Home > Documents > m Rudi Iswan

m Rudi Iswan

Date post: 14-Nov-2015
Category:
Author: rudyiswan
View: 13 times
Download: 0 times
Share this document with a friend
Description:
sistem operasi
Embed Size (px)
of 21 /21
1. Fungsi Control Panel Dan Fungsi Icon-Icon Pada Control Panel Fungsi Control Panel adalah berperan dalan mengatur dan mengawasi atau memomintor penggunaan hardware oleh beberapa software aplikasi dan penggunannya. Control panel merupakan repesentasi dari system operasi yang berisi fasilitas-fasilitas untuk mengatur fungsi-fungsi pada komputer kita, seperti program aplikasi, hardware (perangkat keras), koneksi jaringan, pengaturan tampilan Windows,dan pengaturan account Windows. Control panel adalah bagian dari Microsoft windows yang memungkinkan user untuk melihat dan memanipulasi sistem dasar pengaturan dan pengendalian melalui applet, misal misalnya menambahkan hardware, menambahkan dan menghapus perangkat lunak, mengontrol account pengguna, dan mengubah pilihan aksesibilitas. Dengan begitu user dapat menggunakan kumpulan fungsi di dalam Control panel sesuai dengan kebutuhannya dan untuk memudahkannya maka fungsi control panel dikelompokan ke dalam beberapa kategori yang terdapat di dalamnya, seperti System and Security, Jaringan dan Internet, Hardware dan Sound, Program, User Account and Family Safety, Penampilan dan Personalisasi, Clock, Language, dan Daerah, dan Kemudahan Akses. Di mana dari semua kategori fungsi yang terdapat di dalam control panel tersebut terdapat juga bagian bagian yang mengatur system secara mengkhusus. Dengan demikian user dapat mencari fungsi yang akan digunakan dengan mudah. Ada dua jenis tampilan pada control panel yaitu “view with category” dan “classic view 1. With Category View Fungsi pada icon yang tertera dalam category view, adalah : Appearance and themes berfungsi untuk merubah tampilan layar computer
Transcript
  • 1. Fungsi Control Panel Dan Fungsi Icon-Icon Pada Control Panel

    Fungsi Control Panel adalah berperan dalan mengatur dan mengawasi atau memomintorpenggunaan hardware oleh beberapa software aplikasi dan penggunannya. Control panelmerupakan repesentasi dari system operasi yang berisi fasilitas-fasilitas untuk mengaturfungsi-fungsi pada komputer kita, seperti program aplikasi, hardware (perangkat keras),koneksi jaringan, pengaturan tampilan Windows,dan pengaturan account Windows. Controlpanel adalah bagian dari Microsoft windows yang memungkinkan user untuk melihat danmemanipulasi sistem dasar pengaturan dan pengendalian melalui applet, misal misalnyamenambahkan hardware, menambahkan dan menghapus perangkat lunak, mengontrolaccount pengguna, dan mengubah pilihan aksesibilitas.

    Dengan begitu user dapat menggunakan kumpulan fungsi di dalam Control panel sesuaidengan kebutuhannya dan untuk memudahkannya maka fungsi control panel dikelompokanke dalam beberapa kategori yang terdapat di dalamnya, seperti System and Security,Jaringan dan Internet, Hardware dan Sound, Program, User Account and Family Safety,Penampilan dan Personalisasi, Clock, Language, dan Daerah, dan Kemudahan Akses. Dimana dari semua kategori fungsi yang terdapat di dalam control panel tersebut terdapat jugabagian bagian yang mengatur system secara mengkhusus. Dengan demikian user dapatmencari fungsi yang akan digunakan dengan mudah.

    Ada dua jenis tampilan pada control panel yaitu view with category dan classic view

    1. With Category View

    Fungsi pada icon yang tertera dalam category view, adalah :

    Appearance and themes berfungsi untuk merubah tampilan layar computer

  • Network and internet connections berfungsi untuk mensetting ?atau menambahkan perangkatjaringan wireless untuk rumah atau kantor.

    Add or remove program berfungsi untuk memasang atau menghapus program dan komponen komponen windows.

    Sound, speech, and audio device berfungsi untuk merubah settingan suara speaker padacomputer.

    Performance and maintenance berfungsi untuk memberikan sebuah nama pada work groupdikomputer dalam suatu jaringan.

    Printers and other hardware berfungsi untuk merubah settingan printer, keyboard, perangkatkeras lainnya

    User account berfungsi untuk merubah dan mensetting password penggunaan computer.Date, time, language, and regional options berfungsi untuk mengatur tanggal, waktu, danbahasa pada computer.

    Accessibility options berfungsi untuk mengatur pengaturan computer untuk tampilan suaradan mobilitas.

    . Accessibility Options, ini berfungsi sebagai pengatur kerja sebuah komputer.

