Home >Environment >Makalah aerob anaerob

Makalah aerob anaerob

Date post:22-Mar-2017
Category:
View:77 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Transcript:
  • 1

    Universitas Indonesia

    PENCEGAHAN PENCEMARAN

    PENGOLAHAN BIOLOGIS AEROB-ANAEROB

    DISUSUN OLEH :

    Fitrah H Harahap/1206212376

    Husein Shahab/1206223890

    Yusra Yuliana/1106139935

    DEPARTEMEN TEKNIK KIMIA

    FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS INDONESIA

    DEPOK

    APRIL 2015

  • 2

    Universitas Indonesia

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan YME, karena berkat rahmat dan hidayah-

    Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini berisikan tentang pengolahan air

    limbah secara biologis aerob dan anaerob yang banyak digunakan oleh berbagai jenis industri

    di Indonesia. Pengolahan air limbah secara biologis aerob dan anaerob sangat penting untuk

    mengolah air limbah dari kegiatan industri dengan kadar BOD dan COD tinggi. Oleh karena

    itu, makalah ini dibuat agar masyarakat, khususnya pelaku industri, dapat memahami dan

    menerapkan proses pengolahan secara biologis aerob dan anaerob ini untuk mendekomposisi

    senyawa-senyawa organik yang sangat besar yang terkandung dalam air limbah dari berbagai

    jenis kegiatan industri.

    Terima kasih kami ucapkan kepada Pak Heri Hermansyah selaku pengampu mata

    kuliah pencegahan pencemaran yang telah membimbing kami selama pembuatan makalah

    ini; teman-teman Departemen Teknik Kimia khususnya yang mengikuti perkuliahan

    pencegahan pencemaran dan semua pihak yang terlibat dalam pembuatan makalah yang tidak

    dapat disebutkan satu per satu di sini.

    Semua ide dan isi dari karya ini terinspirasi dari keadaan masyarakat Indonesia dan

    kami bermaksud untuk meningkatkan kualitas lingkungan di Indonesia. Semoga makalah ini

    akan bermanfaat bagi warga Universitas Indonesia pada khususnya dan masyarakat Indonesia

    pada umumnya disamping sebagai salah satu tugas mata kuliah Pencegahan Pencemaran.

    Depok, April 2015

    Penulis

  • 3

    Universitas Indonesia

    DAFTAR ISI

    KATA PENGANTAR............................................................................................... .......... 2

    DAFTAR ISI............................................................................................................ .......... 3

    BAB I PENDAHULUAN........................................................................................... 4

    1.1 Latar Belakang.......................................................................................... 4

    1.2 Rumusan Masalah...................................................................................... 5

    1.3 Tujuan Penulisan....................................................................................... 5

    1.4 Manfaat Penulisan...................................................................................... 5

    BAB II ISI................................................................................................................ 6

    2.1 Pengolahan Air Limbah Secara Biologis Aerobik dengan

    Pertumbuhan Tersuspensi (Suspended Growth)............................................ 6

    2.1.1 Skema Reaktor Tercampur Sempurna dengan Pengembalian

    Sel (Recycle) dan Pencucian............................................................... 8

    2.2 Pengolahan Air Limbah Secara Biologis Aerobik dengan

    Attached Growth Process........................................................................... 10

    2.2.1 Trickling Filter................................................................................. 10

    2.3 Pengolahan Limbah Secara Biologis Anaerob............................................... 13

    2.4 Perbedaan Pengolahan Air Limbah Secara Biologis Aerob dan Anaerob.......... 18

    2.5 Aplikasi Pengolahan Limbah Secara Biologis Aerob-Anaerob

    Pada Industri Rumah Sakit.......................................................................... 19

    2.5.1 Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit Dengan Proses

    Lumpur Aktif................................................................................... 19

    2.5.2 Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit Dengan Proses

    Reaktor Biologis Putar (Rotating Biological Contactor, RBC)............... 21

    2.5.3 Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit Dengan Proses Aerasi Kontak...... 24

    2.5.4 Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit Dengan Proses

    Biofilter Up Flow.......................................................................... 25

    2.5.5 Proses Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit Dengan Sistem

    Biofilter Anaerob-Aerob.................................................................... 26

    BAB III KESIMPULAN............................................................................................. 28

    3.1 Kesimpulan................................................................................................ 28

    DAFTAR PUSTAKA................................................................................................. 29

  • 4

    Universitas Indonesia

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

    Limbah cair atau air limbah adalah air yang tidak terpakai lagi, yang merupakan hasil

    dari berbagai kegiatan manusia sehari-hari. Dengan semakin bertambah dan meningkatnya

    jumlah penduduk dengan segala kegiatannya, maka jumlah air limbah juga mengalami

    peningkatan. Pada umumnya limbah cair dibuang ke dalam tanah, sungai, danau, dan laut.

    Jika jumlah air limbah yang dibuang melebihi kemampuan alam untuk menerima atau

    menampungnya, maka akan terjadi kerusakan lingkungan.

    Berbagai kasus pencemaran lingkungan dan memburuknya kesehatan masyarakat

    yang banyak terjadi dewasa ini diakibatkan oleh limbah cair dari berbagai kegiatan industri,

    rumah sakit, pasar, restoran hingga rumah tangga. Hal ini disebabkan karena penanganan dan

    pengolahan limbah tersebut belum mendapatkan perhatian yang serius. Sebenarnya,

    keberadaan limbah cair dapat memberikan nilai negatif bagi suatu kegiatan industri. Namun,

    penanganan dan pengolahannya membutuhkan biaya yang cukup tinggi sehingga kurang

    mendapatkan perhatian dari kalangan pelaku industri, terutama kalangan industri kecil dan

    menengah.

    Kegiatan industri merupakan penyumbang limbah cair terbesar yang dapat mencemari

    lingkungan. Banyak dari industri-industri ini yang menghasilkan limbah cair atau air limbah

    dengan kandungan senyawa-senyawa organik yang sangat besar (tingkat BOD dan COD

    tinggi). Untuk menangani atau mengolah limbah dengan kandungan senyawa-senyawa

    organik yang sangat besar ini, maka pengolahan limbah secara biologis sangat tepat

    dilakukan.

    Pengolahan limbah secara biologis merupakan pengolahan air limbah dengan

    menggunakan mikroorganisme untuk mendekomposisi bahan-bahan organik yang terkandung

    dalam air limbah menjadi bahan yang kurang menimbulkan potensi bahaya seperti misalnya

    keracunan, kematian biotik akibat penurunan DO, maupun kerusakan ekosistem.

    Mikroorganisme yang berperan dalam mendekomposisi senyawa-senyawa organik ini antara

    lain adalah bakteri, protozoa, amoeba, fungi, nematoda dan sesanya merupakan organisme

    patogen yang selanjutnya akan dimusnahkan melalui proses disinfeksi. Pengolahan secara

    biologis seringkali merupakan pengolahan tahap kedua (secondary treatment) dalam sebuah

    Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Pengolahan air limbah secara biologi mempunyai

    tujuan serta manfaat yaitu degradasi (penguraian) bahan organik, transformasi zat organik

  • 5

    Universitas Indonesia

    menjadi zat kurang berbahaya, nitrifikasi/denitrifikasi, dan menggunakan kembali zat organik

    dalam air limbah (misalnya gas metana).

    Pengolahan air limbah secara biologis terdiri dari pengolahan air limbah secara

    biologis aerob dan pengolahan air limbah secara biologis anaerob. Mengingat pentingnya

    pengolahan air limbah secara biologis untuk mendekomposisi senyawa-senyawa organik

    yang dapat mencemari lingkungan, maka pada makalah ini akan dibahas mengenai

    pengolahan air limbah secara biologis aerob dan anaerob sehingga masyarakat dapat

    memahami dan menerapkannya untuk mengolah limbah yang mempunyai kandungan

    senyawa-senyawa organik yang sangat besar agar tidak mencemari lingkungan.

    1.2 Rumusan Masalah

    Pengolahan air limbah secara biologis aerob dan anaerob bertujuan untuk mengurangi

    kadar BOD dan COD yang ada pada air limbah dengan jalan mendekomposisi senyawa-

    senyawa organik dalam air limbah menggunakan bantuan mikroorganisme. Dengan

    mengetahui dan memahami pengolahan air limbah secara biologis aerob dan anaerob, maka

    masyarakat, khususnya pelaku industri, diharapkan dapat menerapkannya dalam mengolah

    air limbah yang banyak mengandung senyawa-senyawa organik yang dapat mencemarkan

    lingkungan. Maka makalah mata kuliah pencegahan pencemaran ini dibuat dalam rangka

    menjawab pertanyaan yang menjadi rumusan permasalahan yaitu :

    a). Bagaimana proses pengolahan air limbah secara biologis aerob ?

    b). Bagaimana proses pengolahan air limbah secara biologis anaerob dan perbandingannya

    dengan proses pengolahan air limbah secara biologis aerob ?

    c). Bagaimana aplikasi pengolahan air limbah secara biologis aerob dan anaerob pada industri

    rumah sakit ?

    1.3 Tujuan Penulisan

    Tujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk memberikan pemahaman dan

    penjelasan mengenai pengolahan air limbah secara biologis aerob dan anaerob serta

    aplikasinya pada industri rumah sakit.

    1.4 Manfaat Penulis

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended