Home > Documents > Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 menyerahkan hidup kita dalam tangan pengasihan Allah Bapa....

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 menyerahkan hidup kita dalam tangan pengasihan Allah Bapa....

Date post: 11-Mar-2019
Category:
Author: lamdung
View: 216 times
Download: 0 times
Share this document with a friend
Embed Size (px)
of 43 /43
Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 1
Transcript

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 1

Sebaris Kata dari Redaksi

Surat Gembala:Sikap Orang Kristen Terhadap Penderitaan

Suara Pembaca:Nomor Terbit Majalah Gunsa

Fokus I:Di Mana Tuhan Saat ada Penderitaan?

Obrolan Si Encim dan Aku:Persahabatan

Konsultasi Teologi:Gereja Berbisnis, Boleh atau Tidak?

Celah Buku:Mengapa Allah Peduli Dengan Bisnis?

Konsultasi Hukum:Kontroversi Perjanjian Pisah Harta

Konsultasi Kesehatan Batu Empedu

Konsultasi Bisnis

Mengenal Lebih Dekat Keluarga Pdt. Febe

Lepas:Catatan Harian Kesehatan Seorang Oma

Q-tA dan Gunsa:Penggalangan Dana Di Gereja

Lepas:Salah Bertanya Sesat di Zaman

Rubrik Muda:Kita Terlalu Sibuk dengan Diri Sendiri

Lepas:Living in Christ

Puisi:Mother

KKS

Foto-foto Kegiatan

2 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015

Sebaris Kata dari Redaksi

Diterbitkan oleh: Majelis Jemaat GKI Gunung Sahari Pengarah Redaksi: Pdt. Royandi Tanudjaya, Pimpinan

Redaksi: Rudy Umar Redaksi: Editor: Kontributor: Pdt. Imanuel Kristo, Pdt. Royandi Tanudjaya, Pdt. Suta Prawira,

dr. Mira Winarta, M.S., Sp. Ok., Ir. Robert Robianto, Winanto Wiryomartani S.H., M.Hum., Bea Kurniawan, Jonathan S. Hanantha Tata Letak: Alamat Redaksi: Jl. Gunung Sahari IV/8, Jakarta 10610 E-mail: Redaksi menerima tulisan, gambar, dan foto yang disertai dengan data lengkap pengirim. Tulisan tersebut dapat dimuat, ditolak, atau ditunda pemuatannya berdasarkan wewenang redaksi.

gunsa/

d A F T A R I S I

2

23

20

44

47

56

59

68

72

76

777880

33

38

4

9

10

41

Fokus II : Solidaritas dari Palung ke Palang

ten di Indonesia?

Inspirasi:Memberi Sama dengan Menerima

Liputan :Sebagai Sarana Pendidikan yang Menarik

66

Ssinggah dalam kehidupan kita? Mengapa penderitaan itu kita alami? Apakah maksud Tuhan dalam penderitaan yang kita alami? Tulisan dari Pdt. Benny Halim dan Pdt. Imanuel Kristo kiranya dapat menolong kita untuk lebih mengenal makna dibalik penderitaan yang kita alami dan bagaimana kita menyikapinya.

santai antara Redaksi dengan Pdt. Febe dan suaminya, Bpk. Ferry Irawan pada

sarana pendidikan yang menarik bagi anak. Untuk itu simak liputan seminar tentang hal tersebut yang diadakan oleh GKI Gunsa bekerja sama dengan LAI. Malu Bertanya, Sesat di Zaman mengajak kita untuk bersikap bijak dalam pergaulan dan

menyerahkan hidup kita dalam tangan pengasihan Allah Bapa. Marilah di tahun

Nya, bahkan di tengah penderitaan sekalipun. Selamat memasuki tahun yang baru, Tuhan menyertai kita selalu.

15

54

62

mailto:[email protected]

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/20154 5

S u R A T G E M B A L A

Sadalah keadaan yang menyedihkan yang harus ditanggung. Seseorang yang

sedang menanggung sesuatu

dalam bukunya yang berjudul Where Is God When It Hurts? (Di Manakah Tuhan di Saat Kita Menderita?) membedakan antara rasa sakit atau kesakitan (pain) dengan penderitaan Kesakitan atau rasa sakit, bisa menjadi

sementara penderitaan adalah sisi yang kelam dan kejam.

antara penderitaan dan sebabnya.

sakit atau kesakitan yang kemudian liar, dapat menyebabkan seseorang mengalami penderitaan .

disebabkan oleh penyakit. Penderitaan atau keadaan yang menyedihkan itu

hal. Penyakit, kemiskinan, kesepian,

atau perbuatan jahat dari orang lain

menjadi sebab seseorang mengalami penderitaan.

yang dikonotasikan buruk atau

bisa diakibatkan risiko seseorang melakukan hal yang benar, misalnya memberitakan Injil Tuhan atau karena imannya. Paulus, adalah

mengalami penderitaan di bumi ini, karena ia memberitakan Injil Kristus.

Paulus menuliskan demikian: Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita,

terbelenggu. (2 Tim.2:9) Karena iman

Kristen di beberapa tempat di Irak dan Suriah belakangan ini mendapat

Sikap

Orang Kristen

Terhadap

Penderitaan

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/20156 7

ISIS

bahwa, penderitaan atau keadaan yang menyedihkan di dunia ini disebabkan

Di dunia ini, mengharapkan hidup

mungkin.

Dalam konteks realitas hidup sosial di Indonesia saat ini, jika

dipublikasikan bulan Oktober 2015,

dapat menyebabkan keadaan yang menyedihkan itu terjadi. Dari 252 juta penduduk Indonesia, saat ini 28,6 juta hidup di bawah garis kemiskinan dan sekitar separuh dari seluruh rumah tangga tetap berada di sekitar garis kemiskinan nasional yang ditetapkan pada Rp. 330.776 per bulan (sekitar US $ 22.6). Pertumbuhan lapangan kerja lebih lambat dibandingkan pertumbuhan penduduk. Layanan publik tetap kurang layak berdasarkan

standar negara berpendapatan

prestasi kurang baik berdasarkan indikator kesehatan dan infrastruktur.

menunjukkan bahwa Indonesia

(Millennium Development Goals) bertujuan untuk menurunkan angka tersebut pada

itu, meski telah terjadi kemajuan baru, akses masyarakat kepada fasilitas

target Millennium Development Goals (MDGMillennium Development Goals adalah

Target atau Sasaran Pembangunan Mellennium yang dituangkan dalam deklarasi saat Konfrensi Tingkat Tinggi

negara dan ditandatangani oleh 147 kepala pemerintahan. Untuk iklim

Indonesia terus mengalami tantangan

infrastruktur. Namun, Badan Koordinasi Penanaman Modal telah membentuk Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk pengurusan izin usaagar regulasi semakin mendukung. (www.worldbank.org).

dari penderitaan, lalu bagaimana seharusnya orang beriman bersikap terhadap penderitaan itu sendiri?

penderitaan! Salah satu isi dari doa

dan janganlah membawa kami ke

Doa ini mengajarkan sebuah spirit

harus memilih dan berusaha, maka pilihan dan usaha kita adalah untuk

mengatasi kesulitan bukan pilihan dan usaha untuk mendatangkan kesulitan.

Kedua, jangan mudah menghakimi! Jika kita sedang mengalami penderitaan atau melihat orang lain mengalaminya, maka jangan mudah menghakimi. Menghakimi Allah

sendiri atau menghakimi orang lain,

ada dosa. Kita perlu belajar dari kisah Ayub, bahwa penderitaan itu adalah

merupakan bagian dari misteri kehidupan yang Allah anugerahkan.

menuduh Ayub telah berbuat dosa sehingga Ayub pantas menuai

menyebabkan penderitaan, namun

dosanya.

Mengapa? Tatkala menderita atau melihat orang lain menderita, pertanyaan yang amat dekat adalah mengapa. Mengapa saya, mengapa Allah membiarkan, mengapa

jika seseorang hanya fokus pada pertanyaan mengapa, maka bisa jadi Di dunia ini

tidak mungkin

steril dari

penderitaan

http://www.worldbank.org

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/20158 9

SuARA PEMBACAmalah akan semakin memberatkan

memuaskan. Tatkala menderita atau melihat orang lain menderita arahkan diri pada pertanyaan tentang apa yang harus dilakukan sebagai orang beriman. Apa yang harus dilakukan supaya Allah dimuliakan, itulah yang diajarkan

Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang;

seorangpun yang dapat bekerja.

Keempat, jangan takut! Sebagai orang beriman, penderitaan yang disebabkan karena hukuman memang

kepada Kristus, seseorang menderita,

dihindari melainkan dihadapi dengan rela. Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang

2:19). Selama hidup di bumi yang

selalu mungkin terjadi, karena itu harus dihadapi. Firman Tuhan dalam Amsal 18:14 berkata: Orang yang bersemangat dapat menanggung

penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah? Semangat dan harapan, bukan karena kita merasa gagah dan hebat, namun

pernah meninggalkan kita.

Kelima, jangan fokus pada diri sendiri! Banyak orang tatkala mengalami penderitaan, berpikir dirinya sedemikian malang sehingga sibuk mengasihani diri sendiri. Namun, di dalam Alkitab, Allah mengajarkan kepada umat beriman agar penderitaan

berbagi dan berbuat baik kepada sesama. Dalam Perjanjian Lama, ada janda Sarfat yang sedemikian miskin,

Jemaat di Makedonia yang miskin dan menderita juga tetap berbagi berkat

perbuatan baik itu, Allah bekerja dengan sedemikian ajaib. Mereka yang berbagi itu mengalami pertolongan Allah yang luar biasa sekaligus dipakai oleh Allah untuk menjadi saluran

demikian, sekalipun menderita, hidup mereka tetap bermakna.

(Pdt. david Sudarto)

Redaksi Majalah Gunsa yang saya kasihi,

Ssaya seringkali kebingungan saat yang saya perlukan karena nomor terbit yang ada pada Majalah Gunsa

Majalah Gunsa yang ada saat ini? Apakah mungkin jika penomorannya bisa dibuat lebih sederhana sehingga

mengenali waktu penerbitan Majalah Gunsa tersebut? Terima kasih.

Yanny,

Jakarta 11420

terhadap Majalah Gunsa. Memang

Majalah Gunsa. Penomoran tersebut

terbit Majalah Gunsa (Majalah Gunsa pertama kali terbit pada tahun 1992); sedangkan tahun 2015 merupakan tahun terbit Majalah Gunsa yang sebenarnya. Kami berterima kasih untuk usulan yang Saudari berikan untuk penomoran Majalah Gunsa.

edisi Majalah yang diperlukan. Kiranya Tuhan menolong dan memperlengkapi

yang menuju kepada perbaikan.

Nomor Terbit

Majalah Gunsa

10 11Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015

F O K u S I

Kenapa Semua Harus Ada?

Dalam hidup yang kita jalani mengalami banyak hal yang terjadi. Baik yang memiliki kait mengkait dengan diri kita langsung

orang dekat kita, atau dengan siapapun yang menurut ukuran kemanusiaan

Sebuah keluarga muda dengan satu anak

Sebuah mobil yang dikendarai seorang anak muda menabrak sang ibu saat dia baru saja pulang membeli susu untuk anak balitanya. Di mana Tuhan, saat

laju mobil itu ke arah lain? Sehingga kalau toh mobil itu terpaksa harus

balita itu masih membutuhkan sang ibu?

Di manakah Tuhan saat seorang

begitu banyak orang? Di manakah Tuhan saat orang yang begitu saleh dan hidup dengan kesungguhan melakukan

sakit yang begitu lama? Di manakah

yang baru pulang dari bepergian,

Di Mana TuhanSaat Ada Penderitaan?Oleh: Pdt. Imanuel Kristo

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 1312 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015

membawa narkoba yang berasal

seseorang yang minta tolong dengan alasan koper miliknya telah penuh?

melanda dan menyebabkan begitu

datang dan pengalaman hidup yang kita harapkan tampak menjauh. Dan

Di manakah Tuhan, saat semua itu terjadi?

mengasihi kekasihnya yang meninggal

menimpa?

Nasib Semua Orang Sama

Di atas pertanyaan yang tersimpan saat kita menjumpai beragam pengalaman yang kita alami, khususnya

kita harapkan maka beberapa hal perlu kita sadari:

1. Segala sesuatu adalah sama bagi semua orang. Penulis kitab Pengkhotbah menuliskan demikian: Segala sesuatu sama bagi sekalian; nasib orang sama: baik orang yang benar maupun orang yang fasik, orang yang baik maupun orang yang jahat, orang yang tahir maupun orang yang najis, orang yang mempersembahkan korban maupun

Menjadi

manusiaan sebagaimana dialami oleh banyak orang pada umumnya. Oleh karena itu menjadi Kristen

imun atas berbagai masalah, menjadi Kristen

akan mengalami sakit, terbebas dari

manusiawi.

2. dari berbagai pergumulan; betapapun berimannya seseorang

dari banyak pengalaman yang

bukanlah jaminan yang membuat seseorang terhindar dari banyak persoalan dan penderitaan, tetapi bagaimanapun juga iman

membantu seseorang untuk dapat

(entah itu yang diharapkan ataupun yang ingin dihindari) dengan tepat. Jadi bagaimanapun juga tetaplah beriman.

Alam Itu Adil Terhadap Semua

Alam yang di dalamnya kita hidup itu

Matahari yang memanggang padang gurun adalah matahari yang sama, yang menyinari seluruh permukaan bumi. Namun dari matahari yang sama dapat menghasilkan kekeringan di satu tempat tetapi kehangatan di tempat lain. Dihindari oleh banyak orang di

di Pantai Kuta. Hujan dan kelimpahan air dapat mengairi sawah dan ladang yang memberikan kehidupan di satu tempat juga dapat menjadi banjir dan kerusakan di banyak tempat. Abu vulkanik dari Gunung Merapi dapat

yang mendapatkannya tetapi juga dapat mendatangkan penderitaan baru bagi sebagian orang yang lainnya.

Dengan demikian, alam dapat menjadi rahmat dan berkat tetapi juga dapat menjadi musibah. Gunung meletus

mungkin dapat ditangkal dan dialihkan dari satu tempat ke tempat lainnya. Dalam kondisi yang demikian maka siapapun selalu dapat mengalami dan merasakannya.

diminta untuk bertanggung jawab terhadap alam yang Tuhan karuniakan.

maka manusia diberi tanggung jawab untuk menjaga dan memelihara alam dengan baik: taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara, dan di atas segala binatang

(Kejadian 1:28).

Jadi bagaimanapun

juga tetaplah beriman.

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201514 15

F O K u S 2

Apapun pengalaman hidup yang kita alami dan jalani (entah itu susah ataupun senang, sehat ataupun sakit, sukses ataupun gagal), semua itu terjadi

tahu persis segala sesuatunya dengan sangat detail. Oleh karenanya Tuhan

tersebut untuk menyatakan semua

dianggap paling buruk menurut ukuran kita, justru mendatangkan kebaikan yang luar biasa indah bagi masa depan

kejatuhan, kita dipulihkan dan dibentuk menjadi pribadi yang semakin kuat dan mengagumkan. Dari kesusahan

kehidupan yang membuat diri kita menjadi pribadi yang semakin hari menjadi semakin pantas di hadapan Tuhan dan di hadapan sesama.

kita menjadi marah dan protes kepada

buruk menghampiri kita. Lagipula

semua kesusahan itu kemalangan. Lagipula kesusahan yang kita alami, sakit yang kita jalani itu hanyalah

hidup yang kita jalani, ada jauh lebih

Solidaritas

DARI PALUNG

KE PALANG

KENANGAN SOLFERINO

H1910) adalah pemuda asal Swiss. Ia seorang perjuangan mempertemukan antara kelompok Kristen dengan

1859 ia hendak menjumpai

itu. Dalam perjalanannya, saat di kota Solferino, Italia Utara, Dunant menyaksikan langsung

bertempur melawan Austria.

kategori menyenangkan dibandingkan

seluruh perjalanan usia kita. Kita mungkin mengalami lima hari dirawat di rumah sakit, dan semua itu tampak mengesalkan padahal ada begitu banyak hari yang Tuhan izinkan kita

Akhirnya, marilah kita belajar untuk bersyukur kepada Dia pemberi kehidupan yakinlah bahwa Dia

dalam semuanya.

Berimanlah dengan sungguh, sehingga kita mampu berkata: susah ataupun senang Dia adalah Tuhan kita sukses ataupun gagal; sehat ataupun sakit

kepada kita untuk kita jalani. Sambil

yang terbaik yang Tuhan sampaikan

Dari peristiwa kejatuhan, kita dipulihkan dan

dibentuk menjadi pribadi yang semakin kuat dan

mengagumkan.

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201516 17

menjadi korban pertempuran tersebut. Hal itu membuat Dunant bekerjasama dengan penduduk setempat, untuk

menulis buku: Kenangan di Solferino. Dalam tulisannya itu, Dunant menuliskan dua harapannya, yaitu agar:

a. Terbentuk organisasi kemanusiaan internasional, untuk menolong

perang.

b. Disusun perjanjian internasional

di medan perang dan sukarelawan yang menolong.

Pada 1863, Dunant bersama 4 orang Jenewa membentuk Komite Internasional untuk bantuan para

akhirnya dibentuk dengan nama Komite Internasional Palang Merah (KIPM) atau

(ICRC). Beberapa

tersebut disebut sebagai palang merah karena Dunant terinspirasi

di palang itulah yang menyelamatkan dunia.

Kristus bagi dunia ini, maka Palang Merah ( ) itupun hendak

bagi korban. Tindakan penyelamatan

boleh membedakan asal usul korban, baik gender, suku, agama, dan ras.

HIduP KEKAL dALAM HIduP SESAMA

Sebelum kisah Dunant dan Palang

diawali dengan sebuah pertanyaan dari seorang ahli Taurat, Guru, apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup kekal? Kristus menjawab hidup kekal itu dapat diperoleh dengan melakukan yang diamanatkan Hukum Taurat. Bahwa Hukum Taurat memerintahkan orang untuk mengasihi Tuhan dan sesama.

Namun ahli Taurat itu terus mendesak Kristus, dengan bertanya, Siapakah sesamaku manusia? Mengapa ada pertanyaan siapakah sesamaku

siapa yang menjadi sesama manusia? Belum! Karena bagi seorang ahli Taurat dalam kehidupan Israel, yang disebut sebagai sesama manusia ialah

ketaatan kepada Taurat. Di luar orang

biasa dianggap sebagai bukan sesama manusia.

kan batasan sesama manusia itu

melalui kisah Orang Samaria yang

seorang yang dirampok dan dalam

di pinggir jalan. Saat itu lewat seorang imam, setelah itu lewat juga seorang Lewi. Ternyata, baik imam maupun orang Lewi yang melintas, nyatanya

membiarkan begitu saja.

Padahal seorang imam memiliki tugas saat mempersembahkan kurban bakaran mewakili umat di hadapan Tuhan dan mewakili Tuhan di hadapan

menghadirkan kasih dan pertolongan Tuhan bagi korban tersebut. Begitu juga orang Lewi, yang memiliki tugas khusus dalam peribadahan umat Israel;

korban tersebut.

Sungguh luar biasa! Ada seorang

menolong korban tersebut. Orang

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201518 19

dibawa ke sebuah penginapan untuk merawatnya. Kenapa luar biasa? Karena orang Samaria populer

Allah. Namun ternyata, si Samaria yang dipandang rendah oleh Israel; memiliki moralitas dan spiritualitas yang lebih luhur dan mulia daripada seorang imam dan Lewi.

BELAS KASIHAN KEPAdA SESAMA

Mengakhiri kisah Samaria itu, Kristus bertanya kembali kepada ahli Taurat, Siapakah di antara

... adalah sesama manusia bagi orang yang jatuh ke tangah penyamun itu? Ahli Taurat itu pun menjawab, Orang yang telah menunjukkan belas kasihan kepadanya? Tuhan pun memerintahkan, Pergilah dan perbuatlah demikian!

Jelas sekali Tuhan menitahkan agar

Tuhan menyatakan bahwa terhadap siapa pun yang sedang menderita, maka seharusnyalah seorang Kristen

wajib menolongnya.

Tuhan mengamanatkan demikian sebab Tuhan sendiri telah mengalami sendiri penderita manusia. Keilahian

mengalami derita.

Solidaritas derita Kristus bersama itu dapat dilihat melalui kisah Natal. Bahwa Tuhan, telah menjadi Putra Natal yang pernah berbalutkan lampin

Nya mengalami sebuah penderitaan

Nya itu ternyata

tempat yang layak. Bahkan setelah lahir pun, Dia harus segera dibawa mengungsi jauh ke Mesir. Sebab bukan lagi hanya pengalaman derita, tetapi Putra Natal harus berada dalam

Herodes.

Solidaritas Kristus dalam palung, masih berlanjut pada solidaritas di palang.

kepada kita bahwa Dia lebih dari

sekedar sebuah solidaritas dari derita

menyatakan bahwa Dia berbelas kasih dan sanggup menolong derita umat manusia dan dunia ini. Karena itulah

beroleh jaminan keselamatan dan kehidupan abadi bersama Tuhan.

Dalam hidup kita maupun hidup sesama, kita seringkali menyaksikan atau juga mengalami penderitaan.

sakit. Penderitaan dalam kehidupan sosial sesama kita dalam bentuk

Di tengah segala derita itu, kita yang mungkin mengalami penderitaan, diingatkan bahwa Kristus telah hadir dan merasakan derita kita. Kehadiran Kristus meneguhkan iman dan meneduhkan jiwa kita. Begitu juga saat sesama kita mengalami derita

Samaria maupun gerakan palang merah yang digagas Dunant; maka kita dipanggil untuk menolong sesama kita.

Solidaritas Kristus dari palung hingga palang, memanggil kita untuk dapat juga menolong sesama kita yang menderita. Kita dipanggil untuk menjadi sesama dan sahabat bagi mereka yang mengalami penderitaan. Bukankah Firman Tuhan, mengajarkan

untuk semua orang, supaya mereka

dirinya sendiri, tetapi untuk Dia, yang

untuk mereka.

Pdt. Benny Halim,

melayani di Jemaat GKI Serang Banten

Solidaritas Kristus

dari palung

hingga palang,

memanggil kita

untuk dapat menolong

sesama kita

yang menderita.

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201520 21

OBROLAN SI ENCIM dAN AKu

Ssebelum sampai, ada seorang memberi salam sambil tersenyum

membalas senyumnya. Begitu sampai di rumahnya aku langsung bertanya:

waktu ditanya tadi? Kan ramah

SE : Sebal lihatnya, luarnya saja baik, kemarin pulang dari Malang pakai kasih keripik tempe segala,

dia ngapain?

yang sudah kerja setahun lebih itu lho...

Aku : Lho, kok bisa?

Ceriteranya gini: si Mina minta tambah gaji Rp. 200.000, katanya anaknya mau masuk SMP jadi butuh biaya lebih banyak. Lagian

kerjanya kan sudah setahun lebih.

keluar dan ditampung sama dia, dikasih ke anaknya yang di Pluit.

wong si Mina itu

tambahin? Coba ditawar, siapa tahu tambah seratus ribu juga mau. Sudah setahun sih, nggak

susah lagi, kudu ngajarin lagi. Capeklah....

SE : Iya juga sih, sekarang jadi

jengkel itu, kok ya terus diambil

nampung kan dia masih bertahan

pelan dinaikin gajinya.

Aku : Kan katanya Mina harus ongkosin dua anaknya dan ibunya yang sudah tua, kalau

kan hidup ini jalan terus. Tapi,

SE : Itu tuh, dia kan punya pembantu yang sudah tua, dia yang bilangin majikannya kalau si Mina mau keluar. Kan sering

punya...