    2. Add Hardware, berfungsi sebagai program untuk menginstal perangkat kerasdalam sebuah komputer.

    3. Add or remove Program, yaitu berfungsi sebagai memasukkan dan menghapusprogram yang ada pada komputer.

    4. Administrative Tools, yaitu berisi options-options untuk mengkonfigurasisistem

    pada OS Windows.

  • 5. Automatic Updates, yaitu berfungsi untuk mengupdate windows secaraotomatis.

    6. Date / Time, yaitu berfungsi untuk mengatur setting waktu pada komputer.

    7. Display, yaitu berfungsi mengatur, pengaturan yang berhubungan denganlayar komputer seperti mengubah latar belakang layar & screen saver.

    8. Folder Option, yaitu berfungsi menyesuaikan tampilan file dan foldermengubah asosiasi file dan membuat file jaringan yang tersedia offline.

    9. Fonts, yaitu berfungsi sebagai tempat penampungan semua huruf, yangdigunakan pada sebuah komputer untuk menulis.

    10. Game Controller, yaitu berfungsi untuk mengatur stick game bila akandigunakan.

    11. Internet Options, yaitu berfungsi sebagai mengatur internet yang akandigunakan.

    12. Keyboard, yaitu berfungsi sebagai mengatur kecepatan/refleks keyboardyang digunakan.

  • 13. Mail, yaitu berfungsi untuk mengatur surat elektronik (e mail).

    14. Mouse, yaitu berfungsi sebagai pengatur kecepatan kerja pada mouse.

    15. Network Connection, yaitu berfungsi sebagai pengaturan untukmenghubung

    komputer ke komputer lain menggunakan jaringan dan internet.

    16. Phone and Modem Options, berfungsi untuk mengkonfigurasi aturanpanggilan telepon dan pengaturan modem.

    17. Power Options, berfungsi sebagai menghemat energi konfigurasipengaturan untuk komputer.

    18. Printer and Faxes, berfungsi menunjukkan terinstal printer dan fax printerdan juga membantu menambahkan yang baru.

    19. Regional and Language, Options berfungsi sebagai pengaturan untukmenyesuaikan tampilan bahasa, nomor, waktu dan tanggal.

    20. Scanners and Cameras, berfungsi untuk menambah, menghapus danmengkonfigurasi scanner dan kamera.

  • 21. Scheduled tasks, berfungsi untuk menjadwalkan tugas untuk berjalan secaraotomatis.

    22. Security Centre, berfungsi untuk memonitor dan mengkonfigurasi keamanankomputer yang digunakan.

    23. Sounds and Audio Devices, yaitu berfungsi untuk mengubah skema suara,mengkonfigurasi pengaturan untuk speaker dan alat perekam.

    24. Speech, berfungsi mengubah pengaturan text-to-speech dan untuk speechrecognition.

    25. System, berfungsi melihat informasi sistem komputer, dan mengubahpengaturan untuk hardware, kinerja dan pembaruan otomatis.

    26. Taskbar and Start Menu, berfungsi untuk menyesuaikan menu start dantaskbar seperti jenis item yang akan ditampilkan dan bagaimana mereka harus muncul.

    27. User Account, berfungsi untuk merubah dan mensetting passwordpenggunaan computer.

    28. Windows Firewall, yaitu berfungsi untuk melindungi sebuah komputer yangterhubung ke jaringan dari akses yang tidak dikehendaki.

  • 29. Wireless Network Setup Wizard, berfungsi mengatur atau menambahjaringan nirkabel (tanpa kabel).

    30. Date / Time, yaitu berfungsi untuk mengatur setting waktu pada komputer.31. Network Setup Connection, befungsi untuk mengatur koneksi jaringan yang akandigunakan.

    32. Portable Media Devices, berfungsi untuk melihat media/ perangkat portabel yangterhubung ke sebuah komputer.

    33. Windows Media connect, berfungsi untuk menghubungkan suatu perangkat agarterkoneksi dengan komputer.

    34. Virus Scan, berfungsi sebagai mendeteksi virus yang masuk,ketika data sedangdikerjakan.

    35. Automatic Updates, yaitu berfungsi untuk mengupdate windows secara otomatis.36. BDE Administrator, yaitu berfungsi sebagai Aministrator program.

    2. PARTISI HARDISK

    Partisi pada windows

    Dalam peng-instalan Sistem Operasi (OS), terdapat bagian dimana kita harus mem-partisiharddisk kita.

    Partisi adalah pengaturan data pada harddisk. Atau bisa juga proses pembagian ruang-ruang kosong pada harddisk untuk memberikan File System pada ruang kosong yangterdapat pada harddisk, kemudian ruang kosong pada harddisk yang telah diberi File Systemtersebut, digunakan untuk menyimpan berbagai macam data dan sistem operasi.

