Home >Documents >Majalah Bandara e megazine 04 April 2015

Majalah Bandara e megazine 04 April 2015

Date post:21-Jul-2016
Category:
View:234 times
Download:15 times
Share this document with a friend
Description:
 
Transcript:
  • 1Edisi 04 | April 2015

    AirportlNavigationlAirlineslTourism

    Presiden Joko Widodo & Gubernu NTB M. Zainul Majdi

    Special Edition

    Tambora Menyapa

    Dunia

  • 2 Edisi 04 | April 2015

    Tambora Menyapa Dunia1815 - 11 April 2015

  • 3Edisi 04 | April 2015

    Dua ratus tahun yang lalu tambora menggelegar, sembilan belas ribu nyawa hilang menjadi korban kini

    tambora bangkit untuk kejayaan Lombok Sumbawa

    Teks/Foto : Bandara / Disbudpar NTB / Istimewa

  • 4 Edisi 04 | April 2015

  • 5Edisi 04 | April 2015

    Jejak Tambora

    Ciptakan Kaldera Raksasa

    Teks/Foto : Bandara / Disbudpar NTB / Istimewa

    Gunung Tambora adalah sebuah maha karya Tuhan yang luar biasa. Gunung dengan ketinggian 2.851 mdpl (meter di atas permukaan laut) memberikan pemandangan pesona alam yang spektakuler dalam sejarah letusannya yang mendunia 200 tahun silam. Gunung Tambora atau Tomboro adalah sebuah stratovolcano aktif terletak di pulau Sumbawa Indonesia. Gunung ini berada di dua kabupaten yakni Dompu dan Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Letusan gunung yang terjadi di April 1815 mengalahkan Gunung Toba dan Krakatau, ledakan mahadahsyat itu mengakibatkan

    perubahan iklim, tahun tanpa musim panas. Suhu global saat terjadi letusan turun hingga dua derajat. Bahkan konon, kekalahan Napoleon saat berperang dengan Rusia akibat letusan Gunung Tambora yang menyebabkan musim dingin berkepanjangan di Eropa. Kini pesona alamnya yang terkenal dengan The Greates Crater in Indonesia (Kawah Terbesar di Indonesia, menjadi daya pikat wisatawan, khususnya para pendaki. Selain menciptakan kaldera raksasa, juga terdapat padang pasir luas di sepanjang bibir kawah yang ditumbuhi bunga Edelweiss.BGunung Tambora, Pulau Sumbawa Indonesia Letusan Terakhir : Start, 10 April 1815 Erupt, 17 April 1815. Muntahkan Magma : 100 km. Lepasan abu (kubik) : 400 km debu ke angkasa. Tinggi abu : 44 km dari permukaan tanah. Lontaran abu : 1300km. Radius suara letusan : 2600 km Endapan aliran piroklastik : 7-20m Tsunami sepanjang pantai : sejauh 1200km, tinggi 1-4m, di Maluku Tsunami hingga 2 meter Korban letusan langsung : 117.000 korban jiwa. Kerajaan yang lenyap akibat letusan: Kerajaan Tambora, Kerajaan Pekat dan Kerajaan Sanggar.

  • Presiden RI Joko Widodo dipastikan akan menyaksikan kemegahan peringatan 200 tahun meletusnya Gunung Tambora. Mantan Gubernur Jakarta tersebut akan meresmikan acara yang bertajuk Tambora Menyapa Dunia pada 11 April 2015 yang dipusatkan di Desa Ncanga, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB)Berbagai persiapan terus dilakukan pemerintah provinsi melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, persiapan mencakup seluruh aspek mulai dari segi transportasi, akomodasi dan pengamanan. Presiden dijadwalkan

