Home >Documents >Manajemen Operasional Perusahaan Sosial Perusahaan ... · PDF fileTinjauan Operasional Analisa...

Manajemen Operasional Perusahaan Sosial Perusahaan ... · PDF fileTinjauan Operasional Analisa...

Date post:12-Feb-2018
Category:
View:224 times
Download:2 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. Laporan Tahunan 2016396

    Ikhtisar Utama

    Laporan Manajemen

    Profil Perusahaan

    Nobody can escape the responsibility of tomorrow by evading it today (Abraham Lincoln)

  • PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. Laporan Tahunan 2016 397

    Tinjauan Operasional

    Analisa & Pembahasan Manajemen

    Tata Kelola Perusahaan

    Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

    Data Perusahaan

    Laporan Keuangan

    Daftar Isi

    Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

    399 Tata Kelola Danamon Peduli400 Kinerja 2016400 Pasar Sejahtera (Sehat Hijau, Bersih, dan

    Terawat401 Peduli Lingkungan401 Cepat Tanggap Bencana402 Penghargaan untuk Kinerja 2016402 Program Kerja dan Strategi 2017

  • PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. Laporan Tahunan 2016398

    Ikhtisar Utama

    Laporan Manajemen

    Profil Perusahaan

    Melalui pemanfaatan dana secara efektif dan efisien, di tahun 2016 Danamon Peduli berhasil mencapai penyerapan anggaran dana sebesar 99,9%.

    Danamon telah mempersiapkan roadmap kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) selama periode 3 tahun, sejalan dengan program kerja Pemerintah yaitu Nawacita dan program dari United Nations Sustainable Development Goals (UN SDG). Secara umum, beberapa tujuan yang dicanangkan oleh UN SDG sejalan dengan fokus program kerja Danamon Peduli, yakni: kesehatan dan kesejahteraan, pengadaan air bersih dan sanitasi, pembangunan kota dan komunitas yang berkelanjutan, perubahan iklim dan kemitraan untuk mencapai tujuan bersama.

    Program kerja tersebut terdiri dari: program Pasar Sejahtera, Peduli Lingkungan dan Cepat Tanggap Bencana. Program Pasar Sejahtera (Sehat, Hijau, Bersih, Terawat) terdiri dari berbagai aktivitas yang melibatkan komponen fisik dan non-fisik. Dukungan fisik seperti perbaikan meja dagang di los basah (daging, sayur dan buah-buahan) mengacu pada Standar Nasional Indonesia 8152:2015 Pasar Rakyat. Dukungan non-fisik terdiri dari berbagai aktivitas berdasarkan aspirasi dan kebutuhan komunitas setempat, termasuk di dalamnya: kemitraan dengan berbagai pihak seperti pemerintah daerah, peningkatan kapasitas/pelatihan, radio komunitas, majalah dinding, koperasi, bank sampah, tempat pengolahan sampah terpadu, literasi keuangan dan kegiatan promosi pasar rakyat. Kedua komponen ini dirancang untuk berbagai partisipan dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, misalnya: komunitas pasar dan pemerintah daerah dengan menjadikan pedagang sebagai aktor utama.

    Kegiatan Peduli Lingkungan dilaksanakan oleh para relawan Danamon, Adira Finance dan Adira Insurance di seluruh Indonesia untuk memberikan solusi atas berbagai kendala kesehatan lingkungan di pasar, termasuk penanaman pohon untuk mengurangi emisi CO2, pembuatan lubang biopori, pengadaan air bersih dan alat-alat kebersihan seperti gerobak motor sampah, tempat sampah pilah dan lainnya.