    Jadi gini, logikanya harddisk itu adalah sebuah Rumah. Tentunya rumah tersebut harusmemiliki ruangan-ruangan agar rumah bisa layak huni. Kemudian rumah tersebut dibagimenajdi beberapa ruangan yang tiap ruangan tersebut, berbeda jenis dan fungsinya. Setiaprumah pasti ada kamar tidur, WC, gudang, dan lain-lain.

  • Begitu juga harddisk. Harddisk agar bisa digunakan secara optimal, harddisk harus dipartisidan diberi File System (Jenis ruangan pada rumah). File System pada harddisk berbeda-beda jenis dan kegunaannya. Seperti jenis File System NTFS, FAT 32, EXT 3, dan lain-lain.

    Cara partisi pada Harddisk, tergantung dari sistem operasi yang digunakan. Pada sistemoperasi WIndows XP, cara mempartisinya menggunakan mode CLI (Command LineInterface/ Tampilan Mode Baris Perintah) dan hanya bisa membuat jenis File System NTFSdan FAT 32.

    Dan pada Linux yang menggunakan mode GUI (Graphical User Interface/ Tampilan ModeBergambar), bisa membuat berbagai macam jenis File System. Dan Linux, bisa membacajenis File System Windows, sedangkan Windows tidak bisa membaca jenis File System diLinux.

    Terdapat 3 tipe partisi. Diantaranya adalah :

    Partisi Primary, merupakan partisi utama pada harddisk yang memuat sejumlah file data.Fungsi dari partisi primary ini juga sebagai partisi yangpertama diakses komputer untuk booting. Jadi, intinya partisi tipe ini digunakan untukmenyimpan file data dari system operasi yang kemudian digunakan untuk booting sistemoperasi tersebut. Bisa dibilang data dari sistem operasi tersebut disimpan disini.

    Partisi Extended, partisi ini juga merupakan partisi utama pada harddisk. Partisi Extendedberfungsi untuk mengatasi keterbatasan pembagian partisi. Partisi Extended tidakmenangani pengolahan data secara langsung. Untuk dapat menggunakannya, kita harusmenciptakan Partisi Logical terlebih dahulu. Bisa dibilang tipe partisi ini adalah partisi lainselain Partisi Primary.

    Partisi Logical, merupakan partisi sampingan yang terdapat pada partisi Extended. PartisiLogical mampu menampung berbagai macam file data.Nah, ini contohnya drive :D, :E, :F, dan seterusnya pada Windows. Jadi, partisi Extendedterdiri dari Partisi Logical.

    Fungsi System Restore Windows

    Namanya saja system restore yang artinya dan fungsinya adalah untuk mengembalikansettingan atau data yang hilang pada saat tidak disengaja. Jadi intinya fungsi system restorepada windows adalah untuk mengundor waktu yang terjadi pada kompute windows di undorke waktu yang lebih lama atau yang di inginkan.

  • Mengapa windows dapat meretore dan bagai mana kerjanya ?

    System restore ini bekerja dengan cara menyimpan settingan sistem operasi kita yangterakhir sesuai tanggal yang di atur di harddisk layaknya kita memback-up data-data kita disettingan yang paling bagus menurut anda, lalu bilamana kita telah memakai sistem operasimungkin dalam keseharian komputer kita dipengaruhi oleh virus kita bisa kembali kesettingan awal kita di system restore. Dan setelah kita memakai system restore komputer kitaakan kembali ke settingan awal yang kita pilih sesuai dengan waktu yang kita tentukan.

    Gimana luar biasa bukan mengenai system restore?

    Jadi lebih baik windows pada komputer yang digunakan jangan mematikan fungsi systemrestore atau mendisable fungsi system restore.

    Bagaimana cara melihat system restore yang aktif atau tidaaaak ?

    Caranya sangat mudah sekali, Berikut caranya :

    1. Pegang mouse Anda.

    2. Arahkan pada icon My Computer.

    3. Klik kana lalu pilih properties.

    4. Pilih menu system restore.

    5. Jika cek lis atau centang terpasang maka itu fungsinya system restore tidak aktif dansebaliknya.

    6. Sekian, gampang kan.....

  • 3. Virtual memory

    Pengertian dari Virtual memory itu sendiri yakni memori sementara yangdigunakankomputer untuk menjalankan berbagai program aplikasi ataupun menyimpan datayang membutuhkan memory yang lebih besar dari memory yang telah tersedia.

    Mungkin sebagian dari pengguna Microsoft Windows sudah tidak asing lagi dengan istilahitu. Karena sering sekali windows memberi peringatan kepada user tentang Memory islow, ini terjadi karena komputer kekurangan memori untuk menjalankan sebuah program.Hal ini sering terjadi pada saat komputer ingin menjalankan program yang memerlukansumber memori yang besar seperti Game, mungkin banyak gamer sering sekali terganggudengan masalah seperti ini.

    Sesuai dengan namanya Virtual Memori berarti :

    Memori : Ruang penyimpanan

    Virtual : Tiruan / tidak nyata.

    click tombil start.

    Pilih / masuk ke control panel.

    Click pilihan System.

    Maka muncul window System properties. Dan pilih tab Advanced

    click tombol Setting pada frame Performance.Maka muncul window Performance Option. Dan pilih tab Advanced

    kemudian click tombol Change pada frame Virtual Memory.

    Maka akan muncul gambar dibawah ini.

    cara menggunakan virtual memorykesimpulan Memori Virtual

    Terdapat pernyataan-pernyataan atau pilihan yang hanya akan dieksekusi jika kondisitertentu dipenuhi. Apabila kondisi tersebut tidak dipenuhi, maka pilihan tersebut tak akanpernah dieksekusi/ diproses. Contoh dari pilihan itu adalah: pesan-pesan error yang hanyaakan muncul bila terjadi kesalahan dalam eksekusi program.

    Terdapat fungsi-fungsi yang jarang digunakan, bahkan sampai lebih dari 100x pemakaian.

  • Terdapat pealokasian memori lebih besar dari yang sebenarnya dibutuhkan. Contohpada: array, list, dan tabel.

    Hal-hal di atas telah menurunkan optimalitasi utilitas dari ruang memori fisik. Pada memoriberkapasitas besar, hal ini mungkin tidak menjadi masalah. Akan tetapi, bagaimana jikamemori yang disediakan terbatas?Salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan overlay dan dynamic loading . Namunhal ini menimbulkan masalah baru karena implementasinya yang rumit dan penulisanprogram yang akan memakan tempat di memori. Tujuan semula untuk menghemat memoribisa jadi malah tidak tercapai apabila program untuk overlay dan dynamic loading . malahlebih besar daripada program yang sebenarnya ingin dieksekusi.Maka sebagai solusi untuk masalah-masalah ini digunakanlah konsep memori virtual.PengertianKeuntungan

    Berkurangnya I/O yang dibutuhkan (lalu lintas I/O menjadi rendah). Misal, untuk programbutuh membaca dari disk dan memasukkan dalam memory setiap kali diakses.

    Berkurangnya memori yang dibutuhkan (space menjadi lebih leluasa). Contoh, untukprogram 10 MB tidak seluruh bagian dimasukkan dalam memori. Pesan-pesan error hanyadimasukkan jika terjadi error.

    Meningkatnya respon, sebagai konsekuensi dari menurunnya beban I/O dan memori.

    Bertambahnya jumlah user yang dapat dilayani. Ruang memori yang masih tersedia luasmemungkinkan komputer untuk menerima lebih banyak permintaan dari user.

    Implementasi

    Permintaan pemberian halaman (demand paging).

    Permintaan segmentasi (demand segmentation). Contoh: IBM OS/2. Algoritma daripermintaan segmentasi lebih kompleks, karenanya jarang diimplementasikan.

    Jadi Virtual Memori adalah sebuah sistem yang digunakan oleh sistem operasi untukmenggunakan sebagian dari Memori Sekunder yaitu Harddisk seolah-olah iamenggunakannya sebagai memori internal/utama (RAM) fisik yang terpasang di dalamsebuah sistem komputer. Sistem ini beroperasi dengan cara memindahkan beberapa kodeyang tidak dibutuhkan ke sebuah berkas di dalam hard drive yang disebut dengan page file.Proses pemakaian Virtual memori di windows umumnya dapat dilihat di Task manager,seperti gambar di bawah ini.

  • Dalam sistem operasi berbasis Windows NT, terdapat sebuah komponen yang mengaturmemori virtual yaitu Virtual Memory Manager (VMM) yang memiliki fungsi untuk dapatmemetakan alamat-alamat virtual yang dimiliki oleh sebuah proses yang berjalan ke dalampage memori fisik di dalam komputer. Dengan cara ini maka setiap proses dapatmemperoleh memori virtual yang cukup agar dapat berjalan dan tidak mengganggu memoriyang sedang digunakan oleh proses lainnya. VMM menangani paging antara RAM dan pagefile agar setiap aplikasi 32-bit dapat mengakses memori hingga 4 Gigabyte, meskipunWindows hanya membatasinya pada kisaran 2 Gigabyte.

    Jadi, untuk komputer yang mempunyai memori / RAM kecil ada baiknya memperbesar virtualmemori agar tetap dapat menjalankan aplikasi yang membutuhkan memori yang besarterutama untuk game.

    Berikut adalah langkah-langkah untuk memperbesar virtual memori di Windows XP(Experience) :

  • 9. Ubahlah nilai yang saya lingkari menjadi lebih besar dari nilai default/ nilai standar,minimal sesuai dengan nilai yang ada di gambar ini. Yaitu berkisar antara 1024 2048Megabyte.