Aku : Tapi kalau menurut saya

baru kemarin dengerin khotbah Pdt. Flora tentang Kekuatan

SE : Iya juga sih, tapi repotnya kan sering begitu... sampai rumah eh, sudah lupa semua. Biasanya yang masih teringat itu kalau ada

ingat? Bilang apa ya Cu, Pdt. Flora kemarin?

dalam hidup ini kita butuh sahabat, bersama sahabat kita bisa berbagi suka dan duka, bisa saling menguatkan dan

dari Jawa Timur?

di rumah sakit, dia juga sering nengokin. Lagian si Mina sudah

salah ya, Cu. Mungkin Mina keburu butuh uang. Sekarang

PERSAHABATAN

22 Majalah Gunsa edisi 89/XXXI/2014

seratus ya Cu, mungkin mau...

bisa agak reda marahnya. Perintah

mengasihi sahabat atau teman kita tetapi juga harus mengasihi musuh kita. Ini perintah yang paling sulit untuk dilakukan. Apa kita bisa mengasihi orang yang

peduli apa pun yang orang itu lakukan terhadap kita, kita tetap harus menginginkan yang terbaik baginya.

SE : Aduh susah itu Cu, mana bisa

rasanya masih dongkol dan jengkel...

dapat melakukannya. Dalam diri

MAU. Kalau kita mau, kita mohon

mengatasi tarikan kejahatan.

Dia Sumber Kasih dan Kekuatan kita, Dia juga Sumber Syukur kita.

kalau kita mau hidup tentram dan

memang waktu itu khotbahnya Pdt. Flora bilang begitu. Besok

sama dia sekalian ke pasar.

Aku : Nah gitu dong, jadi lega kan. Mana enak sih hidup dengan

lagi. Sekarang saya pamit pulang

pulang satu bungkus saja. Kita

(Bersama kami nyanyi):

sekarang dan selamanya

Medio Oktober 2015

Seorang sahabat menaruh kasih

dalam kesukaran

Amsal 17:17

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201522

KONSuLTASI TEOLOGI

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015

Pdt. Em. Kuntadi Sumadikarya*

Staken for granted (diterima begitu saja) jarang jarang mendapatkan second opinion dan dianggap benar dengan sendirinya. Untuk memudahkan tulisan

23

*Ketua Umum GKI Sinode Wilayah Jawa Barat 2000-2011

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201524 25

T: Apakah Alkitab bercerita tentang bisnis atau semacamnya?

Ini beberapa di antaranya Ada seorang bangsawan berangkat ke sebuah negeri yang jauh untuk dinobatkan menjadi raja di situ dan setelah itu baru kembali. Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan memberikan sepuluh mina kepada mereka, katanya: Pakailah ini untuk berdagang sampai aku datang

adalah dalam Perumpamaan Talenta. Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta.

Kerajaan Sorga itu seumpama seorang

indah. (Mat.13:45), dst. Kita selalu mendengarnya setelah dirohanikan sehingga data tentang berdagang, menjalankan uang menjadi lenyap.

T: Apakah gereja selama ini steril dari bisnis?

dalam gereja. Penjualan buku dan musik di kolportasi dan penjualan kue

Kedukaan (PPK) Tabitha milik GKI, yang mengelola iuran dan memberikan layanan kedukaan, adalah bisnis yang

memberikan jasa pelayanannya lagi.

mempertanyakan bisnis-bisnis yang mencari keuntungan ini?

J: Karena kita tahu niatnya bukanlah untuk penumpukan uang dan kekayaan, melainkan untuk mendukung pelayanan gereja. Jadi niat merupakan penentu dalam menilai apakah sebuah

T: Bukankah bisnis itu kotor mengapa gereja dibolehkan memiliki dan menjalankan bisnis?

J: Jika diterima pandangan bahwa bisnis itu kotor, lalu mengapa gereja

hidup dalam bisnis yang kotor itu?

sudah lama teologi kita merupakan teologi yang kurang utuh, hidup dalam dua dunia yang tak terkait satu sama

ulang dan berpandangan teologis yang proporsional.

T: Lalu apakah dengan begitu bisnis itu

kotor. Dalam Alkitab PL dan PB banyak digambarkan bisnis yang bersifat jahat.

pedagang bahan korban dan money changer di Bait Allah, yang diusir

punya sebuah ungkapan yang indah posse peccare,

posse non peccare (bisa berdosa,

sedianya untuk menggambarkan kondisi esensial manusia di hadapan

ungkapan lainnya yang berkaitan. non posse non peccare

dan tujuan bisnisnya memang jahat. Lalu ada posse non peccare (bisa

dan tujuan bisnis diselaraskan dengan tujuan luhur. Terakhir adalah non posse peccareadalah kondisi sempurna kegenapan manusia dalam keselamatan Kerajaan Allah, yang mungkin menjadi nyata

T: Pada dasarnya bisnis itu kan terkait erat dengan uang, bagaimana bisnis

J: Firman Tuhan yang sudah kita kenal mengatakan bukan uang yang

akan uang. Bedakan mana materi dan mana niat. Uang adalah sarana netral yang dapat menjadi alat berdosa atau

dapat dipakai untuk membedah dan menyembuhkan, tetapi juga dapat

manusia. Karena hasrat kerakusan manusialah, maka uang yang semula merupakan sarana mendapatkan

sendiri. Sarana diubah menjadi tujuan, itu yang membuat manusia makin serakah dan beringas terhadap uang.

dapat mengabdi kepada dua tuan,

mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon (Mat.6:24, Luk.16:13).

publik dan global beberapa pendeta

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201526 27

pengabdian kepada Allah dan kepada Mamon. Untuk menyebut dua di

Cho, pendiri gereja Pentakosta terbesar di Korea yang mengorup 12 juta dolar AS, untuk main di pasar saham.1 Kasus Pastor Kong Hee pimpinan di Singapura yang mengorup 23 juta dolar Singapura,2 untuk mendukung karir menyanyi istrinya. Uang menjadi

hasrat besar terhadapnya. Cinta akan

dengan uang.

T: Apakah ada konsep teologis untuk bisnis?

Bisnis resmi selalu mendapat bentuk sebagai perusahaan. Perusahaan dalam bahasa Indonesia dipadankan dengan kata Inggris company, yang

cum (= panis

ini sebagai, one who breaks bread with another

company berakar kepada konsep

dasariah persekutuan dengan Tuhan dan dengan sesama. Itulah konsep

1. diakses 10 Des 2015.

2.

diakses 10 Des 2015

akan hilangnya sesuatu yang amat

bersedia, sebenarnya kita makin mudah menginternalisasikannya.

(Mat. 15:36, 26:26; Mar. 8:6; 14:22; Luk. 22:19; 24:30). Paulus kemudian hari menegaskan lagi keteladanan

Gereja melembagakannya dalam perayaan perjamuan kudus.

T: Apakah perusahaan bisnis memakai konsep itu?

perusahaan menetapkan hanya satu tujuan dalam operasi mereka, yakni

seringkali ungkapan itu menjadi

karena kehilangan konsep teologis

inilah yang menjadi doktrin baku nyaris semua perusahaan. Doktrin tersebut sejalan dengan premis dasar Ilmu Ekonomi: Dengan modal

low cost, high impact yang berjalan tanpa mempersoalkan pihak mana yang dirugikan dalam proses tersebut.

T: Apakah kandungan aspek mendasar

aspek kuat. 1) Orang rela menyerahkan

murid diperintahkan memberi makan

(Mat. 14:16; Mrk. 6:37; Luk. 9:13), lalu, 3) Dengan berkat Allah, maka

kelebihan. Data Alkitab menyebutkan,

5.000 orang adalah 12 bakul dan

4.000 orang adalah 7 bakul. Firman

mendatangkan kelimpahan, bukan kekurangan.

T: Selain company, apakah juga memiliki konsep teologis?

3

Princeton Theological Seminary, juga mengajar di Andover Newton Theological School, profesor Teologi Reformed dan Kehidupan Publik serta direktur Proyek Teologi Publik.

menganalogikan gereja dengan korporasi. Mengapa? Sebuah perusahaan, katanya, pada dasarnya dilihat sebagai komunitas manusia yang terkorporasi (terpadu) dan gereja dilihat sebagai representasi kesatuan Tubuh Kristus. Korporasi dan gereja adalah pranata yang unik, di satu sisi bukan oikos (rumahtangga) dan di sisi lain bukan polis (negara), tetapi merupakan bentuk di antara keduanya.

gereja sebagai korporasi lintasetnis dan lintasbangsa.4

menurut Kamus Oxford corpus

(= badan) yang kata kerjanya corporare

keberadaan satu tubuh, sebagaimana

20; Ef. 2:16; 4:4, 16; Kol. 2:19; 3:15). Gagasan mendasar dari konsep satu tubuh adalah, ada banyak dan

dan pekerjaan, tapi semuanya ada

Oleh karena itu, semua anggota, fungsi dan pekerjaan itu mendukung berfungsinya keseluruhan tubuh. Itu

suatu tubuh merujuk kepada misi luhur yang hendak diraih oleh tubuh itu:

Roels dan Preston N. Williams, On Moral Business:

Economic Life, (Grand Rapids: Eerdmans, 1995), h. 113

http://www.hani.co.kr/arti/english_edition/e_national/625270.htmlhttp://www.hani.co.kr/arti/english_edition/e_national/625270.htmlhttp://www.straitstimes.com/singapore/courts-crime/city-harvest-trial-kong-hee-and-church-leaders-back-in-court-on-friday-forhttp://www.straitstimes.com/singapore/courts-crime/city-harvest-trial-kong-hee-and-church-leaders-back-in-court-on-friday-forhttp://www.straitstimes.com/singapore/courts-crime/city-harvest-trial-kong-hee-and-church-leaders-back-in-court-on-friday-for

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201528 29

kehidupan bersama! Korporasi yang

kuat gagasan tentang komunitas, yakni

saling menghidupi satu sama lain. Hidup bersama di antara seluruh

digemakan kuat dalam Sidang Raya DGD 2013 di Busan.

Dengan menjadikan konsep pemikiran spiritual ini sebagai landasan pemahaman tentang eksistensi dan operasi perusahaan, maka egoisme dan egosentrisme pemilik dan pelaksana bisnis dalam perusahaan bukan saja dapat diredakan, melainkan sekaligus diluhurkan. Pemilik dan pelaksana bisnis perusahaan seyogianya menyadari bahwa sesungguhnya mereka adalah para gembala yang

memberi makan kawanan domba dan berbagi rejeki dengan mereka yang

luas yang terelasi.

untung dan dapat rugi? Bagaimana kalau bisnis gereja rugi?

J: Itu sebabnya bisnis yang dilakukan

kemungkinan kerugiannya. Misalnya Pak Robert Robianto pernah berdiskusi dengan saya dan bergagas begini. Selama ini seluruh GKI (dari Batam sampai Bali) punya banyak

sekali mobil operasional (mungkin

nyaris semuanya bermobil). Selama ini semua mobil itu diasuransikan ke

kali 3 juta rupiah, hasilnya 3 milyar. Persentase klaim karena kehilangan

sebabnya perusahaan asuransi sangat ). Jika GKI mendirikan

perusahaan asuransi mobil sendiri dan nya sudah tersedia, maka bisnis perusahaan ini lebih memberi keuntungan daripada kerugian.

T: Kalau gereja melakukan bisnis

bukankah itu akan merugikan warga gereja dan masyarakat yang bisnisnya sama?

J: Jika alur pikirannya begitu, mari bandingkan hal yang sejajar. Jika gereja membeli dan mengoperasikan mesin fotokopi sendiri, bukankah gereja merugikan mereka yang berbisnis

jemaatnya sendiri, bukankah itu merugikan mereka yang berbisnis

klinik dan poliklinik bukankah gereja merugikan mereka yang berprofesi sebagai dokter dan pekerja kesehatan? Kalau ini benar, mengapa gereja selama

ini melakukannya dan tak ada protes?

T: Apakah gereja di Indonesia dapat mempunyai bisnis?

J: Di Indonesia konon pernah ada pengalaman di mana sebuah gereja mendirikan bisnis, lalu bisnisnya bukan saja tak maju tetapi juga banyak

pemiliknya gereja. Oleh sebab itu, menjadi yurisprudensi hukum bahwa

memiliki bisnis. Mengatasi batasan

dan bukan oleh gereja GKI.

yayasan saja?

menunjukkan bahwa yayasan yang berbisnis akan menjadi wajib pajak,

bukan obyek pajak kini menjadi terkena pajak. Sebaliknya dalam bentuk perusahaan pajak menjadi jelas. Kriminalitas dalam yayasan diselesaikan kekeluargaan tanpa mengembalikan kerugian, kriminalitas dalam perusahaan diselesaikan

pemerintah juga mengharuskan usaha

bisnis berbentuk perusahaan.

T: Apakah ada gereja lain yang memiliki bisnis?

J: Di luar Indonesia gereja yang memiliki bisnis tak terhitung banyaknya. Bukan rahasia di kalangan bisnis bahwa

adalah pemilik pabrik skuter Piaggio,

perusahaan lainnya. Untuk diketahui dan

setahun (karena meluangkan free entrancebulan). Dalam sejarah tak tersangkali

kekayaan Imperium Romawi yang

waktu itu.

Calvinis, Lutheran, Anglikan,

beberapa saja, semuanya memiliki bisnis yang dalam pelbagai bentuk, khususnya dalam investasi.

jemaatnya, tetapi beban membiayai para misionarisnya ke seluruh dunia

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201530 31

gereja ini mempunyai dana? Mustahil dari kolekte gereja yang sudah kosong dari pengunjung. Di Jerman dulu ada pajak persepuluhan yang mendukung gereja Jerman, namun sejak penyatuan kedua Jerman, pajak tersebut sudah dihapuskan. Hanya tersisa sumber dana dari keuntungan bisnislah yang membuat mereka masih terus bergereja.

habisan semua investasi yang terkait dengan industri tenaga nuklir, industri minyak dan industri pertambangan lain yang merusak lingkungan, industri agribisnis yang membunuh tanah, industri tembakau, industri makanan

dan minuman yang membahayakan, industri yang memiskinkan kaum marjinal, dst.

Australia juga berbisnis. Bisnis apa yang mereka lakukan? Mereka menyewakan

perusahaan global di Sydney, Perth, Melbourne, Canberra, dll. Mereka juga menjalankan sebuah perusahaan bisnis di Perth yang dinamakan Good Samaritan Industry5 atau Good Sammy. Good Sammyorang dengan disablitas, yang dalam

tak akan dapat bekerja. Bisnis mereka adalah mendaur barang bekas mulai dari pakaian, sofa, elektronik, sampai

5. diakses 8 Desember 2015

apa saja mereka terima dari donasi warga gereja dan warga masyarakat. Bisnis ini berada di kawasan industri Perth bersanding dengan pabrik Sanyo, Sony, Samsung, dll. Bisnis ini menguntungkan sebagai bisnis biasa. Dapat menyelenggarakan fashion show baju bekas, menjual kembali

barang elektronik, mengekspor serat sisa meubel ke India, membuka toko barang bekas yang bergengsi. Bisnis ini sekaligus membuat kesaksian iman tentang keluhuran dan kemanusiaan di hadapan masyarakat Australia sebagai

pusat Australia memberikan penghargaan dan dukungan dana besar untuk memperluas bisnis. Pemerintah berterima kasih bahwa

masyarakat Australia, di bisnis ini

Saya pribadi bersama Pendeta Davidy pernah menyaksikan sendiri. Bersama

Barat dan Gubernur Australia Barat,

dengan disabilitas ini bekerja dengan Good

Sammy.

T: untuk apakah keuntungan bisnis perusahaan GKI ini?

J: Tujuannya adalah untuk mendukung

dapat didukung oleh persembahan anggota gereja.

T: Pelayanan apakah yang didukung

persembahan anggota gereja?

J: Warga gereja sampai sekarang umumnya memberi persembahan sebagai dukungan yang bagus untuk

Namun jarang mendukung program

dana untuk membangun gedung gereja atau spending big money untuk perayaan Natal. Semua anggota gereja

itu. Namun sebagai second opinion

ini terpulang kepada kenikmatan kita sendiri?

Sebaliknya apakah anggota jemaat rela mendukung suatu program untuk

hak asasi manusia dan masalah

Atau membiayai program mengawal

syariah yang bertentangan dengan

Ada

kecenderungan

baru di mana

bisnis dan

investasi gereja-

gereja ini juga

mencerminkan

garis-garis etika

dan misi Kristiani.

http://www.goodsamaritan.com.au/

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201532

CELAH BuKu

Mengapa Allah

Peduli dengan Bisnis?

program pengentasan kemiskinan yang melibatkan upaya perubahan

pendampingan dan mentoring terus menerus dari satu kawasan miskin ke kawasan lain? Atau membiayai

sudah memberikan jawabannya sendiri.

tak dapat kita lakukan sendiri, tetapi dengan bermitra yang dapat melakukannya. Semua program

dukungan untuk menjadi lebih

yang selama ini dituduhkan kepada gereja? Hanya mengurus diri sendiri

belum kunjung dilaksanakan dengan serius. Rindukah kita Kerajaan Allah datang dan makin berpengaruh di dunia ini di masa kini?

T: Apakah GKI sudah memiliki perusahaan saat ini?

J: Bukan hanya saat ini dan bukan kebetulan, bahwa (ahaaa) sudah

sejak lama GKI Gunung Sahari sendiri mempraktekkannya. GKI Gunung Sahari

dengan PT Sinar Kasih) mendirikan PT Pelita Kasih. PT Pelita Kasih adalah perusahaan yang menjalankan Radio Pelita Kasih FM 96,3. Radio ini adalah milik GKI Gunung Sahari sejak tahun

Handojo alm.

Andaikata radio ini bukan perusahaan dan biaya operasionalnya yang besar6 karena mengudara 18 jam sehari harus dibiayai oleh persembahan jemaat, apakah jemaat akan mendukungnya terus menerus? Lalu dukungan dana jemaat itu terus menerus juga

pemerintah, apakah jemaat akan mendukungnya terus menerus?

perusahaan yang didirikan dan dimiliki sebaiknya dipahami. Kiranya paparan

bagi ruang pelayanan kita dalam mempermuliakan Allah di dalam Kristus.

6 Biaya listrik, biaya pegawai, biaya perawatan tower

biaya keikutsertaan dalam PRSSNI (Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia) serta

Sejak dulu pemikiran kristen ayun di antara dua ekstrim: bertentangan dengan kerajaan Allah

kristen dengan kekayaan yang besar. Sebaliknya teologi yang berseberangan dengan sinis mengatakan bahwa sistem kapitalisme dibangun di atas dasar keserakahan dan memperingatkan bahaya mengumpulkan kekayaan.

mempunyai fungsi instrumental yaitu sebagai sarana untuk penginjilan dan menghasilkan dana untuk mendukung

Judul : Why Business Matters to GodPengarang : Jeff Van DuzerPenerbit : IVP AcademicTahun Terbit : November 2010Tebal : 206 halamanISBN : 978.0830838882

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 33

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 35Majalah Gunsa edisi 92/XXXII/201534

pekerjaan kemanusiaan dan kerohanian. Walaupun bukan sebuah dosa, bisnis sendiri dianggap sesuatu

pergi meninggalkan gereja karena

sebagai orang yang banyak dosanya.

Kedua pandangan ekstrim ini wajar ada dalam gereja karena banyak orang kristen, termasuk rohaniawannya,

Karena itu gereja perlu memahami bagaimana Allah memandang bisnis dan peranannya dalam mewujudkan

Mengapa Allah Ingin Manusia Berbisnis dan Apa Tujuan Bisnis?

Untuk menghasilkan barang dan jasa

hasilkan sesuai dengan yang Allah

harus bertanya bukan saja mengenai produk yang akan menghasilkan keuntungan, tetapi juga yang dapat melayani komunitas (masyarakat) dengan baik.

manusia segambar dengan

Allah yang bekerja, manusia pun memiliki DNA (gen) untuk bekerja dan

yang memberikan peluang untuk berkarya dan bekerja, tetapi bisnis itu sendiri adalah sebuah karya dan kerja.

Menurut Van Duzer, tujuan bisnis

mendukung Kerajaan Allah, yaitu

pekerjaan yang bermakna dan bermanfaat kepada banyak orang (karyawan), sekaligus menghasilkan produk barang dan jasa yang memenuhi kebutuhan masyarakat

yang lain, mengejar dan mengupayakan asa kemanfaatan bersama bagi seluruh lapisan masyarakat (the commond good).

Model Bisnis yang digali dari Alkitab

dan bisnis mengajarkan bahwa

dan manajer perusahan adalah memaksimalkan keuntungan dan meningkatkan nilai pemegang saham

Apakah hal ini sesuai dengan yang dikehendaki Allah? Menurut duzerbaik, yang digali dari narasi besar

Penciptaan:

manusia yang kemudian diajak Allah

landasan yang kuat dalam memahami

yang Allah kehendaki, yaitu:

kan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia

an supaya manusia dapat menggunakan talenta, karunia, ketrampilan dan kemampuannya

baik yang hidup sekarang maupun

akan mengarahkan bisnis mereka kepada tujuan untuk menolong, memberdayakan dan memenuhi kebutuhan pelanggan, karyawan dan komunitas lokal dan masyarakat yang lebih luas. Keuntungan tentunya diperlukan untuk dapat memenuhi

memaksimalkan keuntungan dan nilai

tujuan utama yang mengalahkan

Dalam model bisnis yang umum, maka pemegang saham adalah raja, sedangkan kebutuhan pelanggan dan perlakuan adil kepada karyawan hanya diberikan nilai selama dapat berkontribusi kepada keuntungan

dan pendapatan perusahaan. Dalam model bisnis alkitabiah, maka yang

adalah kebutuhan yang sah dari para

Tuhan lainnya.

yang akan bertahan hidup. Namun

ada darah yang mengalir di dalam

tentang tujuan hidup manusia, karena

ada keuntungan yang mengalir dalam

di atas, karena bisnis tersebut sudah

mengalirkan darah bukanlah tujuan

organisasi nirlaba, demikian pula peran keuntungan bagi perusahaan bisnis

Model bisnis yang alkitabiah ini juga

the market) yang jadi penentu segalanya. Seorang pemilik bisnis yang tujuan utamanya adalah

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201536 37

yang harus dibuat untuk mendapatkan ROI (return on investment) yang paling besar. Sebaliknya mereka akan fokus

perusahaan dapat digunakan untuk

masyarakat yang sah dan masuk akal ( ).

Kejatuhan Manusia

Mengapa manusia pertama jatuh ke dalam dosa? Salah satu penyebabnya adalah Adam dan Hawa menolak adanya

buah) yang Allah kenakan kepada mereka. Menurut Van Duzer sebuah bisnis juga perlu mengenali dan tunduk

jangan melanggar atau melabraknya.

sustainability (keberlangsungan) sebagai pagar yang membatasi, bukan saja keberlangsungan lingkungan hidup

stakeholder

baik, bisnis harus melakukannya

/melabrak standar sustainability (jangan merusak).

Kesadaran bahwa realitas kejatuhan manusia punya dampak yang luas, maka model bisnis yang alkitabiah seharusnya berupaya sekuat tenaga untuk:

1) Tidak melibatkan diri dalam

kelangsungan dan keutuhan

panjang apalagi jangka pendek.

2) untuk meraih keuntungan yang mengorbankan pihak lain.

3) Memperlakukan semua manusia sesuai dengan martabatnya.

4) Membayar kompensasi yang adil

5) Tidak menuntut karyawannya bekerja dalam kondisi yang

6) Tidak memperdaya sesama.

7) Tidak mengganggu ritme atau

sebagaimana yang Allah kehendaki.

