Home >Documents >Makalah K3 Stadion Kab. Bogor

Makalah K3 Stadion Kab. Bogor

Date post:31-Dec-2015
Category:
View:169 times
Download:13 times
Share this document with a friend
Description:
Makalah K3 Stadion Kab. Bogor. Download free buat tugas kuliah atau refrensi makalah lain nya
Transcript:

Figure 1BAB IPENDAHULUAN

0. Latar Belakang

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan suatu instrument pokok yang memproteksi pekerja, perusahaan, lingkungan hidup, dan masyarakat sekitar dari bahaya akibat kecelakaan kerja. Perlindungan tersebut merupakan hak asasi yang wajib dipenuhi oleh perusahaan. K3 itu sendiri bertujuan mencegah, mengurangi dan bahkan meminimalisasikan serta menihilkan resiko kecelakaan zero accident . Penerapan konsep ini tidak boleh dianggap sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang menghabiskan banyak biaya ( cost ) perusahaan, melainkan harus dianggap sebagai bentuk investasi jangka panjang yang member keuntungan yang berlimpah pada masa yang akan datang.Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal penting dan syarat mutlak dalam kegiatan pelaksanaan proyek. Untuk menjamin Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang baik, sesuai yang diharapkan dan diinginkan maka selalu ada langkah-langkah upaya untuk mencegah atau meminimalisasikan terjadinya kecelakaan pada pelaksanaan proyek di bidang industri yaitu dengan dibuatnya sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) serta peraturan dan dasar hukum yang digunakan pada program keselamatan dan kesehatan kerja.Keselamatan dan kesehatan kerja pada dasarnya mencari dan mengungkapkan kelemahan yang memungkinkan terjadinya kecelakaan. Fungsi ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu mengungkapkan sebab akibat suatu kecelakaan dan meneliti apakah pengendalian secara cermat dilakukan atau tidak, yang akan dijelaskan didalam makalah ini.Di tahun tahun sekarang ini, meningkatnya jumlah pembangunan di Indonesia menyebabkan berbanding lurus resiko kecelakaan yang mengahadapi tenaga kerja dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi. Dan semakin kesini, istilah K3 saat ini sudah sangat nyaring terdengar apalagi di kalangan para pekerja suatu industri ataupun pabrik, dengan adanya slogan zero accident maka istilah K3 semakin akrab dengan telinga masyarakat. Akan tetapi, tidak banyak orang yang mengetahui apa itu K3 dan hanya mendengar sepintas mengenai istilah K3 ini.

Di Indonesia, pemerintah sendiri pun sudah cukup lama melakukan suatu kebijaksanaan mengenai K3, yaitu semenjak dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970, dan hal itu pula menandakan bahwa pemerintah Indonesia juga sangat memperhatikan tentang keselamatan para tenaga kerja yang bekerja pada berbagai industri salah satunya konstruksi sipil.Industri jasa konstruksi merupakan lapangan kerja yang bersifat rawan terhadap kecelakaan pekerja, sehingga perusahaan kontraktor harus melakukan penerapan pelaksanaan K3 dengan berpedoman pada Keputusan Bersama antara Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pekerjaan umum.Dengan adanya ilmu tentang keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ) yang diterapkan didalam proyek sipil ini maka kita dapat mempelajari tentang K3 itu sendiri, mulai melaksanakan K3 tersebut, dan memperoleh hasil yang sempurna dalam mencegah terjadinya kecelakaan kerja

0. Tujuan

Maksud dan tujuan penyusunan laporan dari makalah keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ) ini adalah agar mengerti dan memahami tentang konsep keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada konstruksi proyek sipil. Antara lain :a) Mengetahui penyebab-penyebab kecelakaan pada pelaksanaan proyek.b) Mengetahui cara pencegahan dari kecelakaan.c) Mengetahui Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).d) Mendapatkan peraturan dan dasar hukum yang digunakan pada program keselamatan dan kesehatan kerja .e) Menganalisis konsep SMK3 pada industri jasa konstruksi.