    10. Click tombol Set dan OK.

    11. Jika Windows anda memerlukan restart maka click tombil ok untuk me-restart komputeranda.

    Sebenarnya konsep virtual memory ini juga berlaku untuk Sistem operasi lainnya sepertipada sistem operasi Linux, pada sistem operasi linux konsep virtual memory ini lebih dikenaldengan Swap memory yang telah dipartisi sebelumnya. Ini berlaku untuk semua distro linuxseperti: redhat (fedora core), ubuntu/debian, mandriva/mandrake , suse dan lainnya. Tetapidalam sistem operasi linux biasanya virtual memory telah di tetapkan sebelum prosesinstalasi-nya yaitu dalam bentuk partisi harddisk untuk swap memory.

    Sering kali pada saat windows kita eror dikarenakan oleh beberapa sebab cara palinggampang adalah menginstall ulang OSnya. Windows 7 sudah dilengkapi dengan systembackup recovery yang bisa membuat bootingnya.Adapun Cara Membuat Recovery windows 7 adalah sebagai berikut :

  • Untuk membuat system image ikuti langkah sebagai berikut :

    Klik start

    Control panel

    Backup And Restore

    untuk lebih jelasnya lihat Gambar dibawah ini ;

    Gambar 1

  • Fungsi dari utility disk cleanup pada windows adalah untuk membuang aplikasi ataufile sampah yang tidak diperlukan pada sebuah komputer. Terkadang pada saat booting,komputer kita memerlukan waktu yang cukup lama, hal ini bisa juga disebabkan olehbanyaknya aplikasi sampah yang tidak diperlukan, dan itu semua masih tersimpan dalamperangkat komputer. Menurut ane, kegiatan ini cukup perlu untuk dilakukan agar performakomputer selalu maksimal.

    Pada sistem operasi windows, cara menjalankan aplikasi disk cleanup ini cukup mudah kok!Tidak harus seorang ahli untuk melakukannya. Berikut langkah-langkahnya :

    Klik tombol start, lalu pilih all program, accessories, system tools dan yang terakhirpilihdisc cleanup.

    Akan muncul tampilan kotak dialog untuk memilih salah satu lokasi partisi hardisk. Dalamhal ini kita pilih drive C, sebab disini merupakan pempat terinstalnya semua program yangbisa mengakibatkan komputer menjadi lambat jika tidak mendapatkan perawatan. Kemudiantekanok. Untuk memjalankan proses disk cleanup.

    Tunggu hingga muncul kotak dialog yang berisi tentang "Download Program Files,Temporary Internet FilesRecycle Bin, Temporary File, Remote DesktoSetup File log, BackupFile , Offline Files, Compress Old File."Cara Membuat Recovery Windows 7 di Hardisk - Sudah tau cuy apa itu System RecoveryWindows 7?. kayaknya dah pada tau ya. Kalau belum System Recovery itu yaitu sebuahsystem pada windows 7 atau windwos 8 yang bisa berfungsi membackup File sobat danmengembalikan system windows pada waktu sobat buat System Image Recovery nya. KenapaImage Recovery?, karena nantinya akan dibuat sebuah file / image untuk recovery.

    Recovery pada windows ini cara kerjanya hampir mirim dan berfungsi sama dengan SystemRestore, bedanya System Restore menggunakan Restor Point untuk mengingat tanggal kapankita akan kembalikan kondisi windows. Sedangkan Recovery akan membuat ulang filewindows sesuai pada waktu yang kita tentukan.

    Fungsi utama System Recovery ini yaitu untuk mengembalikan keaadaan Windows pada saatSystem Image Rocovery dibuat dan fungsi lainnya untuk menghindarai Reinstall atau Installulang windows. berbeda dengansystem restore tidak bisa bekerja dengan baik yangdisebabkan oleh virus atau error lainnya. Sedangkan Recovery jarang error, karena semuafile WIndows akan dimasukkan kedalamnya.

  • Nah, jika sobat memiliki masalah Blue Screen, terserang virus, Error, Driver Tidak cocokyang mengakitkan Blue Screen dan laptop tidak bisa bekerja dengan baik, sobat bisamenggunakan Recovery Image nantinya, karena windows 7 sobat akan refresh lagi. untukmembuatnya silahkan ikuti langkah berikut :

    4. Cara Membuat Recovery Windows 7 di Hard Disk

    1. Buka Control Panel windows 7, dengan cara Tekan Menu pada keyboard lalu pilih

    Kontrol Panel.

    Gam

    Setelah terbuka, lihat pada bagian menu "System and Security" lalu pilih Backup YourKomputer.

    Klik Menu "Create a System Image" pada menu bagian kiri atas.