    Indonesia berada di wilayah rentan bencana. Bencana alam seperti gempa bumi, erupsi volkanik, tanah longsor, Tsunami, banjir, dan lain-lain menjadi

    Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

  • PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. Laporan Tahunan 2016 399

    Tinjauan Operasional

    Analisa & Pembahasan Manajemen

    Tata Kelola Perusahaan

    Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

    Data Perusahaan

    Laporan Keuangan

    ancaman di negeri ini. Untuk itu, kemampuan untuk menghadapi bencana, baik bencana alam maupun bencana non alam merupakan hal yang penting bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk Danamon. Ada dua komponen yang termasuk di dalam program Cepat Tanggap Bencana, yaitu: pencegahan/mitigasi dan penyaluran bantuan langsung kepada korban bencana. Tujuan dari pencegahan/mitigasi adalah untuk meningkatkan kapasitas menghadapi bencana, dan Disaster Risk Reduction (DRR) untuk meminimalkan kerugian materi dan korban jiwa yang diakibatkan terjadinya bencana. Program Cepat Tanggap Bencana yang dilakukan para relawan Danamon dan anak perusahaan pada dasarnya adalah memastikan adanya koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait pemetaan kebutuhan korban serta menyalurkan bantuan untuk meringankan penderitaan agar korban bencana mampu menjalankan aktivitasnya kembali.

    Program-program CSR dilakukan melalui Yayasan Danamon Peduli (Danamon Peduli atau Yayasan), yang didirikan pada tanggal 17 Februari 2006 oleh PT Bank Danamon Tbk. dan PT Adira Multifinance Tbk. Yayasan ini berfungsi sebagai kendaraan investasi sosial untuk Grup Danamon di berbagai daerah operasional Danamon. Secara garis besar, Danamon Peduli berperan sebagai mitra pembangunan yang

    berfokus pada pengembangan dan pelaksanaan program yang akan berkontribusi pada prioritas pembangunan tingkat nasional dan/atau regional, dan memanfaatkan sumber daya lokal untuk mendukung pembangunan daerah. Yang lebih penting lagi, Danamon melalui Danamon Peduli berkontribusi untuk menyelesaikan berbagai masalah sosial untuk jangka panjang. Danamon Peduli mengembangkan model yang dapat diadopsi oleh pemain CSR lainnya. Hal ini berfungsi sebagai katalis untuk memperluas jangkauan berbagai program CSR yang dilakukan dengan tepat guna dan terarah.

    Peran berikutnya dari Danamon Peduli adalah sebagai sumber pembelajaran untuk mendorong terjadinya pertukaran informasi dan konsultasi, membentuk sinergi dari berbagai gagasan yang ada, membuka kesempatan untuk bekerja sama, dan juga untuk memberikan manfaat yang seimbang bagi masyarakat yang lebih luas.

    Tata Kelola Danamon Peduli Struktur tata kelola Danamon Peduli berdasarkan pada kebijakan internal dengan merujuk kepada Anggaran Dasar Yayasan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berfungsi sebagai panduan pelaksanaan program-program kerja Danamon Peduli.

  • PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. Laporan Tahunan 2016400

    Ikhtisar Utama

    Laporan Manajemen

    Profil Perusahaan

    Danamon Peduli dikelola oleh tiga tingkatan Dewan yaitu Pembina, Pengawas, dan Pengurus untuk memastikan pengawasan yang baik dan efektivitas pelaksanaan program-programnya. Setiap dewan memiliki tugas berbeda, sebagaimana diuraikan sebagai berikut:

    Dewan Pembina1. Mengambil keputusan jika ada perubahan pada

    Anggaran Dasar Yayasan;2. Mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan

    Pengawas dan Dewan Manajemen. 3. Menetapkan kebijakan dasar;4. Memberikan persetujuan atas rencana dan

    anggaran tahunan;5. Mengambil keputusan mengenai penggabungan,

    konsolidasi atau pembubaran Yayasan;6. Memberikan pengesahan atas Laporan Tahunan

    yang diajukan oleh Dewan Pengurus;7. Menunjuk likuidator jika Yayasan akan dilebur;8. Bersama-sama dengan Dewan Pembina dan

    Pengurus, melaksanakan dan menegakkan Anggaran Rumah Tangga Yayasan.

    Dewan Pembina mengadakan pertemuan setidaknya satu kali dalam setahun.

    Dewan PengawasTugas dari Dewan Pengawas adalah mengawasi dan memberikan masukan mengenai pelaksanaan program-program Yayasan kepada Dewan Pengurus.

    Dewan PengurusDewan Manajemen diberikan diberikan amanat untuk melaksanakan dan menjalankan pengelolaan Yayasan. Dewan Pengurus melakukan pertemuan satu kali setiap bulan.

    Dewan Pengawas dan Dewan Pengurus mengadakan pertemuan setiap triwulan atau kapan saja jika diperlukan untuk memberikan laporan kemajuan dan perkembangan dari pelaksanaan program kerja dan juga anggaran yang digunakan. Internal audit dilakukan sekali setiap tiga tahun atau kapan saja dirasa perlu, sedangkan audit eksternal dilakukan setiap tahun. Lebih jauh lagi, dalam rangka meningkatkan transparasi dan tata kelola yang baik, Danamon Peduli mengumumkan hasil laporan audit keuangan berkala yang dilakukan oleh auditor independen.

    Kinerja 2016Secara keseluruhan, Danamon Peduli memiliki kinerja yang baik di tahun 2016, dengan penyerapan anggaran yang efektif dan efisien sebesar 99,9%. Danamon Peduli berhasil melaksanakan berbagai program kerja sesuai dengan perencanaan, dengan menjalankan 168 kegiatan sosial sesuai program kerja yang melibatkan 3.657 orang relawan yang terdiri dari karyawan Danamon dan Adira, serta 5.816 masyarakat umum/pemangku kepentingan yang bekerja untuk memberikan manfaat bagi setidaknya sejumlah 211.437 orang. Penerima manfaat ini mendapatkan manfaat baik secara langsung maupun tidak langsung dari berbagai akitivitas Pasar Sejahtera, Peduli Lingkungan, dan Cepat Tanggap Bencana yang dilakukan di sepanjang tahun 2016.

    Pasar Sejahtera (Sehat Hijau, Bersih, dan Terawat)Program Pasar Sejahtera terdiri dari 4 komponen kegiatan dasar, yaitu:1. Mengembangkan unit percontohan, khususnya

    penataan dan perbaikan fisik pada los basah (sayur, daging, dan lain-lain).

    2. Merencanakan dan menganggarkan secara terpadu melalui pertemuan lintas sektor bersama Dinas atau badan yang mempunyai tugas pokok dan fungsi pada pengelolaan serta pengawasan pasar.

    3. Meningkatkan kapasitas dan edukasi pemangku kepentingan melalui kegiatan berbasis komunitas.

    4. Mengadakan kegiatan kampanye publik untuk meningkatkan kesadaran dan dukungan masyarakat terhadap keberlangsungan dan pengembangan pasar rakyat.

    Selama tahun 2016, program Pasar Sejahtera berfokus pada revitalisasi pasar di 8 (delapan) pasar rakyat, yaitu: 1. Pasar Ibuh-Payakumbuh, Sumatera Barat2. Pasar Tejoagung-Metro, Lampung3. Pasar Grogolan-Pekalongan, Jawa Tengah4. Pasar Bunder-Sragen, Jawa Tengah5. Pasar Karangwaru, Yogyakarta6. Pasar Baru-Probolinggo, Jawa Timur7. Pasar Pandansari-Balikpapan, Kalimantan Timur8. Pasar Lambocca-Bantaeng, Sulawesi Selatan

  • PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. Laporan Tahunan 2016 401

    Tinjauan Operasional

    Analisa & Pembahasan Manajemen

    Tata Kelola Perusahaan

    Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

    Data Perusahaan

    Laporan Keuangan

    Selain itu, kegiatan revitalisasi pasar juga termasuk 34

of 11/11
PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. Laporan Tahunan 2016 396 Ikhtisar Utama Laporan Manajemen Profil Perusahaan Nobody can escape the responsibility of tomorrow by evading it today (Abraham Lincoln)
Embed Size (px)
Recommended