Home >Documents >Makalh Visi Misi Perushaan

Makalh Visi Misi Perushaan

Date post:07-Dec-2014
Category:
View:52 times
Download:6 times
Share this document with a friend
Description:
visi misi
Transcript:

VISI DAN MISI PERUSAHAAN MAKALAH Untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajemen Strategi

1

BAB I PENDAHULAN 1.1 Latar belakang Drucker (bapak manajemen modern) mengatakan bahwa setiap bisnis atau perusahaan yang didirikan akan selalu dihadapkan pada pertanyaan apa bisnis kita?, siapa pelanggan kita?, nilai tambah apa yang akan diberikan pada pelanggan?, akan menjadi apa bisnis kita?. Pertanyaan tersebut identik dengan pertanyaan apa misi kita?. Seringkali visi dan misi dipandang sebelah mata oleh beberapa orang. Kita tahu bahwa untuk membangun sebuah rumah kita memerlukan dasar yang kokoh terlebih dahulu. Agar rumah yang dibangun dapat kokoh berdiri menahan semua rintangan hujan dan badai. Begitu juga dengan perusahaan. Untuk membangun sebuah perusahaan juga memerlukan dasar yang kokoh seperti halnya dalam membangun rumah. Dasar yang sangat penting itu adalah visi dan misi. Seperti yang dipaparkan oleh Prof. Gomes dalam situsnya, ada 5 (lima) tugas utama dalam manajemen strategi, tugas pertama dalam manajemen tersebut adalah membangun vision dan mission yang strategis. Dalam suatu perusahaan biasanya ada karyawan. Karyawan adalah harta karun yang harus dirawat dan dikelola secara sistematik dan profesional. perusahaan tanpa karyawan-karyawan yang hebat dan andal, pastilah akan mengalami kesulitan dalam mencapai kinerja yang diinginkan. Dalam sebuah penelitian kecil yang dilakukan oleh Djajendra, ditemukan bahwa hampir sebagai besar karyawan tidak memahami visi, misi, dan slogan perusahaannya. Sepertinya para karyawan masa bodoh soal visi misi perusahaannya, yang mereka pikirkan hanya setiap bulan dapat bayaran yang utuh dari perusahaan. Dipertegas lagi oleh sikap para manajernya yang tidak terlalu peduli pada sikap dan

2

pola pikir karyawannya, dan akhirnya perusahaan hanya berjalan sesuai mood dari para manajer. Kesadaran para manajer untuk mengeksplorasi bakat, potensi, dan gairah kerja dari para karyawan sama sekali tidak ditemuhkan. Semua ini disebabkan oleh lemahnya sikap kepemimpinan, yang mana para manajer masih dalam batas kemampuan maksimalnya sebagai seorang mandor, yang belum mampu menunjukkan kualitas kompetensinya sebagai seorang pemimpin. Secara formil semua kebijakan, prosedur, dan peraturan perusahaan menunjukkan kualitas yang sangat mengagumkan, tapi secara kultur semua kebijakan, prosedur, dan peraturan itu tidak dipedulikan, baik oleh para manajer maupun oleh para karyawan. Semua ini mengakibatkan kinerja perusahaan hanya tergantung pada faktor eksternal, yaitu bila sektor usaha tersebut sedang boming, maka kinerja akan naik pesat. Tetapi bila bisnis perusahaan sedang tidak boming, maka kinerja perusahaan turun pesat juga. Kesannya perusahaan seperti sedang menjalankan bisnis musiman, dan tidak ada upaya serius dari para manajer dan karyawan untuk memperkuat etos kerja di internal perusahaan, termasuk tidak ada upaya untuk menata sistem dan kultur perusahaannya dengan praktik-praktik perusahaan yang sehat dan baik, agar perusahaan bisa tumbuh secara sehat dan kuat. Sikap karyawan yang masa bodoh pada visi misi perusahaan adalah sebuah beban berat buat masa depan perusahaan. Akibatnya, perusahaan tidak mungkin bisa membangun sistem dan kultur kerja yang andal untuk bisa memacu kinerja maksimal perusahaan secara konsisten. Bila sikap masa bodoh manajer dan karyawan ini terus berlangsung dalam jangka panjang, maka perusahaan sangat berpotensi kehilangan kredibilitasnya di mata para stakeholders. Manajer dan karyawan seharusnyalah bersatupadu untuk membangun sebuah etos kerja yang penuh disiplin dan penuh perhatian pada makna yang diinginkan oleh visi dan misi perusahaannya, dan tidak bersikap masa bodoh sambil melalaikan visi dan misi yang seharusnya diperjuangkan dengan tekun dan serius dalam sebuah kolaborasi kerja yang harmonis. (http://djajendra.blog.co.uk)

3

Karena seringnya orang salah kaprah dan menganggap enteng vision dan mission seperti kasus diatas maka penulis mencoba mengangkat masalah ini untuk dibahas. 1.2 Rumusan masalah 1. Apa definisi dari visi dan misi? 2. Apa dan bagaimana visi perusahaan itu? 3. Apa dan bagaimana misi perusahaan itu? 4. Bagaimana karakteristik visi dan misi yang strategis? 5. Mengapa pernyataan misi perlu mencakup produk atau jasa utama perusahaan, pasar primernya, serta teknologi unggulannya ? 6. Apa tujuan yang paling penting bagi sebuah perusahaan ? 7. Mengapa filosofi perusahaan itu penting ? 8. Apa peran dewan komisaris perusahaan ? 9. Apa dan bagaimana teori keagenan serta nilainya sehingga dapat membantu dewan komisaris memperbaiki tata kelola perusahaan ? 1.3 Tujuan pembahasan 1. Mengetahui pengertian visi dan misi perusahaan. 2. Mengetahui dan memahami apa yang dimaksud visi perusahaan. 3. Mengetahui dan memahami apa yang dimaksud misi perusahaan. 4. Mengetahui karakteristik visi dan misi yang strategis. 5. Mengetahui alasan pernyataan visi yang perlu mencakup segala hal / menggambarkan tentang perusahaan. 6. Mengetahui tujuan penting untuk perusahaan. 7. Mengetahui pentingnya filosofi perusahaan. 8. Mengetahui peran dewan komisaris. 9. Mengetahui tentang teori keagenan.