Penebusan dan Menjadi Ciptaan Baru

Hidup yang telah ditebus Kristus dan kehadiran Roh Kudus yang mentransformasi sesungguhnya

Kristus, pebisnis dan para pemimpin bisnis Kristen, seharusnya terpanggil dan komitmen untuk mengupayakan hadirnya Kerajaan Allah dan terjadinya kehendak Allah dalam dunia ini (ingat

Perlu juga dipahami bahwa realitas Salib Kristus mengingatkan bahwa pebisnis Kristen sangat mungkin

pergumulan dengan budaya yang mendominasi dunia bisnis. Terkadang bahkan menjalankan bisnis sesuai agenda yang dikehendaki Allah akan menuntut dilakukannya pilihan dan

demi melindungi lingkungan hidup, demi membayar karyawan sesuai

mengambil keuntungan dari kesalahan

keuntungan sebuah bisnis. Namun orang Kristen tentunya punya tolok ukur kesuksesan yang berbeda, ia

Kerajaan Allah.

Mustahilkah teori dan model bisnis tersebut diimplementasikan di zaman sekarang? Jika kita hanya mengandalkan kekuatan diri sendiri tentu sangatlah berat atau mustahil. Namun penebusan oleh Kristus, bukan

salib, tetapi juga tentang penyertaan dan peran Roh Kudus yang terus

menjalankan bisnis. Roh Kudus akan:

1) Memampukannya untuk menjalankan bisnis dengan integritas, keadilan, kebenaran dan menghargai komunitas/masyarakat.

2) Menolong dalam pengambilan

dalam kerajaan Allah.

3) Memberikan keyakinan bahwa Allah, melalui kesediaan dan peran serta kita, akan membawa perubahan dalam struktur ekonomi, dari kondisi saat ini yang didorong dan dipengaruhi oleh ambisi keserakahan dan

kepada pemulihan dan rekonsiliasi

Nya.

Melihat bisnis dengan paradigma yang baru akan memberi keyakinan kepada orang Kristen bahwa bisnis bukan saja menjadi alat/instrumen di tangan Allah, tetapi bisnis sesungguhnya adalah sebuah panggilan hidup, untuk melayani sesama dan melayani Tuhan.

Januari 2003, yang didasarkan kepada buku ,

Rachmayanto Surjadi

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201538 39

KONSuLTASI HuKuM

Kontroversi Perjanjian

Pisah Harta

SJuli 2016. Calon suami saya adalah seorang wiraswasta yang membuka sebuah toko perlengkapan komputer. Seorang teman pernah menyarankan agar sebelum menikah,

mengadakan perjanjian pisah harta di hadapan notaris. Alasan teman saya adalah melihat keadaan ekonomi saat ini yang belum menentu maka jika suatu saat kegiatan usaha suami gulung

menanggung hutang atau kewajiban suami. Sehingga keuangan keluarga

terjaga. Selain itu perjanjian pisah harta dianggap mampu mengamankan

Namun saya pribadi menganggap usulan tersebut kontroversial. Karena saya meyakini kalau seseorang sudah menikah maka pasangan ini bukan lagi dua individu yang terpisah melainkan satu yang tak terpisahkan dan harus menghadapi suka duka kehidupan

Bapak atas usulan teman saya tersebut? Apakah dengan perjanjian tersebut kita jutru mengingkari dan

mengawali pernikahan?

Linda Yahya

Bandengan Utara,Jakarta 14440

Jawab:

Salam sejahtera,

Kami sampaikan terima kasih atas

pertanyaan seputar pisah harta dalam perkawinan dan tujuan perkawinan.

perkawinan diatur dalam pasal 35 UU no. 1 Tahun 1974, bahwa Harta benda yang diperoleh selama perkawinan adalah menjadi harta

pihak yaitu suami atau istri membawa harta dalam perkawinannya, harta itu menjadi harta bawaan dan

menjadikan harta tersebut menjadi harta bersama. Untuk menjadikan harta bersama dan pisah harta bisa diperkuat dalam suatu perjanjian dengan akta notaris. Perjanjian bisa dilakukan di depan notaris sebelum perkawinan dilangsungkan. 2.Dalam pasal 36 UU no.1 Tahun 1974 disebutkan bahwa baik suami atau istri dengan persetujuan salah satu pihak dapat mempergunakan harta bersama, sedangkan mengenai harta bawaan suami atau istri mempunyai hak sepenuhnya terhadap

pasal 1 UU no.1 Tahun 1974 mengandung unsur antara lain sebagai berikut:

B. Membentuk keluarga yang bahagia. Berdasarkan uraian UU Perkawinan di atas, tujuan dari perjanjian pisah harta bukanlah untuk

Suami istri yang terikat dalam perkawinan yang sah sesuai UU tersebut di atas mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Jika suami meminjam sejumlah dana dari pihak Bank atau pihak manapun, perjanjian peminjaman dana tersebut harus ada persetujuan istri dengan membubuhi tandatangan. Begitu pun sebaliknya. Dengan demikian dapat dikatakan dalam hukum perjanjian bila terjadi kesulitan pengembalian pinjaman tersebut suami atau istri mempunyai tanggung jawab yang sama. Dalam UU Hukum Bisnis No.37 Tahun 2004, semua badan usaha yang mengalami bangkrut atau pailit, baik perorangan atau berbentuk badan hukum (PT) bilamana harta

yang lain yang berhubungan langsung dengan pribadi pengelola

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201540 41

atau yang memberi persetujuan untuk suatu hutang bisa ikut disita. Dengan demikian dapat kita simpulkan jawaban pertanyaan Ibu Linda sebagai berikut:

Usul teman tersebut untuk melakukan pisah harta, bukanlah solusi untuk menghindar dari hutang, karena dalam perkawinan suami istri adalah satu, sehingga mempunyai hak dan kewajiban yang sama. Sebagai istri, bilamana suami punya hutang atau piutang tetap istri mempunyai kewajiban untuk mempertanggung jawabkan (hutang) dan mempunya hak untuk menagih (piutang). Keuangan keluarga bukan

menghindari hutang. Jika bermaksud berhutang sebaiknya jangan melebihi aset yang dimiliki.

mengamankan keuangan keluarga bukanlah perjanjian pisah harta melainkan pengaturan keuangan yang baik. Sebenarnya Ibu Linda sudah mempunyai pemahaman yang baik. Usulan teman tersebut kontroversial. Bahwa pasangan yang sudah menikah bukan lagi dua individu yang terpisahkan dan harus

menghadapi suka duka kehidupan

yang baik ini dipegang teguh.

Salah satu tujuan perjanjian pisah harta memang untuk mengamankan aset harta bawaan bila terjadi

pembagian harta bersama (gono gini), tetapi dalam prakteknya

gugat menggugat yang memakai biaya dan energi yang besar. Dalam pertanyaan terakhir Apakah dengan perjanjian pisah harta justru mengingkari dan

mengawali pernikahan? Ini adalah pertanyaan yang sangat baik dan

perjanjian pisah harta. Berdasarkan pengalaman saya dalam menangani

sebagian besar adalah masalah materi (harta). Oleh sebab itu

dibuat perjanjian pisah harta jika

adalah pribadi yang jujur dan baik? Demikian jawaban dari kami. Semoga bermanfaat dan

Erdy Sutanto Chandra, S.H., M.H.

KONSuLTASI KESEHATAN

Dokter pengasuh rubrik yang terkasih,

saya mempunyai seorang sahabat yang menderita penyakit batu empedu. Saya ingin mengetahui lebih jauh mengenai penyakit ini. Mohon informasi dari dokter mengenai penyakit ini:

1. Apakah penyebab penyakit batu empedu?2. Apa yang perlu dilakukan bila seseorang mendapat penyakit batu

empedu?3. Kapankah saat penderita penyakit batu empedu harus melakukan

pembuangan kandung empedunya?4. Apakah berbahaya jika membuang kandung empedu bagi penderita

penyakit ini?5. Apakah akibat dari pembuangan kandung empedu tersebut?

pertanyaan saya tersebut.

Rasidi,

Jakarta 14250

BATU EMPEDU

1

2

3

4

5

7

6

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201542 43

Jawab:

Terima kasih atas pertanyaan Bapak,

batu empedu atau cholelithiasis

dalam kandung empedu atau di dalam

Batu kandung empedu merupakan gabungan beberapa

mengendap dan membentuk suatu material mirip batu di dalam kandung empedu atau saluran empedu.

adalah bilirubin, garam empedu, fosfolipid dan kolesterol.

Batu yang ditemukan di dalam kandung empedu bisa berupa:

o Batu kolesterol, lebih dari 50% komponennya adalah kolesterol

o atau hitam, kurang dari 20% komponennya adalah kolesterol

o komponennya adalah kolesterol

Menjawab pertanyaan Bapak:

1. Penyebab batu empedu

Batu empedu terbentuk karena

bilirubin dan garam empedu.

bentukan batu adalah:

a. Jenis kelamin, wanita mempunyai resiko 3 kali lipat untuk terkena batu empedu dibandingkan dengan pria

b. Berat badan, orang dengan Body Mass Index (BMI) = Indeks Massa

empedu. Ini dikarenakan dengan

dan juga mengurasi garam empedu serta mengurangi kontraksi/pengosongan kandung empedu.

Usia, resiko untuk terkena batu empedu meningkat sejalan dengan bertambahnya usia.

d. Riwayat keluarga, orang dengan riwayat keluarga batu empedu mempunyai resiko lebih besar dibandingkan dengan tanpa riwayat keluarga batu empedu.

e.

2. Yang perlu dilakukan bila seseorang mendapat penyakit batu empedu:

Seorang menderita penyakit batu empedu, bisa menimbulkan gejala atau keluhan, bisa juga tanpa keluhan

sengaja, misalnya medical check-up. Karena sebagian besar adalah jenis batu kolesterol, dan supaya

mengontrol faktor resiko, antara lain

manis, dll.

3. Pembuangan kantong empedu dilakukan untuk:

a. Mengurangi atau menghilangkan

yaitu pasien biasanya datang dengan keluhan utama berupa nyeri di daerah epigastrium/

perut kanan atas yang mungkin berlangsung lebih dari 15 menit, dan kadang beberapa jam.

b. antara lain, terjadi sumbatan, yaitu pasien dengan mata dan tubuh

4. Batu pada kandung

nyebabkan sumbatan yang mengakibatkan

diatasi maka infeksi

maupun ke kelenjar pankreas, dalam hal ini akan lebih berbahaya bila kandung empedu

5. Walau fungsi

tubuh kita tetap bisa bertahan tanpa memilikinya,

empedu yang membantu dalam

menimbulkan rasa mual, sehingga memerlukan waktu untuk adaptasi, dalam hal ini bersifat

orang memerlukan waktu yang

Demikian penjelasan tentang batu empedu, semoga bisa menjawab pertanyaan Bapak dan memberi manfaat untuk teman Bapak. Tuhan

Salam,

MW

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201544 45

KO N S u LTA S I B I S N I S

Menyiasati

Ancaman

PHK

Saya seorang pegawai bank swasta, usia 38 tahun. Dalam rangka pengurangan tenaga kerja, perusahaan tempat saya bekerja menawarkan pensiun dini kepada sejumlah besar karyawan termasuk saya. Padahal sebagian besar yang mendapat tawaran pensiun dini tersebut masih tergolong usia

Saya sudah mendengar kabar bahwa gelombang PHK oleh beberapa perusahaan/pabrik yang sudah terjadi sejak setahun yang lalu. Namun saya

itu pada akhirnya sampai juga kepada

saya bekerja saat ini.

Gejala apakah yang sedang terjadi dalam perekonomian kita? Bagaimana saya harus bersiap menghadapi segala kemungkinan yang terburuk tersebut? Kiranya pengalaman Bapak mampu memberi saya inspirasi untuk mengambil keputusan yang tepat atas segala pilihan sulit yang akan saya hadapi. Terima kasih, Pak Robert.

Iwan,

Jakarta 12740

Kristus,

kepahitan keadaan yang saudara alami. Walau ekonomi Indonesia masih bertumbuh sekitar 4,7% (pertumbuhan

banyak perusahaan melakukan

PHK (Pemutusan Hubungan Kerja), karena hasil kerja karyawan melebihi kapasitas dibandingkan dengan jumlah pekerjaan yang tersedia.

Sebetulnya, pelambatan pertumbuhan

seburuk dibanding banyak negara lain. Saya memperkirakan akan terjadi

bidang, di semua perusahaan, sehingga

akan lebih buruk, walaupun belum tentu bisa pulih dengan pertumbuhan yang menjanjikan. Dan biasanya industri perbankan adalah yang paling

merupakan industri terakhir yang harus melakukan pemutusan hubungan kerja.

Pemerintah RI sendiri, selain sudah menjalankan BPJS Kesehatan yang saya yakin meringankan biaya kesehatan seluruh rakyat Indonesia, kini juga sudah menjalankan BPJS Ketenagakerjaan. Dengan BPJS Ketenagakerjaan, maka bagi mereka yang terkena PHK, dapat mengambil tabungan hari tuanya untuk menutupi kebutuhan hidup atau memulai sebuah usaha sendiri. Namun, saya menyarankan untuk sungguh

untuk memulai usaha yang baru. Perlu dipikirkan dengan sangat matang.

Apa yang harus dilakukan ke depannya? Resep dan rumus tetap

bisa mempunyai nilai lebih dibanding karyawan yang lain. Lebih giat, lebih

lebih smartmodal itu, maka kemungkinan kita terkena PHK pun akan yang menjadi

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201546 47

Untuk Indonesia, yang sekarang sedang fokus membangun infrastruktur,

perusahaan yang bergerak di industri

atau jadilah bagian dari supply chain (rantai pengadaan) industri tersebut. Misalkan, di bidang infrastruktur, kalau mau jadi wirausaha, jadilah supplier (pemasok) dari kebutuhan mereka. Sedangkan di bidang makanan, menjadi petani sayur yang memang

hendak menjadi wirausahawan, maka sebaiknya lebih dulu belajar dari yang

partner yang bisa menjadi mentor.

Industri apa yang paling stabil? Industri perbankan tetap yang paling stabil, akan tetapi industri yang mengelola kebutuhan dasar hidup manusia juga terbilang stabil, misalkan: pendidikan, kesehatan, makanan/minuman, retail barang kebutuhan pokok, dan transportasi.

Menjadi guru dan guru les, atau yang paling sederhana, menjadi supir taksi

bisa punya penghasilan. Atau bersama banyak teman, banyak pula yang sukses menjadi event organizer. Tentunya

hal, namun resep sederhananya adalah

informasi, kabarkan ke banyak orang bahwa kamu butuh pekerjaan dan mau bekerja dengan baik. Kelak, kalau bisa dapat pekerjaan, pengalaman merupakan pelajaran yang berharga, jadilah karyawan yang baik, jujur, rajin,

Ora et Labora.

membukakan jalan bagi Saudara Iwan.

Salam dan doa, Robert Robianto (awal November 2015).

P R O F I L

Mengenal

Lebih Dekat

Keluarga

Pdt. Febe

BFebe amat menyenangkan, suaranya yang lemah lembut dan senyumnya yang selalu menghiasi

sekalipun. Mungkin banyak dari jemaat yang kurang tahu, yang mana

Pdt. Febe, redaksi berusaha untuk

akrab mengenai keluarga muda ini,

tengah mereka.

jangan diam,

carilah teman,

carilah informasi,

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201548 49

Redaksi: Kapan Ibu Febe pertama kali bertemu dengan Pak Ferry Irawan? Apa

waktu pertama kali berjumpa dengan Pak Ferry?

FOH: Pertemuan kami untuk pertama kalinya sebenarnya terjadi di GKI Kutoarjo, waktu itu saya mendapatkan

khotbah di beberapa gereja. Kebetulan Pak Ferry waktu itu melayani sebagai penatua. Bersama dengan penatua yang lain, Pak Ferry menjamu saya makan malam sambil ngobrol banyak hal, mulai dari urusan gereja, pekerjaan, sampai sesekali bertanya

Kesan pertama? Kesan pertama waktu bertemu Pak Ferry, saya menganggap

orang baru. Hanya saja, saya merasa

(khususnya GKI Kutoarjo) rupanya

orang muda sebagai penatua. Maklum

ada orang berusia muda yang mau menyediakan dirinya untuk menjadi penatua (rupanya di sini sudah mulai

Red). Jadi, setelah menyampaikan

kontak dengan Pak Ferry.

Tapi beberapa bulan kemudian, saya kembali bertemu dengan Pak Ferry

Purwokerto, waktu itu saya bertugas untuk bermain musik lalu berlanjut pada bertukar nomor handphone (mungkin si penatua muda terpesona dengan permainan musik saya dan langsung minta nomor HPhehehe).

Indahnya nostalgia.... mata Pdt.

ketahui, Pdt. Febe ahli main piano dan biola. Banyak perbedaan yang ada di antara mereka, tetapi kalau Tuhan sudah menentukan, siapa yang dapat

untuk bertemu di Mal Ambarukmo. Febe muda datang dengan pakaian

panjang yang rapi sekali.

Redaksi: Kelebihan apa saja yang ada pada Pak Ferry sehingga Pdt. Febe dengan mantap menjatuhkan pilihan kepada Pak Ferry untuk menjadi pendamping seumur hidup?

Pdt. Febe menjawab sambil tersenyum:

FOH: Kelebihan Pak Ferry adalah kekurangan saya Dia adalah seorang yang sangat sabar menghadapi segala situasi, bahkan yang membuat dia tak nyaman. Ia adalah seorang yang

humoris, yang selalu membuat suasana rumah menjadi nyaman. Bahkan

sebagai pendamping hidup karena ia punya pengalaman sebagai penatua.

modal yang baik sebagai pendamping pendeta. Ia tahu apa dan bagaimana gereja, ia tahu benar apa yang menjadi tugas kewajiban seorang pendeta, dan

pendamping seorang pendeta karena banyak orang mengatakan bahwa

hidup dalam akuarium. Seluruh mata jemaat tertuju kepada gerak gerik perilaku mereka. Dan nampaknya pula,

bagi pasangan ini, malah tambah

melengkapi keharmonisan di antara mereka. Pdt. Febe menyambung

FOH: Pepatah bilang buah jatuh tak

dan mami saya adalah 10 tahun, namun

harmonis, mungkin ini yang menular. Saya dengan Pak Ferry pun berjarak

perbedaan ini, kami menerima

bahwa Ia yang telah mempersatukan kami. Masa penjajakan kami berdua

tahun, Karena memang kami punya pergumulan yang sulit. Saya berada di

Kami menikmati

perbedaan ini,

kami menerima

kenyataan ini

karena kami

percaya bahwa

Ia yang telah

mempersatukan

kami.

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201550 51

pernah tahu akan ditempatkan untuk melayani dimana. Sedangkan Pak Ferry sudah mapan dengan pekerjaannya di Kutoarjo. Kami banyak bergumul

mendapat penempatan yang jauh dari Kutoarjo, lalu bagaimana? Dan sebagainya.

ini (panggilan mesra Ibu Febe untuk

dari umurnya, sifat penyabar dan humorisnya menambah ramahnya senyum di wajahnya dengan kedua lesung pipitnya....

Redaksi: Lalu menurut Pdt. Febe, mana yang lebih berat menjadi suami atau istri pendeta?

FOH: Berada di posisi sebagai suami pendeta atau istri pendeta sama saja. Keduanya punya tuntutan dan

kita belajar untuk memandang bahwa

menjadi pendamping pendeta, maka Tuhan sudah mempersiapkan dan memperlengkapi dia sesuai dengan

Redaksi : PM Inggris Margareth

penasehat dan komentator yang

balik kesuksesan seorang istri, selalu ada suami yang hebat yang siap mendukung. Apakah Ibu berpendapat bahwa hal tersebut berlaku juga untuk Pak Ferry?

seorang suami yang hebat bagi saya. Sebagai orang terdekat, dengan jujur dan berani ia mengkoreksi saya.

tujuannya tetap mulia agar saya makin berkualitas. Tak jarang setelah

uneg nya sebagai masukan yang saya anggap sangat berharga.

untuk diri Ibu sendiri?

diri dengan lebih menggali potensi. Dengan berkualitas, maka diharapkan pelayanan saya juga semakin menjadi berkat bagi banyak orang.

untuk kehidupan keluarga? Ibu ingin punya berapa orang anak? Bagaimana

FOH: Dari segi berkeluarga, kalau Tuhan

anak. Kami memegang prinsip saling menghargai. Anak adalah pribadi yang Tuhan telah anugerahkan. Mereka

mengusahakan kehidupan dengan baik.

tentu akan menghargai sambil tetap mendorong dan mengarahkan agar

hanya satu saja yang kami harapkan: kehadirannya membawa berkat dan

tengah keluarga Ibu? Kenapa Ibu memberinya nama Freya?

kami sejak 22 Februari 2013. Nama

suami berharap agar ia kelak menjadi pribadi yang memuliakan Tuhan melalui segala talenta yang ia miliki. Ia mampu berelasi dengan banyak orang bukan hanya dengan nalarnya tetapi

Redaksi: Bagaimana Ibu membagi waktu Ibu untuk keluarga terutama

dari Ibu sendiri?

FOH: Soal membagi waktu adalah bagian yang memang harus

ada waktu disisihkan untuk memberi

menggunakan waktu untuk keluarga dengan tujuan berupaya menyeimbangkan kehidupan. Bukan hanya pelayanan kepada jemaat yang

relasi dalam keluarga adalah hal yang sudah seharusnya diupayakan. Keluarga yang harmonis akan banyak mendukung peningkatan kualitas pelayanan saya.

sangat membutuhkan kehadiran Ibu bersamanya (misalnya merengek,

FOH: Tentu pernah, biasanya hal ini terjadi sepulang saya dari luar kota beberapa hari lamanya. Sesampainya di pastori, ia langsung memeluk saya

digubris. Tapi saya bahagia, ia memilih

oleh.

Pdt. Febe, redaksi lalu melanjutkan

suami Pdt. Febe.

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201552 53

berusaha keras untuk melakukannya dengan baik.

Redaksi : Bagaimana Bapak dapat mengatur waktu dengan baik di

dan berbagai fungsi yang harus Bapak jalankan?

dipertemukan dengan Febe bahkan menjalani kehidupan pernikahan dengan segala dinamikanya, Tuhan

saya syukuri adalah saya bukan orang kantoran yang sangat terikat dengan jam tertentu. Saya memilih untuk membuka usaha sendiri dan dengan demikian saya punya kelonggaran untuk mengatur waktu. Malam

saya dengan Febe mengatur waktu

waktu bagi anak. Kesibukan dan kepenatan kami bukan alasan untuk

adalah sumber energi terbesar untuk

semua tugas dan kewajiban kita.

Redaksi : Apakah pernah ada perdebatan antara kalian?

ada yang ideal. Perdebatan atau

dalam berbagai aspek. Biasanya kami, mengatasinya dengan pemahaman awal bahwa kami harus punya tujuan

selalu mengarah pada win-win

redaksi dengan Pdt. Febe, ternyata ada alur menarik dalam kehidupan Pdt. Febe:

Pdt. Febe lulus dari Fakultas Teologi

menikah pada umur 25 tahun, mempunyai anak (Freya) pada umur 27 tahun dan ditahbiskan pada umur

dengan begitu baik dan disempurnakan oleh Tuhan. Lalu apakah Freya akan punya seorang adik pada saat Pdt. Febe berusia 31 tahun? Hanya Pdt. Febe yang tahu jawabannya.....

(BK/YLA)

Redaksi : Bagaimana pendapat Bapak tentang GKI Gunsa?

FI: GKI Gunung Sahari adalah gereja yang hidup, yang bukan saja terlihat

dalam namun juga GKI Gunung Sahari terlibat dalam banyak pelayanan keluar yang dikerjakan. Di jemaat inilah

menjadi berkat dan kesaksian yang nyata dalam lingkup kehidupan yang lebih luas.

