Home >Documents >MAKALAH K3 Hikmah Widianti

MAKALAH K3 Hikmah Widianti

Date post:06-Feb-2016
Category:
View:244 times
Download:9 times
Share this document with a friend
Description:
k3
Transcript:

MAKALAHKESELAMATAN, KESEHATAN KERJA (K3)Disusun untuk :Memenuhi Sebagian Tugas Manajemen Perkantoran

Oleh :Hikmah Widianti (1012003)

AKADEMI SEKRETARI MANAJEMENMADIUNTAHUN 2013/2014KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan kasih-Nya. Sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya. Walaupun disertai oleh tantangan dan rintangan. Adapun judul makalah ini adalah Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3). Adapun tujuan dari makalah ini adalah untuk menyelesaikan tugas pembelajaran Manajemen Perkantoran yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana ruang lingkup keselamatan, kesehatan kerja dunia kerja. Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga kami dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini untuk kedepannya dapat lebih baik.Meskipun saya berusaha semaksimal mungkin, tetapi saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari harapan, saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.

Madiun, 07 Mei 2014 Penulis

Hikmah Widianti

DAFTAR ISIKATA PENGANTAR....................................................................................i DAFTAR ISI...................................................................................................iiBAB I PENDAHULUAN..........................................................................................1 1.1 Latar Belakang.........................................................................................1 1.2 Rumusan Masalah....................................................................................2 1.3 Tujuan......................................................................................................2 1.4 Manfaat....................................................................................................2BAB II PEMBAHASAN.............................................................................................3 2.1 Pengertian keselamatan dan kesehatan kerja..........................................3 2.2 Sebab-sebab timbulnya kecelakaan kerja...............................................5 2.3 Prinsip pencegahan kecelakaan kerja......................................................10 2.4 Dasar Hukum yang menjadi acuan K3....................................................11 2.5 Peran & Tanggung Jawab K3.................................................................14 BAB IIIPENUTUP........................................................................................................183.1 Kesimpulan................................................................................................18Daftar Pustaka...................................................................................................19

BAB IPENDAHULUAN1.1 LATAR BELAKANGDalam melaksanakan suatu pekerjaan, masalah keamanan dan keselamatan kerja merupakan faktor penting yang harus menjadi perhatian utama semua pihak. Keberhasilan kita dalam melaksanakan pekerjaan tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan tersebut. Banyak hal yang dijadikan sebagai parameter penilaian terhadap keberhasilan suatu pekerjaan. Pekerjaan dinilai berhasil apabila keamanan dan keselamatan semua sumber daya yang ada terjamin, dapat diselesaikan tepat waktu atau bahkan bisa lebih cepat dari waktu yang ditentukan, memberikan keuntungan bagi perusahaan, memberikan kepuasan kepada semua pihak (pimpinan, karyawan dan pemberi kerja).Masalah keamanan dan keselamatan kerja menjadi sangat penting, karena dengan terwujudnya keamanan dan keselamatan kerja bearti dapat menekan biaya operasional pekerjaan. Apabila dalam melaksanakan pekerjaan terjadi kecelakaaan, maka akan bertambah biaya pengeluaran, yang pada akhirnya mengurangi keuntungan perusahaan. Dalam kasus kecelakan yang berat, kerugian yang ditimbulkan tidak hanya menyangkut aspek financial (dana), tetapi bisa menyebabkan cacat pada pekerja bahkan mungkin meninggal dunia.Keselamatan kerja sebenarnya sudah diupayakan oleh manusia sudah sejak lama. Dalam melaksanakan pekerjaan, secara tidak sengaja dalam keadaan sadar atau tidak sadar, manusia pernah mengalami kecelakaan yang mengakibatkan cidera bahkan mungkin sampai merenggut nyawa. Dari kenyataan tersebut, manusia berusaha untuk tidak mengalami kecelakaan atau kejadian serupa tidak akan terulang lagi. Tentunya cara-cara yang diterapkan pada jaman dahulu, berbeda dengan yang diterapkan sekarang. Yang jelas upaya yang dilakukan adalah dengan memperbaiki peralatan kerja dan cara (sistem) kerjanya.1.2 Rumusan Masalah :1. Apa pengertian keselamatan & kesehatan kerja ?2. Apa sebab-sebab timbulnya kecelakaan kerja ?3. Apa prinsip pencegahan kecelakaan kerja ?4. Apa saja Dasar Hukum yang menjadi acuan K3?1.3 Tujuan1. untuk mengetahui pengertian keselamatan & kesehatan kerja2. Untuk mengetahui sebab-sebab timbulnya kecelakaan kerja3. Untuk mengetahui prinsip pencegahan kecelakaan kerja4. Untuk mengetahui bagaimana Dasar Hukum yang menjadi acuan K31.4 ManfaatDiharapkan manfaat dari pembahasan ini adalah dapat menambah pengetahuan kita tentang syarat dan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja, sehingga kita mengerjakan suatu pekerjaan di perusahaan atau industri sudah tahu keselamatan dan kesehatan kerja.