4

BAB II KAJIAN TEORI 2.1 Pengertian Visi dan Misi Dirgantoro (2001:24) visi adalah suatu pandangan yang jauh tentang perusahaan, tujuan perusahaan dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam wikipedia dijelaskan arti dari kata visi berasal dari kata vision dari Bahasa Inggris yang dapat diterjemahkan sebagai pandangan jauh ke depan. Visi sebuah organisasi adalah pandangan umum dari cita-cita yang ingin diwujudkan oleh organisasi tersebut. Penggunaan kata visi biasanya dipadankan dengan kata misi. Wikipedia juga menjabarkan arti lain dari "Visi" adalah visi, misi, rencana kerja, isilah-istilah lainnya dari suatu lembaga/organisasi yang bersifat promosi dan nonensiklopedis Tony Buzan dalam buku The Power of Spiritual Intelegence, visi didefinisikan sebagai kemampuan berpikir atau merencanakan masa depan dengan bijak dan imajinatif, menggunakan gambaran mental tentang situasi yang dapat dan mungkin terjadi di masa mendatang. Sedangkan Hendrawan Supratikno dkk dalam bukunya yang berjudul Advanced Strategic Management mengartikan visi adalah Visi biasanya diartikan sebagai jawaban mendasar terhadap pertanyaan what do we want to become (akan seperti apakah hidup kita dimasa depan)? Visi adalah the achivable dream of what an orgaization wants to do and where to go ( Mintzberg, 1994). Perumusan visi dipandang penting agar setiap anggota organisasi memilikipenjelasan mengenai cita cita atau mimpi kolektif yang berusaha diwujudkan dimasa depan. Ada adagium: where there is no vision, the people perish (jika tak ada visi , rakyat bisa binasah). Dari beberapa pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa visi adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yang diinginkan oleh

5

organisasi. Berdasarkan hal tersebut, maka penetapan visi, sebagai bagian dari perencanaan strategis, merupakan suatu langkah penting dalam perjalanan suatu organisasi. Visi tidak hanya penting pada waktu mulai berkarya, tetapi juga pada kehidupan organisasi itu selanjutnya. Kehidupan organisasi sangat dipengaruhi oleh perubahan lingkungan internal dan eksternal. Oleh karenanya, visi organisasi juga harus menyesuaikan dengan perubahan tersebut. Bangsa Indonesia pernah memiliki suatu angkatan yang sangat kuat visinya yakni Angkatan 1928. Angkatan inilah yang untuk pertama kalinya menyatakan bahwa Indonesia Merdeka adalah tujuan perjuangan mereka. Contoh lain untuk visi yang kuat adalah visi Microsoft diawal pendiriannya yakni A computer on every desk. Pada hakekatnya tidak ada visi organisasi, yang ada adalah visi-visi pribadi dari anggota organisasi. Namun kita harus mampu merumuskan gambaran bersama mengenai masa depan, berupa komitmen murni tanpa adanya rasa terpaksa. Visi adalah mental model masa depan, dengan demikian visi harus menjadi milik bersama dan diyakini oleh seluruh anggota organisasi. Pernyataan visi yang efektif adalah menggambarkan secara jelas gambaran dari perusahaan yang ingin dikembangkan. Visi digunakan sebagai pemandu untuk merubah hal hal yang berhubungan dengan perusahaan. Visi menjelaskan pada karyawan kemana kita akan menuju. Untuk mendapatkan gambaran yang jelas kemana kita akan melangkah, pernyataan visi yang efektif adalah Jika kita ingin bersaing pada taraf internasional, perusahaan ini diharapkan untuk . Pada area yang kosong dapat digunakan untuk menggambarkan detail detailnya. Hendrawan Supratikno dkk dalam bukunya yang berjudul Advanced Strategic Management mengartikan misi adalah Misi merupakan rangkaian kegiatan utama yang harus dilakukan organisasi untuk mencapai visinya. Menurut Peter Drucker, untuk merumuskan misi, organisasi harus mengajukan pertanyaan: in what businesses are we in or should be in (dalam bisnis apa kita berada, atau seharusnya ada). Jika bisnis adalah hasil interksi antara tiga faktor, yaitu; pasar, produk, dan teknologi, maka pertanyaan tentang misi,

6

pertama-tama, berkaitan dengan ranah (domain) kgiatan yang akan dilakukan oleh organisasi. Misi digunakan untuk mendeskripsikan keadaan sekarang, siapakah kita, dimanakah kita sekarang (dari perspektif waktu), apa kekuatan kita, dan lain-lain. Dengan mengambil contoh angkatan 28, kita bisa katakan bahwa misi mereka adalah kalimat dalam Sumpah Pemuda Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa satu, Bangsa Indonesia. Dari dunia industri, Eastman Kodak memberikan contoh misi yang bagus : We are in picture business. Pernyataan misi yang efektif adalah mendefinisikan bisnis dari tiap group kecil dalam organisasi. Pernyataan tersebut akan membuat para karyawan lebih mengerti mengenai tujuan mereka. Sebagai contoh, satu group mungkin menjual aplikasi kepada klien. Yang lain mungkin menjual logical data modeling kepada pengembang aplikasi. Misi sangat membantu dalam mengembangkan

Embed Size (px)
Recommended