  • Nah setelah terbuka nanti akan ada pilihan di Disk mana sobat mau simpan backup filewindows sobat pada pilihan "On a Hard Disk". Jika sobat hanya memiliki 2 Hardisk C dan Dmaka tempat penyimpanan sobat hanya bisa di D saja, jika ada C, D, E, dst sobat bisa pilihsesuai keingin sobat. Sebisanya disk tempat penyimpanan harus memiliki ruang, karenaukuran backup nanti bisa mencapai 10GB.

    5. Setelah itu akan ada konfimasi tentang jumlah Backup yang akan disimpan di hardisksobat, kalau punya saya mencapai 13GB, karena sudah banyak software yang terinstall padadrive C.

  • Setelah yakin, silahkan sobat KLIK Start Backup. Silahkan tunggu hingga beberapa saat.mungkin bisa lama tergantung seberapa banyak file yang terdapat di drive C sobat.

  • 5. Pengertian, Fungsi dan Cara melakukan Disk DefragmenterSelamat malam sobat, kali ini admin akan kasih kalian artikel tentang Pengertian, Fungsidan Cara melakukan Disk Defragmenter

    Pada Windows atau Oerating System, setiap kali sering disuruh untuk mendefrag harddiskkita. Kenapa kita harus mendefragment harddisk kita ?1. Pengertian Disk Defragmenter

    Disk defragmenter adalah suatu program yang berinduk pada sistem operasi komputer (OS)yang berguna untuk menyusun kembali file-file yg diperbaharui atau yang telah di installbaik secara sengaja mahupun tidak sengaja. Jika anda membuka file apa pun itu makasecara automatik windows akan bekerja atau mengambil ruang secara automatik dalampenempatan space atau bagian partition dalam hardisk.

    2. Fungsi Disk DefragmenterDefragmenter mempunyai fungsi untuk menjaga kestabilan PC dan keadaan hardisk keranadefragmenter mampu mengelakkan / men fix kan boot sector dalam hardisk ataupun errorprogram, jadi windows yang kita pakai sekarang ini sangat baik terhadap penggunanyadengan tools-tools yg berguna dalam menjaga hardware.

    Windows tidak dapat menguruskan kembali file-file secara automatik (tanpa bantuandefragmenter) file yang telah di delete, di copy maupun dibuka. Maka dengan itu windowsmenyediakan recent documents (open file history) dan system restore point untuk mengulangijika dalam proses defragmenting tidak dapat ditata kembali.Disk defragmenter merupakan salah satu tools pembawaan windows, anda dapatmenggunakannya untuk mengatur file-file di hardisk anda. Biasanya file-file di hardisk kitatidak beraturan mungkin kerana pengaruh sering instal program yg tidak selalu di guna,menutup aplikasi secara tidak normal (hang), copy dan menghapus atau memindahkan file,dan berbagai aktiviti managemen file lain. Oleh kerana file tersebut jika di andaikanlembaran-lembaran kertas, maka sebagian merupakan filel file atau kertas kerja andadirumah jika tidak di kemas selama 1 tahun atau jika tidak diatur ia akan berselerak didalam almari atau meja anda. Demikian pula windows akan mengatur file sistem, fileaplikasi, dan file data ke dalam lokasi-lokasi tertentu di dalam hardisk sehinggamemudahkan windows mencari file-file yang diperlukan.3. Cara Melakukan Disk DefragmenterWindows XP :

    1. Pada start menu pilih program->Acessories -> System Tools -> Disk defragmenter

  • 2. Pilih drive yang berisi file windows anda (misalnya drive C),secara default windows diinstal di drive C3. Klik tombol Analyze, tunggu hingga windows melakukan analisa terhadap file-file di hardisk anda. Jika ada file yang belum terfragmentasi maka kotak dialok untukmelakukan defrag. Tekan tombol defrag, proses ini butuh waktu sekitar 1 4 jamtergantung kapasitas hardisk yang di defrag.

    Contoh Analyze:

    4. Selepas di analisa, lihat pada warna di antara dua bagian yaitu bagian atas. jika warnamerah kelihatan banyak seperti contoh gambar dibawah, anda perlu klik pada Defragmentuntuk menghilangkan warna merah.

    5. Tunggu hingga proses defrag habis.

    Perbedaan warna pada program defragment :Merah : File tidak tersusun.

    Biru : File yang disimpan.

    Hijau : Unmovables files.Putih : Ruang kosong.

    (Note : Proses defrag ini sebaiknya dilakukan sebulan sekali jika banyakmelakukan perubahan file pada hardisk anda, jika jarang melakukan perubahan sebaiknyasekali dalam 2 bulan).

    Cara Melakukan Disk Defragmenter :

    Windows 7 :

    1. Pertama, klik meu Start -> All Programs -> Accessories -> System tools -> DiskDefragmenter.2. Setelah di Klik menu Disk Defragmenter tadi, maka anda akan melihat partisi yang akandi defragment, termasuk partisi hidden yang dibuat oleh Windows 7.3. Jika ingin melihat apakah sebuah partisi memang perlu di defrag atau tidak dengan kliktombol Analyze Disk.

    4. Hasil dari analisa tersebut dapat digunakan sebagai acuan apakah sebuah partisi memangperlu di defrag atau tidak. Meskipun hasil analisa menunjukkan kalau sebuah partisi tidakmemerlukan defragment, anda masih bisa melakukan defrag ke partisi tersebut.Pilih partisi mana yang ingin di defrag dan klik tombol Defragment Disk untuk memulaidefrag partisi hard disk

  • (Note : Berbeda dengan defragment pada Windows XP, windows 7 mengizinkan anda untukmelakukan defragment pada beberapa partisi secara bersamaan tanpa harus menungguproses defragment partisi yang lain selesai).

    6. clean up

    Pengertian Defragment dan Clean UpSabtu, Oktober 09, 2010 Yazir Qqie Rizki 2 comments

    Sering kali kita mendengar istilah defragment dan clean-up. Tapi terkadang kita belummengetahui arti sebenarnya dan cara kerja dari 2 tools ini. Kita hanya menyimpulkannyasebagai tools yang membantu kinerja komputer kita. Nah, disini saya akan membahaspengertian 2 buah system tools ini.A. Clean-upClean-up ialah utility tools yang cara kerja nya membersihkan file file yang sudah tidakberguna lagi (seperti cookies, temporary file, web history, dll). Proses Clean-up harusdilakukan karena file file tersebut memakan memori pada harddisk kita. Jangan takut prosesclean-up akan menghilangkan data data penting dari harddisk kita, karena proses ini hanyamembersihkan atau menghapus data data yang tidak dibutuhkan lagi seperti sampah.

    Proses 2 buah utility tools ini sangat bermanfaat dan sebaiknya dilakukan 2x dalam sebulanuntuk mencegah terjadi nya penumpukan file file sehingga proses defrag dan clean-up terlalulama dilakukan. Sebaiknya pula lakukan 2 proses ini pada saat makan, tidur, atau hal hallain pada saat anda tidak menggunakan komputer sehingga proses defragment dan clean-updapat berjalan dengan lancar dan cepat. Saran saya lakukan Clean-up terlebih dahulu,sebelum di defragment agar optimal.7.sistim restore

    Pengertian System Restore

    System Restore adalah utility untuk mengembalikan konfigurasi (rekonfigurasi) sistem komputer ke bentukkonfigurasi yang telah berlaku sebelumnya. Ini merupakan salah satu fitur (utility) dalam OS Windows yangsangat berguna.

    Fungsi fitur System Restore ini agak mirip dengan fungsi pada opsi "Menggunakan Last KnownGood Configuration" yang ada didalam Advance Startup Option Windows 7 dan XP (F8).Silahkan baca artikel lengkap nya.Proses restorasi oleh System Restore membutuhkan waktu rekonfigurasi yang relatif singkat, denganditambah restart sistem.

    Tidak ada software pihak-ketiga (third-party) yang mampu melakukan hal ini, terkecuali menggunakansoftware backup sistem dengan menggunakan file-backup yang sudah dibuat sebelumnya, yang biasanyamemiliki file-size sangat besar, serta membutuhkan waktu restorasi yang cukup lama.

    (Note : Berbeda dengan defragment pada Windows XP, windows 7 mengizinkan anda untukmelakukan defragment pada beberapa partisi secara bersamaan tanpa harus menungguproses defragment partisi yang lain selesai).

    6. clean up

    Pengertian Defragment dan Clean UpSabtu, Oktober 09, 2010 Yazir Qqie Rizki 2 comments

    Sering kali kita mendengar istilah defragment dan clean-up. Tapi terkadang kita belummengetahui arti sebenarnya dan cara kerja dari 2 tools ini. Kita hanya menyimpulkannyasebagai tools yang membantu kinerja komputer kita. Nah, disini saya akan membahaspengertian 2 buah system tools ini.A. Clean-upClean-up ialah utility tools yang cara kerja nya membersihkan file file yang sudah tidakberguna lagi (seperti cookies, temporary file, web history, dll). Proses Clean-up harusdilakukan karena file file tersebut memakan memori pada harddisk kita. Jangan takut prosesclean-up akan menghilangkan data data penting dari harddisk kita, karena proses ini hanyamembersihkan atau menghapus data data yang tidak dibutuhkan lagi seperti sampah.

    Proses 2 buah utility tools ini sangat bermanfaat dan sebaiknya dilakukan 2x dalam sebulanuntuk mencegah terjadi nya penumpukan file file sehingga proses defrag dan clean-up terlalulama dilakukan. Sebaiknya pula lakukan 2 proses ini pada saat makan, tidur, atau hal hallain pada saat anda tidak menggunakan komputer sehingga proses defragment dan clean-updapat berjalan dengan lancar dan cepat. Saran saya lakukan Clean-up terlebih dahulu,sebelum di defragment agar optimal.7.sistim restore

    Pengertian System Restore

    System Restore adalah utility untuk mengembalikan konfigurasi (rekonfigurasi) sistem komputer ke bentukkonfigurasi yang telah berlaku sebelumnya. Ini merupakan salah satu fitur (utility) dalam OS Windows yangsangat berguna.