BAB IIPEMBAHASAN2.1 Pengertian keselamatan dan kesehatan kerjaMenurut Mangkunegara (2002, p.163) Keselamatan dan kesehatan kerja adalah suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmaniah maupun rohaniah tenaga kerja pada khususnya, dan manusia pada umumnya, hasil karya dan budaya untuk menuju masyarakat adil dan makmur.Menurut Sumamur (2001, p.104), keselamatan kerja merupakan rangkaian usaha untuk menciptakan suasana kerja yang aman dan tentram bagi para karyawan yang bekerja di perusahaan yang bersangkutan.Menurut Simanjuntak (1994), Keselamatan kerja adalah kondisi keselamatan yang bebas dari resiko kecelakaan dan kerusakan dimana kita bekerja yang mencakup tentang kondisi bangunan, kondisi mesin, peralatan keselamatan, dan kondisi pekerja .Mathis dan Jackson (2002, p. 245), menyatakan bahwa Keselamatan adalah merujuk pada perlindungan terhadap kesejahteraan fisik seseorang terhadap cedera yang terkait dengan pekerjaan. Kesehatan adalah merujuk pada kondisi umum fisik, mental dan stabilitas emosi secara umum.Menurut Ridley, John (1983) yang dikutip oleh Boby Shiantosia (2000, p.6), mengartikan Kesehatan dan Keselamatan Kerja adalah suatu kondisi dalam pekerjaan yang sehat dan aman baik itu bagi pekerjaannya, perusahaan maupun bagi masyarakat dan lingkungan sekitar pabrik atau tempat kerja tersebut.Jackson (1999, p. 222), menjelaskan bahwa Kesehatan dan Keselamatan Kerja menunjukkan kepada kondisi-kondisi fisiologis-fisikal dan psikologis tenaga kerja yang diakibatkan oleh lingkungan kerja yang disediakan oleh perusahaan.Dari pengertian yg ada kita dapat menyimpulkan bahwa :Keselamatan Kerja merupakan suatu permasalahan yang banyak menyita perhatian berbagai organisasi saat ini karena mencakup permaslahan segi perikemanusiaan, biaya dan manfaat ekonomi, aspek hukum, pertanggung jawaban serta citra organisasi itu sendiri. Semua hal tersebut mempunyai tingkat kepentingan yg sama besarnya walaupun disana sini memang terjadi perubahan perilaku, baik di dalam lingkungan sendiri maupun faktor lain yg masuk unsur eksternal industry.Philosophy K3 adalah upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan tenaga kerja dan manusia pada umumnya, hasil karya dan budayanya menuju masyarakat yang adil dan sejahtera. Tujuan Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja :Secara umum, kecelakaan selalu diartikan sebagai kejadian yang tidak dapat diduga. Kecelakaan kerja dapat terjadi karena kondisi yang tidak membawa keselamatan kerja, atau perbuatan yang tidak selamat. Kecelakaan kerja dapat didefinisikan sebagai setiap perbuatan atau kondisi tidak selamat yang dapat mengakibatkan kecelakaan. Berdasarkan definisi kecelakaan kerja maka lahirlah keselamatan dan kesehatan kerja yang mengatakan bahwa cara menanggulangi kecelakaan kerja adalah dengan meniadakan unsur penyebab kecelakaan dan atau mengadakan pengawasan yang ketat. (Silalahi, 1995)Keselamatan dan kesehatan kerja pada dasarnya mencari dan mengungkapkan kelemahan yang memungkinkan terjadinya kecelakaan. Fungsi ini dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu mengungkapkan sebab-akibat suatu kecelakaan dan meneliti apakah pengendalian secara cermat dilakukan atau tidak.Menurut Mangkunegara (2002, p.170), bahwa indikator penyebab keselamatan kerja adalah:a) Keadaan tempat lingkungan kerja, yang meliputi:1. Penyusunan dan penyimpanan barang-barang yang berbahaya yang kurang diperhitungkan keamanannya.2. Ruang kerja yang terlalu padat dan sesak3. Pembuangan kotoran dan limbah yang tidak pada tempatnya.b) Pemakaian peralatan kerja, yang meliputi:1. Pengaman peralatan kerja yang sudah usang atau rusak.2. Penggunaan mesin, alat elektronik tanpa pengaman yang baik Pengaturan penerangan.2.2. Sebab-sebab timbulnya kecelakaan kerjaMenurut H.W Heinrich Dgn teori dominonya menggolongkan penyebab kcelakaan menjadi 2, yaitu :1. Unsafe Action (Tindakan Tidak Aman)Suatu tindakan yg memicu terjadinya suatu kecelakaan kerja. Cthnya : tidak mengenakan masker, merokok di tempat yg rawan terjadi kebakaran, tidak mematuhi peraturan dan larangan k3, dan lain-lain. Tindakan ini bisa berbahaya dan menyebabkan terjadinya kecelakaan.

2. Unsafe Condition (Kondisi Tidak Aman)Berkaitan erat dgn kondisi lingkungan kerja yg dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan. Banyak ditemuai bahwa terciptanya kondisi yg tidak aman ini karena kurang ergonomis. Cthnya : lantai yg licin, tangga rusak, udara yg pengap, pencahayaan kurang, terlalu bising, dan lain-lain.Klasifikasi Kecelakaan KerjaMenurut ILO, Kecelakaan kerja di klsifikasikan menjadi 4 golongan, yaitu :a. Klasifikasi Menurut Jenis Kecelak

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended