Makalah eptik

Date post:29-Nov-2014
Category:
View:447 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
 
Transcript:
  • 1. ANALISA KEJAHATAN DUNIA MAYA (CYBERCRIME) SERTA HUKUMNYA (CYBERLAW) DALAM KASUS PENIPUAN JUAL BELI ONLINE MAKALAH ETIKA PROFESI TIK Disusun sebagai tugas akhir semester enam (VI) Mata Kuliah Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi Disusun Oleh : 1. Lisabela Narandia 11110850 2. Suhartini 11110531 Kelas : 11.6B.24 Jurusan Komputerisasi Akuntansi Akademi Manajemen Informatika dan Komputer BSI Bekasi Bekasi 2014
  • 2. ii KATA PENGANTAR Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas makalah ini tepat pada waktunya. Adapun judul penulisan makalah ini adalah: ANALISA KEJAHATAN DUNIA MAYA (CYBER CRIME) SERTA HUKUMNYA (CYBER LAW) DALAM KASUS PENIPUAN JUAL BELI ONLINE Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi nilai Ujian Akhir Semester (UAS) Mata Kuliah Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi pada semester enam (VI) Jurusan Komputerisasi Akuntansi Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana Informatika (AMIK BSI). Penulis menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan dari semua pihak, maka penulisan laporan ini tidak akan berjalan lancar, untuk itu penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada yang terhormat: 1. Direktur AMIK BSI. 2. Ketua Jurusan Komputerisasi Akuntansi AMIK BSI. 3. Bapak Djadjat Sudaradjat, MT selaku Dosen Mata Kuliah Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi. 4. Orang tua tercinta atas doa dan motivasi yang selalu diberikan kepada penulis. 5. Rekan-rekan mahasiswa kelas 11.6B.24.
  • 3. iii Akhirnya, penulis berharap semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi siapa saja yang membacanya, menambah wawasan dan pengetahuan terutama dalam hal cybercrime dan cyberlaw. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangatlah penulis harapkan. Bekasi, April 2014 Penulis
  • 4. iv DAFTAR ISI Halaman Kata Pengantar ................................................................................................ ii Daftar Isi .......................................................................................................... iv BAB I PENDAHULUAN.......................................................................... 1 1.1. Latar Belakang.......................................................................... 1 1.2. Maksud dan Tujuan.................................................................. 2 1.3. Ruang Lingkup Masalah........................................................... 2 BAB II CYBERCRIME ............................................................................. 3 2.1. Definisi Cybercrime ................................................................ 3 2.2. Karakteristik Cybercrime ........................................................ 4 2.3. Jenis-Jenis Cybercrime ............................................................ 5 BAB III CYBERLAW.................................................................................. 9 3.1. Definisi Cyberlaw..................................................................... 9 3.2. Ruang Lingkup Cyberlaw ........................................................ 9 3.3. Undang-Undang Terkait Cyberlaw .......................................... 10 BAB IV STUDI KASUS PENIPUAN JUAL BELI ONLINE .................. 15 3.1. Jual Beli Online ........................................................................ 15 3.1.1. Definisi Jual Beli Online ............................................... 15 3.1.2. Pihak-Pihak Yang Terkait Jual Beli Online ................... 16 3.1.3. Proses Transaksi Jual Beli Online .................................. 19 3.2. Penipuan Jual Beli Online ....................................................... 20 3.2.1. Modus Penipuan............................................................. 20 3.2.2. Faktor Penyebab ............................................................. 21 3.2.3. Contoh Kasus.................................................................. 22 3.2.4. Analisa Kasus ................................................................. 23 3.3. Hukuman Penipuan Jual Beli Online ....................................... 24 3.4. Solusi Kasus Penipuan Jual Beli Online................................... 26 BAB V PENUTUP ...................................................................................... 28 4.1. Kesimpulan .............................................................................. 28 4.2. Saran-Saran............................................................................... 29 DAFTAR PUSTAKA..................................................................................... 30
  • 5. 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Permasalahan Perkembangan pesat dari teknologi telekomunikasi dan teknologi komputer menghasilkan internet yang multifungsi. Dan perkembangan ini membawa kita ke ambang revolusi keempat dalam sejarah pemikiran manusia bila ditinjau dari konstruksi pengetahuam umat manusia yang dicirikan dengan cara berfikir yang tanpa batas. Perkembangan tersebut melahirkan sebuah metode baru dalam hal jual beli, dimana penjual dan pembeli tidak harus bertatap muka untuk melakukan transaksi jual beli, yang disebut dengan istilah jual beli online (e-commerce). Bisnis jual beli online semakin marak bak jamur di musim penghujan, tiap hari bermunculan berbagai macam tawaran bisnis dan penawaran produk secara online, baik melalui sosial media maupun melalui iklan di banyak halaman website. Tidak bisa dipungkiri pertumbuhan pengguna internet sangat cepat di dunia. Milliaran orang memanfaatkan internet setiap hari. Ada yang sekedar untuk mencari hiburan dan eksis di jejaring sosial, namun juga banyak yang memang mencari informasi yang dibutuhkan untuk pendidikan dan pekerjaan. Hal ini membuka peluang bagi para penipu untuk melakukan modusnya. Dengan menjual barang-barang dengan harga yang lebih murah dari barang aslinya membuat para konsumen tergiur untuk melakukan transaksi.
  • 6. 2 Dengan banyaknya penipuan jual beli online yang terjadi di Indonesia, maka kami akan membahas beberapa hal yang berkaitan dengan penipuan jual beli barang online. Mulai dari bagaimana penipuan jual beli online itu terjadi, apa saja faktor penyebab terjadinya, modus apa saja yang sering dilakukan, serta bagaimana hukum di Indonesia mengatasi kasus ini. 1.2. Maksud dan Tujuan Adapun maksud dari penulisan makalah ini sebagai berikut: 1. Mengetahui pengertian dari cybercrime 2. Mengetahui jenis-jenis cybercrime 3. Mengetahui penyebab-penyebab terjadinya cybercrime 4. Mengetahui upaya-upaya penanggulangan cybercrime Sedangkan tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas pengganti nilai Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Etika Profesi Teknologi Informasi dan Komunikasi (EPTIK) dan sebagai tambahan pengetahuan bagi mahasiswa mengenai cybercrime dan cyberlaw. 1.3. Ruang Lingkup Masalah Berdasarkan latar belakang permasalahan yang diuraikan di atas, maka dalam penyusunan makalah ini penulis membatasi dengan hanya membahas tentang pengertian cybercrime, cyberlaw dan contoh kasus cybercrime yaitu penipuan jual beli online, serta hukuman atas kasus jual beli online.
  • 7. 3 BAB II CYBERCRIME 2.1. Definisi Cybercrime Kejahatan dunia maya (cybercrime) adalah istilah yang mengacu kepada aktivitas kejahatan dengan komputer atau jaringan komputer menjadi alat, sasaran atau tempat terjadinya kejahatan. Termasuk ke dalam kejahatan dunia maya antara lain adalah penipuan lelang secara online, pemalsuan cek, penipuan kartu kredit/carding, confidence fraud, penipuan identitas, pornografi anak, dll. Pengertian cybercrime menurut para ahli: Andi Hamzah dalam bukunya Aspek-aspek Pidana di Bidang Komputer (2013) mengartikan cybercrime sebagai kejahatan di bidang komputer secara umum dapat diartikan sebagai penggunaan komputer secara ilegal. Forester dan Morrison mendefinisikan kejahatan komputer sebagai aksi kriminal dimana komputer digunakan sebagai senjata utama. Girasa (2013) mendefinisikan cybercrime sebagai aksi kejahatan yang menggunakan teknologi komputer sebagai komponen utama. M.Yoga.P (2013) memberikan definisi cybercrime yang lebih menarik, yaitu:kejahatan dimana tindakan kriminal hanya bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi cyber dan terjadi di dunia cyber.
  • 8. 4 2.2. Karakteristik Cybercrime Karakteristik unik dari kejahatan di dunia maya antara lain menyangkut lima hal berikut: a. Ruang Lingkup Kejahatan Sesuai sifat global internet, ruang lingkup kejahatan ini juga bersifat global. Cybercrime seringkali dilakukan secara trans-nasional, melintasi batas negara sehingga sulit dipastikan yuridikasi hukum negara yang berlaku terhadap pelaku. Karakteristik internet di mana orang dapat berlalu-lalang tanpa identitas (anonymous) memungkinkan terjadinya berbagai aktivitas jahat yang tak terse