    Presiden Jokowi

    Saksikan TamboraTeks/Foto : Bandara / Disbudpar NTB / Istimewa

    Presiden Joko Widodo

  • 7Edisi 04 | April 2015

    akan meresmikan Gunung Tambora sebagai kawasan taman nasional. Dicanangkan Gunung Tambora sebagai taman nasional merupakan upaya pemerintah untuk memajukan kawasan Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Tambora (SAMOTA) sebagai poros ekonomi

    maritim di Sumbawa. Tidak hanya itu, presiden akan ikut serta melakukan panen raya jagung di Desa Kampasi Meci, Manggelawa, Dompu. Tambora yang terkenal di mata dunia karena letusan dahsyat pada 1815 silam, diharapkan dapat menjadi pamacu

    pengembangan potensi wisata khususnya di kawasan Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Gunung Tambora. Dengan hadirnya Presiden, maka pontensi investasi dan ekonomi yang ada di daerah tersebut bisa dikembangkan dengan optimal. B

    Gubernur NTB M. Zainul Majdi

  • 8 Edisi 04 | April 2015

    Gili Trawangan

    Gunung Rinjani

    Teks/Foto : Bandara / Disbudpar NTB / Istimewa

  • 9Edisi 04 | April 2015

    Pesona Lombok Sumbawa Eksotisme Gili Sudak Sekotong Lombok Utara, Gili

    Trawangan, Adventure Gunung Rinjani membuat Lombok Sumbawa tidak hanya mempesona tapi akan selalu kudatangi

    Gili Sudak Sekotong Lombok Utara

  • 10 Edisi 04 | April 2015

    Surga Tiga GiliTeks/Foto : Bandara / Disbudpar NTB / Istimewa kilometer, pulau ini terlalu kecil untuk mendukung pertanian dalam skala luas, dan terlalu jauh untuk dijadikan daerah industri atau perdagangan. Selain pemandangan yang memukau, udara super bersih dapat dinikmati di Gili Trawangan karena kendaraan bermotor dilarang keras beroperasi di pulau ini. Pantas saja, pulau ini selalu dipenuhi oleh turis manca negara dari berbagai negara sehingga menjadi surga para pelancong. B

    Deburan ombak, semilir angin di pantai dan menyantap kelezatan makanan di restoran hanya dapat dinikmati di Gili (pulau) Trawangan. Trawangan adalah yang terbesar dari tiga serangkai pulau kecil yang terletak di barat laut Pulau Lombok. Gili Trawangan memiliki fasilitas paling beragam bagi wisatawan dibandingkan dengan dua gili yang lain, yaitu Gili Meno dan Gili Air. Dengan panjang 3 kilometer dan lebar 2

  • 11Edisi 04 | April 2015

    Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mempersiapkan penyelenggaraan event 200 Tahun Meletusnya Gunung Tambora bertajuk Tambora Menyapa Dunia.Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan NTB, Moh Faozal mengharapkan tamu yang berkunjung ke NTB merasa nyaman.

    Disbudpar NTB, Dompu & Bima Sinergi Persiapkan Tambora

    Event yang digelar di Desa Doro Ncanga, Kabupaten Dompu, 11 April 2015 itu melibatkan 3.000 unit armada guna menunjang para wisatawan yang hadir. Pemerintah Kabupaten Dompu dan Bima merangkul masyarakat untuk mempermudah tamu bermalam di dekat lokasi acara seperti di Doro Ncanga dan kaki Gubung Tambora. BKadisbuspar NTB Lalu Moh. Faozal

  • 12 Edisi 04 | April 2015

    PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memantabkan penyelenggaran 200 tahun meletusnya Gunung Tambora dengan tajuk Tambora Menyapa Dunia yang berlangsungdi Desa Doro Ncanga, Kabupaten Dompu, 11 April 2015. Salah satunya dengan mempersiapkan sebanyak 3.000 unit armada untuk menunjang wisatawan di Mataram. Selain transportasi, pemerintah Kabupaten Dompu dan Bima juga mempersiapkan penginapan dekat lokasi acara seperti di Doro Ncanga dan kaki Gubung Tambora. Selain itu, pemerintah provinsi juga meminta tambahan penerbangan kepada maskapai untuk melayani rute dari dan menuju Bandara Sultan Salahudin Bima, Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Bandara International Lombok dan Bandara Ngurah Rai Bali. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan NTB, Moh Faozal mengatakan, sebagai tuan rumah yang baik, tentu NTB siapa saja yang berkunjung merasa nyaman saat datang.