Redaks : Kalau ada waktu, Bapak ingin

FI: Selama ini, saya lebih tertarik dengan pelayanan yang sifatnya di

spanduk, serta beberapa kali ikut serta

Redaksi : Bagaimana pendapat Bapak tentang Pdt. Febe? Kelebihan apa yang ada pada Pdt. Febe yang membuat

kelemahlembutannya yang tampak

Dia yang sering (mungkin bisa dibilang bawel) ingatkan saya untuk

Perfeksionisnya di satu sisi juga punya kelemahan. Beberapa kali ia sempat

jugalah yang mendorong dia untuk mengerjakan sesuatu dengan

kehidupan rumah tangga pun ia

karena keluarga

yang saling

mencintai adalah

sumber energi

terbesar untuk

kita dapat secara

optimal melakukan

semua tugas dan

kewajiban kita.

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201554 55

I N S P I R A S I

Memberi sama dengan menerima? Apakah mungkin? kita akan mengalami pengurangan dari apa yang sebelumnya kita miliki.

melepaskan apa yang sebelumnya kita genggam.

Pemahaman demikian adalah pemahaman yang berangkat dari

kita bagikan atau berikan kepada orang

Tetapi dalam kehidupan yang kita

akan berkurang tetapi sebaliknya, dengan memberi maka kita akan menerima. Semakin banyak kita memberi maka semakin banyak kita akan mendapatkan. Semakin mudah kita memberi maka semakin mudah pulalah kita menerima.

sebagian dari waktu saya untuk orang

berkurang? Pada kenyataannya saya tetap memiliki enam puluh menit

empat jam dalam satu hari, dan tujuh hari dalam satu minggu. Tidak ada

yang berkurang dari waktu yang

waktu yang dimiliki orang kebanyakan yang ada di sekitar saya. Jika saya memberikan pemikiran saya untuk kelompok

pernah akan berkurang. Saya tetap memiliki ide tersebut, dan kalau orang

maka saya tetap memiliki

Memberi Sama Dengan MenerimaOleh: Pdt. Imanuel Kristo

halnya jika saya memberikan senyum dan keramahtamahan saya kepada

yang berkurang dari diri saya tetapi sebaliknya saya akan mendapatkan senyum dan keramahtamahan dari banyak orang yang merasakan pemberian saya, dan sangat mungkin saya mendapatkannya lebih banyak dari apa yang saya berikan.

Lalu bagaimana jika yang saya bagikan adalah benda atau sesuatu

Jika saya memberikan sebuah buku kepada seseorang maka saya akan mendapatkan banyak dari pemberian

kesempatan berbagi pengetahuan

terimakasih yang dikembalikan kepada saya dari si penerima pemberian, atau rasa senang karena dapat berbagi. Belum lagi kalau buku yang saya

tangan saya.

Menjadi semakin jelas bahwa dengan memberi maka kita menerima: semakin banyak kita memberi maka semakin banyak pula kita menerima, dan semakin sering kita memberi maka semakin sering pula kita akan menerima. Hidup dengan semangat memberi adalah hidup dengan

duga. Tetapi sebaliknya, semakin

maka kita akan menjadi semakin banyak kehilangan. Tidak akan ada yang merugikan diri kita jika kita memberi tetapi sebaliknya kita akan jauh lebih banyak mendapatkan dibandingkan dengan apa yang kita

bola salju, semakin banyak dia bergulir dan semakin jauh jarak tempuh dia bergulir maka akan semakin besarlah diameter dirinya. Sebagaimana bola salju yang bergulir demikian juga perbuatan yang kita lakukan: semakin banyak kita melakukan perbuatan baik bagi sebanyak mungkin orang maka semakin besar pula kita menerima banyak kebaikan dari mereka, dan

dibendung, semuanya berjalan dan akan terus berjalan.

Paradoks memberi sama dengan menerima ini baru dapat kita alami

lakukanlah semuanya tanpa pamrih. Hidup ini bagaikan bumerang, apa yang kita lepaskan itu jugalah yang akan kita tangkap kembali. Bagaimana kita memperlakukan dan bersikap terhadap orang lain, begitu jugalah yang akan kita terima dan dapatkan dari mereka.

Selamat berbagi dan selamat mendapatkan kembali, lakukanlah dengan tulus dan jujur.

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201556 57

L E PA S

Catatan Harian

Jumat, 18 September 2015

Dari kemarin dadaku terasa sesak dan rasanya tubuh kurang sehat. Memang , aku batuk sejak beberapa hari yang lalu tapi sudah agak sembuh. Kenapa debar jantung

kuputuskan besok harus periksa ke dokter jantung.

Sabtu, 19 September 2015

Aku periksa ke dokter jantung yang

praktek hari Sabtu. Dari kemarin doaku

yang baru lagi, karena 7 tahun yang lalu aku sudah pasang stent (ring) dan menurut beberapa teman biasanya

keturunan India. Titelnya banyak lulusan Inggris pula. Hasil EKG baik

dan stabil tapi beliau bilang sebaiknya karena semua akan tampak

pemasangan ring yang sudah 7 tahun. Malam itu aku gelisah dan berlutut berdoa mohon anugerah Tuhan. Bila

juta, ya Tuhan tolonglah. Aku harus Scan hari Senin.

Minggu , 20 September 2015

Betapa inginnya aku minta dukungan doa dari pendeta atau teman supaya

masalah. Pulang dari gereja aku batuk hebat, besoknya batal .

Rabu, 23 September 2015

Aku ke RS Gading Pluit untuk ditemani pembantuku. Biayanya rp. 3.370.000. Mahal tapi katanya itu sudah didiskon 15%. Sambil menunggu giliran entah kenapa aku senewen pergi ke toilet sampai lima kali. Sesudah menunggu 2 jam lebih aku mulai diberi

pengarahan oleh suster yang bertugas.

kali gagal, suster member semangta dan berkata supaya aku tenang saja. Akhirnya masuk juga aku ke tabung besar itu, dua kali disuruh menahan napas lalu kontras yang dimasukkan ke

itu rasanya lelah sekali dan aku sudah ragu apakah hasilnya baik. Betul saja

gagal, tadi Ibu napasnya sesak jadi

Sabtu, tanggal 26 September pukul

Sabtu, 26 September 2015

Sejak Kamis pagi aku diare dan Jumatmasih berlanjut. Daripada gagal lagi lebih baik aku minta mundur

saja hari Senin. Jadi, kutelepon RS. Dijadwalkan Senin, pk 11.00

Minggu, 27 September 2015

ada solusinya? katanya. Benar juga

teman dari PDP mengirim sebuah lagu indah yang sunggguh tepat untukku. Judul lagu itu: God Will

God will walk with me down the streets when no one else will walk

God will talk with me about things of which no one else will talk

When no one else will walk and no one else will talk

When no one will God will

Kesehatan Seorang Oma

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201558 59

t A d A N G u N S A

Majelis ytk.,

Salah satu komisi pernah mengadakan kegiatan penggalangan dana untuk mendukung kegiatan souvenirapakah yang menjadi latar belakang diadakannya kegiatan

program kerja? Bagaimana Majelis menyikapi hal tersebut

Mohon penjelasannya. Terima kasih.

Jenny,

Jakarta 12530

PENGGALANGAN

DANA DI GEREJA

no one knows are there

God will care for me whenever there is no one else to care

When no one will be there and no one else will care

When no one will God will

God will talk with me when friend forget and fail to understand

God will strengthen me when I am weak and need a helping hand

When no one understands or lends a helping hand

When no one will God will

mengapa aku harus mengandalkan manusia sementara Dia selalu bersedia mendengar dan menolong. Dia begitu dekat hanya sejauh doa. Malam itu

jantungku dan rasa damai dan lega

Senin, 28 September 2015

yang lebih baik aku menuju ke RS, kaos

karena ruangannya dingin sekali. Dalam

supaya kali ini bisa berhasil dengan baik. Ternyata Tuhan mendengar

doaku. Hari Rabu hasil boleh diambil,

Rabu, 30 September 2015

dan

mohon belas kasihan Tuhan

Sabtu, 3 Oktober 2015

penyumbatan baru dan ring yang dipasang 7 tahun yang lalu masih

2 bulan sekali dan usahakan hidup sehat, olahraga teratur. Sesak napas mungkin disebabkan oleh batuk alergi

orang lansia. Berlutu aku malam itu

sudah mengabulkan permohonanku.

terdengar teguran Tuhan begitu lembut

serajin dulu lagi, berdoa dan berlutu

masalah saja kau rajin menghubungi

Memang benar doaku sekarang

padahal Dia masih tetap sama dan masih menungguBetapa malu aku

Bea djuanda,

Awal Oktober 2015

Majalah Gunsa edisi 92/XXXII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXII/201560 61

Sdri. Jenny.

Majelis Jemaat berterima kasih atas pertanyaan Saudari yang juga dipertanyakan oleh banyak warga jemaat.

1. Penggalangan dana untuk membiayai kegiatan pelayanan Badan Pelayanan.

program pelayanan dan anggaran

Kerja Tahunan dan disahkan dalam

jenis pembiayaan kegiatan pelayanan tersebut yaitu:

Kegiatan pelayanan yang seluruhnya dibiayai dari penerimaan persembahan warga jemaat.

Kegiatan pelayanan yang sebagian besar dibiayai dari penerimaan persembahan jemaat dan sebagian dari peserta kegiatan dalam bentuk kontribusi peserta

Kegiatan pelayanan yang seluruhnya dibiayai oleh peserta kegiatan (hanya satu sampai dua

Dalam beberapa tahun terakhir ini,

khusus bagi pengembangan kaum muda gereja yang menyangkut berbagai aspek pengembangan termasuk pengembangan karakter untuk siap berbagi kepada sesama yang kurang beruntung. Kaum muda merespon kegiatan pelayanan berbagi kepada sesama yang kurang beruntung dengan

hanya menyalurkan dana yang sudah disiapkan dalam anggaran tetapi juga mengusahakan dana tambahan melalui kegiatan lain. Inilah yang Saudari lihat sebagai kegiatan penggalangan dana untuk mendukung kegiatan mereka dengan

souvenirbanyak manfaat dari kegiatan ini, antara lain: keterlibatan banyak kaum muda dalam mengorganisasikan kegiatan ini dibandingkan bila hanya menyalurkan dana yang telah disediakan oleh anggaran

(4P: product, price, placement) serta kesediaan mereka mempersembahkan waktunya untuk kegiatan ini.

Berdasarkan berbagai manfaat tersebut dan memberi tempat

Jemaat menyetujui kegiatan di

rambu a.l. membatasi jumlah hari penyelenggaraan kegiatan tersebut

sama yang dijual oleh para pedagang di sekitar gereja.

2. Kegiatan jual-beli di pelataran gereja

Lembaga Alkitab Indonesia memberi

pada keempat Injil untuk perikop yang

orang yang berjualan dalam rumah

sekedar mengusir para pedagang dari

buku yang mengulasnya.

buku di GSP I lantai 1 dan penjualan

menjahit warga jemaat yang kurang mampu. Kegiatan yang diuraikan

persetujuan terlebih dahulu dalam Persidangan Majelis Jemaat.

apabila Saudari atau warga jemaat

Salam kami,

Pnt. Irwanto Hartono

Sekretaris Umum Majelis Jemaat GKI Gunsa

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201562 63

P O L I T I K

Mingatan saya tentang partai bila dikaitkan dengan Partai Damai Sejahtera atau disingkat PDS. Partai tersebut berdiri pada 1 Oktober 2001, menjelang Pemilu 2004. Tokoh

Hutasoit dan Denny Tewu, S.E., M.M. Mereka berdua kemudian menjadi Ketua Umum dan Sekertaris Jendral pertamanya.

Namun, dari sejak semula, berdirinya Partai Kristen bernama PDS menjelang

jika bukan orang Kristen sendiri yang memikirkan dan memperjuangkan

dan memperjuangkannya!

sektarianisme yang masih ada dalam kehidupan bangsa Indonesia. Sebab,

atau pengelompokan berdasarkan khan

Kalau dibiarkan, apa lagi disuburkan, ia dapat membahayakan masa depan keesaan bangsa Indonesia yang justru dibangun bersama di atas kebhinekaan.

Memang sih Pemilu 2019 masih jauh di depan, namun untuk menghilangkan kebingungan dan sekaligus untuk memantapkan pemahaman saya

saya bertanya, dari sudut pandang gereja sendiri, dan dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, apakah kita orang Kristen sesungguhnya perlu untuk memiliki

PDS?

Hormat saya,

Andre

Grogol

Perlukah Partai Politik Kristen Di Indonesia?

Jawab:

Andre yang sedang mendalami partai

Sebelum menjawab pertanyaan Anda tentang apakah kita orang Kristen

kita menengok sejenak sejarah negeri kita, Republik Indonesia (RI). Mengapa? Sebab, sejarah RI kita justru pernah

partai Kristen.

Pertama, pada era perjuangan kemerdekaan dan awal kemerdekaan RI. Sejarah RI mengenal adanya Partai Kristen Indonesia (Parkindo). Bersama

Parkindo pada masa itu didukung hampir oleh semua orang (Kristen).

Wakil Parkindo ada hampir di semua kabinet pemerintahan RI. Baru pada masa pemerintahan Orde Baru

disederhanakan menjadi hanya

Pembangunan atau PPP, Golongan Karya atau Golkar, dan Partai Demokrasi

Indonesia atau PDI), bersama dengan sembilan partai lainnya, Parkindo melebur ke dalam Partai Demokrasi Indonesia (PDI).

Kedua, pada era Reformasi. Pada era ini telah lahir belasan partai

antaranya yang berhasil ikut Pemilu

DPR RI, yaitu Partai Demokrasi Kasih Bangsa atau PDKB (1999) dan Partai Damai Sejahtera atau PDS (2004).

dilanda masalah yang serius dan yang

Karena itu, dalam perkembangannya,

yang umumnya bersifat terbuka dan

Demokrat, PKB dan Nasdem.

Dari pengalaman tersebut di atas,

untuk menjawab pertanyaan Anda sekedar dengan jawaban ya partai

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201564 65

Sebab, jawabannya bisa ya, partai dalam

kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia, asalkan dapat terpenuhi sedikitnya kriteria berikut ini.

Kriteria pertama, harus dapat menunjukkan dirinya

lainnya. Sebab, ia harus menjunjung

pelbagai kebijakan publik untuk kebaikan dan kesejahteraan umum.

juga bagi Kekristenan, sebab hanya mempermalukan Kristus di hadapan seluruh rakyat Indonesia.

Kriteria kedua, p

dan relevansinya kepada para tokoh atau pemimpinnya. Para tokoh atau pemimpinnya bukan hanya harus dewasa di dalam

dewasa di dalam Kekristenan yang

berwawasan ekumenis dan bukan yang fundamentalis. Sebab hanya

sedemikian dapat menjadikan dirinya

belaka, dan sama sekali bukan untuk kebaikan dan kesejahteraan umum.

Jika kedua kriteria minimal tersebut di atas ternyata sulit terpenuhi, karena dalam kenyataannya memang

bermoral, terlebih lagi bagi para

jawab atas pertanyaan Anda adalah bisa juga

Cukuplah orang-orang Kristen (yang terpanggil

masuk dan

nasional di Indonesia. Mengapa? Inilah alasan utamanya!

Alasan pertama, tanpa partai

mudah terhindar dari godaan untuk menyamakan keberhasilan atau

atau kegagalan memuliakan Allah atau

Kristus. Sebab, dalam kenyataannya, biasanya keberhasilan atau kegagalan

keberhasilan atau kegagalan orang

Alasan kedua

nasional, orang Kristen bukan hanya dapat terhindar dari bersikap eksklusif, tetapi dapat terdorong untuk bersikap inklusif dan untuk bekerjasama dengan sebanyak mungkin orang yang seiman

kerjasama tersebut kehidupan bersama yang damai dan sejahtera (syalom) menjadi lebih mudah dan sekaligus lebih mungkin untuk diperjuangkan dan diwujudnyatakan di Indonesia.

Kesimpulannya?

yang berwawasan nasional dan yang

Demokrat, Nasdem.

Inilah pandangan kebanyakan orang, kalau bukan semua orang di GKI, sejauh

Pdt. Royandi Tanudjaya

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201566 67

L I P u TA N

Minggu, tanggal 25 Oktober 2015 kemarin, diadakan sebuah seminar oleh Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) yang bertempat di lantai III GKI Gunung Sahari. Seminar yang

Sarana Pendidikan yang Menarik ini

yaitu Pdt. Anwar Tjen dari GKPI Pematang Siantar, yang juga adalah seorang staf ahli dari LAI.

membuka meja registrasi dan menyediakan santap siang. Setelah itu para peserta bergegas

Seminar yang dihadiri lebih dari

30 orang ini dipandu oleh Sdr. Seno Suwasonobangun sebagai MC ( ) dan Pnt.

dibantu oleh dua pemusik: Sdri. Rosi

memandu para peserta seminar ice breaking ria dengan

lagu Hari Ini Kurasa Bahagia. Tak lupa diawali doa yang dipimpin

segera berlangsung. Pdt. Anwar Tjen

masalahan yang dihadapi dewasa

Allah melalui Alkitab

peran keluarga.

manya, diawali

Alkitab dengan mengambil ayat dari

dengan penekanan pada ayatnya yang

ulang kepada anakmu Di segmen

Firman setelah ia dewasa.

memaparkan kondisi masyarakat dewasa ini terhadap Alkitab. Mulai dari fakta Alkitab yang bertahan sepanjang zaman, sampai kepada perubahan konsep pikir masyarakat yang menganut berbagai jenis

Alkitab dimulai dari lingkungan keluarga.

Orangtua memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap anak. Sebab, apa yang orangtua lakukan akan diimitasi oleh anak. Begitu paparnya

Di sini orang tua harus berperan

anak, dengan bahasa mereka paparnya. Beliau juga menambahkan

eksplisit dengan kekerasan dalam

Mengakhiri seminar siang itu, Pdt. Anwar Tjen mengatakan bahwa

dalam pasal 22:6, Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun

jalan itu.

Ray-

Membaca

Alkitab

Sebagai Sarana

Pendidikan

yang

Menarik

Majalah Gunsa edisi 91/XXXIII/201568

L E PA S

Salah Bertanya Sesat di Zaman

Majalah Gunsa edisi 91/XXXIII/2015 69

Maaf, mohon tanya. Kalimat ini biasanya kita utarakan sebelum menanyakan sesuatu karena kita dengan pertanyaan dan komentar kita.

pekerjaan Anda? bukanlah pertanyaan yang salah. Hanya saja komentar yang diberikan setelah itu yang sering menbuat orang jengkel. Para ibu rumah tangga mungkin sering mengalami hal

di depan status pekerjaan ternyata sering mendapat balasan kalimat, Oh, hanya ibu rumah tangga? Banyak waktu kosong donk. Belum lagi harus menerima pertanyaan berikutnya,Apa saja kegiatannya

tanpa dibantu oleh pembantu atau sopir, 24 jam per hari, 7 hari

pada pertanyaannya tapi

komentar atas respon yang diberikan.

orang bertanya bukan untuk mengenal orang lebih dekat tapi lebih didasari

penanya lebih dari orang yang ditanya. Anak Anda sekolah dimana? Kalau anak saya sekolah di ...bla ...bla ...bla....(tentu saja sekolah yang ternama yang

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201570 71

Hal menyedihkan yang sering terjadi

pertanyaan atau komentar yang

dimana ada anggota jemaat yang membawa sendiri makanan untuk dimakan bersama sering menghadapi masalah karena komentar yang

menyiapkannya sendiri akan lebih hemat karena jika membeli makanan

pertanyaan yang sering dilontarkan, Siapa ya yang membuat makanan ini?

penanya mungkin ingin mengetahahui resep masakan tersebut atau memberi pujian kepada si pembuatnya. Namun,

komentar setelah mengetahui siapa yang memasak makanan tersebut. Oh, kamu toh yang bikin? Dagingnya kok agak keras? Kapan masaknya,

seterusnya.

boleh? Tentu saja boleh, hanya saja

kita harus menempatkan diri apakah

pada waktu dan tempat yang tepat. Dan jangan lupa apakah kita orang

Jangan heran, biasanya orang yang

Kalau pertanyan dan komentar kita

bertanya? Tentu, bukan itu jalan keluarnya. Jangan takut untuk bertanya sekalipun mungkin kita bertanya pada orang yang salah. Terkadang ada orang

Hallo apa kabar ? terkadang dibalas

menjadi undur atau marah. Bahkan biasanya kita memang harus memulai

pada Raja Herodes tentang di mana

melakukan kesalahan yang lebih

kembali pada Raja Herodes. Ketaatan

Lho, kok Raja lahirnya di kandang?

pergi dari negeri asal mereka yang begitu jauh dari Betlehem hanyalah untuk menyembah dan memberi persembahan pada Raja mereka

Saat kita bertanya pada seseorang tentang suatu hal yang ingin kita

juga harus tertuju untuk membawa orang tersebut lebih kenal Tuhan dan memiliki persekutuan yang

yang membuat kita heran tapi yang

atau komentar yang keluar dari mulut kita yang menjadi batu sandungan bagi

kata yang menghibur dan menguatkan. Kalau kita merasa sulit untuk

membangun, mungkin kita bisa melakukan langkah sederhana yang bisa membawa kita menjadi berkat untuk orang lain. Lakukanlah

mengambil

jangan memberatkan

membuat sedih

jangan memberi jawaban yang

Di masa Natal ini marilah kita terlebih dahulu saling memberikan salam dan saling bertanya agar persekutuan di antara kita semakin erat. Di zaman yang serba

janganlah kita dianggap tersesat karena pertanyaaan dan komentar

Amsal 10:10 Mulut orang benar adalah sumber kehidupan, tetapi mulut orang fasik menyembunyikan

lidah bibir kita yang mempersilakan Tuhan untuk memakainya sebagai alat pembawa damai.

Marda Rorimpandey

Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/2015 Majalah Gunsa edisi 92/XXXIII/201572 73

Mmenjadi orang narsis. Tidak dimaksudkan untuk menyinggung siapa pun. Harapanku, tulisan ini bermanfaat untuk menolong kita

untuk sibuk dengan diri sendiri dan

pada diri sendiri dalam level tertentu.

Kamu ingin tahu apakah kamu terlalu terobsesi dan sibuk dengan diri sendiri. Keingintahuan ini bukan sesuatu yang

bahkan dengan mengorbankan oang lain.

Daripada memelihara keegoisan diri ( ), menurut para ahli psikologi akan lebih bermanfaat bila kita memiliki kesadaran diri (self-awarenesskeinginan yang membentuk kebiasaan dan perilaku kita. Keegoisan diri

sedangkan kesadaran diri membuat kita menjadi orang yang mampu mengoreksi diri, mendorong kita untuk

dan menjalani hidup yang lebih baik,

hanya menguntungkan kita, tetapi juga

Lain

dalam hubungan dengan sesama itu

dekat kita. 1 Tesalonika 5:11 berkata,

yang memang kamu lakukan.

Namun, pernahkah kamu merasa sangat perlu mengoreksi seseorang hingga kamu merasa frustrasi sendiri?

menyampaikan hal itu kepada yang bersangkutan; kedua, karena mereka

satu alasan tersebut, kemungkinan kamu sedang menerapkan beberapa

merasa frustasi dengan orang lain, atau

mulai malas berurusan denganmu, kamu perlu mulai mengintrospeksi diri.

Aku sendiri pernah merasa selalu

Kita Terlalu

Sibuk dengan

Diri Sendiri

R u B R I K M u d A

yang aku kenal. Sebanyak apa pun

membuat mereka merasa bersalah, membuat mereka merasa diri mereka

Apa yang harus kita lakukan? Kita perlu mengingat bahwa semua kita ada dalam proses untuk menjadi pribadi yang lebih baik, proses yang kita sebut sebagai pengudusan.

membenarkan perilaku mereka, tetapi Dia mengoreksi mereka dengan lemah lembut serta memberi mereka ruang dan waktu untuk memperbaiki diri.

kita menjalani proses transformasi dari dalam diri kita. Alkitab berkata,

tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, n


Recommended