Home >Documents >Lysosomal Storage Disorders

Lysosomal Storage Disorders

Date post:08-Nov-2015
Category:
View:217 times
Download:0 times
Share this document with a friend
Description:
asdf
Transcript:

Lysosomal Storage Disorders

Lysosomal Storage DisordersJolly Gara Sirait201470018Apa yang dimaksud dengan lisosom ? Lisosom

Lisosom adalah organel sel yang berbentuk kantung, berisi enzim hidrolase. Enzim ini akan menyingkirkan sisa-sisa dari sel dan material yang sudah tidak terpakai.Lisosom bisa dideskripsikan sebagai perut dari sel.Lisosom mencerna organel sel yang sudah rusak, virus dan juga bakteri.Membran yang mengelilingi lisosom menyebabkan enzim yang berada di dalamnya dapat bekerja pada tingkat pH yang dibutuhkanMembran lisosom juga berfungsi untuk melindungi lisosom dari kebocoran, agar enzim hidrolase di dalamnya tidak keluar dan menghancurkan isi sel sehingga sel menjadi matiUkuran dari lisosom sekitar 0.11.2 m.Bagaimana fungsi lisosom dalam sel ?Lisosom berfungsi untuk mencerna materi yang tidak dibutuhkan oleh selPencernaan materi ekstrasel Bakteri dan virusPencernaan materi intraselOrganel sel yang sudah tua

Apa yang dimaksud dengan lysosomal storage disorders (LSD) ?

Lysosomal Storage Disorders (LSD) adalah sebuah kelainan genetik yang mengakibatkan kekurangan salah satu enzim hidrolitik aktif yang seharusnya ada di dalam lisosom.Substrat yang tidak dicerna akan mengakibatkan penumpukan Penumpukan substrat yang tidak dicerna ini akan mengganggu fungsi sel lainnyaInsiden : 1 dari 7000-8000 kelahiran

Bagaimana LSD diklasifikasikan ?Diklasifikasikan berdasarkan enzim yang mengalami defisiensi serta jenis substrat yang terakumulasi akibat defisiensi enzim tersebutKegagalan Metabolisme Glycosaminoglycans (Mukopolisakarida/MPS)Kegagalan Degradasi Glikan dari GlikoproteinKegagalan Degradasi glikogen (Pompe disease)Kegagalan Degradasi Komponen SphingolipidKerusakan Transpor dan PertukaranDefisiensi Enzim LisosomalKegagalan Kegagalan Degradasi PolipeptidaKegagalan Degradasi Transport KolesterolApa yang dimaksud dengan gejala khas (red flags) dari LSD ?

Fitur wajah kasar (kadang-kadang dengan macroglossia)Kornea terlihat keruhAngiokeratomaUmbilical / inguinal herniaPertumbuhan yang lambat (tubuh pendek yang tidak normal)Deformitas sendi atau tulangVisceromegalyOtot yang lemah dan kontrol yang kurang

Umbilical herniaCorneal clouding

Coarse facial features

Angiokeratoma

VisceromegalyJoint deformitiesBagaimana patofisiologi gejala LSD ?Hepatomegali : Pembesaran hati akibat terakumulasinya substrat sehingga hati tidak mampu menjalankan sebagai penawar racunSplenomegali : Pembesaran limpa yang diakibatkan oleh penumpukan materi yang gagal dicernaUmbilical hernia : organ-organ yang mengalami pembesaran menonjol ke permukaan sehingga kontur perut menjadi tidak rata.Hidrosefali : Pembesaran kepala akibat akumulasi air di sekitar otak yang memberi tekanan pada otak, sehingga penderita merasa pusing,dan perkembangan otak terhambatDysostosis multiplex:penulangan tidak sempurna pada sekujur tubuh mengakibatkan tubuh penderita mengalami kelainan bentuk.Pengeruhan Kornea: Pandangan menjadi kabur akibat adanya pengeruhanGangguan saraf mata: penderita mengalami kebutaan akibat gangguan saraf mata, penglihatan tidak bisa diteruskan ke otak

Bagaimana prinsip pengobatan LSD ?LSD merupakan penyakit yang diwariskan secara genetika (sulit untuk disembuhkan)Penanganan pasca symptom agar LSD tidak berkembang semakin parahHematopoietic stem cell transplant (HSCT)Berdiferensiasi menjadi sel-sel yang mengalami gangguan lisosomEnzyme replacement therapy (ERT) Menggunakan enzim fungsional yang dibuat di laboratorium.Terapi gen Menambahkan gen yang fungsional kepada gen yang mengalami mutasi SUBSTRATE REDUCTION THERAPYmembatasi/mengurangi produksi substrat, menghindari penumpukan/akumulasi substrat pada sel