    Persiapan Menuju TMD

    NTB Siapkan 3 Ribu Armada

  • 3Edisi 04 | April 2015

  • 4 Edisi 04 | April 2015

  • 5Edisi 04 | April 2015

  • 6 Edisi 04 | April 2015

  • 7Edisi 04 | April 2015

  • 8 Edisi 04 | April 2015

  • 9Edisi 04 | April 2015

  • 10 Edisi 04 | April 2015

    Check in

    Editor In Chief Erwin Nurdin Managing DirectorWita Anggraini

    ContributorKoko Sudjatmiko, Puti Nadhira Olivia Zalianti Sumbar Indra Yosef D.

    Riau & BatamIrwan E. Siregar MakassarWaspada Santing

    Nusa Tenggara BaratNely TanjungIrianto Buce TranslatorJonggi AbialdoPuti Mauli Nadia

    Editorial SecretaryNofia RizqiMuhammad Sholeh

    Graphic Design: Arifin Zaein, Vianty Manullang

    Account ExecutiveYoyoh Sulastri,FinanceTuti Nuraini

    CirculationJoni, Gimun, Ade, Doto

    Office: Jl. Kayu Putih Dua No. 66 Pulomas, Jakarta Timur 13260 Telp: 021-4707306021-97924766 (Esia) 081281879002 (Tsel)087782477848 (XL)Fax:021-4707306

    [email protected]@majalahbandara.com http://www.majalahbandara.com

    Keliling Sumatera, Lombok, KL, Batu Akik & Puteri Bandara 2015

    AirportlNavigationlAirlineslTourism

    Pembaca Yang Budiman,Selama delapan hari, pada minggu pertama Maret lalu, kami mengelilingi 10 bandara di 10 kota Sumatera: mulai dari Bengkulu, Batam, Medan, Aceh, kembali ke Medan, lalu terus ke Pekanbaru.Dari Pekanbaru dilanjutkan ke Padang, Muaro Bungi, Jambi, Palembang lewat jalan darat. Istirahat satu hari di Jakarta, esoknya ke Mataram. Dari Pulau Lombok terbang ke Kuala Lumpur: liputan KLIA-2 dan culture Malaysia. Banyak relasi bertanya, apa wartawan Bandara tak mengenal lelah?Liputan dari bandara ke bandara seperti pulang kampung, ke rumah sendiri, kekeluargaan dan menyenangkan. Jadi enak saja, pekerjaan kami jadikan hobi dan refreshing, ujar Erwin Nurdin pemimpin redaksi Bandara yang 37 tahun menggeluti dunia tulis menulis.Bulan lalu kami juga meliput sejumlah bandara di wilayah Maluku. Liputan keliling Indonesia dan negeri tetangga, termasuk saat kami melayat Lo Kui Nam, papa tercinta Hendry Lie dan Chandra Lie, kami turunkan pada edisi April ini.Disela-sela meliput puluhan bandara setiap bulannya, kami bersama

    pengelola bandara diminta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata misalnya menggelar seminar, event olahraga dan rencana terbaru pameran batu akik.Pertanyaan tentang penyelenggaraan Puteri Bandara banyak kami terima. Tahun ini akan digelar pada September di Jakarta.Kami selalu berusaha melakukan yang terbaik, agar pembaca Bandara dapat manfaat dari kehadiran majalah ini. Semoga. B

    Di rumah duka Pangkal Pinang bersama Chandra Lie dan Capt Presetyo

    Ketua ASTINDO Elly Hutabarat di Lombok

    Erwin Nurdin, Wita, Wati dan Dewi di Kuala Lumpur

  • 11Edisi 04 | April 2015

  • 12 Edisi 04 | April 2015

    HEADLINERunway Jadi 2350 Meter

    Amran HamidGerbang Wisata Maluku Tenggara 17

    Headline

    AirportSpecial Report

    Mem

Click here to load reader

Embed Size (px)
Recommended