Figure 1BAB IIDASAR TEORI

2.1Pengertian

Ada beberapa definisi / pengertian yang menjelaskan keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ) dari berbagai ahli K3, dibawah ini terdapat beberapa pengertian apa itu K3, antara lain:1. Menurut pengertian secara Keilmuan, K3 merupakan ilmu pengetahuan dan penerapan dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.2. Menurut pengertian secara Filosofis Mangkunegara (2002), K3 merupakan suatu pemikiran atau upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmani maupun rohani , tenaga kerja pada khususnya dan masyarakat pada umumnya terhadap hasil karya dan budayanya menuju masyarakat adil dan makmur.3. Menurut ILO, K3 merupakan suatu upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan derajat kesejahteraan fisik, mental dan social yang setinggi-tingginya bagi pekerja di semua jabatan, pencegahan penyimpangan kesehatan diantarapekerja yang disebabkan oleh kondisi pekerjaanm perlindungan pekerja dalam pekerjaannyadari resiko akibat faktor yang merugikan kesehatan, penempatan dan pemeliharaan pekerja dalam suatu lingkungan kerja yang diadaptasikan dengan kapabilitas fisiologi dan psikologi ; dan diringkaskan sebagai adaptasi pekerjaan kepada mas=nusia dan setiap manusia kepada jabatannya.4. Menurut Sumamur (2001), K3 merupakan rangkaian usaha untuk menciptakan suasana kerja yang aman dan tentram bagi para karyawan yang bekerja di perusahaan yang bersangkutan5. Menurut Simanjuntak (1994), K3 merupakan kondisi keselamatan yang bebas dari resiko kecelakaan dan kerusakan dimana kita bekerja yang mencangkup tentang kondisi bangunan, kondisi mesin, kondisiperalatan keselamatan dan kondisi pekerja.6. Menurut Mathis dan Jackson (2002) K3 itu dibagi menjadi keselamatan dan kesehatan. Keselamatan merupakan merujuk kepada perlindungan terhadap kesejahteraan fisik seseorang terhadap cedera yang terkait dengan pekerjaan. Kesehatan adalah merujuk pada kondisi umum fisik, mental dan stabilitas emosi secara umum.7. Menurut John Ridley (1983) yang dikutip oleh Boby Shiantosia (2000) kesehatan dan keselamatan kerja adalah suatu kondisi dalam pekerjaan yang sehat dan aman baik itu bagi pekerjaannya, perusahaan maupun masyarakat dan lingkungan sekitar pabrik atau tempat kerja tersebut.8. Menurut Jackson (1999) keselamatan dan kesehatan kerja menunjukkan kepada kondisi kondisi fisiologis fisiologis-fisikal dan psikologis tenaga kerja yang diakibatkan oleh lingkungan kerja yang disebabkan oleh perusahaan9. Menurut Silalahi (1995) kecelakaan kerja dapat didefinisikan sebagai setiap perbuatanatau kondisi tidak selamat yang dapat mengakibatkan kecelakaan. Berdasarkan definisi kecelakaan kerja maka lahirlah keselamatan dan kesehatan kerja yang mengatakan bahwa cara menanggulangi kecelakaan kerja adalah dengan meniadakan unsur penyebab kecelakaan dan atau mengadakan pengawasan ketat. Karena secara umum, kecelakaan selalu dapat diartikan sebagai kejadian yang tidak dapat diduga.2.2 Tujuan dan HambatanTujuan dari keselamatan dan kesehatan kerja ( K3) antara lain : Melindungi kesehatan, keamanan dan keselamatan setiap para tenaga kerja baik secara fisik, social, dan psikologis Agar setiap perlengkapan dan peralatan kerja digunakan sebaik baiknya dan serta seselektif efektif mungkin Agar semua hasil produksi dipelihara keamanannya Agar adanya jaminan atas pemeliharaan dan peningkatan gizi pegawai Meningkatkan gairah, keserasian kerja dan partisipasi kerja Meningkatkan efisiensi kerja Mencegah terjadinya gangguan kecelakaan dan penyakit akibat kerja Sasaran keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ) yang diinginkan itu sendiri antara lain : Menjamin keselamatan pekerja Menjamin keamanan alat-alat yang digunakan Menjamin proses produksi yang aman dan lancerDalam keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ) terdapat norma-norma yang harus dipelajari, tujuannya adalah agar terjadi keseimbangan dari pihak perusahaan dan dapat menjamin keselamatan pekerja-pekerjanya. Norma-norma yang harus dipahami dalam keselamatan dan kesehatan kerja (K3) antara lain: Aturan yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja Diterapkan untuk melindungi tenaga kerja Resiko kecelakaan dan penyakit kerjaHambatan dari penerapan keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ) antara lain :a. Hambatan dari sisi pekerja / masyarakat Tuntutan pekerja masih pada kebutuhan dasar Banyak pekerja tidak menuntut jaminan K3 karena SDM yang masih rendahb. Hambatan dari sisi perusahaan Perusahaan yang biasanya lebih menekankan biaya produksi atau operasional Meningkatkan efisiensi pekerja untuk menghasilkan keuntungan yang sebesar besarnya2.3Klasifikasi BahayaJenis bahaya dalam keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ) Jenis kimiaTerjadinya kontak atau terhirupnya bahan kimia berbahaya oleh manusia yang diantaranya abus sisa sisa pembakaran, uap bahan kimia, dan gas bahan kimia Jenis fisikaYang diantaranya adalah suatu temperature udara yang terlalu panas maupun terlalu dingin, keadaan yang sangat bising, dan keadaan udara yang tidak normal

Jenis proyek / pekerjaanBiasanya terjadi pencahayaan atau penerangan yang kurang , bahaya dari pengangkutan barang, nahaya yang ditimbulkan oleh peralatan2.4PengendalianCara pengendalian ancaman bahaya keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 )a. Pengendalian teknik Mengganti prosedur kerja Menutup atau mengisolasi bahan bahaya Menggunakan otomatisasi pekerja Ventilasi sebagai pengganti udara yang cukup

b. Pengendalian administrasi Menyusun peraturan keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ) Mengatur waktu yang pas / sesuai antara jam kerja dengan istirahat Memasang tanda tanda peringatan Mebuat data bahan- bahan yang berbahaya dan yang aman Mengadakan dan melakukan pelatihan sistem penanganan daruratStandard keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ) yaitu pengamanan sebagai tindakan keselamatan kerja : Perlindungan badan yang meliputi seluruh badan Perlindungan mesin Pengamanan listrik yang harus mengadakan pengecekan berkala Pengamanan ruangan yang meliputi sistem alarm, alat pemadam kebakaran, penerangan yang cukup, jalur evakuasi yang khususMenurut Mangkunegara (2002) bahwa indikator penyebab keselamatan dan kesehatan kerja (K3) antara lain :a. Keadaan tempat lingkungan kerja yang meliputi Penyusunan dan penyimpanan barang-barang yang berbahaya yang kurang diperhitungkan ke

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended