management) tidak

hanya lagi dianggap sebagai hal baru bagi perusahaan. Banyak perusahaan telah

menerapkan manajemen rantai pasok dalam bisnisnya untuk menambah efisiensi

proses logistik perusahaan. Tujuan dari manajemen rantai pasok yaitu untuk

meminimalisasi total biaya rantai pasok dalam pemenuhan kebutuhan tetap

maupun tidak tetap, dimana total biaya yaitu biaya bahan baku dan biaya

tambahan, biaya transportasi pengiriman, biaya fasilitas investasi, biaya produksi

langsung dan tidak langsung, biaya persediaan, dan lain sebagainya.

Menurut penelitian Stevany. C Wuwung (2013) manajemen rantai pasokan

adalah sebuah sistem yang melibatkan proses produksi, pengiriman,

penyimpanan, distribusi dan penjualan produk dalam rangka memenuhi

permintaan akan produk tersebut rantai pasokan didalamnya termasuk seluruh

proses dan kegiatan yang terlibat didalam penyampaian produk tersebut sampai

ke tangan pemakai konsumen.

Menurut Heizer dan Render (2001:412) Supply Chain Management bisa

meliputi penetapan (1) pengangkut, (2) pentransferan kredit dan tunai, (3)

pemasok (supplier), (4) distributor dan bank, (5) utang dan piutang, (6)

pemenuhan pesanan, (7) pemenuhan pesanan dan (8) membagi-bagi informasi

mengenai ramalan permintaan, produksi dan kegiatan pengendalian persediaan.

Menurut Poerwanto (2010) Resiko-resiko yang dapat muncul dalam alur

rantai pasok (supply chain) yaitu, 1) Resiko gangguan pasokan, 2) Resiko

kebutuhan dan rencana pasokan, 3) Resiko harga pembelian, 4) Resiko

persediaan dan barang usang (obsolete), 5) Resiko proses yang tidak efisien, 6)

Resiko keahlian dan kualifikasi sumber daya manusia. Implikasi dari kegagalan-

kegagalan rantai pasokakan menyebabkan timbulnya kerugian yang besar dan

penundaan dalam pengiriman kepada pelanggan yang signifikan.

Perkebunanadalah segala kegiatan yang mengusahakantanamantertentu

padatanah dan/atau media tumbuh lainnya dalamekosistem yang sesuai;

mengolah, dan memasarkan barang dan jasa hasil tanaman tersebut, dengan

bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi,permodalansertamanajemenuntuk

https://sites.google.com/site/operasiproduksi/manajemen-rantai-pasokanhttps://id.wikipedia.org/wiki/Tanamanhttps://id.wikipedia.org/wiki/Tanahhttps://id.wikipedia.org/wiki/Ekosistemhttps://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_pengetahuanhttps://id.wikipedia.org/wiki/Teknologihttps://id.wikipedia.org/wiki/Modalhttps://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen

3

mewujudkan kesejahteraan bagi pelaku usaha perkebunan dan masyarakat.

Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui pasokan kayu gaharu, faktor

penghambat pasokan kayu gaharu, dan jumlah yang dihasilkan dari satu pohon

kayu gaharu dalam sekali pemanenan.

2. Metode Penelitian

Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dimana

menggunakan data berbentuk kata, skema, dan gambar. Pada penelitian ini

objeknya adalah Manajemen Rantai Pasok.Objek penelitian. Menurut Maryadi,

dkk (2013:13), Objek penelitian adalah variabel yang diteliti, baik berupa

peristiwa, tingkah laku, aktivitas, ataupun gejala-gejala sosial lainnya.

Sumber data dalam penelitian ini di dapat dari Pemilik Perusahaan, kepala

kantor cabang, petugas penyuluh lapangan (PPL), dan petani di perkebunan.

Menurut Moleong (2004:157), sumber data utama adalah kata-kata dan tindakan

orang-orang yang diamati dan diwawancarai. Sumber data utama dicatat melalui

catatan tertulis atau melalui perekaman, pengambilan foto atau film.Sumber data

dalam penelitian ini diperoleh secara jelas dan pasti.

2.1 Definisi Operasional dan Pengukuran Variabel

Definisi operasional dari rantai pasokan yaitu persepsi pihak

perusahaan mengenai kayu gaharu yang memiliki bau yang wangi dan

warna kayu yang hitam.

Variabel pada penelitian ini adalah Supply Chain yang merupakan

urutan mengenai fasilitas, fungsi dan aktifitas yang terlibat dalam produksi

dan pengiriman barang. Urutan tersebut dimulai dari pemasok dasar bahan

baku hingga pelanggan akhir.

2.2 Data dan Teknik Pengumpulan Data

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Menurut Moleong

(2004:6) penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk

memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian,

secara holistic dan dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa

4

pada suatu kontes khusus yang alamiah dan dengan memanfaatkan berbagai

metode alamiah.

2.3 Tenik Analisis data

2.3.1 Pengumpulan data

Pengumpula

Click here to load reader

Reader Image
Embed Size (px)
Recommended