Home >Documents >Makalah Milling Daniel Sahat 5315122760

Makalah Milling Daniel Sahat 5315122760

Date post:07-Aug-2015
Category:
View:827 times
Download:6 times
Share this document with a friend
Transcript:

Makalah Proses Produksi Mesin Milling

Ahmad Munsif Respati 5315122764 Reguler A 2012

KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya. Alhamdulillah saya berhasil menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya yang berjudul Mesin Milling Makalah ini berisi pembahasan tentang Mesin Milling yang mempunyai beberapa jenis dan bagaimana cara kerja mesin milling beserta dengan bagian bagiannya. Saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Akhir kata, saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.

Jakarta, 5 Desember 2012

2

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ......................................................................................... 1 KATA PENGANTAR ....................................................................................... 2 DAFTAR ISI ..................................................................................................... 3 BAB I PENDAHULUAN ............................................................................ 4 1.1 Latar Belakang ......................................................................... 4 1.3 Tujuan dan Maksud ................................................................. 4 BAB II ISI ...................................................................................................... 5 2.1 Permasalahan ............................................................................. 5 BAB III PEMBAHASAN ................................................................................ 6 3.1 Pengertian Mesin Milling ........................................................... 6 3.2 Prinsip Kerja Milling ................................................................. 6 3.3 Tujuan Milling ............................................................................ 6 3.4 Gerakan-Gerakan Pada Mesin Milling .................................... 8 3.5 Prinsip Pemotongan Pada Mesin Milling (Frais) .................... 8 3.6 Jenis-Jenis Mesin Milling ........................................................... 10 3.7 Aksesoris Mesn Milling .............................................................. 16 3.8 Cutter ........................................................................................... 27 3.9 Jenis-Jenis Pisau Milling ............................................................ 31 BAB IV PENUTUP ......................................................................................... 37 4.1 Kesimpulan.................................................................................. 37 DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................... 38

3

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pada zaman modern ini, kita dapat melihat semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat. orang-orang yang memiliki pengetahuan atau ilmu yang minim akan mengangur oleh karena itu, saya membuat makalah ini dengan mengambil judul mesin bubut, sebab industriindusti saat ini sangat membutuhkan lulusan-lulusan yang berkompetensi. Pengoperasian mesin Milling lumayan rumit. Sehingga membutuhkan suatu pedoman yaitu sebuah buku atau informasi yang berkaitan dengan mesin bubut. sehingga kelak kita mampu mengaplikasikannya

1.2 Tujuan dan Maksud

Mahasiswa

mampu

mengenali

mesin

milling

dan

fungsinya.

Mahasiswa mampu mengenali bagian-bagian dari mesin milling. Mahasiswa mampu menjelaskan gerakan-gerakan dalam milling.

Mahasiswa mampu menentukan putaran mesin pada mesin milling sesuai kerjanya. mampu menjelaskan jenis-jenis pahat milling.

dengan benda Mahasiswa

Mahasiswa mampu menjelaskan proses kerja dari mesin milling.

4

BAB II ISI

2.1 Permasalahan Masih banyak yang tidak mengerti bagaimana cara menggunakan mesin milling. Umumnya para konsumen hanya memakai barangnya saja tetapi tidak mengetahui cara pembuatannya. Hal ini tentu saja sangat disayangkan, karena apabila kita hanya memakai produk tanpa tahu cara pembuatannya, tentu kita tidak akan bisa menjadi manusia yang lebih maju dan hanya mengandalkan teknologi.

5

BAB III Pembahasan

3.1 PENGERTIAN DASAR MILLING Definisi milling (frais) adalah proses pemotongan konvensipnal dengan menggunakan mesin milling, dihasilkan suatu permukaan yang rata atau bentuk bentuk lain yang spesifik (profil, radius, silindris, dan lainlain) dengan ukuran dan kualitas tertentu dan menyisakan chip.

3.2. Prinsip dasar kerja milling Proses pemotongan benda kerja yang diam dengan meja yang bergerak menuju alat potong yang berputar.

3.3. Tujuan Milling Menghasilan benda kerja dengan permukaan yang rata atau bentukbentuk lain yang spesifik (profil, radius, silindris, dan lainlain) dengan ukuran dan kualitas tertentu.

6

Contoh contoh pengerjaan milling :

7

3.4 GerakanGerakan Pada Mesin Milling (Frais) Ada 3 (Tiga) gerakan yang terdapat pada milling (frais) yaitu : 1. Gerakan utama Gerakan berputarnya alat potong pada spindle utama. Satuan yang digunakan adalah rpm ( rotasi per menit ) dan simbolnya n. 2. Gerakan pemakanan (Feeding) Gerakan benda kerja pada waktu proses pemotongan. Satuan yang digunakan adalah mm/menit dan simbolnya s. 3. Gerakan setting (Depth of Cut) Gerakan mendekatkan benda kerja pada alat potong. Satuan yang digunakan adalah mm dan simbolnya a/t.