    Fungsi fitur System Restore ini agak mirip dengan fungsi pada opsi "Menggunakan Last KnownGood Configuration" yang ada didalam Advance Startup Option Windows 7 dan XP (F8).Silahkan baca artikel lengkap nya.Proses restorasi oleh System Restore membutuhkan waktu rekonfigurasi yang relatif singkat, denganditambah restart sistem.

    Tidak ada software pihak-ketiga (third-party) yang mampu melakukan hal ini, terkecuali menggunakansoftware backup sistem dengan menggunakan file-backup yang sudah dibuat sebelumnya, yang biasanyamemiliki file-size sangat besar, serta membutuhkan waktu restorasi yang cukup lama.

    (Note : Berbeda dengan defragment pada Windows XP, windows 7 mengizinkan anda untukmelakukan defragment pada beberapa partisi secara bersamaan tanpa harus menungguproses defragment partisi yang lain selesai).

    6. clean up

    Pengertian Defragment dan Clean UpSabtu, Oktober 09, 2010 Yazir Qqie Rizki 2 comments

    Sering kali kita mendengar istilah defragment dan clean-up. Tapi terkadang kita belummengetahui arti sebenarnya dan cara kerja dari 2 tools ini. Kita hanya menyimpulkannyasebagai tools yang membantu kinerja komputer kita. Nah, disini saya akan membahaspengertian 2 buah system tools ini.A. Clean-upClean-up ialah utility tools yang cara kerja nya membersihkan file file yang sudah tidakberguna lagi (seperti cookies, temporary file, web history, dll). Proses Clean-up harusdilakukan karena file file tersebut memakan memori pada harddisk kita. Jangan takut prosesclean-up akan menghilangkan data data penting dari harddisk kita, karena proses ini hanyamembersihkan atau menghapus data data yang tidak dibutuhkan lagi seperti sampah.

    Proses 2 buah utility tools ini sangat bermanfaat dan sebaiknya dilakukan 2x dalam sebulanuntuk mencegah terjadi nya penumpukan file file sehingga proses defrag dan clean-up terlalulama dilakukan. Sebaiknya pula lakukan 2 proses ini pada saat makan, tidur, atau hal hallain pada saat anda tidak menggunakan komputer sehingga proses defragment dan clean-updapat berjalan dengan lancar dan cepat. Saran saya lakukan Clean-up terlebih dahulu,sebelum di defragment agar optimal.7.sistim restore

    Pengertian System Restore

    System Restore adalah utility untuk mengembalikan konfigurasi (rekonfigurasi) sistem komputer ke bentukkonfigurasi yang telah berlaku sebelumnya. Ini merupakan salah satu fitur (utility) dalam OS Windows yangsangat berguna.

    Fungsi fitur System Restore ini agak mirip dengan fungsi pada opsi "Menggunakan Last KnownGood Configuration" yang ada didalam Advance Startup Option Windows 7 dan XP (F8).Silahkan baca artikel lengkap nya.Proses restorasi oleh System Restore membutuhkan waktu rekonfigurasi yang relatif singkat, denganditambah restart sistem.

    Tidak ada software pihak-ketiga (third-party) yang mampu melakukan hal ini, terkecuali menggunakansoftware backup sistem dengan menggunakan file-backup yang sudah dibuat sebelumnya, yang biasanyamemiliki file-size sangat besar, serta membutuhkan waktu restorasi yang cukup lama.

  • Tujuan Menggunakan System Restore

    System Restore akan sangat membantu apabila terjadi situasi dimana sistem gagalmelakukan suatu fungsi tertentu, yang disebabkan adanya perubahan dalam registryWindows. Banyak hal bisa menjadi penyebabnya.

    Penyebab yang paling umum adalah perubahan (penambahan) file-registry setelah instalasisuatu program aplikasi. Situasi seperti ini sering ditandai dengan kegagalan Windowsmelakukan perintah atau fitur tertentu, atau munculnya suatu Pesan_Error, Warning_box,atau terjadinya kondisi Freze (hang), bahkan Crash (bluescreen). Silahkan membaca artikeltsb.

    Tidak mudah mencari penyebab mengapa timbul problem di atas. Dalam keadaan sepertiini, System Restore kadang bisa menjadi solusi cepat dan paling mudah. Bahkan untuk useryang tidak mengenal seluk-beluk sistem sekalipun.Dan ini sebaiknya dicoba, sebelum memutuskan menghubungi seorang teknisi komputer.


Recommended