3.5 Prinsip Pemotongan Pada Mesin Milling (Frais) 1. Pemotongan Face Cutting Pemotongan benda kerja dengan menggunakan sisi potong bagian depan (Face) dari alat potong (Cutter). 2. Pemotongan Side Cutting Pemotongan dengan menggunakan sisi potong bagian samping (Side) dari alat potong (Cutter). Pemotongan ini juga dibedakan menjadi :

a. Pemotongan climbing Pemotongan benda kerja dengan arah putaran alat potong (Cutter) searah dengan arah gerakan pemakanan benda kerja (Feeding).

8

b. Pemotongan conventional Pemotongan benda kerja dengan arah putaran alat potong (Cutter) berlawanan arah dengan arah gerakan pemakanan benda kerja (Feeding).

9

3.6 JENIS-JENIS MESIN MILLING Berdasarkan posisi spindle utama ada 3 jenis, antara lain : 1. Mesin milling vertikal

2. Mesin milling horisontal

10

3. Mesin milling universal

11

Berdasarkan fungsi penggunaannya, antara lain : 1. Mesin milling copy

Merupakan mesin milling yang digunakan untuk mengerjakan bentukan yang rumit. Maka dibuat master/mal yang dipakai sebagai referensi untuk membuat bentukan yang sama. Mesin ini dilengkapi 2 head mesin yang fungsinya sebagai berikut : a. Head yang pertama berfungsi untuk mengikuti bentukan masternya. b. Head yang kedua berfungsi memotong benda kerja sesuai bentukan masternya. Antara head yang pertama dan kedua dihubungkan dengan menggunakan sistem hidrolik. Sitem referensi pada waktu proses pengerjaan adalah sebagai berikut : a. Sistem menuju satu arah, yaitu tekanan guide pada head pertama ke arah master adalah 1 arah.

12

b. Sistem menuju 1 titik, yaitu tekanan guide tertuju pada satu titik dari master. 2. Mesin milling hobbing

Merupakan mesin milling yang digunakan untuk membuat roda gigi/gear dan sejenisnya (sprocket dll). Alat potong yang digunakan juga spesifik, yaitu membentuk profil roda gigi (Evolvente) dengan ukuran yang presisi.

13

3. Mesin milling gravier

Merupakan mesin yang digunakan untuk membuat gambar atau tulisan dengan ukuran yang dapat diatur sesuai keinginan dengan skala tertentu. 4. Mesin milling planer

Merupakan mesin yang digunakan untuk memotong permukkan (face cutting) dengan benda kerja yang besar dan berat.

14

5. Mesin milling CNC

Merupakan mesin yang digunakan untuk mengerjakan benda kerja dengan bentukanbentukan yang lebih komplek. Meruapakan penggangi mesin milling copy dan gravier. Semua control menggunakan sistem electronic yang komplek (rumit). Dibutuhkan operator yang ahli dalam menjalankan mesin ini. Harga mesin CNC ini sangat mahal.

3.7 AKSESORIS MESIN MILLING Clamping Tools 1. Berdasarkan Tangkainya : Arbor ISO 30 Arbor ISO 40 Arbor ISO 45 Arbor ISO 50 Arbor ISO 55 Arbor ISO 60

15

2. Berdasrkan Fungsinya : Drill Chuck Arbor

Alat ini dipakai untuk mencekam mata bor, tool lain yang berdiameter kecil dan memiliki bentuk tangkai silindris.

16

Sleeve Arbor Sleeve Arbor for Cutter

Digunakan untuk mencekam End Mill Cutter yang memiliki bentuk tangkai taper atau konus. Sleeve Arbor for Twist Drill

Digunakan untuk mencekam Twist Drill yang memiliki bentuk tangkai taper atau konus.

17

Collet Arbor

Digunakan untuk mencekam alat dengan tangkai silindris, dan didesain untuk mengambil sebuah diameter yang spesifik, dari alasan diatas maka standard collet (1 set) di langkahkan dengan penambahan 0,5 mm.

Stub Arbor

Biasanya digunakan untuk mencekam Shell End Mill Cutter, dan beberapa tools lain yang memilikii lubang silindris ditengah, dan tanpa perlu menambahkan ring untuk membantu pencekaman.

18

Short Arbor

Clamping Tools ini digunakan untuk mencekam Shell End Mill Cutter dan beberapa tools lain yang memilikii lubang silindris ditengah, biasanya perlu ditambahkan ring untuk membantu proses pencekaman.

19

Long Arbor

Clamping Tools ini digunakan untuk mencekam Shell End Mill Cutter dan alat potong lain yang memiliki lubang silindris ditengah. Biasanya Arbor ini digunakan untuk Mesin Horisontal, dan juga dit